Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kecemasan Perawat Covid-19 Di RSUD Haji Makassar Tahun 2021 Iring Tri Amalia; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.323

Abstract

Tenaga kesehatan, khususnya perawat dalam melaksanakan tugas sebagai garda terdepan dalam penanganan, pencegahan, dan perawatan pada pasien Covid-19 merupakan yang paling berisiko tertular Covid-19. Selama menjalankan tugas atau aktivitasnya di fasilitas pelayanan kesehatan telah mengalami kecemasan karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keadaan fisik. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kecemasan pada perawat Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Makassar. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analitik observasional dengan menggunakan rancangan cross-sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pada ruangan al-fajar dan al-kautsar yang berjumlah 41 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan uji Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang mengalami cemas 21 orang dengan persentase 51,2% dan sebagian tidak cemas sebanyak 20 orang dengan persentase 48,8%. Sedangkan gejala paling banyak dialami oleh respon yaitu perasaan cemas (anxietas) dan ketegangan. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk menggambarkan variabel lain mengenai gambaran kecemasan perawat Covid-19.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS IMUNISASI MEASLES RUBELLA (MR) PADA ANAK DI KELURAHAN SUNGGUMINASA KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA TAHUN 2019 Satriani; Nurgahayu; Mansur Sididi
Jurnal Kebidanan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Kebidanan Vokasional
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Measles Rubella (MR) merupakan suatu program yang baru dicanangkan yang di berikan kepada anak Yang berusia 9 bulan sampai 13 Tahun untuk melindunginya dari penyakit kelainan bawaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan status Imunisasi measles rubella (MR) Pada anak dikelurahan Sungguminasa Kabupaten Gowa tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain Studi Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak yang berusia 9 bulan sampai 6 tahun..Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang bermakna antara Tingkat pengetahuan dengan status imunisasi measles rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,005 < 0,05), Tidak ada hubungan yang bermakna antara Sikap ibu dengan Status imunisasi Measles rubella (MR) pada ibu yaitu p-value > 0,05 (0,087 > 0,05), ada hubungan yang bermakna antara Dukungan dari keluarga Dengan Status imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,000 < 0,05), ada hubungan yang bermakna antara pengaruh media sosial Dengan Status imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p- value < 0,05 (0,039 < 0,05) Dan ada Hubungan bermakna antara Kondisi anak dengan Status Imunisasi Measles Rubella (MR) pada ibu yaitu p-value < 0,05 (0,010 < 0,05). Disarankan bagi ibu yang memiliki anak berusia 9 bulan sampai 6 tahun dapat memberikan sikap yang lebih baik serta lebih memperhatikan kesehatan anak dan lebih mencerna informasi – informasi yang ada dimedia sosial sehingga anak dapat mendapatkan imunisasi measles rubella (MR).
EDUKASI PANGAN HALAL BERBASIS MINUMAN HERBAL TEH KELOR KAYU MANIS PADA PENDERITA DIABETES DI PUSKESMAS PARANGLOE, KAB. GOWA Nur Wahyuni Munir; Safruddin Safruddin; Mansur Sididi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4445-4449

Abstract

Daun kelor dan kayu manis merupakan salah satu contoh tanaman obat tradisional yang memiliki banyak manfaat dan kandungan nutrisi. Kedua tanaman tersebut memiliki antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh dan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan tanaman obat daun kelor dan kayu manis melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan minuman herbal pada kelompok penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Media yang digunakan adalah leaflet. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan glukosa darah, kemudian dilanjutkan dengan pretest, penyuluhan kesehatan terkait kandungan dan manfaat daun kelor serta kayu manis untuk kesehatan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi terkait cara pembuatan teh herbal daun kelor kayu manis, kemudian posttest. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebanyak 32% peserta memiliki glukosa darah tidak terkontrol, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik sebesar 42% sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan, dan terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam pembuatan teh herbal kelor kayu manis. Disarankan untuk pengabdian berikutnya dapat membuat UMKM produksi teh herbal daun kelor kayu manis.
Karakteristik Kejadian Stunting di Wilayah Kecamatan Mariso Husnul Khatimah; Hasriwiani Habo Abbas; Nur Ulmy Mahmud; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i2.20

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang disebabkan oleh adanya malnutrisi asupan zat gizi maupun penyakit infeksi yang bersifat kronis . Kejadian tersebut terjadi secara berulang ditunjukkan dengan nilai Z-Score tinggi badan dibanding usia (TB/U) kurang dari standar yang telah ditentukan World Health Organization (WHO) Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG) Sulawesi Selatan tahun 2015 yang dilakukan di 24 kabupaten/kota menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting pada tahun 2014 sebesar 34,5%. Mengalami penurunan pada tahun 2015 menjadi 34,1%. Kemudian mengalami kenaikan pada tahun 2017 mencapai 34,8%.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara spasial faktor determinan kejadian stunting pada balita di Kawasan Kumuh Kecamatan Mariso Kota Makassar Tahun 2020. Jenis Penelitian ini adalah Observasional dengan pendekatan Cross-sectional, dengan jumlah responden sebanyak 92 balita. Hasil penelitian diperoleh bahwa wilayah yang tertinggi stunting di kecamatan Mariso berada di Kelurahan Mariso, sedangkan umur yang paling banyak stunting di usia 12-36 bulan. Riwayat menyusui kategori kurang lebih banyak yang mengalami stunting di bandingkan dengan yang normal, sedangkan pada usia penyapihannya kategori kurang lebih banyak yang mengalami stunting di bandingkan dengan balita normal.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Kekambuhan Hipertensi pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Tahun 2020 Hidayati Nurhasana; Nur Ulmy Mahmud; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i2.22

Abstract

Hipertensi disebut “silent killer” karena biasanya orang yang menderita tidak mengetahui gejala sebelumnya dan gejala baru muncul setelah sistem organ tertentu mengalami kerusakan pembuluh darah. Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pengetahuan dan sikap pencegahan kekambuhan hipertensi pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Antang. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan jumlah populasi 645, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 42 responden yang sensual dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gambaran pengetahuan dan sikap pencegahan kekambuhan hipertensi pada penderita hipertensi yaitu dari 42 responden penderita hipertensi yang memiliki pengetahuan tentang hipertensi dengan kategori cukup sebanyak 20 responden (47,6%), dan kategori kurang sebanyak 22 responden (52,5%) , dan berdasarkan gambaran sikap pencegahan kekambuhan hipertensi yaitu dari total 42 responden terdapat 15 responden (35,7%) yang masuk pada kategori baik, 18 responden (42,9%) yang masuk pada kategori cukup, dan 9 responden (21,4%) yang masuk pada kategori kurang.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Senam Lanjut Usia Di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu Syiar Cakke. S; Wardiah Hamzah; Mansur Sididi; S, Syiar Cakke.
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i2.47

Abstract

Pemerintah melalui BPJS Kesehatan bekerja sama dengan pihak pelayanan fasilitas kesehatan merancang suatu program yang terintegrasi dengan model pengelolaan penyakit kronis yang disebut sebagai (PROLANIS), salah satu program PROLANIS adalah senam lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia yang terdaftar sebagai peserta senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu yaitu sebanyak 113 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 113 responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu, dengan nilai (p=0,000). Tidak ada hubungan antara keterjangkauan akses dengan kepatuhan senam lanjut usia di Puskesmas Noling Kabupaten Luwu, dengan nilai (p=0,759). Disarankan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan secara rutin tentang pengetahuan mengenai pentingnya senam lanjut usia bagi lanjut usia.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita (24-36 Bulan) Nurchalisah Basri; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.112

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier yang ditunjukkan dengan nilai z skore TB/U kurang dari -2 SD. Prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang mencapai 20.79%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita (24-36 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua balita (24-36 bulan) yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang yang berjumlah 485 balita. Jumlah sampel yang akan diteliti adalah 149 balita, dengan ibu dari balita sebagai responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling. Pada penelitian ini terdapat 56.4% balita stunting. enelitian menunjukkan bahwa ada hubungan tinggi badan ibu terhadap kejadian stunting (p=0.048). Tinggi badan ibu yang rendah merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita (24-36 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Disarankan kepada para ibu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang agar memperbaiki asupan gizi ibu dan balita, memperhatikan penyuluhan, sosialisasi, dan pembinaan yang diberikan tenaga kesehatan terkait pemenuhan gizi agar dapat mengurangi terjadinya stunting.
Kontamimasi Logam Berat Timbal (Pb) dan Assesment Neuropsikologis Pada Masyarakat Di Sekitar Sungai Tallo Harmitha; Hasriwiani Habo Abbas; Abd. Gafur; Nasruddin Syam; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i3.141

Abstract

Konsentrasi logam berat yang tinggi dapat terakumulasi pada beberapa jenis biota perairan seperti ikan dan kerang. Kerang merupakan indikator pencemaran dalam perairan, ini dikarenakan sifat hidupnya yang sesil (menetap) dan cara pengambilan makanannya dengan hanya menyaring makanan (filter feeding) yang terlarut dalam air. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kandungan logam berat timbal (Pb) pada kerang terhadap neuropsikologis symptoms di Sungai Tallo Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilakukan melalui pengukuran dan pengumpulan data kandungan logam berat timbal (Pb) pada kerang hijau terhadap neuropsikologis symptoms dalam waktu bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar logam berat timbal (Pb) pada kerang hijau di Sungai Tallo Kota Makassar pada titik I sebesar 0,0223 µg/g, pada titik II sebesar 0,0283 µg/g dan pada titik III sebesar 0,0278 µg/g. Neuropsikologis symptoms dalam penelitian ini dinilai dengan scoring dengan memory test dan match box test. Berdasarkan hasil yang didapat kadar timbal (Pb) pada kerang hijau memenuhi syarat tetapi ada hubungan umur, frekuensi konsumsi dan lama konsumsi terhadap neuropsikologis symptoms pada masyarakat di sekitar Sungai Tallo Kota Makassar.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan MSDs (Musculoskeletal Disorders) pada Pegawai yang Menggunakan Personal Computer di PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar Kota Makassar Anggraini Fitri Wijayanti; Mansur Sididi; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.152

Abstract

International Labor Organization (ILO) pada peralihan milenium kedua dan ketiga mengungkap terjadinya 250 juta kecelakaan yang terjadi di industri di dunia yang menyebabkan 300.000 kematian. Tambahan pula, setiap tahun terjadi 160 juta penyakit akibat hubungan kerja yang baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan MSDs (musculoskeletal disorders) pada pegawai yang menggunakan personal computer di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Kota Makassar Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Makassar berjumlah 164 orang, penarikan sampel dari populasi ini menggunakan tehnik simple random sampling di dapatkan 115 sampel. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0,05 menunjukkan ρ-value untuk lama kerja sebesar ρ=0,115, untuk Indeks Masa Tubuh (IMT) sebesar ρ=0,296, untuk postur kerja sebesar ρ=0,015, untuk intensitas pencahayaan ρ=0,216 dengan keluhan MSDs (Musculoskeletal Disorders) pada pegawai yang menggunakan Personal Computer di PT. PLN (Persero) UIW Sulselrabar Kota Makassar Tahun 2020. Kesimpulannya tidak ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan MSDs, tidak ada hubungan antara Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan keluhan MSDs, ada hubungan antara postur kerja dengan keluhan MSDs dan tidak ada hubungan antara intensitas pencahayaan dengan keluhan MSDs. Sarannya adalah Perlu dilakukan promosi ergonomi dan kesehatan kerja dan Pekerja sebaiknya memperhatikan posisi tubuhnya saat bekerja dan segera memperbaiki sikap kerjanya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Heat Strain Pada Pekerja Divisi Produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar Amelinda Amir; Ikhram Hardi S; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i2.157

Abstract

Heat strain merupakan dampak akut atau kronis yang diakibatkan oleh paparan tekanan panas yang dialami oleh seseorang dari aspek fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian heat strain pada pekerja divisi produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian sebanyak 104 pekerja, sampel penelitian sebanyak 77 pekerja yang diambil secara simple random sampling dari pekerja bagian produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Cara pengambilan data melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan alat heat stress monitor, kuesioner, alat tulis dan kamera.Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Chi-square pada program SPSS dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Ada hubungan antara tekanan panas dengan heat strain (p=0.015), ada hubungan antara umur dengan heat strain (p=0.044), tidak ada hubungan antara riwayat penyakit dengan heat strain (p=0.426), ada hubungan antara status gizi dengan heat strain (p=0,001) dan ada hubungan antara konsumsi air minum dengan heat strain (p=0.008) pada pekerja produksi PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara tekanan panas dengan Heat Strain (p=0.015), Umur dengan Heat Strain (p=0.044), status gizi dengan heat strain nilai (p=0,001) dan konsumsi air minum dengan Heat Strain (p=0.008).
Co-Authors Abd. Gafur Adinda Pitaloka Ahyar AS Amaliyah, Rizka Amelinda Amir Amir, Amelinda Amiruddin, Andi Rezky Aulia Anas, Hiejrah Rahmat Andi Nurlinda Andi Sani Anggraini Fitri Wijayanti Arini, Sri Arman Ayu Andini, Andi Ayu Puspitasari Ayu Puspitasari, Ayu Batara Lipu, Andi Varil Brajakson Siokal Chaeruddin Hasan Christa Gumanti Manik Deitra Qharizah Ananda Een Kurnaesih Ella Andayanie Fachrin, Suharni a. Farihah Muhsanah Fatmah Afrianty Gobel Fauzia Irmayani Firka Wafiq Nurul Haq Fitriani Kasim Fitriani, Aisyah Al Fitryana, Nur Gurandi, Dhiya Fathi Ghassani Hamzah, Wardiah Haq, Firka Wafiq Nurul Harmitha Harpiana Rahman Hasan, Chaeruddin Hasri Hidayati Nurhasana Hikmah Baharuddin, Nurul Husnul Khaeriyah Sogalrey Husnul Khatimah Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Inda Mujisari Iring Tri Amalia Janna, Miftahul Jatmika, Linda Juwita Syafri Umar Mappanganro, Andi Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Muh. Khidri Alwi Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Musdalivah, Musdalivah Nasruddin Syam Nur Asia, Nur Nur Fitryana S Nur Hikmah Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nur Wahyuni Munir Nurchalisah Basri Nurfadhillah Ridho Sulistyaningsih Nurgahayu Nurgahayu Nurhaliza Amalya Ananda Ichwan Nurhasana, Hidayati Nurmiati Muchlis Nurul Hikmah Nurul Hikmah Baharuddin Nurul Ulfah Mutthalib Nurwijayanti Oktaviana, Helmi Paputungan, Ainun Puteri, Maya Astika Rahman Rahman Rahman Rahman Ramdhani, Salsabila Nuru Rasmiaji Rasmiaji Reza Aril Ahri Rezki Maghfirah, Alfiyyah Rezky Aulia Yusuf Rida Amelia Rifai, Didit Fachri S, Syiar Cakke. S. Nur Fauziyah Masse Safruddin, Safruddin Sahrani, Sahrani Sainul, Salmila Salsabila, Andi Batari Saputra, Iswandy Rani Sartika Sartika, Sartika Satriani Septiyanti Sitti Patimah Sriwahyuni, Riska Sumiaty Syahrani, Vadiah Syiar Cakke. S Tias Nugraha, Ninik Ulfah, Nurul Wa Ode Nurfalah Wafiq Azizah Wahyuni Munir, Nur Yakub, Rihhadatul Adzroo Yuliaty Yusriani, Yusriani Yusrif, Aishwara Puput Andini