Articles
High Risk Behaviour Tertular HIV/AIDS pada Anak Buah Kapal
Mansur Sididi;
Rahman Rahman;
Yusriani Yusriani
Jurnal Kesmas Asclepius Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/jka.v2i2.1470
The purpose of this study was to analyze the factors that influence the high risk behavior of contracting HIV / AIDS on ship crews in Makassar City. This type of research is a quantitative study with a cross sectional study design. The results showed that there was no influence of knowledge and support from health workers with the high risk behavior of contracting HIV / AIDS on ship crew at Soekarno-Hatta Port because crew members already know a lot about transmission from HIV / AIDS and are also supported by the education level of ABK (p. value> 0.05). In conclusion, knowledge and the role of health workers had no effect on the high risk behavior of contracting HIV / AIDS among ship crew. Keywords: Crew, Behavior, High Risk
PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KAMPUNG NELAYAN UNTIA
Rahman Rahman;
Mansur Sididi;
Yusriani Yusriani
Jurnal Surya Muda Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Surya Muda
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38102/jsm.v2i2.70
Garbage is the biggest problem faced by the fishing community, which has not yet been resolved, this is because many people are still not aware of the importance of the environment so that people do not care about the problems faced, instead people throw garbage in any place. Research Objectives to analyze the influence of knowledge and attitudes on community participation in waste management in the fishing village of Untia, Makassar City. This method of research is quantitative with a cross sectional study design. The population in this study were all families in the fishing village of Untia as many as 135 families. The determination of sample size is calculated using the Slovin formula. The sampling technique is done by simple random sampling. The sample in this study was 100 households. Data collection using a questionnaire. Data analysis using the Spearman Correlation test . The results showed that the level of knowledge of waste management categorized as good was 30 (30%), for attitudes classified as low 4 (4%), for participation categorized as low 82 (82%). There is an influence of knowledge and attitudes towards community participation in waste management. It is expected that all parties, both from village officials, the government and health workers, can provide counseling, socialization regarding waste management so that community participation in waste management can increase properly
DUKUNGAN REKAN KERJA TERHADAP PERILAKU BERISIKO ANAK BUAH KAPAL (ABK) TERTULAR HIV/AIDS
Idhar Darlis;
Y Yusriani;
Mansur Sididi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.527 KB)
Acquired Immun Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dimana virus HIV yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga tubuh mudah diserang penyakit-penyakit lain yang dapat berakibat fatal, padahal penyakit tersebut tidak akan menyebabkan gangguan yang sangat berarti pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya normal. Rekan Kerja adalah model yang lebih kredibel bagi orang lain. Interaksi dengan rekan sebaya yang berhasil mengatasi atau mengalami penyakit cenderung menyebabkan perubahan perilaku. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan rekan kerja terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua anak buah kapal (ABK) yang kapalnya sandar dan berlabuh di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sebanyak 285 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahawa dukungan rekan kerja terhadap perilaku bersiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK), yaitu dukungan postif sebanyak 54 orang (18,9%) dan dukungan negatif sebanyak 231 orang (81,1%). Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p= 0,000 artinya bahawa ada hubungan antara dukungan rekan kerja dengan perilaku bersiko tertular HIV/AIDS pada anak buah kapal (ABK). Saran peneliti kepada anak buah kapal (ABK) agar bisa menahan atau menolak diri dari ajakan rekan kerja ke tempat prostitusi, cafe dan tempat-tempat hiburan lainnya.
Pengaruh Perilaku 3M Plus Ibu Rumah Tangga Terhadap Keberadaan Jentik Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar
Rahman Rahman;
Mansur Sididi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4 (2021): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbasis lingkungan yang banyak ditemukan di daerah tropis dan sub tropis yang penularannya melalui gigitan nyamuk spesies Aedes aegypti. Upaya untuk mencegah penularan penyakit ini dengan memutus rantai perkembangbiakan nyamuk itu sendiri yakni dengan melakukan kegiatan 3M plus dan menekan faktor penularan lainnya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perilaku 3M Plus Ibu Rumah Tangga terhadap keberadaan jentik Aedes Aegypti di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Manggala yang merupakan salah satu kelurahan yang ada wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas Kota dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan univariat dan bivariat, dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh pengetahuan 3M plus ( p = 0,582), sikap 3M plus (p = 0,641) dan tindakan 3M plus (p = 0,408) terhadap keberadaan jentik Aedes Aegypti di wilayah kerja Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar. Rekomendasi dari penelitian ini adalah kepada Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk mengintensifkan kegiatan pemberantasan Vektor demam berdarah sehingga populasi nyamuk dapat diturunkan dan ditiadakan.
Pengaruh Implementasi Program K3 Terhadap Produktivitas Kerja pada Perawat Di RSUP. Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar tahun 2021
Mansur Sididi;
Rasmiaji Rasmiaji
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4 (2021): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu upaya perlindungan kepada tenaga kerja dan orang lain yang memasuki tempat kerja terhadap bahaya dari akibat kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi program K3 terhadap produktivitas kerja pada perawat di RSUP. Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di di RSUP. Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 86 orang menggunakan rumus slovin. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan univariat dan bivariat, dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh implementasi kesehatan kerja (p=1,000) dan keselamatan kerja (p=1,000) terhadap Produktivitas Kerja di RSUP. Dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar. Rekomendasi dari penelitian ini adalah kepada pihak rumah sakit untuk mempertahankan program kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit yang mengacu pada dasar hukum implementasi program K3RS
PEMBERDAYAAN PENDIDIK SEBAYA MELALUI MANAJEMEN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI DESA PUCAK KAB MAROS
Nurul Hikmah Baharuddin;
Andi Sani;
Mansur Sididi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3601-3606
Remaja menjadi bentuk pendewasaan dimana peralihan dari masa anak-anak ke dewasa. Oleh karena itu, anak yang beranjak remaja dianggap berisiko untuk terkena berbagai masalah termasuk salah satunya mengenai kesehatan reproduksinya. salah satu permasalahan remaja adalah pernikahan dini yang banyak dilakukan oleh remaja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di desa dengan memberikan edukasi mengenai manajemen kesehatan reproduksi remaja dan membentuk remaja sebagai konselator yang nantinya dapat memberikan ruang interaktif untuk remaja saling berbagi seputar masalah kesehatan yang dihadapi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros melalu tiga tahapan yaitu mengukur pemahaman pengetahuan melalui pre test kuesioner, intervensi berupa edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui post test kuesioner. Peserta yang hadir dalam program pengabdian masyarakat berjumlah 22 remaja. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi terjadi peningkatan setelah intervensi dilakukan dengan rata-rata tingkat pengetahuan di atas 90%. Informasi yang telah disampaikan dan direspon baik oleh remaja mendukung pengetahuan remaja dalam peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan hal ini juga turut berkontribusi terhadap terbentuknya pendidik sebaya sebagai konselator yang dapat saling berbagi pengetahuan terhadap teman sebayanya.
Faktor Determinan Spiritual Terhadap Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar
Juwita Syafri Umar;
Fatmah Afrianty Gobel;
Muhammad Nadjib Bustan;
Mansur Sididi
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1192
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematan prematur di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cros-sectional. Tekhnik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh obesitas terhadap tekanan darah penderita hipertensi dengan nilai p=0,308>0,05. Ada pengaruh kepatuhan minum obat terhadap tekanan darah penderita hipertensi dengan nilai p=0,001<0,05 dan ada pengaruh stres terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2021 dengan nilai p=0,024<0,05. tidak ada pengaruh obesitas terhadap tekanan darah penderita hipertensi dengan nilai p=0,308>0,05. Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada pengaruh obesitas terhadap tekanan darah penderita hipertensi, Ada pengaruh kepatuhan minum obat dan stress terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2021. Disarankan kepada penderita hipertensi untuk lebih menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, dapat menghindari stress dan patuh minum obat agar tekanan darah lebih terkontrol.
Tinjauan Aspek Disposisi dan Struktur Birokrasi dalam Kebijakan Bebas Asap Rokok
Nurul Hikmah B;
Harpiana Rahman;
Sartika Sartika;
Ayu Puspitasari;
Mansur Sididi;
Nur Ulmy Mahmud;
Christa Gumanti Manik
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : FORIKES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/sf.v13i3.2135
Indonesia is one of the countries with the largest cigarette consumption in the world. The purpose of this study is to review aspects of the disposition and structure of the bureaucracy in a smoke-free policy during the pandemic that has been realized by the government. This research was a descriptive research. Data were collected through filling out questionnaires containing respondents' characteristics (age, education and type of cigarette), disposition and bureaucratic structure of cigarette smoke control policies in public areas. Data were analyzed descriptively in the form of frequency and percentage. The results of this study found that 69.1% of adolescents aged 16-18 years consumed the most cigarettes, with a high school education level (61.7%). Tobacco cigarettes are the most popular type of youth (48.9%). Around 37.2% of the attitude/disposition of policy implementers stated that the implementation of smoke-free policies was poor during the pandemic. The involvement of the government bureaucratic structure is less (23.4%). Overall, the majority of adolescents stated that the disposition and bureaucratic structure of the government did not provide significant changes in the implementation of smoke-free policies in public spaces.Keywords: smoke free; disposition; bureaucratic structure ABSTRAK Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi rokok terbesar di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau aspek disposisi dan struktur birokrasi dalam kebijakan bebas asap rokok di masa pandemi yang telah direalisasikan oleh pemerintah. Penelitian ini merupakan studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner yang berisi tentang karakteristik responden (usia, pendidikan dan jenis rokok), disposisi dan struktur birokrasi terhadap kebijakan pengendalian asap rokok di area-area publik. Data dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian ini menemukan bahwa 69,1% remaja usia 16-18 tahun yang paling banyak mengkonsumsi rokok, dengan tingkat pendidikan SMA (61,7%). Rokok tembakau adalah jenis paling diminati remaja (48,9%). Sekitar 37,2% sikap/disposisi dari pelaksana kebijakan menyatakan buruknya penerapan kebijakan bebas asap rokok di masa pandemi. Keterlibatan struktur birokrasi pemerintah adalah kurang (23,4%). Secara keseluruhan, mayoritas remaja menyatakan disposisi dan struktur birokrasi yang dilakukan pemerintah tidak memberikan perubahan signifikan dalam penerapan kebijakan bebas asap rokok di ruang publik.Kata kunci: bebas asap rokok; disposisi; struktur birokrasi
Faktor Determinan Kejadian Dekompresi pada Nelayan Penyelam Tradisional
Mansur Sididi;
Rahman Rahman
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S2 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.192 KB)
Dekompresi merupakan penyakit yang menjadi perhatian para penyelam saat ini. Tingginya angka kecelakaan yang dialami oleh penyelam disebabkan oleh kurangnya pengetahuan nelayan tentang penyelaman dan risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penyelam nelayan di Pulau Barrang Lompo sebanyak 311 penyelam. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 76 orang. Analisis data menggunakan uji chi square dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh lama menyelam (p-value = 0,244) dan kedalaman menyelam (p-value = 0,138) dan ada pengaruh riwayat penyakit jantung penyerta (p-value = 0,011) terhadap kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo. Tidak ada pengaruh lama menyelam dan kedalaman menyelam serta ada pengaruh riwayat penyakit jantung penyerta terhadap kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo. Disarankan kepada Nelayan penyelam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebelum melakukan penyelaman dan juga perlunya menjaga perilaku hidup sehat bagi penyelam.
Faktor yang mempengaruhi kejadian dekompresi pada nelayan penyelam tradisional di Pulau Barrang Lompo
Mansur Sididi;
Een Kurnaesih;
Andi Nurlinda
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 11 No 3 (2022): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v11i3.828
Background: Diving work has a very high level of risk of danger, such as the ease with which divers experience decompression events which can result in paralysis and even death.Objective: This study aims to analyze the factors that influence the incidence of decompression in traditional diver fishermen on Barrang Lompo Island.Methods: This study used a cross sectional study design with a population of 311 people and a total sample of 76 people based on the slovin formula. Sampling using purposive sampling technique. Analyze data using chi square test Results: The results showed that there was no effect smoking behavior (p value = 0.335) and way of rising to the surface (p value = 0.363) and there was an effect of a history of comorbid hypertension (p value = 0.029) on the incidence of decompression in traditional diver fishermen in Barrang Lompo Island. Conclusion : there is no effect of smoking behavior and way of rising to the surface and there is an effect of a history of comorbid hypertension on the incidence of decompression in traditional diver fishermen in Barrang Lompo Island.