Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI FAKTOR PENTING DALAM MANAJEMEN MATERIAL PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN Lidya, Vivi Nalty; Ophiyandri, Taufika; Hidayat, Benny
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 12 No. 1 (2024): RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v12i1.453

Abstract

Abstrak: Identifikasi Faktor Penting dalam Manajemen Material Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi proses dan menyusun hirarki fakto penting manajemen material untuk pekerjaan konstruksi jalan. Proyek jalan berbeda dengan proyek gedung, salah satu yang membedakan proyek jalan adalah jumlah material yang dibutuhkan sangat besar, material terbesar berada pada item pekerjaan timbunan. Sehingga dibutuhkan manajemen material dalam konstruksi jalan yang memegang peranan penting dalam menjamin kelancaran dan kualitas proyek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dipakai dengan wawancara mendalam dan untuk pengolahan data menggunakan content analisis serta kuantitatif menggunakan kuesioner yang diolah dengan analytical hierarchy process. Hasil penelitian menunjukan pemilihan material yang ditunjukkan oleh nilai bobot sebesar 31%, hal ini menunjukkan faktor pemilihan material berpengaruh penting dalam proses manajemen material yang juga berdampak terhadap keberhasilan proyek konstruksi sebesar 56%,= berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan. Selanjutnya faktor penting kedua pada proses manejemen material adalah menjaga persediaan material 16% menunjukan proyek konstruksi yang tepat waktu. Faktor penting ketiga hasil penelitian ini adalah pemilihan pemasok material sebesar 13% menunjukan biaya yang murah dengan mutu yang bagus dengan mempertimbangkan pemasok material yang akan dipilih. Dapat disimpulkan bahwa manajemen material yang efektif dapat meningkatkan kualitas dan hasil akhir proyek konstruksi jalan Kata kunci: Pekerjaan Jalan; AHP; Faktor Penting Manajemen Material
Relevansi Unit Kompetensi Insinyur Sipil Pada Bidang Pekerjaan dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Profesi Miswar, Indri; Hidayat, Benny; Ophiyandri, Taufika
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 13 No. 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.2.101-112.2017

Abstract

Memasuki Era Pasar Bebas (MEA) yang telah berlangsung sejak tahun 2015 merupakan tahapan baru bagi perekonomian di wilayah Asia Tenggara terutama Indonesia. Dalam hal ini Insinyur merupakan tenaga ahli yang sangat besar peranannya dalam menyelesaikan suatu pembangunan. Oleh karena itu kualitas seorang Insinyur sebagai lini terdepan yang berhadapan langsung dengan permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan harus memenuhi berbagai kriteria salah satunya yaitu kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi relevansi unit kompetensi Insinyur Sipil pada bidang pekerjaan dan pengaruhnya terhadap kinerja profesi pada bidang perencana, pengawas dan pelaksana konstruksi di kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan metode wawancara untuk validasi hasil penelitian. Analisa data mengunakan analisis data non parametrik dan analisis data statistik deskriptif. Dari hasil analisa diperoleh bahwa rata-rata nilai tertinggi relevansi dan pengaruh unit dan elemen kompetensi di atas skala 4 yang artinya sangat relevan terhadap bidang pekerjaan dan sangat berpengaruh terhadap kinerja profesi, aspek unit kompetensi mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja profesi Insinyur Sipil (kinerja profesi Insinyur Sipil pada bidang pekerjaannya akan baik apabila memiliki unit kompetensi yang baik).
Analysis of Maintenance Management and Building Care In the State University of Padang Kombino, Budi Agus; Hidayat, Benny; Ophiyandri, Taufika
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.1.33-42.2019

Abstract

Since establishment on September 1, 1954, the State University of Padang (UNP) has undergone many changes, especially in the number and shape of existing buildings. It requires a Maintenance and Building Care management system. The purpose of this research is to identify the implementation of  PU Ministerial regulation number: 24/PRT/M/2008, about: Guidance of Maintenance and Building Care at UNP. The research method is a descriptive method. Data is collecting by direct observation, distributing questionnaires to 70 respondents divided according to their functions (16 leaders, 12 managers, 30 executors, and 12 students), and collecting maintenance documents and building drawings, literature from research results, journals, building maintenance, and care manuals. The questionnaire is filled in numerical form and processed using an Excel program using descriptive and quantitative analysis that is displayed in the form of bar charts. The results of data processing show that the level of application of Public Works Ministerial regulation at UNP is between 53.01%-74.5%, which is categorized as ‘good enough’ to ‘Good’. The results of this calculation cannot be used as a conclusion in the study, the data obtained need to be validated with other data, including data from direct observations in the field, as well as interviews with several leaders at UNP. After validation with the data, it can be concluded thoroughly that the implementation of the Public Works Ministerial regulation at UNP falls into the ‘less good’.
Penerapan Standar Bangunan Tahan Gempa Dalam Detailed Engineering Design Di Sumatera Barat Prihantony, Des Indri; Afrizal, Afrizal; Hadiguna, Rika Ampuh; Ophiyandri, Taufika
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 16 No. 3 (2020)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.16.3.166-177.2020

Abstract

Penerapan standar bangunan tahan gempa menjadi faktor penting dalam upaya pengurangan risiko bencana di daerah rawan gempa seperti Sumatera Barat. Penerapan tersebut tidak hanya pada saat konstruksi saja tapi juga sudah harus dimulai sejak tahap perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana perencanaan teknis bangunan di Sumatera Barat mematuhi standar bangunan tahan gempa yang ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang dipergunakan adalah dengan melakukan penghitungan ulang beberapa dokumen perencanaan bangunan publik yang dibuat dalam 10 tahun terakhir dan membandingkannya dengan standar Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa dari Kementerian Pekerjaan Umum. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tingkat pemenuhan standar perencanaan bangunan tahan gempa di Sumatera Barat hanya berada di kisaran angka 40,54 sampai 62,16 persen saja. Meskipun secara umum perencanaan-perencanaan tersebut telah memenuhi standar jarak dan diameter sengkang, namun panjang tekukan, panjang penyaluran pembesian, luas tulangan tekan minimum dan luas tulangan tarik minimum tidak terpenuhi. Hal ini sekaligus dapat mengindikasikan bahwa pengalaman gempa besar Padang tahun 2009 yang diikuti oleh kampanye pemerintah tentang bangunan ramah gempa tidak memberikan pengaruh yang signifikan bagi penerapan standar bangunan tahan gempa dalam perencanaan teknis bangunan gedung di Sumatera Barat.
The Dynamics Of The Traditional Economic Dynamics Of The South Tapanuli Community In The Current Modernization Era Replita, Replita; Effendi, Nursyirwan; Ophiyandri, Taufika; Miko, Alfan
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v3i4.1490

Abstract

Traditional markets in South Tapanuli have an important role in driving people's economic activities, but the modernization and dominance of the modern retail market poses challenges to the sustainability of the local economy. The background of the problems in this study includes the decline in the competitiveness of traditional markets, changes in people's consumption patterns, and limited facilities and policy support. This research aims to analyze the contribution of traditional markets to the sustainable welfare of the local economy, including aspects of traders' income, community involvement, and regional economic turnover. The research method uses a qualitative approach with field studies in several key markets in South Tapanuli, through in-depth interviews with traders, market managers, and consumers, as well as direct observation of trading activities. The results of the study show that traditional markets remain the center of economic and social interaction, able to increase the income of small traders, and become a forum for the distribution of local products that boost the regional economy. However, the sustainability of traditional markets requires improving the quality of facilities, strengthening management, and government policy support to increase competitiveness. This research confirms that traditional markets have a strategic role in maintaining the sustainability of the local economy in South Tapanuli.
Kompetensi Tenaga Kerja Kontraktor terhadap Implementasi SMKK Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas Tahun 2025 Khaliq, Daniel; Ophiyandri, Taufika; Hidayat, Benny
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1252

Abstract

The construction industry is recognized as a sector with a high risk of occupational accidents due to the complexity of work activities, the involvement of a large workforce, and the use of hazardous equipment and working methods. To control these risks, the Indonesian government mandates the implementation of the Construction Safety Management System (SMKK) through Regulation of the Minister of Public Works and Housing No. 10 of 2021. However, its implementation in the field is still strongly influenced by the competence of contractor workers, particularly in terms of knowledge, skills, and attitudes toward occupational safety. This study aims to analyze the competence of contractor workers in supporting the implementation of SMKK at the Integrated Skills Laboratory Building Project of the Faculty of Dentistry, Universitas Andalas, in 2025. A descriptive research design with a mixed-methods approach was employed, involving quantitative data collection through questionnaires and qualitative data obtained from observations and interviews. Descriptive analysis was conducted to assess workers’ levels of knowledge, skills, and attitudes toward SMKK implementation. The results indicate that workforce competence is generally categorized as moderate to good; however, weaknesses remain in the consistency of safe work procedure implementation and safety discipline on site. Based on these findings, this study recommends strengthening behavior-based safety training, improving supervisory practices, and implementing continuous workforce development to enhance the effectiveness of SMKK and promote a sustainable safety culture in construction projects.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNA JASA DALAM MENENTUKAN PENYEDIA JASA KONSTRUKSI DENGAN SISTEM E-CATALOGUE (Studi Kasus: Bidang Bina Marga Pada Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat) Mardhatillah, Fitrawati; Hidayat, Benny; Ophiyandri, Taufika
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.63266

Abstract

Pada tahun 2024, Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat mulai menerapkan sistem e-catalogue dalam proses pemilihan penyedia jasa konstruksi berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 516 Tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pengguna jasa dalam memilih penyedia jasa konstruksi melalui sistem e-catalogue di Bidang Bina Marga serta menganalisis urutan faktor dan faktor yang paling dominan dalam proses tersebut. Studi dilakukan terhadap kegiatan pengadaan jasa konstruksi tahun anggaran 2024 di lingkungan Dinas BMCKTR dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara kepada sejumlah informan. Data dianalisis menggunakan metode thematic analysis dan relative importance index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga merupakan faktor utama yang memengaruhi pemilihan penyedia jasa, dengan nilai RII tertinggi sebesar 0,716. Harga yang kompetitif dan sesuai standar dianggap mampu menjaga kesesuaian anggaran, mendorong kelancaran pelaksanaan, serta meningkatkan transparansi dan stabilitas keuangan proyek. Faktor kedua yang berpengaruh adalah track record perusahaan, dengan nilai RII sebesar 0,552, yang menegaskan pentingnya pengalaman dan reputasi dalam menjamin kualitas hasil pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem penilaian digital terintegrasi serta peningkatan kapasitas PPTK/PPKom guna memperkuat objektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses seleksi penyedia jasa konstruksi melalui e-catalogue.