Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI MENGENALKAN ENURESIS PADA ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK USIA DIATAS 4 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL MELATI YPNH BATURAJA Suparno, Suparno -; Estiani, Meilina; Rustiaty, Nelly; Aisyah, Aiysah; Rosa, Eni Folendra
Jurnal Likhitaprajna Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/peduli.v8i1.632

Abstract

Functional nocturnal enuresis is a condition in which children over the age of 4 without physical abnormalities or organic disease experience involuntary urine output during the day or night. Bedwetting can result in loss of self-confidence, damage relationships, and affect children's social developmen. Suparno, et al, found that 22.7% of RA Melati YPNH Baturaja were unable to control enuresis . There are several students who wet the bed when they wake up at night and parents have never been educated about enuresis. The aim of this activity is to increase parents' knowledge, attitudes and abilities about Enuresis. Methods used: lecture, question and answer, and self and group reflection. It was found that the level of insufficient knowledge before education was 100%. After education, the level of knowledge was good 64.28%, sufficient 32.14% and poor 3.57%. There was an increase in the percentage of knowledge of 96.42%. Proactive actions taken by parents to understand bedwetting and actively participate in dealing with bedwetting. Of the 10 children who still wet the bed after evaluation between 2 - 4 months, it was found that 90% of the children no longer wet the bed. The forms of behavioral intervention are as follows: walking (24.13%), lifting (3.44%), reward system (10.34%), limiting drinking before bed (24.13%), limiting playing time (10.34) and Urination before bed (31.03%).
Upaya Mempertahankan Pemberian ASI Eksklusif Melalui Pelatihan Manajemen ASI Perah Bagi Ibu Menyusui di Desa BanuayuU Rosa, Eni Folendra; Aisyah; Rustiati, Nelly; Suryanda
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v5i2.172

Abstract

Pada transformasi layanan primer menjadi salah satu pilar penting adalah prioritas ke enam yang bertujuan mendekatkan layanan promotif preventif berkualitas kepada masyarakat melalui promosi kesehatan ibu dan anak. Edukasi tentang menyusui telah terbukti menjadi intervensi efektif meningkatkan pemberian ASI eksklusif. Saat ini cakupan ASI eksklusif di Indonesia adalah 55% dari target diatas 80%. Banyak faktor penyebab kegagalan memberikan ASI eksklusif antara lain 11-54 % karena kurangnya produksi ASI termasuk ibu bekerja. Pengabdian masyarakat ini merupakan hilirisasi dari hasil penelitian tentang efektivitas intervensi sayur katuk yang dimasak dengan santan terbukti meningkatkan produksi ASI, akan tetapi pada penelitian tersebut dilaporkan bahwa kelebihan ASI setelah bayi menyusu tidak ibu jadikan ASI Perah yang dapat menjadi tabungan ASI saat ibu tidak bersama bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen ASI Perah sebagai upaya ibu agar sukses memberikan ASI secara eksklusif walaupun ibu sudah kembali bekerja. Pengabdian ini mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer, juga sejalan dengan tema pekan ASI sedunia tahun 2023 yaitu edukasi dan support bagi ibu menyusui yang bekerja. Metode yang digunakan adalah pelatihan manajemen ASI Perah pada ibu menyusui Desa Banuayu Kabupaten OKU Sumatera Selatan. Hasil kegiatan pengabdian ini dilaporkan bahwa pelatihan manajemen ASI Perah berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu, yaitu terjadi peningkatan pengetahuan tentang manajemen ASI Perah sebesar 61,25 poin dari perbandingan nilai rata-rata pre test dan post-test.