Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI DIGITAL GURU DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 PALOPO Sari, Resky; Taqwa, Taqwa; Salmilah, Salmilah
ASCENT: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management Vol. 3 No. 1 (2025): ASCENT Vol. 3 No. 1 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/ascent.v3i1.602

Abstract

This study explores teachers’ digital competence in improving performance at SMP Negeri 3 Palopo. The objective of this research is to examine teachers’ digital competence and work performance, as well as the opportunities and challenges in enhancing such competence. The study employs a qualitative approach using descriptive phenomenology. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation study. The research subjects are the school principal, teachers, and students. Data were analyzed through an interactive model comprising data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers’ digital competence is considered fairly good, as many teachers have begun to integrate digital systems into the learning process; Teacher performance has improved due to continuous efforts in developing digital skills through training programs and internal collaboration; and The main challenge is the limited digital skills among some teachers. Nevertheless, the use of digital systems presents great opportunities to create a more conducive working environment and enable teachers to apply various innovative teaching methods. The study concludes that teachers’ digital competence plays a significant role in enhancing work performance in school settings.
Penguatan Karakter Peserta Didik Melalui Projek Penguatan Profil Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil’alamin (P5 PPRA) di Kelas V MI Datok Sulaiman Palopo Hinnas, Einil; Rahmadhani, Ervi; Taqwa, Taqwa
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4339

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) and the Rahmatan Lil' Alamin Student Profile (PPRA) in class V of MI Datok Sulaiman Palopo as an effort to strengthen character education. This study uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing to obtain a comprehensive picture of the project implementation. The results showed that the character values in PPK were harmoniously integrated with P5 and PPRA, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects. The stages of project implementation include planning, theme introduction, activity implementation, exhibition of results, and evaluation. Factors supporting success include the religious culture of the madrasah, parental involvement, and community support through mutual cooperation activities. The obstacles encountered were time constraints and uneven student participation. Overall, the implementation of this project had a positive impact on improving the discipline, responsibility, social awareness, tolerance, creativity, and cooperation of the students, while also strengthening the implementation of the Merdeka Curriculum and Islamic values in madrasahs.
Anregurutta H.M. As'ad dan Genealogi Studi Islam Asia Tenggara di Tanah Bugis Abad 20 Taqwa, Taqwa; Hasanuddin, Muhammad Irfan
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 5 No. 2 (2020): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v5i2.1606

Abstract

Abstract[English]: This paper describes the mediation of religion as seen in the important role of the As'adiyah pesantren. This paper used descriptive research method (descriptive research) obtained from the results of qualitative data processing through library data collection (library research), with an interdisciplinary approach method. The analysis was using a critical analytical method with descriptive aspects, namely content analysis using deductive, inductive and comparative analysis techniques on a number of theories, especially in producing scholarship and cadre of scholars in Southeast Asia in the 20th century in Bugis cultural and contextual setting. -Makassar South Sulawesi. This papere explains that in the 20th century there has been an intellectual dynamic that culminated in the formation of the Bugis ulama network of the 20th century. This intellectual network of scholars has a link with the source of scientific authority in Makkah-Medinah which was formed at the beginning of the 20th century. The scientific link between Bugis scholars, especially Gurutta HM As'ad (1907) with K.H. Hasyim Asyari (1871), Anwar Musaddad (Garut, 1903), Zain Mun'im (Probolinggo, 1906), Zainuddin Abdul Madjid (Sumbawa, 1908), Ali Maksum (Rembang, 1915). This proves that Gurutta H.M. As'ad was one of the links of the archipelago scientific network which contributed to the birth of 20th century Muslim intellectuals in the Bugis-Makassar Land of South Sulawesi.Abstrak[Indonesia]: Paper ini menjelaskan tentang mediatisasi agama sebagaimana tampak dalam peran penting pesantren As’adiyah. Paper ini menggunakan metode descriptive research (penelitian deskriptif) yang diperoleh dari hasil pengolahan data secara kualitatif melalui pengumpulan data secara kepustakaan (library research), dengan metode pendekatan antar disipliner. Sedang analisis dilakukan menggunakan metode analitis kritis dengan aspek deskripsi, yakni analisis isi (content analysis) dengan menggunakan tehnik analisis deduktif, induktif dan komparatif terhadap sejumlah teori, Khususnya dalam memproduksi keilmuan dan pengkaderan ulama di Asia Tenggara abad ke 20 dalam latar budaya dan konteks Bugis-Makassar Sulawesi Selatan. Artikel ini menjelaskan bahwa pada abad 20 telah terjadi dinamika intelektual yang mengerucut pada terbentuk jaringan ulama Bugis abad ke 20. Jaringan intelektual ulama tersebut mempunyai mata rantai dengan sumber otoritas keilmuan di Makkah-Medinah yang terbentuk pada awal abad ke 20. Network keilmuan inilah yang mempertemukan mata rantai keilmuan antara ulama Bugis, khususnya Gurutta H.M. As’ad (1907) dengan K.H. Hasyim Asyari (1871), Anwar Musaddad (Garut, 1903), Zain Mun’im (Probolinggo, 1906), Zainuddin Abdul Madjid (Sumbawa, 1908), Ali Maksum (Rembang, 1915). Hal tersebut membuktikan bahwa Gurutta H.M. As’ad merupakan salah satu link jaringan keilmuan Nusantara yang turut melahirkan intelektual muslim abad ke 20 di Tanah Bugis-Makassar Sulawesi Selatan. 
Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Mitigasi Bencana di kelas V SDN 15 Salolo Kota Palopo Santi, Baiq; Baderiah, Baderiah; Taqwa, Taqwa
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahsa tentang pengembangan media video pembelajaran berbasis mitigasi bencana untuk siswa sekolah dasar. Penelitian ini diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, kemudian dilanjutkan dengan merancang media yang dikembangkan, lalu proses selanjutnya adalah menguji media tersebut tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan. Dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis mitigasi bencana peneliti menggunakan model ADDIE. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian dan pengembangan ini, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, dan uji coba pemakaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan telah memenuhi kelayakan dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai media video pembelajaran pokok mitigasi bencana. Hal ini dilihat dari hasil validasi bahasa sebesar 81,2% dinyatakan valid, oleh ahli materi sebesar 91,6 % dinyatakan sangat valid, sedangkan ahli media untuk aspek media didapat hasil 75% Sedangkan untuk hasil penelitian pada uji coba produk untuk mengetahui tingkat praktikalitas memperoleh rata-rata sebesar 87,5% (sangat praktis) dan hasil uji efektifitas sebesar 85% (Sangat Efektif). Maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis mitigasi bencana di kelas V SDN 15 Salolo Kota palopo dapat dikatakan valid dan layak untuk digunakan.
MANAJEMEN PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN INTRA DAN EKSTRAKURIKULER DI MADASRAH Rahma, Nur; Taqwa, Taqwa
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol. 4 No. 2 (2019): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v4i2.5019

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manajemen pembentukan karakter peserta didik di MTs Negeri Palopo. Dalam hal ini ingin mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan di MTs Negeri Palopo. Demikian halnya juga faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, guru mata pelajaran, serta peserta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara obseravasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan dan analisis data dengan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa proses pembentukan karakter peserta didik di MTs Negeri Palopo dilakukan sesuai dengan fungsi manajemen yang ada serta strategi-strategi pembentukan karakter. Diantaranya (1) dalam hal perencanaan, madrasah membuat sebuah renstra dan renop yaitu perencanaan jangka pendek dan jangka panjang. Menentukan visi, misi dan tujuan madrasah untuk menciptakan sebuah program-program dalam pengembangan karakter peserta didik; (2) dalam hal pengorganisasian sebuah lembaga dengan membentuk susunan kepengurusan madrasah; (3) dalam hal pelaksanaan program-program yang telah direncanakan baik dalam kegiatan intra dan ekstrakurikuler. Dalam pelaksanaan program intra maupun ekstrakurikuler strategi-strategi pembentukan karakter telah dilaksanakan yaitu dengan cara pembiasaan, memberikan keteladanan, memberikan arahan terkait karakter baik dan buruk serta dampaknya, memberikan pengetahuan yang dapat menumbuhkan minat dan bakat serta kreatifitas peserta didik, dan menciptakan lingkungan yang baik dan kondusif serta memberikan sarana dan prasarana yang menunjang pembentukan karakter peserta didik; (4) dalam hal evaluasi, kegiatan intra dan ekstrakurikuler dilakukan dengan cara penilaian kelas berupa sejumlah pernyataan sikap yang jawabannya dinyatakan secara berskala dan penilaian kelas yang dilakukan oleh guru mata pelajaran dengan cara mengamati perilaku peserta didik. Adapun indicator keberhasilannya adalah seorang peserta didik mampu melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat tertanam nilai karakter dalam dirinya; (5) Adapun factor pendukung dalam pembentukan karakter peserta didik adalah selain dari keluarga, guru, juga sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah. Begitu pula dengan factor penghambat dalam pembentukan karakter diantaranya adalah orang tua, guru dan peserta didik tersebut. Dengan demikian manajemen pembentukan karakter peserta didik dapat berhasil secara optimal jika semua unsur yang ada bekerjasama dan saling mendukung sehingga karakter peserta didik dapat diarahkan.
Indonesian Ombudsman: Strengthening Role in Improving the Quality of Public Services Taqwa, Taqwa; Rifai, Amzulian; Nashriana, Nashriana; RS, Iza Rumesten
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i3.3605

Abstract

When residents have issues with a government agency, they may resort to the impartial Ombudsman. This research looks at how the Indonesian Ombudsman has affected service quality there. This research aims to clarify the need for an Ombudsman in the fight against bad administration and to propose reforms to the legislation that would give them more authority. This research blends a normative judicial approach with a descriptive analytic technique. This research shows that the Indonesian Ombudsman has the potential to become a powerful advocate for improving the quality of government services and protecting people' rights against infringement by the state. The Ombudsman in Indonesia can do a better job of sustaining good governance and guaranteeing justice in the provision of public services if given the sufficient resources and support from the government and society, as well as the required legal framework.
Implementation of the PAKEM Model as an Effort to Improve the Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Ethics in Primary Schools Sari, Sindi Antika; Taqwa, Taqwa; Hisbullah, Hisbullah; Widiantari, Ketut
Educational Journal of Learning Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Educational Journal of Learning Technology (January 2026)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/edutech.v3i2.63

Abstract

The ability to read the Qur’an accurately and correctly is a crucial competency for students in madrasah ibtidaiyah. This study aims to describe the application of the Tahsin method in improving the ability to read the Qur’an. The research method employed is a descriptive qualitative approach, utilising data collection techniques that include observation, interviews, and documentation. The study’s results showed that the Tahsin method was implemented through teacher-led example Reading, student imitation, correction of Reading errors, and repeated exercises. This method is practical for enhancing the accuracy of makhraj, applying tajweed rules, and improving students’ fluency in reading the Qur’an. These findings demonstrate that the Tahsin method is effective in fostering optimal Qur’an Reading skills from an early age.