Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Derajat Stres Ibu Hamil dan Preeklamsia Mempengaruhi Kejadian Persalinan Prematur Nurmukaromatis Saleha; Rina Delfina; Maiyulis Maiyulis
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 2 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v2i1.10652

Abstract

ABSTRAKPrematuritas menjadi penyebab sekitar 60%-80% kematian neonatus secara global. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan faktor stres pada ibu hamil dan preeklamsia dengan kejadian persalinan prematur. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi kasus kontrol. Sampel sebanyak 152 orang diamana 62 orang ibu bersalin prematur dan 90 orng ibu bersalin aterm. Data dikumpulkan dengan consecutive sampling dan dianalisis menggunakan uji Chi Square.  Hasil penelitian didapatkan hubungan derajat stres dengan kejadian prematur yaitu p=0,036; 95% CI=0,682-6,308 sedangkan preeklamsia mempunyai nilai p value 0,001 dan 95% CI 1,874-25,849 dengan nilai RR 6,960. Dapat disimpulkan derajat stres dan preeklamsia menjadi faktor penyebab terjadinya preeklamsia di Bengkulu tahun 2015. Peneliti menyarankan bahwasanya perawat maternitas harus meningkatkan intervensi  dalam menanggulangi stres dan preeklamsia pada ibu saat hamil termasuk faktor-faktor lain yang mempengaruhi  kejadian prematur.  
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN FMIPA UNIVERSITAS BENGKULU Rina Delfina; Nurmukaromatis Saleha; Sardaniah Sardaniah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v3i1.11402

Abstract

Metode mengurangi rasa nyeri pada saat haid yang sering digunakan saat ini adalah penggunaan obat-obatan (farmakologis), metode ini memang dengan cepat mengurangi rasa nyeri, tapi dampak jangka panjang penggunaan obat dapat menimbulkan permasalahan pada beberapa organ tubuh. Penelitian ini menawarkan metode alternatif dalam mengurangi rasa nyeri pada saat haid dengan cara non-farmakologis yaitu dengan cara kompres hangat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya pengaruh kompres air hangat terhadap penurunan rasa nyeri haid. Jenis penelitian adalah pra Eksperimental dengan desain one group pretest-postest. Sampel diambil secara total sampling sebanyak 30 sample. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat dengan uji Paired t-test pada  ?5%. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan rata-rata nyeri haid sesudah dibandingkan dengan sebelum dilakukan tindakan kompres hangat sebesar 2,533. Dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri haid. Saran kompres hangat dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi nyeri pada saat haid, sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam mengatasi rasa nyeri.
Strategi Pengasuhan untuk meningkatkan Resiliensi Online pada Anak: Studi Kualitatif Persepsi Ibu Nurmukaromatis Saleha; Restuning Widiasih; Iqbal Pramukti; Meita Dhamayanti
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v7i1.34532

Abstract

Kesadaran orang tua khususnya ibu tentang adanya dampak negatif internet di balik manfaatnya yang luas menunjukkan pentingnya strategi pengasuhan untuk melindungi dan meningkatkan resiliensi online (ketahanan/ketangguhan diri dalam menyikapi dampak negatif di dunia online) pada anak mereka. Menginvestigasi persepsi ibu di kota bengkulu tentang strategi pengasuhan yang akan mereka gunakan untuk meningkatkan resiliensi online pada anak. Studi ini merupakan deskriptif kualitatif. Sebanyak dua belas orang ibu mengikuti diskusi kelompok terpusat dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis konten dilakukan selanjutnya divalidasi menggunakan triangulasi peneliti dan teori. Didapatkan empat kategori yaitu membekali anak dengan pendidikan, menciptakan hubungan keluarga yang harmonis, menerapkan pola asuh demokratis, meningkatkan kecakapan literasi digital ibu. Strategi yang telah disepakati menunjukkan kesadaran orang tua untuk memenuhi kebutuhan informasi dan teknologi bagi anak dengan tetap melakukan upaya-upaya perlindungan.strategi-strategi akan bermanfaat bila dijalankan dengan baik. Orang tua perlu bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk dapat menjalankan strategi yang telah ditetapkan. Perawat maternitas dapat menjadi fasilitator dalam pencapaian strategi-strategi tersebut serta berinovasi menjalankan upaya preventif dengan cara meningkatkan resiliensi online.
Pembentukan Kader Sebaya untuk Optimalisasi Kesehatan Seksual Reproduksi Remaja Menyongsong Indonesia Emas : kader sebaya Susiarno, Hadi; Dhamayanti, Meita; Vasra, Elita; Saleha, Nurmukaromatis; Niu, Flora; Thimoty, James
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.34981

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang dapat dikategorikan pada tingkat yang memiliki banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri ataupun lingkungan. Pendidikan kesehatan secara holistik sangat diperlukan pada masa remaja yang mengalami pertumbuhan untuk menjadi manusia yang lebih baik dalam segi kesehatannya. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah mengoptimalkan kesehatan remaja melalui literasi kesehatan secara holistik. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada pelaksanaan posyandu remaja sesuai pedoman di Kementerian Kesehatan RI. Sasaran kegiatan adalah Remaja usia 10-19 tahun. Dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja maka media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah E-booklet yang disusun oleh tim sebagai luaran. Selain itu diadakan pelatihan kader remaja dengan harapan kegiatan: Inhouse training dalam upaya pemberdayaan remaja selanjutnya dapat diteruskan ke depannya oleh kader remaja yang merupakan persebaya remaja di lingkungannya sendiri.
Created Mother For Able Technology And To Protect Children From Sexual Abuse With The "Hai Dia" Application: Wujudkan Ibu Cakap Teknologi Dan Pelindung Anak Dari Bahaya Kekerasan Seksual Dengan Aplikasi “Hai Dia” Saleha, Nurmukaromatis; Sardaniah; Nurlailli; Aprilatutini, Titin
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of the 1st SENARA 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v3i.112

Abstract

The development of the industry towards the 5.0 era and triggered by the Covid-19 pandemic made the use of online media rampant. Many parents are aware of the dangers of online media for children, but the lack of mastery of technology is an obstacle for parents in protecting their children. This activity aimed to increase the knowledge of mothers in protecting their children from the risk of sexual violence both by contact and online through the mobile-based application “Hi Dia”. The method used was the community education method through counseling. The educational materials provided were the socialization of the underwear rules, parenting materials on Online Gender-Based abuse, and technology lecture materials for mothers. Twenty-five mothers participated offline in this activity. Mothers' knowledge about protecting children from the dangers of online sexual abuse was measured before and after the paired t-test was carried out. The results obtained p-value 0.005 concluded that there was an increase in the knowledge of mothers in protecting their children from the dangers of sexual abuse. This activity should be made a routine agenda considering the rapid development of technology triggers the need for technology-savvy mothers to protect their children from the dangers of online media.
Determinants of Anxiety in Third-Trimester Pregnant Women in Bengkulu City Oktavika, Endah Dwi; Maryani, Deni; Asmariyah; Suriyati; Saleha, Nurmukaromatis
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 3 No. 01 (2024): Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v3i01.447

Abstract

Pregnancy-related anxiety is a prevalent mental condition characterized by apprehension and fear about uncertain events. Several factors contribute to anxiety in pregnant women, including Age, education, gravidity, husband's support, and spiritual self-care. This research aims to identify the influencing factors on anxiety levels in third-trimester pregnant women facing the birthing process in Bengkulu City, utilizing a cross-sectional approach. Forty-four respondents were selected through purposive sampling, and data were analyzed using the Spearman rank correlation test. The findings reveal significant relationships between Age (p-value 0.012 < 0.05), education (p-value 0.018 < 0.05), gravidity (p-value 0.026 < 0.05), husband's support (p-value 0.038 < 0.05), and spiritual self-care (p-value 0.000 < 0.05) and anxiety levels. In conclusion, Age, gravidity, education, husband's support, and spiritual self-care are associated with the anxiety levels of third-trimester pregnant women facing the birthing process in Bengkulu City.
Hubungan Tingkat Stress dan Fast Food dengan Siklus Menstruasi Remaja Putri Deni Maryani; Novianti; Asmariyah; Nurmukaromatis Saleha; Sri Nengsi Destriani
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i1.40459

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi sering terjadi dikalangan remaja perempuan salah satunya masalah siklus menstruasi. Siklus menstruasi yaitu periode dari awal menstruasi sampai awal menstruasi berikutnya. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2018 menyebutkan bahwa 80% perempuan didunia mengalami menstruasi yang tidak teratur. Tingkat stress yang sering dialami oleh remaja putri dan fast food yang sering dikonsumsi oleh remaja putri menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat strress dan fast food dengan siklus menstruasi remaja putri. Metode penelitian cross sectional. Sampel berjumlah 75 remaja putri mahasiswa prodi D3 Kebidanan FMIPA UNIB. yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data dengan menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian yaitu tingkat stress (p-value 0,005 < 0,05) dan konsumsi fast food (p-value 0,000 < 0,05). Pentingnya kesadaran untuk menjaga tingkat stress dan makanan yang dikonsumsi pola hidup sehat dapat mencegah ketidakteraturan menstruasi pada remaja putri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SEKSUAL DENGAN ANTISIPASI TERHADAP RISIKO KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA Delfina, Rina; Saleha, Nurmukaromatis; Sardaniah, Sardaniah; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.785 KB) | DOI: 10.33867/jka.v8i1.244

Abstract

Tingginya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online yangmarak terjadi akhir-akhir ini dapat dijadikan tanda bagi orang tua dan masyarakat untukmengoptimalkan upaya agar remaja terhindar dari risiko kekerasan seksual. Kejahatanseksual yang terjadi baik melalui media online maupun tidak merupakan kejahatan yangharus diperangi bersama. Namun, survei tentang kekerasan seksual yang terjadi padaanak dan remaja tahun 2018 menunjukkan masih ada. Tujuan penelitian ini adalah untukmelihat hubungan pengetahuan dengan antisipatisi terhadap risiko kekerasan seksualpada remaja. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Pendekatan CrossSectional. Pengambilan sampel menggunakan rumus estimasi proporsi dengan jumlahsampel 319 remaja putri. Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi-Square. Hasilpenelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang seksualdengan antisipasi terhadap risiko kekerasan seksual pada remaja dengan (p-value: 0,000).Pengetahuan yang baik tentang seksual sangat penting bagi remaja agar terhindar daririsiko kekerasan seksual. Remaja disarankan untuk tetap waspada dan jangan takut untukmelaporkan segera kepada orang tua, guru, dan polisi sehingga terhindar dari dampaknegatif kekerasan seksual