Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMERIKSAAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA BALITA DI DESA BENGLE KECAMATAN TALANG KABUPATEN TEGAL Setyatama, Ike Putri; Masturoh, Masturoh; Siswati, Siswati
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i2.583

Abstract

Pertumbuhan merupakan peningkatan ukuran dan jumlah sel, jaringan intraseluler sedangkan perkembangan menitikberatkan pada perubahan yang terjadi secara bertahap dan komplek melalui proses maturasi dan pembelajaran. Memahami tahap tumbuh kembang dan capaian ideal yang dicapai anak, membuat orang tua dapat memenuhi kebutuhan anak yang tepat, menjaga tumbuh kembangnya sesuai dengan standar balita sehat. Perubahan tumbuh kembang merupakan pondasi untuk anak di masa depan, dari segi kemampuan belajar, hubungan dengan orang lain, dan kesejahteraan anak secara keseluruhan. Berdasarkan survei oleh tim pengabdian masyarakat dengan Puskesmas Kaladawa dan perangkat Desa Bengle Kecamatan Talang Kabupaten Tegal, didapatkan data jumlah seluruh balita di desa Bengle sejumlah 2535 orang, dimana terdapat beberapa permasalahan terkait pengetahuan kesehatan dalam hal pertumbuhan dan perkembangan balita. Berdasarkan permasalahan mitra, maka tim pengabdian masyarakat melakukan pengabdian masyarakat sebagai upaya penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bentuk kepedulian Universitas Bhamada Slawi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Teknis pelaksanaan pengabdian bagi masyarakat ini meliputi kegiatan pemeriksaan pertumbuhan dan pemeriksaan perkembangan, lalu dilanjutkan dengan diskusi interaktif atau tanya jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim Prodi DIII Kebidanan Universiatas Bhamada Slawi diikuti oleh sekitar 60 balita, hasil pemeriksaan didapatkan sebanyak 95% balita dengan pertumbuhan normal, dan sebanyak 5% balita dengan berat badan kurang dari normal. Hasil pengukuran tinggi badan dan pemeriksaan perkembangan dengan kuesioner KPSP didapatkan seluruh balita dalam keadaan normal (100%). Dalam upaya peningkatan kesejahteraaan balita, serta deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan, skiring stunting pada balita, perlu dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang pada balita secara kontinyu.
OPTIMALISASI POSYANDU REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA HARJOSARI KIDUL TEGAL Setyatama, Ike Putri; Siswati, Siswati; Masturoh, Masturoh; Naharani, Adrestia Rifki
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i1.653

Abstract

Remaja memiliki kebutuhan nutrisi yang tinggi untuk mendukung pertumbuhannya dan percepatan perkembangan. Remaja yang mengalami stunting akan mempengaruhi kapasitas mental, jika tidak terpenuhi dengan nutrisi tepat saat hamil berakibat terhadap kekurangan energi kronik sehingga meningkatkan risiko melahirkan bayi BBLR, dan menghasilkan anak stunting. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode promotif, yaitu dengan upaya KIE (komunikasi, informasi, edukasi) tentang pencegahan stunting. Tujuan pengabdian masyaraka ini agar remaja memahami tentang pemenuhan gizi seimbang dan memilih makanan yang sehat, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri, Pentingnya ASI Eksklusif, IMD, dan MPASI yang baik bagi anak, pentingnya olahraga dan tidur yang cukup untuk menghindari anemia, serta pemenuhan mikronutrien dan fortifikasi pada makanan. Berdasarkan pemeriksaan pada 50 remaja sasaran di Posyandu Harjosari Kidul didapatkan hasil bahwa 43% jenis kelamin perempuan, 57% laki-laki, dimana 29% dari seluruh remaja mengalami anemia. Hal ini menjadi salah satu dasar kegiatan pemberian tablet Fe atau Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja. Kegiatan promotif pencegahan stunting oleh tim merupakan aplikasi Tri Dharma PT, sebagai pengembangan kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan remaja. Dengan meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan remaja tentang stunting, diharapkan kesadaran remaja akan meningkat, sehingga akan terbentuk masyarakat yang sehat.
EDUKASI IBU HAMIL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA YAMANSARI, KABUPATEN TEGAL Siswati, Siswati; Risnanto, Risnanto; Masturoh, Masturoh; Setyatama, Ike Putri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i2.739

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang berdampak buruk pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Angka stunting di Kabupaten Tegal cukup tinggi, khususnya di Desa Yamansari. Edukasi ibu hamil tentang pencegahan stunting menjadi salah satu upaya strategis untuk mengurangi angka stunting. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya gizi, pola hidup sehat, dan peran kesehatan lingkungan. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif di Desa Yamansari. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu hamil dalam pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi ibu hamil, stunting, pencegahan, Desa Yamansari, Kabupaten Tegal
Hubungan Dukungan Sosial Ibu dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Sindrom Premenstruasi Pada Remaja Putri Fatkhiyah, Natiqotul; Fauziah, Hafidha; Masturoh, Masturoh
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.428

Abstract

Dalam fase kehidupan masa remaja akan mengalami fase perkembangan yang dinamis, masa ini ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial yang merupakan masa transisi dari masa anak ke dewasa. Remaja yang mengalami kecemasan dalam menghadapi sindrom premenstruasi dibutuhkan adanya dukungan dari lingkungan, selain dari lingkungan juga ada dukungan sosial karena dukungan sosial adalah suatu kesenangan, penghargaan, perhatian, ataupun bantuan yang dirasakan dari orang lain maupun kelompok. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi dukungan sosial ibu dengan tingkat kecemasan dalam menghadaapi sindrom premenstruasi pada remaja putri. Jenis penelitian yaitu studi korelasi dengan analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi dukungan sosial ibu dengan tingkat kecemasan remaja putri dalam mengjadapi dengan nilai α = 0,001 (<0,005), dengan angka koefisien korelasi adalah 0,853, artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan sangat kuat dengan nilai 0,853.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KADER DALAM DETEKSI DINI KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI DESA DUKUHWARU Rejeki, Sri Tanjung; Fitriani, Yuni; Masturoh, Masturoh
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.574

Abstract

Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan patologi yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin yang dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) salah satunya melalui deteksi dini faktor risiko kehamilan oleh kader. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dengan sikap kader dalam deteksi dini kehamilan resiko tinggi di desa dukuhwaru tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini 27 kader di Desa Dukuhwaru Kabupaten Tegal tahun 2022, Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi- square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan sikap kader dalam deteksi dini kehamilan resiko tinggi di Desa Dukuhwaru tahun 2022. Pengetahuan merupakan faktor yang penting dalam membentuk tindakan seseorang. Semakin baik pengetahuan yang dimiliki oleh kader maka akan semakin baik pula dalam melakukan deteksi dini risiko tinggi kehamilan.
APLIKASI METODE BRAINSTORMING TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA BENGLE KABUPATEN TEGAL Masturoh, Masturoh; Setyatama, Ike Putri; Siswati, Siswati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i1.584

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa ini begitu banyak perubahan yang terjadi terutama pada kesehatan reproduksinya, dan remaja perlu mendapatkan informasi yang tepat. KIE pada remaja mengenai kesehatan reproduksi ada berbagai metode, diantaranya diskusi, ceramah, tanya jawab, konselor sebaya, curah pendapat (brainstorming) dan lain-lain. Brainstorming merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang kreatif dengan mengumpulkan gagasan-gagasan dalam kelompok yang dilaksanakan dalam waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis keefektifan metode brainstorming dalam pemberian KIE pada remaja di Desa Bengle Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023. Populasi adalah remaja desa bengle yang bersedia mengikuti kegiatan KIE yang berjumlah 53 orang. Teknink sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai p untuk uji paired independent t-test 0,001 yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yaitu ada perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah metode brainstorming. Sedangkan berdasarkan nilai rata-rata terjadi peningkatan -9,41 yang menunjukan adanya peningkatan pengetahuan sesudah metode brainstorming. Nilai minus -9,41 terjadi karena nilai rata-rata pre test lebih rendah dibandingkan post test atau 69,47-78,89= 9,14 dan selisih perbedaan tersebut adalah -12,81 sampai -6,01 (95% Confidence interval of the difference lower upper).
PENGARUH TOXIC ORANG TUA TERHADAP KARAKTER DAN MORALITAS ANAK kholifah, Siti; Hidayat, Amat; Megawati , Yuneli; Masturoh, Masturoh; Solihah, Siti; Asniah, Asniah; Puspadina, Mafida; Atiyah, Atiyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26582

Abstract

Toxic parenting merupakan perilaku orang tua yang selalu mengontrol dan menyakiti anaknya baik secara verbal maupun non verbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengkaji pengaruh toxic parent terhadap perkembangan karakter dan moral anak. (2) Menggali upaya orang tua untuk mencegah perilaku beracun anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu. menggunakan atau mendeskripsikan peristiwa secara sistematis, obyektif dan akurat sehubungan dengan fakta atau fenomena yang diselidiki. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengaruh orang tua yang toksik terhadap anak terletak pada cara berpikirnya yang dapat menimbulkan trauma dari model orang tua yang memaksa anak untuk selalu menuruti keinginannya (2) Kurangnya upaya keluarga dalam mencegah perilaku toksik . Anak hendaknya menjadi pilar utama yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak, yang dapat membentuk kepribadian anak.
PEMANFAATAN ONLINE FOOD DELIVERY SERVICE SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN COFFE 69 Desmon, Desmon; Masturoh, Masturoh; Kumalasari, Nety; Herlambang, Dian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42012

Abstract

Pemanfaatan layanan pengiriman makanan telah beralih dari keunggulan kompetitif menjadi keharusan bagi entitas korporat untuk mempertahankan daya saing mereka di pasar. Tujuan daripelaksanaan pengabdian masyarakat ini untuk memfasilitasi pemilik usaha Coffe 69 agar mempunyai keterampilan pada penggunaan teknologi online food delivery service, khususnya menggunakan aplikasi Shopee Food dalam memasarkan produknya. Dalam kegiatan ini menggunakan metode dengan cara melakukan sosialiasi, demonstrasi aplikasi, dan praktek pembuatan aplikasi shopee food. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu pemilik usaha Coffe 69 dapat memasarkan produknya melalui aplikasi ShopeeFood sehingga jangkauan pemasaran lebih luas dan menarik konsumen lebih banyak serta dapat menaikkan penjualan.
UPAYA MENURUNKAN PERILAKU MEMBOLOS DENGAN KONSELING INDIVIDU TEKNIK REINFORCEMENT POSITIF PADA SISWA Masturoh, Masturoh; Mutakin, Fakhruddin; Ernawati, Sitti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.195-205

Abstract

Pendidikan memegang peran yang sangat krusial dalam membentuk generasi muda sebagai pilar masa depan suatu bangsa. Salah satu aspek kritis dalam pendidikan adalah perilaku membolos. Masalah perilaku membolos menjadi salah satu tantangan utama dalam mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Perilaku membolos dapat mempengaruhi pencapaian akademis siswa dan mengancam kelangsungan pendidikan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan perilaku membolos dengan konseling individu teknik reinforcement positif pada siswa kelas VIII C SMPN 2 Silo. Perilaku membolos merupakan perilaku siswa yang tidak hadir ke sekolah atau tidak mengikuti pembelajaran tanpa alasan yang jelas atau dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan teknik reinforcement positif merupakan strategi yang diterapkan dengan memberikan imbalan atau ganjaran secara langsung setelah perilaku yang diinginkan terjadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling (PTBK) dengan responden yang diteliti sebanyak 3 siswa dari 21 siswa yang diambil secara purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dengan menggunakan triangulasi data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan treatment terdapat penurunan frekuensi membolos siswa pada setiap siklusnya. Pada siklus 1 siswa mengalami penurunan dari kategori tinggi ke kategori sedang. Pada siklus 2 siswa juga mengalami penurunan dari kategori sedang ke kategori rendah. Dengan demikian diperoleh kesimpulan,  berdasarkan hasil dari penelitian tersebut, pemberian konseling individu teknik reinforcement positif dapat menurunkan perilaku membolos siswa kelas VIII C SMPN 2 Silo tahun ajaran 2023/2024.
Sayang Remaja “Pemberian Tablet Ferum Terintegrasi dengan Olahraga” masturoh, Masturoh; Siswati; Ike Putri Setyatama; Nurlaila
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 5 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/3s5t5773

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) seseorang kurang dari normal. Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis. Remaja putri dikatakan anemia apabila dari hasil pemeriksaan kadar Hb kurang dari 12 gr%. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah anemia pada remaja dengan pemberian tablet penambah darah yang terintegrasi dengan olahraga pada remaja. Metode yang dipakai pada kegiatan ini adalah edukasi langsung dan diskusi kelompok terfokus, olahraga/senam terjadwal yang dipandu kader remaja, pembagian tablet Fe dan pemantauan kadar Hb berkala. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta yang hadir berumur 12 tahun dengan prosentase 30,43%, peserta dengan umur16 tahun  prosentase 21,74%, selebihnya peserta berumur 13 tahun (13,04%), 14 tahun (8,70%), 15 tahun (13,04%), 17 tahun (4,35%) dan 18 tahun (8,70%). Jumlah target posyandu remaja di Desa Randusari yaitu 35 peserta, tetapi yang hadir hanya 23 peserta. Hal ini terjadi karena ada beberapa peserta yang belum bisa menghadiri posyandu remaja karena teman sebaya tidak bisa hadir di posyandu remaja. Peserta posyandu di Desa Randusari memiliki kadar hemoglobin normal sejumlah 73,91%, anemia ringan 13,04% dan anemia sedang 4,35%.