Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan model sekolah berkarakter budaya di sekolah dasar di kecamatan Ngaglik Dwijonagoro, Suwarna; Endraswara, Suwardi; Nurhidayati, Nurhidayati
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 19 No. 1 (2019): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v19i1.30154

Abstract

This research aims to develop school implementation guidance based on culture bygovernment regulation no. 5 / 2011. Research and development (R & D) design useAllesi-Trollip model. Allesi-Trollip model consists of planning, designing, validating,revising, up to become a final product. Results of this research and development are (1) thisresearch was successfully developed two books : (I) Rencana Tindakan PengembanganSekolah Berbasis Budaya and (II) Contoh Implementasi Pengembangan Sekolah BerbasisBudaya nilai Sopan Santun. These books which have been assessed by experts and got the score4,36 (satisfactory). Assessment by the head of the primary school got score 4.39(satisfactory). The average of these scores is 3.38 which also means satisfactory, and (3) Themain qualitative results is SBB will soon to be socialized and implemented at elementaryschool which accompanied by Yogyakarta State University experts and supported byDikpora.
Komparatif Variasi Bahasa Jawa Jombangan dengan Bahasa Jawa Standar Darihastining, Susi; Dwijonagoro, Suwarna; Sulistyowati, Heny; Setianik, Setianik; Maisaroh, Siti; Wahyudi, Heri Hendro
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.172

Abstract

Bahasa Jawa Jombangan atau biasa disebut variasi Jombangan merupakan sebuah variasi bahasa yang dituturkan di daerah Jombang dan sekitarnya. Variasi bahasa Jombangan memiliki banyak variasi dipengaruhi oleh variasi bahasa Surabaya yang terkenal blak-blakan. Variasi Jombangan merupakan peralihan dari dua variasi bahasa Jawa, yaitu variasi bahasa Surabaya dan variasi bahasa Mataraman. Fenomena tersebut merupakan latar belakang penelitian. Tujuan penelitian ini, yaitu menggali perbedaan leksikal, dan perbedaan afiksasi, antara variasi bahasa Jawa Jombangan dan variasi Bahasa Jawa standar dalam penggunaan bahasa keseharian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada hasil identifikasi draf Kamus Basa Njombangan yang sudah ditulis oleh Dian Sukarno dan hasil dari menggali beberapa narasumber informan dari penduduk asli Jombang yang berusia lanjut dan sesuai dengan aspek informan sebagai sumber penelitian. Data penelitian bahasa Njombangan, bahasa Jawa standar dan makna kata bahasa Jawa. Hasil ditemukan perbedaan leksikal dan perbedaan afiksasi. Perbedaan leksikal, yaitu perbedaan pada: penggunaan kata yang berbeda, perbedaan pengucapan, dan perbedaan kata ulang. Adapun perbedaan afiksasi terbagi menjadi tiga, yaitu perbedaan pada: prefiks, sufiks dan konfiks. Hal ini merupakan bukti pemertahanan, variasi bahasa daerah dan pelestarian bahasa daerah dalam penggunaan di masyarakat. Hal ini mendukung sloganTrigatra bangun bahasa yang dicetuskan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing.
Analisis Buku Tantri Basa:Upaya Mengatasi Kesalahan Berbahasa Jawa Siswa Kelas 6 SD Nggofur, Achmad Abdul; Dwijonagoro, Suwarna
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4239

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menganalisis Buku Tantri Basa sebagai upaya Mengatasi Kesalahan Berbahasa Jawa Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini adalah saat ini masih banyak siswa yang melakukan kesalahan baik dalam mengeja suatu kata (Fonologis) maupun menyusun kalimat (Morfologis) bahasa jawa. Kesalahan ini muncul karena pengaruh kuat bahasa pertama (B1) yaitu bahasa Indonesia sehingga saat belajar bahasa daerah yaitu bahasa jawa sebagai bahasa ke dua (B2) kaidah-kaidah B1 selalu terbawa pada B2. Meski bahasa jawa merupakan bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari namun kurangnya ketelitian dan pengetahuan dapat menyebabkan kesalahan dalam berbahasa, hal ini dianggap penting untuk diperhatikan karena meski tidak selalu fokus pada prestasi namun berbahasa Jawa memliki paradigma fundamental sebagai penanaman rasa cinta pada budaya bangsa. Penelitian ini berjenis kualitatif  deskriptif, dengan pendekatan pendalaman teori (Grounded Theory), dengan teknik kajian pustaka (Library Research) lalu menganalisa isinya (Content analisis). Hasil penelitian ini adalah buku Tantri Basa merupakan buku yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan pendekatan saintific, memiliki lima bab (Wulangan). Adapun upaya pencegahan kesalahan fonologi tertuang dalam sub bausatra, pencegahan morfologi tertuang pada sub pasinaon, dan pencegahan keduanya pada sub geladhen. Kesimpulan penelitian ini adalah sub-sub yang pada buku ini baik pasinaon, bausastra, dan geladhen akan maksimal jika guru dapat menjadi fasilitator siswa belajar aktif dan rutin melakukan umpan balik (feedback) berupa evaluasi dan koreksi secara baik secara tulisan maupun verbal.