Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Strategi Edukasi Cagar Budaya Kota Banjarmasin Melalui Digitalisasi Berbasis Flipbook Rahmawati, Maulida; Subroto, Wisnu; Mardiani, Fitri
Jurnal Artefak Vol 12, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v12i1.17825

Abstract

The low awareness of Generation Z towards cultural heritage poses a potential threat to its preservation and utilization in the future. The lack of education about the values and history of cultural heritage is one of the main factors contributing to the youth's lack of awareness about the importance of cultural preservation. Banjarmasin, as a city with rich cultural heritage, requires innovation in the dissemination of cultural information and education to remain relevant to the younger generation. This study aims to develop the digitalization of cultural heritage based on flipbooks as an effort to provide easier access to information about Banjarmasin's cultural heritage. The research method used is a qualitative approach with descriptive analysis through observation, literature review, and interviews with relevant stakeholders, including the community, academics, and policymakers. The results of the study show that flipbook-based digitalization can be an effective strategy in raising awareness and understanding among Generation Z about cultural heritage. Digital flipbooks allow for the presentation of information in a more interactive, engaging, and easily accessible manner, which can increase Generation Z's interest in understanding and preserving local culture. Furthermore, digitalization also contributes to the preservation of cultural heritage by documenting historical information more systematically and sustainably. This research contributes to the development of digital-based education strategies for cultural preservation and opens up opportunities for further innovation in the use of digital technology in education and culture. Thus, the digitalization of cultural heritage through flipbooks not only serves as an educational medium but also as a concrete effort to maintain the continuity of cultural heritage in the digital era.
FOSTERING CULTURAL AWARENESS THROUGH LOCAL HISTORY LEARNING:  URANG BANJAR'S TRADITIONAL ECO-FRIENDLY COSMETICS Mardiani, Fitri; Subroto, Wisnu; Nadilla, Dewicca Fatma; Ameliasari, Neli; Maulani, M. Rifky
International Conference On Social Science Education Vol 2 (2024): 2nd International Conference On Social Science Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m0a6sg54

Abstract

History learning has the responsibility of passing on culture in the era of globalization and the rapid development of science and technology. Through understanding and appreciation of local traditions, arts, and cultural values, Indonesia's young generation can become proud successors. The purpose of this research is to analyze the implementation of local history learning based on Urang Banjar environmentally friendly cosmetics at SMAN 2 Banjarmasin. The method used is descriptive qualitative. The results obtained are to foster a sense of cultural awareness in students, history teachers try to implement local history learning based on the Bapupur Basah tradition among the younger generation. The students of class X 4 of SMAN 2 Banjarmasin conducted a field research project studying the beauty tradition and the use of Urang Banjar natural cosmetics. In actualization, students not only learn local history, but also develop research skills, collaboration, and presentation of material that can certainly strengthen a sense of cultural awareness and strengthen national identity in the face of changing times.
POWERFUL SOCIAL STUDIES LEARNING INTEGRATED WITH DAYAK DEAH LOCAL WISDOM AT JUNIOR HIGH SCHOOLS IN TABALONG Nadilla, Dewicca Fatma; Syaharuddin, Syaharuddin; Subiyakto, Bambang; Arisanty, Deasy; Jannah, Fathul; Mardiani, Fitri
International Conference On Social Science Education Vol 2 (2024): 2nd International Conference On Social Science Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fffxsx42

Abstract

Local wisdom-based approach to create relevant, contextual, and in-depth learning is very important in social studies learning. This study aims to analyze the integration of Dayak Deah local wisdom in learning Social Studies with a powerful learning approach in Tabalong State Junior High School. The research method is qualitative with a case study design, with data collection through interviews, observations, and document analysis to obtain data from teachers, students, and principals. The results showed that the integration of Dayak Deah local wisdom, such as the tradition of farming in shifts and the preservation of customary forests, was able to improve students' understanding of the concept of sustainability, the relationship between humans and nature, and socio-cultural values. Activities such as simulation of customary traditions and direct observation of the community provide a more contextual and meaningful learning experience. However, challenges such as teachers' limited understanding of local wisdom and the lack of local culture-based teaching materials affect the effectiveness of implementation. The conclusion of this study confirms that the powerful learning approach is relevant to improve the quality of local wisdom-based learning. With teacher training, teaching material development and digital documentation of local values, this model can be more widely adopted as a sustainable education strategy in Indonesia.
Perkebunan Karet dan Dinamika Ekonomi Petani: antara Harapan dan Kenyataan Ega Nasywa; Effendi , Rusdi; Subroto, Wisnu; Mardiani, Fitri; Nadilla, Dewicca Fatma; Rochgiyanti
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v7i1.18411

Abstract

Perekonomian merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia khususnya Desa Hukai, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak dari perkebunan karet terhadap perekonomian petani karet dan untuk mengetahui pendapatan petani karet ini bisa mensejahterakan keluarga. Perkebunan karet mempunyai peranan penting dalam perekonomian perdesaan di Desa Hukai, karena menjadi sumber pendapatan paling utama masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perkebunan karet (Hevea brasiliensis) terhadap perekonomian petani di Desa Hukai, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Karet merupakan salah satu komoditas utama yang berperan penting dalam perekonomian lokal, meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga dan perubahan cuaca. Dengan adanya perkebunan karet menjadikan sektor ini sebagai sumber utama pendapatan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dari petani pemilik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani karet sangat dipengaruhi oleh stabilitas harga karet di pasar global. Ketika harga karet tinggi, pendapatan petani meningkat, yang berimbas pada perbaikan kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga. Sebaliknya, fluktuasi harga yang tajam dan ketergantungan terhadap musim juga dapat menyebabkan penurunan pendapatan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan ekonomi petani karet di Desa Hukai memerlukan kebijakan yang mendukung peningkatan produktivitas dan diversifikasi produk karet, serta perlunya bantuan pemerintah dalam mengatasi permasalahan fluktuasi harga. Diversifikasi produk dan pemanfaatan teknologi pengolahan karet dapat menjadi strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung keberlanjutan sektor perkebunan karet di wilayah.
INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUKU OSING DALAM PEMBELAJARAN IPS: STUDI ANALISIS ETNOPEDAGOGI DI SMP Priyatno, Octavian Hendra; Galih, Ilham; Mardiani, Fitri; Nadilla, Dewicca Fatma
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.265

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi, pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menghadapi tantangan besar dalam menjaga identitas budaya lokal, terutama di kalangan generasi muda. Di Banyuwangi, tercatat 67% remaja mengalami krisis identitas budaya dan kurang memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai kearifan lokal, khususnya budaya suku Osing. Berangkat dari keprihatinan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi kearifan lokal Osing dalam pembelajaran IPS tingkat SMP serta menyusun kerangka praktis bagi guru melalui pendekatan etnopedagogi. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan desain studi pustaka, menganalisis berbagai sumber akademik dengan sistematis melalui teknik analisis isi, triangulasi sumber, dan pengecekan anggota untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya Osing secara signifikan meningkatkan penguasaan konsep (85%), memperkuat identitas budaya (88%), dan membentuk karakter siswa (87%). Model ini diterapkan melalui perencanaan pembelajaran terpadu, materi kontekstual, dan penilaian berbasis nilai lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal mampu menjadi strategi efektif dalam membangun jati diri peserta didik. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas guru, kolaborasi lintas sektor, pengembangan sumber belajar budaya, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan berbasis nilai lokal di sekolah.
IMPLEMENTATION OF AN ECOPEDAGOGIC APPROACH IN THE HISTORY SUBJECT OF THE INDEPENDENT CURRICULUM Mardiani, Fitri; Hermawan, M. Dody; Halim, Abdul; Maulidi, Said
International Conference On Social Science Education Vol 1 (2023): 1st International Conference On Social Science Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/555vt907

Abstract

History subjects are central in shaping individuals' understanding of past events and today's and future projections regarding their impact on environmental issues. Ecopedagogics, a concept combining ecology and education, becomes an actual framework relevant for introducing environmental issues in history learning. The literature study was used as a method in this study as researchers mapped sources from books and research results published in articles whose studies were related to history learning and ecopedagogical approaches in history learning. Ecopedagogy in history learning can develop a critical awareness of environmental issues and encourage students to be responsible for nature. Through an ecopedagogic approach to learning history, students learn about the history and become agents of change responsible for environmental preservation and future sustainability.
Tradisi Lawang Sakepeng Persyaratan Pernikahan Pada Suku Dayak Ngaju di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah Ahmad Kasbil Mubarak; Effendi, Rusdi; Mardiani, Fitri
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3587

Abstract

The purpose of this study is to provide a comprehensive description of the Lawang Sakepeng tradition in terms of marriage requirements. The method in this research uses qualitative with descriptive research type. Data were obtained through direct observation to the research location. Then, interviews with informants and people who have knowledge about the Lawang Sakepeng tradition. In addition, relevant documents and equipment used in carrying out Lawang Sakepeng. The results of the study show that the Lawang Sakepeng tradition plays an important role in determining the success of marriage by ensuring agreement and consent between the two parties and their families. This tradition is not only a formal ceremony, but also a moment to strengthen social and cultural relations within the Ngaju Dayak community.
Digital History dan Kesiapan Belajar Sejarah di Era Revolusi 4.0 Anis, Mohamad Zaenal Arifin; Mardiani, Fitri; Fathurrahman, Fathurrahman
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i1.4375

Abstract

Tracing the life of the Industrial Revolution 4.0 era brings significant changes in the order of human life today. The atmosphere of the Covid-19 Pandemic also adds to the strangeness of life problems seen from the limitations of human life access and interaction. Education is still the spearhead in preparing the nation's next-generation that is adaptive, creative, innovative, and highly competitive in the rapid development of the times because the education sector focuses on facing life in the digital age. This study aims to analyze the course of history learning in the era of industrial revolution 4.0 and the use of digital history as a source of history in digital form to prepare for the era of technological disruption in history learning. The qualitative descriptive method consists of data collection, data reduction, presentation of the conclusion, and testing that the data is valid using triangulation techniques and sources. The research subjects were 100 students in semesters two, four, and six in a history education study program active in online lectures. Through the analysis in this study, it can be understood that there are obstacles to the implementation of online learning by students, especially in using learning resources. In addition, it is known that using digital history following the learning objectives is not optimal. They optimize the use of digital learning resources in history learning during the Covid-19 pandemic, providing flexibility and independence in learning. Students are invited to explore, create, and study more deeply about digital history by learning resources through digital history.Menelusuri kehidupan era Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan signifikan dalam tatanan kehidupan manusia saat ini. Suasana Pandemi Covid-19 juga menambah keanehan permasalahan kehidupan dilihat dari keterbatasan akses dan interaksi kehidupan manusia. Pendidikan masih menjadi ujung tombak dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang adaptif, kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah pesatnya perkembangan zaman karena dunia pendidikan fokus menghadapi kehidupan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jalannya pembelajaran sejarah di era revolusi industri 4.0 dan pemanfaatan Sejarah Digital sebagai sumber sejarah dalam bentuk digital untuk mempersiapkan era disrupsi teknologi dalam pembelajaran sejarah. Metode deskriptif kualitatif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian kesimpulan, dan pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan sumber. Subyek penelitian ini adalah 100 mahasiswa semester dua, empat, dan enam di prodi pendidikan sejarah yang aktif dalam perkuliahan online. Melalui analisis dalam penelitian ini, dapat dipahami bahwa terdapat kendala dalam pelaksanaan pembelajaran online oleh peserta didik, khususnya dalam menggunakan sumber belajar. Selain itu, diketahui bahwa penggunaan sejarah digital sesuai dengan tujuan pembelajaran belum optimal. Mereka mengoptimalkan pemanfaatan sumber belajar digital dalam pembelajaran sejarah di masa pandemi Covid-19, memberikan keleluasaan dan kemandirian dalam belajar. Peserta didik diajak untuk mengeksplorasi, berkreasi, dan mempelajari lebih dalam tentang sejarah digital dengan mempelajari sumber daya melalui sejarah Digital.
Penggunaan Platform Merdeka Mengajar oleh Guru Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 10 Banjarmasin Khairunnisa, Khairunnisa; Subroto, Wisnu; Mardiani, Fitri
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12 No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i2.9254

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan mendalam peneliti untuk mengungkap bagaimana penggunaan Platform Merdeka Mengajar oleh guru sejarah di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan dengan lebih jelas bagaimana Platform Merdeka Mengajar digunakan di SMA Negeri 10 Banjarmasin mulai dari proses perencanaan, penggunaan dan hasil penggunaannya. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan menerapkan teknik triangulasi. Proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan validasi semuanya merupakan bagian dari analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru sejarah di SMA Negeri 10 Banjarmasin menggunakan Platform Merdeka Mengajar sebagai alat pendukung dalam penerapan kurikulum Merdeka.