Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Perbungaan Dan Uji Sterilitas Serbuk Sari Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Sipahutar, Asrul; Adelina, Rasmita; Lubis, Erwin Syah; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21203

Abstract

Budidaya salak Sidimpuan perlu memperhatikan masalah kesuburan serbuk sari pada fase pembungaan agar keberhasilan pembentukan buah dalam meningkatkan produksi. Salak memiliki bunga jantan dan bunga betina pada tanaman yang berbeda. Fase pembungaan berpengaruh terhadap penyerbukan dan pembuahan dalam pembentukan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas serbuk sari dari bunga jantan dan bunga hermaprodit. Identifikasi fase pembungaan dan uji sterilitas serbuk sari hermaprodit dan bunga jantan tanaman salak sidimpuan dengan menggunakan metode survei purposive sampling dan uji sterilitas serbuk sari dilakukan pada bulan April-Mei 2024. Uji sterilitas serbuk sari bunga hermaprodit  dan serbu sari bunga jantan masing-masing  dengan meneteskan acetokarmine konsentrasi 2% pada serbuk sari yang berwarna (fertil) agar proses penyerbukan pada salak sidimpuan terjadi secara menyerbuk sendiri, dan   serbuk sari yang berwarna (steril) pada bunga jantan yang tidak memungkinkan terjadinya penyerbukan  pada salak jantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pembungaan bunga hermaprodit salak sidimpuan terdapat 8 (delapan) fase, yaitu kuncup kecil, kuncup besar, bakal buah terbuka, kuncup bunga, bunga mekar, pembentukan buah, dan buah siap panen. Fase pembungaan salak jantan terdiri dari 5 fase, yaitu fase kuncup kecil, kuncup besar, bakal bunga, antesis atau bunga mekar, dan fase busuk/rontok.
DIALOG PERTANIAN MAHASISWA PRODI MAGISTER AGROTEKNOLOGI UGN PADANGSIDIMPUAN BERSAMA KOMUNITAS PERTANIAN KECAMATAN SAYUR MATINGGI TAPANULI SELATAN: Pertanian Pulungan, Sutan
Jurnal Nauli Vol. 2 No. 3 (2023): Juni
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jurnal nauli.v2i3.1184

Abstract

Membangun dialog dengan komunitas pertanian perlu dalam kerangka menginvestigasi secara langsung problem yang dihadapi masyarakat di pedesaan secara khusus petani yang berkaitan dengan kegiatan usahatani. Melalui dialog juga juga dapat ditemukan beberapa altefnatif solusi atas problem yang ada. Perguruan Tinggi adalah salah satu institusi yang dapat memainkan peran dalam melaksanakan dialog pertanian. Seperti yang telah dilaksanakan Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan melalui mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Agroteknologi bersama Komunitas Pertanian Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan. Tujuan kegiatan selain pemantapan penguasaan ilmu bagi mahasiswa juga diharapakan melalui dialog dapat di ditemukan solusi atas permasalahan atau problem yang dihadapi masyarakat petani dalam berusahatani. Dialog Pertanian dilaksanakan tanggal 05 Juli 2023 di BPP Batu Godang, Sayur Matinggi. Dialog Pertanian yang dilasanakan, melibatkan mahasiswa Prodi Magister Agroteknologi yang didampingi beberapa dosen bersama komunitas pertanian Kecamatan Sayur Matinggi yang dihadiri oleh beberapa penyuluh pertanian, kelompok tani dan pelaku usaha di bidang pertanian. Dialog yang dilakukan menghasilkan beberapa temuan; 1. Adanya keluhan masyarakat yang diwakili kelompok tani dari desa Sipange Godang mengenai saluran air yang sudah menjadi problem untuk keperluan pertanian dan mesjid, 2. Ketidakpahaman masyarakat mengenai keberadaan Program KUR terutama yang berkaitan dengan persyaratan dan sistim penyaluran. Melalui dialog disepakati beberapa solusi yang menjadi yang tanggungjawab masing-masing fihak yang terlibat termasuk mahasiswa melalui institusi UGN yang akan mengupayakan solusi kepada pengambil kebijakan terkait.
POTENSI DAN KENDALA BUDIDAYA IKAN : (Diskusi Bersama Pelaku Perikanan dan Peternakan Kabupaten Padang Lawas Utara) Pulungan, Sutan
Jurnal Nauli Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 Juni 2024
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jurnal nauli.v3i2.1393

Abstract

Melaksanakan diskusi dengan aktivis pertanian dianggap penting untuk mengidentifikasi secara langsung persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dipedesaan yang berkaitan dengan pertanian. Dengan diskusi juga diharapkan mampu memotivasi petani untuk berinovasi bahkan menggali potensi sumberdaya alam untuk diberdayakan. Untuk tujuan tersebut, perguruan tinggi dituntut untuk melaksanakan pengabdian masyarakat ditengah-tengah masyarakat secara langsung. Seperti yang telah dilaksanakan tiga orang dosen Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan dengan melibatkan mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Agroteknologi bersama aktivis pertanian Kabupaten Padang Lawas Utara. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk diskusi pada Kamis, 10 Agustus 2023. Kegiatan diskusi difasilitasi Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Tujuan kegiatan selain wujud pengabdian masyarakat dosen, pemantapan penguasaan ilmu bagi mahasiswa Program Magister, juga diharapakan melalui diskusi dapat diidentifikasi persoalan dan solusi yang berkaitan dengan pengembangan budidaya ikan mas khususnya, untuk mendukung kuliner masyarakat Paluta yaitu Holat. Diskusi menemukan beberapa persoalan dan solusi seperti, diperlukan kebijakan untuk menyalurkan air sungai maupun air irigasi yang ke tempat yang mempunyai peluang menjadi sentra produksi ikan darat khususnya. Melaksanakan pelatihan untuk mendukung pengetahuan masyarakat petani tentang teknis budidaya ikan.
Karakteristik Dan Produktivitas Padi Varietas Unggul Lokal Siporang Di Kabupaten Tapanuli Selatan Lubis, Yenny; Pulungan, Sutan; Syahlubis, Erwin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10973

Abstract

Tujuan penelitian ini mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) serta menetapkan dalam pengembangan budidaya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian ini berupa responden yang diamati sebanyak 30 orang petani yang pernah berbudi daya Padi Siporang dan 10 orang informan kunci dan teknis sampling yang dipakai adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian ini adalah faktor Internal Kekuatan yang paling mempengaruhi dalam budi daya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang adalah Padi Varietas Unggul Lokal Siporang sudah dikenal petani, Bibit Padi Varietas Unggul Lokal Siporang mandiri, Beras Siporang memiliki rasa , tekstur dan aroma yang disukai masyarakat.  Faktor Internal Kelemahan yang paling mempengaruhi dalam budi daya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang adalah bibit padi varietas unggul lokal Siporang belum   memiliki sertifikat. Faktor eksternal Peluang yang paling mempengaruhi dalam budi daya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang adalah Pemasaran beras Siporang sudah sampai ke ibu kota propinsi sedangkan faktor eksternal ancaman yang paling mempengaruhi dalam budi daya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang adalah Bibit Padi Varietas Unggul Lokal Siporang belum tersedia di pasar dan beras Siporang memiliki kompetitor di pasar, sehingga merupakan pertemuan antara faktor internal kekuatan dari karakteristik dan produktivitas Padi Varietas Unggul Lokal Siporang. Kesimpulan adalah strategi yang tepat untuk pengembangan budi daya Padi Varietas Unggul Lokal Siporang di Kabupaten Tapanuli Selatan adalah Interpensi dan dukungan Pemerintah Daerah untuk pengembangan padi varietas Siporang dalam proses produksi, ketersediaan benih dan pemasaran
Analisis Perbandingan Produksi Dan Pendapatan Kelapa Sawit Yang Dipupuk Dengan Tidak Dipupuk Ramadianto, Ramadianto; Pulungan, Sutan; Nasution, Yusriani; Harahap, Rasmita Adelina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10975

Abstract

Kecamatan Angkola Sangkunur merupakan salah satu kecamatan penghasil kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pemupukan dapat meningkatkan kualitas buah dan hasil panen secara signifikan sehingga akan mempengaruhi harga kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor produksi dan pendapatan kelapa sawit yang dipupuk dan tidak dipupuk. Metode penelitian menggunakan metode survei, eksperimen, dan analisis deskriptif di lokasi Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan. Hasil penelitian didapatkan kelapa sawit yang dipupuk memiliki peningkatan rata-rata produksi sebesar 84,38 % dari rata-rata produksi kelapa sawit yang tidak dipupuk. Selanjutnya segi peningkatan rata-rata pendapatan sebesar 72,58 % dari rata-rata pendapatan kelapa sawit yang tidak dipupuk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Besaran biaya pengeluaran untuk pupuk yang digunakan per bulan pada tanaman kelapa sawit yang dipupuk adalah sebesar Rp. 345.508,32
Kajian Pengembangan Budidaya Padi (Oryza sativa L.) Varietas Unggul Lokal Siporang Di Kabupaten Tapanuli Selatan Lubis, Yenny; Pulungan, Sutan; Syah Lubis, Erwin
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22583

Abstract

Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan salah satu produsen beras di Sumatera Utara yang memiliki beragam varietas, salah satunya adalah padi unggul local Siporang yang telah dilepas oleh Kementerian Pertanian RI No.125/HK.540/C/04/2021 sebagai varitas unggul Siporang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi pengembangan budi daya dan strategi pengembangan varietas Unggul Siporang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sipirok, Arse dan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan sejak April-Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan terdapat factor-faktor yang mempengaruhi pengembangan padi unggul Siporang yaitu; varietas Siporang sudah dikenal petani, benih padi diushakan secara mandiri, dan Beras Siporang memiliki rasa, tekstur dan aroma yang disukai masyarakat, dan faktor eksternal adalah; pemasaran beras siporang sudah sampai ke ibu kota propinsi, Benih padi unggul Siporang belum tersedia di pasar dan beras siporang memiliki kompetitor di pasar. Strategi pengembangan varietas Siporang menggunakan analisis SWOT berada pada kuadran I dengan titik koordinat X:0,27 dan Y:0,10 terdapat peluang antara kekuatan faktor internal dan eksternal. Hal ini merupakan strategi dan peluang dalam pengembangan padi melalui kolaboratif antara petani, pengusaha penggilingan padi dan pemerintah daerah dalam penguatan kelembagaan petani dalam pengembangan padi varietas unggul Siporang. Kata kunci; budi daya, padi lokal, Siporang
Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Pengolahan Buah Nenas Di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara Siregar, Deasy Arryannur; Pulungan, Sutan; Widiasyih, Anugerah Sri; Syafiruddin, Syafiruddin; Sari, Komala
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.645

Abstract

Latar Belakang: Nanas merupakan hasil pertanian yang memiliki potensial untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang meningkatkan pendapatan masyarakat. Rendahnya pengetahuan masyarakat terkait produk olahan nanas maka diperlukan kegiatan pengolahan buah nanas sehingga meningkatkan nilai ekonomis nanas. Tujuan: Memperkenalkan atau memberikan tambahan pengetahuan kepada masyarakat serta memberdayakan masyarakat yang ada di Kecamatan Sipahutar menjadi masyarakat yang berdaya saing, mampu meningkatkan nilai ekonomis dan masa simpan dari buah nanas. Metode: yang digunakan (1) memberikan sosialisasi kepada masyarakat kandungan gizi buah nanas dan produk olahannya (2) memberikan pelatihan kepada masyarakat pembuatan keripik nanas sehingga daya jual dari buah nanas meningkat. Hasil: dari kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan (keterampilan) masyarakat dalam melakukan pengolahan buah nanas menjadi keripik sehingga berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat. Kesimpulan: (1) pemahaman masyarakat di Kecamatan Sipahutar meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam pengolahan buah nanas menjadi keripik nanas (2) Kegiatan dikatakan berhasil, dikarenakan tingginya respon masyarakat serta terlaksananya kegiatan dengan baik dilihat dari keaktifan peserta selama pelatihan dan diskusi berlangsung. 
Study of Land Characteristics in West Angkola and Marancar in Relation to the Fruit Quality of Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Wahyuni, Sri; Nasution, Yusriani; Pulungan, Sutan; Adelina, Rasmita; Lubis, Erwin Syah; Harahap, Sri Winaty
International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) Vol. 2 No. 2 (2025): IJOSS
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijoss.v2i2.23

Abstract

Salak Sidimpuan is one of the leading crops and is favored by the people of South Tapanuli due to its unique taste and fruit appearance compared to salak grown outside the region. This type of salak primarily grows in the central salak production areas, particularly in Angkola Barat and Marancar sub-districts. This study aims to identify the differences in land characteristics for salak cultivation in Angkola Barat and Marancar, and to determine the relationship between land characteristics and the fruit quality of Salak Sidimpuan. The research method employed a field survey and purposive sampling, a sampling technique based on specific criteria. Statistical analysis was performed using an independent samples t-test and linear regression with SPSS software. The results of the t-test showed that land characteristics such as organic carbon (C-organic), phosphorus (P), and total dissolved solids (TDS) of the fruit in Angkola Barat and Marancar did not differ significantly. However, cation exchange capacity (CEC), nitrogen (N), and fruit weight showed significant differences. Regression analysis revealed that C-organic, CEC, N, P, and potassium (K) had a positive correlation with fruit quality in Angkola Barat, with correlation coefficients of 0.079, 0.670, 0.041, 0.651, and 0.412, respectively.
THE PERCEPTIONS OF SUGAR PALM FARMERS IN RELATION TO THE INSTITUTIONAL DEVELOPMENT OF SUGAR PALM AGRO-INDUSTRY Pulungan, Sutan; Syahni, Rahmat; Nofialdi, Nofialdi; Nazir, Novizar
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v3i1.632

Abstract

This research was conducted in Tapsel Regency, North Sumatra for 8 months starting in April 2018, in 24 villages located in 4 sub-districts out of 14 sub-districts, determined by the Multistage Sampling Technique. Determination of respondents by purposive sampling technique. The respondents observed were 112 sugar palm farmers. Determination of respondents by purposive sampling technique. Research objectives: To describe the conditions and perceptions of sugar palm farmers in relation to the development of sugar palm agro-industry institutions. Data analysis techniques: Descriptive Analysis. Arranged variables; variable Y; Agroindustry Institutions, and variable X consists of 1. Human Resources, 2. Interaction, 3. Motivation, 4. Farmer Participation, and 5. Socio-Economic. Measured through 14 parameters spread over 49 lists of structured questions on the questionnaire. Farmers' responses to the questionnaire were assessed using a Likert Scale to identify and interpret the conditions and perceptions of sugar palm farmers. The results of the research produce recommendations: 1. Instilling confidence in sugar palm farmers, is important 2. Socialization is needed to sugar palm farmers, for example about; standard price of palm sugar, the technology used and the performance of the agro-industry. 3. The issue of agro-industry institutional leaders must go through a separate study.
Struktur Morfologi Dan Anatomi Bunga Betina Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Siregar, Sahrani; Adelina, Rasmita; Nasution, Yusriani; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18669

Abstract

Morfologi dan anatomi bunga Salak beragam dan unik di setiap daerah dan menarik untuk dipelajari. Perbedaan morfologi dan anatomi bunga Salak merupakan karakter khusus yang dapat dijadikan pembeda antar spesies, seperti pada bunga Salak Sidimpuan berwarna merah dan putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur morfologi dan anatomi dari kedua jenis Salak Sidempuan, yang dilakukan di kawasan Palopat Maria Padangsidimpuan pada ketinggian ± 463 m di atas permukaan laut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan morfologi tandan bunga Salak merah putih dimana pada tandan Salak merah terdapat bagian seperti pucuk pada ujung tandan sedangkan pada tandan Salak putih kuntum bunga diisi hingga ujung tandan. Sementara itu, anatomi bunga Salak betina berwarna merah dan putih setelah diamati dengan lingkaran atau kaca pembesar. Perbedaan anatomi antara kedua jenis salak tersebut adalah terdapat pigmen merah pada jenis salak merah yang dapat dilihat pada fase pembentukan buah hingga fase buah matang fisiologis.