Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Manfaat Metode Fenomenologi dalam Mengkaji Isu Sosiospasial Permukiman di Indonesia: Telaah Literatur dan Perspektif Teoretis Prabawa, Made Suryanatha; Widjaja, Robert Rianto; Ardiyanto, Antonius; Muljadinata, Albertus Sidharta; Tarigan, Riandy
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 2 (2025): Tekstur (Jurnal Arsitektur)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i2.7014

Abstract

Penelitian ini mengkaji manfaat metode fenomenologi dalam memahami isu-isu sosiospasial permukiman di Indonesia melalui telaah literatur. Pendekatan ini meninjau berbagai sumber teoretis dan empiris untuk menganalisis penerapan fenomenologi dalam konteks lokal. Metode ini memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman subjektif individu dan kolektif, memberikan wawasan tentang makna ruang, praktik sosial, serta nilai-nilai budaya yang membentuk lingkungan binaan. Fenomenologi terbukti efektif dalam memahami hubungan dinamis antara manusia dan ruang, terutama dalam mengatasi isu-isu seperti gentrifikasi, konflik ruang, dan transformasi budaya. Pendekatan ini menawarkan perspektif unik dibandingkan metode positivistik dengan menyoroti makna subjektif dan intersubjektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomenologi mampu mengungkap dimensi tersembunyi dari interaksi sosial-spasial yang sering terlewatkan. Telaah literatur ini juga mengidentifikasi tantangan fenomenologi, seperti bias peneliti dan keterbatasan generalisasi. Oleh karena itu, integrasi dengan metode kuantitatif atau spasial direkomendasikan untuk menghasilkan analisis yang lebih holistik. Penelitian ini memperkaya pemahaman teoretis dan menawarkan panduan praktis bagi arsitek serta perencana dalam merancang permukiman yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Transformasi dan Pola Spasial Permukiman Perajin Perak Tradisional di Desa Celuk, Gianyar Anasta Putri, Ni Putu Ratih Pradnyaswari; Gunawarman, Anak Agung Raka; Prabawa, Made Suryanatha
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v6i1.576

Abstract

Kawasan bermukim perajin perak tradisional di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar tidak dapat lepas dari pengaruh modernitas global maupun perkembangan alamiah penghuninya seperti terjadinya perubahan jumlah penduduk, profesi, kebiasaan/gaya hidup dan bahkan tata nilai. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa di Desa Celuk memiliki potensi dalam konteks tata nilai arsitektur dan pola keruangan permukimannya. Hal ini mendorong peneliti untuk melaksanakan riset terhadap transformasi   yang terjadi baik transformasi terhadap rumah bermukim maupun pola spasialnya. Penelitian yang dilakukan inimerupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dalam lingkup penelitian deskriptif. Penentuan sumber informasi ini dilakukan dengan cara purposive sampling serta snowball sampling dengan menerapkan metode kajian pustaka, observasi dan wawancara dalam upaya pengumpulan datanya. Searah dengan pendekatan penelitian kualitatif, analisis data telah mulai dilakukan sejak awal pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara memverikasi relevansi data ataupun melengkapinya. Data-data diskriptif akan dianalisis menurut isinya, untuk melihat transformasi dan pola spasial yang terjadi di permukiman perajin perak di Desa Celuk, Gianyar.
Pengembangan konsep healing environment dalam Metaverse dengan pendekatan desain arsitektur biofilik Putra, Ida Bagus Gede Parama; Wicaksana, Gde Bagus Andhika; Prabawa, Made Suryanatha; Linggasani, Made Anggita Wahyudi; Kotama, I Nyoman Darma
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v6i2.761

Abstract

Metaverse sebuah pengembangan teknologi berupa platform digital yang menghadirkan berbagai macam kemungkinan dalam berkreasi. Ruang Virtual dapat dirancang dengan berbagai pendekatan komunikasi visual, elemen interior maupun arsitektur digital yang tanpa batas. Potensi metaverse telah menghadirkan banyak kemungkinan yang tidak terpikirkan. Berbagai sektor seperti pendidikan, teknologi, iklan, retail, real estate dan sektor kesehatan yang menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi dalam pengembangan ruang virtual sebagai media terapi. Pengembangan healing environment pada platform virtual dalam penelitian ini berfokus pada menciptakan zona virtual yang dapat digunakan sebagai ruang penyembuhan dan ruang kontemplasi bagi pengguna dengan keterbatasannya dalam melakukan aktivitas. Fokus penelitian ini yaitu melakukan kajian desain arsitektur biofilik dalam merencanakan ruang virtual untuk ruang penyembuhan bagi seseorang yang membutuhkan kenyamanan khususnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengkaji sumber dalam perencanaan desain ruang virtual, teori tentang healing environment dan desain arsitektur biofilik, Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang interaktif untuk berbaur dan melakukan interaksi yang diharapkan memunculkan kepercayaan diri bagi pengguna.
Analysis Of The Level Of Integration And Spatial Connectivity In The Space Configuration Of Bongkasa Pertiwi Tourism Village Based On Space Syntax Prabawa, Made Suryanatha; Widanan, I Wayan; Wiguna, Made Mas Surya; Ilham, Lalu Attaridji; Krisnantara, Gede
Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Event Management Vol 6 No 2 (2023): Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality, Convention and Ev
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/journey.v6i2.170

Abstract

As a quite popular Tourism Village, Bongkasa Pertiwi Village, located in Badung Regency, Bali Province, has experienced many spatial developments within its territory. The development was based on the findings of prior investigations show the phenomenon of spatial transformation of residents' houses both as a place for tourist accommodation and the economy. The spatial transformation that occurs increases the density of buildings and changes the spatial layout of the village area, so that in the future as a tourism village that will continue to grow, To find out, more research is require to measure the optimal level of spatial configuration in terms of inter-spatial connectivity and integrity in village spatial planning. The importance of this research is that the findings can be utilized as guidelines for village spatial design, making it more efficient and improving the quality of interaction between space users (residents and tourists). This study uses a Quantitative - Experimental method based on Space Syntax analysis. The results showed that the average level of connectivity was 2.19407 (highest "5"), integrity 0.286216 (highest "2.11"), and intellibility at R2: 0.0107275 (best close to "1"), The analysis' findings reveal a limited amount of connection between locations (space / area), so that social interaction that occurs between actors in village spatial planning is also low. These results indicate that the development of interaction center points is very much needed in the current Village Spatial Planning. The development must be based on the highest spatial connectivity-integration points based on space syntax analysis (found 4 area points) in order to obtain optimal results.
PENGUATAN KAPASITAS KEBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ADAT SIBETAN MELALUI PENYUSUNAN DETAILED ENGINEERING DESIGN PENATAAN PURA KEJU BERBASIS PERANCANGAN PARTISIPATIF Prabawa, Made Suryanatha; Pratiwi, Made Widya; Laksmi, Ida Ayu Cri Vinantya; Salengko, Maribeth Glory Angel Prima; Putra, I Putu Eric Anantha
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i1.6793

Abstract

The Keju Temple in Sibetan Traditional Village, Karangasem, Bali, was damaged by the 2021 earthquake, requiring technical documentation for the revitalization process. This Community Service (PkM) activity aims to prepare a Detailed Engineering Design (DED) for the arrangement of the Keju Temple using a participatory architectural approach that combines modern technical standards (SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, PUIL 2011) with Balinese local wisdom (Asta Kosala Kosali, Tri Mandala, Tri Angga). The implementation method is carried out through five stages: socialization, training, DED preparation, FGD, and evaluation. The results of the activity are hard products (Architectural, Structural, and MEP DEDs) and soft products (increased community knowledge about technical documents and grant flows). The knowledge test showed an average increase of 40 points from the pre-test to the post-test, confirming the success of technology transfer. This activity has a double impact: tangible benefits for the community in the form of DED documents ready to be submitted for development grants, as well as academic productivity for universities through publications, IPR, and dissemination.