Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Es Krim Dengan Penambahan Puree Terung Belanda Delima, Sisilha; Holinesti, Rahmi; Faridah, Anni; Anggraini, Ezi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es krim merupakan produk yang berasal dari olahan susu, dan mempunyai tekstur semi padat dan dikonsumsi dalam keadaan beku. Es krim memiliki rasa lezat dan warna yang menarik. Terung belanda, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi es krim. Kandungan antioksidan seperti beta karoten dan antosianin menambah nilai kesehatan buah ini, menjadikannya alternatif pewarna alami yang aman. Penambahan puree terung belanda diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami, serta memberikan variasi rasa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan produk es krim sehat dengan manfaat dari terung belanda sebagai pewarna alami dan produk pangan berbasis sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas es krim dengan menambahkan puree terung belanda sebanyak 0% (X0), 15% (X1), 30% (X2) dan 45% (X3) terhadap kualitas warna, aroma, tekstur dan rasa es krim. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2024 di Workshop Tata Boga, Departemen Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan, untuk menganalisis kualitas es krim dengan penambahan puree terung belanda dilakukan uji organoleptik yang melibatkan 3 orang panelis terbatas yaitu dosen Tata Boga, Ilmu Kesejahteraan Keluarga. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dilanjutkan dengan ANAVA, jika F hitung > F tabel maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan puree terung belanda berpengaruh signifikan terhadap kualitas warna, aroma dan rasa. Sedangkan pada indikator tekstur tidak berpengaruh signifikan. Skor pencapaian tertinggi secara keseluruhan yaitu pada perlakuan 45% (X3), warna merah muda 4,00, aroma harum 3,67, tekstur lembut 3,78, tekstur lumer 3,89 dan rasa manis keasaman 3,78. Hasil kualitas es krim penambahan puree terung belanda terbaik yaitu pada perlakuan keempat (X3) dengan penambahan puree terung belanda sebanyak 45%.
MEMOTIVASI KELOMPOK WANITA TANI NAGARI SALIMPAUANG BERWIRAUSAHA MELALUI EDUKASI PERENCANAAN BISNIS Yuliarti, Yuliarti; Fajri, Hidayatul; Anggraini, Ezi; Akmal, Artha Dini; Permana, Iip; Hanoselina, Yulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30518

Abstract

Program kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada mitra. Mitra kami pada kegiatan PKM ini adalah Masyarakat (Ibu-ibu Kelompok Wanita Tani) di Nagari Salimpauang Kabupaten Tanah Datar, dengan permasalahan yang dihadapi yaitu masih rendahnya kesadaran dalam berwirausaha, serta kurangnaya pengetahuan dan pemahaman dalam merecanakan bisnis yang tepat. Sehingga dari permasalahan yang ada, solusi yang kami tawarkan adalah pemberian sosialisasi dan edukasi terkait perencanaan bisnis (business plan). Metode pendekatan yang akan dilakukan di dalam pelaksanaan pengabdian kemitraan masyarakat ini adalah ceramah, diskusi dan pelatihan penyusunan rencana bisnis sederhana. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa Ibu-Ibu KWT di Nagari salimpauang mendapatkan pengetahuan terkait bisnis yang tepat untuk dikelola dengan memanfaat kekayaan sumber daya alam yang mereka punya.
Analisis Perbandingan Kualitas Organoleptik Bolu Pandan Menggunakan Gula Pasir dan Gula Halus Atikah, Rahadatul Aysi; Siregar, Juliana; Gusnita, Wiwik; Anggraini, Ezi
Al-DYAS Vol 4 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v4i2.5900

Abstract

This study is motivated by differences in the texture of sugar used in cake processing, particularly pandan sponge cake, where granulated sugar commonly used has a coarse texture and its impact on product quality has not been widely studied. The objective of the study is to analyze the effect of using granulated sugar versus powdered sugar on the quality of pandan sponge cake, covering aspects such as shape, volume, color, aroma, texture, and taste. This research is a true experimental study with three replications for each treatment. Data were collected through organoleptic tests using sensory evaluation methods by panelists to assess the cake quality based on predetermined indicators. Data analysis was conducted using the Independent Sample t-Test to determine significant differences between the two types of sugar. The results show that the use of powdered sugar significantly improves the volume, color, texture, and taste of pandan sponge cake compared to granulated sugar. These findings indicate that the choice of sugar type plays a crucial role in producing pandan sponge cake with superior sensory quality.
HUBUNGAN KETERAMPILAN TATA BOGA DENGAN MINAT SISWA MAN 1 SOLOK PLUS KETERAMPILAN (PK) MELANJUTKAN STUDI JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) TATA BOGA Mardiyah, Fauzanil; Siregar, Juliana; Gusnita, Wiwik; Anggraini, Ezi
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.88399

Abstract

The background of this study is based on the importance of vocational skills in secondary education, particularly in Madrasah Aliyah, which has implemented culinary arts learning through direct practice and the strengthening of other competencies. In addition, there is a need to determine the extent to which the skills acquired by students influence their decisions to pursue further education in the same field. This study aims to examine the relationship between culinary skills and the interest of students at MAN 1 Solok Plus Skills (PK) in continuing their studies in the Family Welfare Education (PKK) Culinary Arts major. The study employed a quantitative correlational approach with a total sample of 85 eleventh-grade culinary skills students. The data collection instrument was a closed-ended questionnaire using a Likert scale, which had been tested for validity and reliability. The results of the data analysis showed that students' culinary skills were in the fairly high category, and their interest in continuing their studies was in the high category. The Pearson correlation test indicated a strong and significant relationship between culinary skills and the interest in continuing studies in the PKK Culinary Arts major, with a correlation coefficient of 0.752 and a significance value of 0.000 (p 0.05). Therefore, the alternative hypothesis is accepted. The findings suggest that the higher the students' culinary skills, the greater their interest in pursuing further education in the same field. This study recommends strengthening skill-based programs as a strategy to enhance students’ motivation to continue their studies to higher levels of education. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan vokasional dalam pendidikan menengah, yaitu pada Madrasah Aliyah yang telah menerapkan pembelajaran tata boga melalui praktik langsung, dan penguatan kompetensi lainnya. Serta kebutuhan untuk mengetahui sejauh mana keterampilan yang diperoleh siswa dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih pendidikan lanjutan di bidang yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan tata boga dengan minat siswa MAN 1 Solok Plus Keterampilan (PK) dalam melanjutkan studi ke jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tata Boga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel sebanyak 85 siswa kelas XI keterampilan tata boga. Instrumen pengumpulan data berupa angket tertutup dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan tata boga siswa berada pada kategori cukup tinggi, dan minat melanjutkan studi juga berada pada kategori tinggi. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara keterampilan tata boga dengan minat melanjutkan studi ke jurusan PKK Tata Boga, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,752 dan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi keterampilan tata boga yang dimiliki siswa, maka semakin besar pula minat mereka untuk melanjutkan pendidikan di bidang yang sama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program keterampilan sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi siswa dalam melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.