Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Pada Bayi di Provinsi Sulawesi Selatan: Analisis Data SKI 2023 Muhammad Kyrgizt Al-Muqhni; Rico Kurniawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48761

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat global, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Prevalensi BBLR di Indonesia menunjukkan tren menurun dan stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Provinsi Sulawesi Selatan memiliki angka prevalensi BBLR lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata prevalensi BBLR Indonesia berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Penelitian ini berujuan untuk mengidentifikasi determinan yang berhubungan dengan kejadian BBLR pada bayi di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan data SKI 2023. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dengan sumber data menggunakan data sekunder dari SKI 2023. Sampel berjumlah 824 bayi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan modul complex samples pada perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Uji bivariat dilakukan dengan chi-square (p-value <0,05), kemudian variabel independen dengan p-value <0,25 dimasukkan dalam analisis multivariat yang menggunakan regresi logistik. Prevalensi BBLR pada bayi umur 0-12 bulan sebesar 8,6%. Faktor yang berhubungan sugnifikan dengan BBLR, yaitu riwayat KEK ibu (p-value <0,001) dan usia kehamilan saat lahir (p-value <0,001), setelah dilakukan pengendalian terhadap sejumlah variabel kontrol. BBLR dipengaruhi oleh berbagai determinan ibu dan sosial. Intervensi yang berfokus pada pencegahan kelahiran prematur serta intervensi gizi dan pendidikan nutrisi bagi ibu hamil. Kata Kunci: BBLR, Bayi, Sulawesi Selatan, SKI 2023
Pengembangan Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Pemeriksaan Kapal Berbasis Mobile di Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Priok Nurfadilah, Shallom; Kurniawan, Rico; Sudaraman, Agus
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi pencatatan pemeriksaan kapal menjadi komponen kunci dalam upaya meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi proses karantina kesehatan di pelabuhan. Saat ini, Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Tanjung Priok masih mengandalkan pencatatan manual berbasis kertas, yang sering menimbulkan duplikasi pekerjaan, risiko kehilangan atau kerusakan arsip, serta keterlambatan dalam penyusunan laporan. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan prototipe sistem pencatatan pemeriksaan kapal berbasis mobile menggunakan KoboToolbox, sebuah platform open-source yang diintegrasikan dengan Google Spreadsheet melalui pendekatan no-code system development. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi proses kerja, wawancara petugas pemeriksa, dan telaah dokumen terkait, sedangkan pengembangan sistem mengikuti tahapan System Development Life Cycle (SDLC). Sistem dirancang untuk menghubungkan tiga formulir pemeriksaan kapal menggunakan mekanisme dynamic linking berbasis nomor International Maritime Organization (IMO) sebagai unique identifier, sehingga memungkinkan konsolidasi data secara otomatis dan pembangkitan laporan instan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem digital mampu meningkatkan efisiensi operasional, keteraturan dan kualitas data, serta ketepatan waktu pelaporan. Petugas juga menunjukkan penerimaan positif terhadap sistem karena kemudahan penggunaan dan pengurangan beban administrasi. Temuan ini menegaskan bahwa solusi digital berbasis open-source, mobile, dan no-code berpotensi memperkuat sistem surveilans kesehatan pelabuhan dan mendukung percepatan transformasi digital layanan karantina kesehatan.
Determinan Prevalensi Pneumonia Balita di Indonesia: Studi Ekologi dengan Pendekatan Regresi Spasial Autoregresif Hafsah Amalia; Rico Kurniawan; Tiopan Sipahutar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57330

Abstract

Pneumonia pada balita merupakan penyebab utama morbiditas anak di Indonesia dengan variasi prevalensi yang signifikan antarprovinsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan prevalensi pneumonia balita dan mengidentifikasi dependensi spasial pada 32 provinsi di Indonesia menggunakan data sekunder SKI dan BPS 2023. Model Ordinary Least Squares (OLS) diterapkan sebagai model dasar, dilanjutkan uji autokorelasi spasial dengan matriks pembobot Euclidean distance-band binary radius 7 km. Autokorelasi spasial global yang signifikan ditemukan (Moran's I = 0,244; p < 0,001), dan uji diagnostik spasial menunjukkan mekanisme spatial lag lebih tepat, sehingga model Spatial Autoregressive (SAR) dipilih. Estimasi SAR menggunakan Maximum Likelihood (ML) dan GS2SLS menghasilkan temuan konsisten bahwa kepadatan penduduk, proporsi rumah berdinding bambu, proporsi rumah layak huni, dan cakupan PCV memiliki efek langsung signifikan terhadap prevalensi pneumonia balita. Efek spillover tidak signifikan, mengindikasikan determinan beroperasi terutama pada tingkat provinsi setempat. Intervensi lokal yang terfokus pada peningkatan kualitas perumahan, pengelolaan kepadatan penduduk, dan perluasan cakupan imunisasi PCV diperlukan secara merata di seluruh provinsi Indonesia