Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penyuluhan Mitigasi Bencana Pesisir: Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan dan Kesadaran Masyarakat Desa Pulau Pahawang, Lampung Julian, David; Hasani, Qadar; Reza, Muhammad; Afrianti, Nur Afni; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putri, Berta; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10609

Abstract

Program edukasi mitigasi bencana alam wilayah pesisir di Desa Pulau Pahawang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam seperti tsunami dan banjir rob. Hasilnya, 78% peserta menyatakan peningkatan pemahaman dan kesiapan menghadapi bencana setelah mengikuti kegiatan, khususnya dalam hal identifikasi risiko dan langkah mitigasi. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapannya. Dampak positif lain dari program ini adalah meningkatnya solidaritas komunitas dalam menghadapi bencana, serta munculnya peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Pengalaman ini dapat menjadi fondasi bagi pengembangan program mitigasi di masa depan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Desa Pulau Pahawang.
Optimasi Wisata Bahari dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Pulau Pahawang Putra, Muhamad Gilang Arindra; Hasani, Qadar; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Julian, David; Putri, Berta; Reza, Muhammad; Damayanti, Inggar; Saleh, Yuliana; Afrianti, Nur Afni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10636

Abstract

Desa Pulau Pahawang di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Lampung, merupakan destinasi wisata bahari yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata melalui pelatihan dan penyuluhan tentang ekosistem terumbu karang dan wisata ramah lingkungan berbasis Green Fins. Metode kegiatan meliputi pra-kondisi, pelatihan, diskusi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemandu wisata dalam menerapkan prinsip wisata berkelanjutan. Diharapkan, hasil ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta menjaga kelestarian ekosistem bahari di Pulau Pahawang.
Evaluation of Primary Macro Nutrients on Arboretum Area in Lampung University Campus, Gedong Meneng Afrianti, Nur Afni; Syam, Tamaluddin
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 19 No. 2: May 2014
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2014.v19i2.91-97

Abstract

Vegetation has a strong influence on soil characteristics. Vegetation can contribute organic matter sand nutrients to the soil. This study aimed to assess soil fertility through various approaches physical and chemical soil on various types of cover crop in the  arboretum area at University of Lampung, and determined the type of cover crop that had the best effect on soil fertility. The research was be conducted by a survey method, which made observations on the soil characteristics of six species of cover crops following were rosewood (Dalbergia latifolia), teak (Tectona grandis), albizia (Paraserianthes Albiziaria), acacia (Acasia mangium), fern tree (Filicium desipiens), and mahogany (Swietenia macrophylla King). Soil characteristics observed data were the physical and chemical properties, obtained by field observations, through boring profiles and soil sampling. The results showed that soil fertility on rosewood, albizia, acacia and mahogany on campus area of Lampung University had contents of soil organic C, organic matter, and soil total N higher than teak and Fern tree. Litter from Rosewood, Albizia, and acacia had the best effect on soil fertility, so they could be the best covered vegetation to improve soil characteristics related to optimal and sustainable of land management.Keyword : Acacia, albizia, arboretum, cover crop, fern tree, litter, macronutrient, mahogany, rosewood, teak, and vegetation. [How to Cite: Nur AA and T Syam. 2014. Evaluation of Primary Macro Nutrients on Arboretum Area in Lampung University Campus, Gedong Meneng. J Trop Soils 19(2): 101-107. Doi: 10.5400/jts.2014.19.2.101]   
PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN N JANGKA PANJANG TERHADAP KANDUNGAN KARBON ORGANIK, NITROGEN TANAH DAN SERAPAN N SERTA PRODUKSI PADA PERTANAMAN JAGUNG DI TANAH ULTISOL TAHUN KE-34 Yonathan, Yanda; Lumbanraja, Jamalam; Buchari, Henrie; Afrianti, Nur Afni
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, AGUSTUS 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i3.11390

Abstract

Ultisol merupakan salah satu jenis tanah di Indonesia yang mempunyai sebaran luas. Namun Ultisol merupakan salah satu jenis tanah di Indonesia dengan sebaran luas. Ultisol merupakan tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah sehingga perlu upaya perbaikan agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh olah tanah jangka panjang, pemupukan N, dan interaksi antara olah tanah jangka panjang, dan pemupukan N terhadap kadar C-organik tanah, N total tanah, serapan N, serta produksi tanaman jagung di Ultisol. Penelitian dilaksanakan pada 12 September 2021 – 30 Januari 2022 di Kebun Percobaan Polinela. Penelitian ini menggunakan RAK dengan 2 faktor, yaitu pemupukan nitrogen (N0 = tanpa pemupukan, N2 = pemupukan 200 kg N ha-1), olah tanah (T1 = olah tanah intensif, T2 = olah tanah minimum, T3 = tanpa olah tanah). Data hasil penelitian sifat tanah analisis tanah awal dan akhir dilakukan untuk mengetahui kandungan N-total tanah, C-organik tanah, C/N, dan pH tanah. Analisis data tanah dilakukan secara kualitatif menggunakan kriteria penilaian hasil analisis tanah. Data Sampel tanaman berupa (produksi berat kering, basah serta serapan N tanaman) di uji dengan menggunnakan anara dan dilanjutkan dengan unji BNT 5%. Tanpa olah tanah dan tanpa pemupukan N mampu meningkatkan C-organik tanah dan N-total tanah. Serapan N brangkasan jagung tertinggi yaitu pada perlakuan olah tanah minimum. Pemupukan N tidak mampu meningkatkan kandungan C-organik, tetapi dapat meningkatkan N-total tanah. Pemupukan N mampu meningkatkan produksi berat kering total dan berat basah total tanaman serta N terangkut total. Tidak terdapat interaksi antara pengaruh pemupukan N dan olah tanah terhadap serapan N dan produksi tanaman jagung.
PENGARUH GULUDAN DAN PEMUPUKAN TERHADAP KEHILANGAN HARA DAN C-ORGANIK AKIBAT EROSI PADA PERTANAMAN SINGKONG (MANIHOT ESCULANTA CRANTZ) TAHUN KEDELAPAN Janata, Muhammad Frayoga; Banuwa, Irwan Sukri; Aini, Septi Nurul; Afandi, Afandi; Afrianti, Nur Afni
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, FEBRUARI 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i1.10647

Abstract

Singkong varietas gajah (Manihot esculanta Crantz) merupakah ialah satu varietas dari banyaknya umbi singkong yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Upaya konservasi tanah dilaksanakan dengan cara penggunaan guludan dan pengaplikasian pupuk guna menghambat erosi dan lajunya aliran permukaan dengan harapan mampu meminimalisir hilangnya unsur hara pada tanah. Penelitian ini bertujuan guna melihat dampak penggunaan guludan dan pengaplikasian pupuk dalam hilangnya unsur hara dan C-organik yang disebabkan oleh erosi. Penelitian dijalankan di Laboratorium Lapang Terpadu dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung sejak bulan Februari sampai November  2022. Penelitian ini menerapkan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor yaitu penggunaan guludan dan pemupukan yang dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Hasil penelitian memperlihatkan jika penggunaan guludan memotong lereng (G2) mempunyai hasil yang lebih baik dalam meminimalisir kehilangan hara dan C-organik akibat terjadinya erosi dibanding dengan penggunaan guludan mengikuti arah lereng (G1). Perlakuan pemberian  pupuk (P1) memberikan hasil yang lebih baik dalam menghambat kehilangan hara dan C-organik dibanding dengan tanpa pemberian pupuk (P0) akibat erosi. Hubungan antara penggunaan guludan dan pemupukan memiliki nilai tidak berpengaruh nyata pada setiap variabel yang diamati.
Quantifying Marine Debris Pollution in Mangrove Ecosystems: A Study from Kalangan Hamlet, Lampung, Indonesia Putra, Muhamad Gilang Arindra; Reza, Muhammad; Diantari, Rara; Yuliana, Darma; Julian, David; Damayanti, Inggar; Afrianti, Nur Afni
Forest and Nature Vol. 1 No. 3 (2025): July
Publisher : Green Insight Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63357/fornature.v1i3.17

Abstract

Mangrove ecosystems are currently facing severe threats due to the accumulation of marine debris, particularly plastic waste. This study aims to quantify the types and weights of marine debris in the mangrove ecosystem of Kalangan Hamlet, Lampung, Indonesia, and analyze their impact on various mangrove species. Data collection was conducted in three zones with different levels of human activity: low, medium, and high. Data on the types and weight of debris were collected using the transect plot method. Correspondence analysis was used to examine the relationship between debris types and the intensity of human activity. The results showed that plastic waste was the most dominant type in terms of both quantity and weight, particularly in areas with moderate to high levels of activity. Over 90% of the waste composition consisted of plastic, weighing over 9,000 g at Stations 2 and 3. Mangrove species of the genus Rhizophora were the most affected, likely due to their complex root structure, which effectively traps waste. Other types of waste, such as fabric, rubber, and glass, were also found in significant quantities and correlated with tourism and community activities. Waste accumulation, particularly plastic, not only alters habitat structure but also hinders mangrove regeneration, which could ultimately reduce ecosystem function and biodiversity. Waste management should align with the area's activity level, with high-activity zones requiring more intensive clean-ups, proper facilities, and regulation enforcement. Community engagement and awareness are crucial in reducing the impacts of marine debris on mangroves. Its temporal scope and sampling frequency limit this study; broader and longer-term research is recommended.