Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SABUN ALAMI DARI MINYAK KELAPA SOLUSI KREATIF UNTUK USAHA RUMAHAN BAGI PETANI KELAPA DI DESA RISO KECAMATAN TAPANGO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Fitri, Fitri; Samang, Andi Marlisa Bossa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 5 No. 02 (2025): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v5i02.569

Abstract

Riso Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency, is one of the coconut producing areas in West Sulawesi. However, most farmers only utilize coconut as copra, which has low economic value and depends on fluctuating market prices. The lack of skills and knowledge of farmers in processing coconut derivative products and limited market access are the main problems that hinder the increase in farmers' income. The purpose of this service activity is to empower coconut farmers in Riso Village through training in making coconut oil-based natural soap, in order to increase the added value of coconut and create new business opportunities. This activity also aims to improve farmers' skills in utilizing digital technology for product marketing. The service method used includes initial observation, coordination with partners, and training activities for making natural soap and how to market it. Training includes formulation of ingredients, production techniques, packaging, and the use of social media for marketing. Evaluation was carried out using pre-test and post-test to measure the increase in knowledge and skills of participants. The result of this training is the availability of natural soap prototypes given to partners as examples for further production. This activity was also able to significantly improve farmers' understanding and skills in producing natural soap. As many as 70% of participants understand how to make natural soap, while 80% of participants understand digital marketing strategies. The natural soap products produced have great market potential because they are environmentally friendly and use local raw materials. This program is expected to improve the welfare of coconut farmers in a sustainable manner through product diversification and digital marketing optimization.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI INDONESIA HIJAU MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN KAKAO: DIGITALISASI PEMASARAN, DIVERSIFIKASI PRODUK DAN SMART PACKAGING BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN Hafid, Haeruddin; Marlisa Bossa Samang, Andi; Amalia Edy, Sri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5338-5344

Abstract

Kakao merupakan komoditas perkebunan unggulan di Provinsi Sulawesi Barat dan menempati peringkat keempat produksi nasional. Akan tetapi, produksi kakao yang tinggi tersebut tidak dibarengi dengan perkembangan teknologi hirilisasi yang baik. Hasil observasi menunjukkan bahwa petani-petani kakao yang bernaung di Kelompok Tani Indonesia Hijau belum memiliki pemahaman dan keterampilan diversifikasi produk olahan cokelat. Selain itu, belum ada pemahaman tentang perancangan kemasan dengan konsep smart-packaging dan penggunaan jenis kemasan ramah lingkungan. Penerapan diversifikasi olahan cokelat dan penggunaan kemasan secara bertanggungjawab dapat menjadi keunggulan dan meningkatkan nilai jual produk olahan mitra. Terdapat beberapa tujuan dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini yaitu, 1) meningkatkan manajemen usaha dan motivasi kelompok mitra, 2) melakukan diversifikasi produk olahan cokelat beupa cokelat batang, permen cokelat, dan cokelat jahe instan, 3) Melakukan perancangan kemasan hasil diversifikasi produk olahan cokelat dengan konsep smart packaging serta menggunakan material kemasan ramah lingkungan, dan 4) Meningkatkan akses pemasaran melalui digitalisasi pemasaran. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu mitra pengabdian telah mengalami peningkatan dari segi motivasi usaha mendiversifikasikan produk olahan cokelat, merancang dan menggunakan kemasan ramah lingkungan serta peningkatan keterampilan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran.
Pendampingan Perancangan Kemasan Tepung Maizena di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat Samang, Andi Marlisa Bossa; Syahmidarni Al Islamiyah; Basma, Vania Canisa
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.904

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Jagung merupakan bahan pangan pokok dengan sumber karbohidrat tinggi, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal tersebut disebabkan masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan dan pengolahan jagung. Salah satu produk olahan jagung yaitu tepung maizena yang murah dan mudah diolah, namun memiliki sifat higroskopis yaitu mudah menyerap air di lingkungan sekitar, sehingga diperlukan penanganan dan pengemasan yang tepat. Tujuan PKM ini yaitu terbentuknya kemampuan, keterampilan dan pengetahuan tentang pengolahan pangan serta peran kemasan untuk melindungi dan meningkatkan nilai jual pada produk tepung maizena. Metode yang digunakan adalah lokakarya, diskusi dan praktik pengolahan dan perancangan kemasan pada tepung maizena. Hasil PKM ini diharapkan dapat mendorong masyarakat dalam mengembangkan sumberdaya secara berkelanjutan untuk konsumsi keluarga maupun peningkatan ekonomi keluarga.
Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Anti-Browning Agent Terhadap Mutu Fisik Tepung Jewawut (Foxtail Millet) Islamiyah, Syahmidarni Al; Samang, Andi Marlisa Bossa; Nurhafnita, Nurhafnita
Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Vol 16, No 2 (2024): Vol. (16) No. 2, Oktober 2024
Publisher : Agriculture Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jtipi.v16i2.34009

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of the type and concentration of anti-browning agents (sodium metabisulfit and citric acid) on the physical quality of millet flour, especially the degree of whitness and calor (lightness, redness, yellowness) and determine the best treatment. This study used experimental method. The reseach design used was a Completely Randomized Factorial Design (RALF) with two factors, namely faktor A was the type of anti-browning agent consisting two levels (sodium metabisulfite and citric acid), faktor B was concentration of the anti-browning agent consisting three levels (1,5%, 2%, 2,5%). Fromthe two factors, six treatments were obtained, and each treatment was repeated three times. Data were statistically analyzed using analysis of variance (ANOVA) and then continued with Duncan`s New Multiple Range Test (DNMRT) at 5% level. Results of the research showed that the type of anti-browning agent significantly affected the degree of whiteness, lightness, redness, and yellownes of millet flour. Concentrasion has a significant effect on the lightness value and redness value, but doesnt have a significat effect on the degree of whitness and yellowness value. The interaction of the two factors (type and concentration) has a significant effect on the lightness value, redness value, and yellowness value, but has no significant effect on the degree of whitness. Based on the physical quality of millet flour produced in this study, namely the degree of whiteness, lightness, redness, and yellowness, the best treatment is sodium metabisulfite soaking.
PEMBERDAYAAN WANITA TANI MELALUI DIVERSIFIKASI VCO MENJADI PRODUK BODY CARE DAN HAIR CARE BERBASIS SMART PACKAGING DENGAN DUKUNGAN TEKNOLOGI DIGITAL Fitri, Fitri; Bossa Samang, Andi Marlisa; Musyrifah, Musyrifah
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1512

Abstract

Desa Katumbangan merupakan salah satu sentra produksi kelapa di Kabupaten Polewali Mandar. Minimnya inovasi dan keterampilan pengolahan menyebabkan rendahnya nilai tambah produk serta keterbatasan peluang ekonomi masyarakat setempat, khususnya bagi kelompok perempuan. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya kegiatan pengabdian yang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah hasil kelapa menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi dengan dukungan teknologi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Desa Katumbangan, Kabupaten Polewali Mandar, melalui diversifikasi produk Virgin Coconut Oil (VCO) menjadi sabun dan sampo batang berbasis kemasan ramah lingkungan dengan konsep smart packaging serta dukungan teknologi digital. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik produksi, perancangan kemasan, pemasaran digital, hingga pendampingan pengelolaan website. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mitra yang diukur melalui pre-test dan post-test, dengan capaian ≥70% di semua aspek. Mitra mampu menghasilkan dua produk turunan VCO (sabun dan sampo) dengan varian kopi dan sereh, menggunakan kemasan berbasis besek bambu dan QR code, serta mengoperasikan media sosial dan website lestarikatumbangan.com sebagai etalase digital.