Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Prinsip Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) Dalam Tata Kelola Kearsipan Di Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur Febri Anggraeni, Putri; Reviandani, Oktarizka
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v4i2.188

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dalam tata kelola kearsipan di Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi tantangan dan yang dihadapi oleh bagian kearsipan Biro Kesra melalui observasi, wawancara, dan sosialisasi. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip, masih diperlukan langkah inovatif dan sistematis untuk mengoptimalkan tata kelola kearsipan dengan mengadaptasi prinsip GNSTA. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan instansi pemerintah, serta mendukung good governance melalui transparansi dan akuntabilitas.
Hambatan Pencairan Anggaran Perjalanan Dinas Pegawai Inspektorat Provinsi Jawa Timur Naila, Nadhira; Reviandani, Oktarizka
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v4i2.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab hambatan dalam pencairan anggaran perjalanan dinas pada Inspektorat Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan wawancara dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab utama hambatan dalam pencairan anggaran antara lain adalah kelengkapan dokumen administrasi yang tidak sesuai, prosedur birokrasi yang kompleks, ketidaktersediaan dana pada waktu yang tepat, kurangnya pemahaman pegawai terhadap prosedur, komunikasi antarbagian yang kurang efektif, serta overload pada divisi keuangan. Setiap faktor ini berkontribusi pada keterlambatan dalam pencairan anggaran dan berdampak pada efektivitas penggunaan anggaran tersebut. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, diperlukan perbaikan dalam kelengkapan dokumen, simplifikasi prosedur, peningkatan koordinasi antarbagian, serta pelatihan bagi pegawai untuk memahami prosedur yang berlaku. Dengan demikian, pencairan anggaran dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu, yang pada gilirannya mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan dinas.
Faktor-Faktor Keterlambatan Surat Perintah Perjalanan Dinas Biro Umum dan Rumga Setda Provinsi Jawa Timur Aliefia, Vony; Reviandani, Oktarizka
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies (In Press)
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i2.1438

Abstract

Official trips by authorized officials to attend invitations, meetings, seminars, and others, especially in the government, require a Travel Duty Letter (SPPD) as proof of accountability. However, the processing of SPPD is not always smooth and on time due to various obstacles resulting in delays in the disbursement of travel funds. To identify the factors causing delays in SPPD, researchers used 4 main focuses: (1) Human Resource Factors, (2) Internal Control, (3) Technology and Information Factors, and (4) Dominant Factors. The research method used is qualitative descriptive with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation. The research results show that: (1) Human Resource Factors, have worked quickly in accordance with existing provisions, (2) Internal Control, internal factors still cannot be controlled because the mobility of the relevant leaders has a tight schedule, resulting in a backlog of files and stagnation in the submission process. External factors can still be followed up by the relevant implementers for timely delivery of invoices, as invoices are the main administrative requirement in SPPD, (3) Technology and Information Factors, still use manual methods in their work, using Microsoft Excel, so many tasks are not automatic and synchronized between one file and another, (4) Dominant Factors, delays are dominated by the busy mobility of leaders and late submission of supporting documents. These problems become factors in the delay of SPPD.
Peran Dinas Koperasi UKM Dan Perdagangan Kota Surabaya Dalam Pemulihan Keberlanjutan Sentra Wisata Kuliner Wonorejo Mariyah, Tsabitah; Sunarko, Viandra Rafelia Cahya; Risty, Arindra Saskia Maya; Ananda, Alief Rizkia; Mumtazah, Shofy Salsabil; Reviandani, Oktarizka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.12069

Abstract

Pada tahun 2021, Kota Surabaya mencatat tingkat pengangguran sebesar 9,68%, menjadikannya tertinggi kedua di Jawa Timur. Namun, pada tahun 2023, angka pengangguran berhasil turun menjadi 6,76%. Mengacu pada Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya 2021-2026, bahwa dalam rangka mengoptimalkan perekonomian melibatkan berbagai sektor pembangunan, termasuk Sentra Wisata Kuliner yang dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman kuliner lokal yang autentik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis peran dinas koperasi UKM dan perdagangan Kota Surabaya dalam pemulihan keberlanjutan sentra wisata kuliner Wonorejo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diambil melalui wawancara dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya telah menjalankan perannya melalui 4 indikator yaitu stabilisator, inovator, modernisator, dan pelopor. Indikator-indikator tersebut diwujudkan melalui pemberian modal, pengadaan program pelatihan, perlombaan, dan pelatihan inovasi produk. Untuk keberlanjutan penelitian ini, maka dapat mempertimbangkan strategi penggunaan platform digital secara efektif serta kolaborasi antar sektor lain sebagai upaya pemulihan keberlanjutan Sentra Wisata Kuliner Wonorejo Kota Surabaya.
Peran Dinas Koperasi UKM Dan Perdagangan Kota Surabaya Dalam Pemulihan Keberlanjutan Sentra Wisata Kuliner Wonorejo Sunarko, Viandra Rafelia Cahya; Dwiyanti, Tsabitah Mariyah; Risty, Arindra Saskia Maya; Ananda, Alief Rizkia; Mumtazah, Shofy Salsabil; Reviandani, Oktarizka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.16019

Abstract

Pada tahun 2021, Kota Surabaya mencatat tingkat pengangguran sebesar 9,68%, menjadikannya tertinggi kedua di Jawa Timur. Namun, pada tahun 2023, angka pengangguran berhasil turun menjadi 6,76%. Mengacu pada Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya 2021-2026, bahwa dalam rangka mengoptimalkan perekonomian melibatkan berbagai sektor pembangunan, termasuk Sentra Wisata Kuliner yang dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman kuliner lokal yang autentik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis peran dinas koperasi UKM dan perdagangan Kota Surabaya dalam pemulihan keberlanjutan sentra wisata kuliner Wonorejo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diambil melalui wawancara dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya telah menjalankan perannya melalui 4 indikator yaitu stabilisator, inovator, modernisator, dan pelopor. Indikator-indikator tersebut diwujudkan melalui pemberian modal, pengadaan program pelatihan, perlombaan, dan pelatihan inovasi produk. Untuk keberlanjutan penelitian ini, maka dapat mempertimbangkan strategi penggunaan platform digital secara efektif serta kolaborasi antar sektor lain sebagai upaya pemulihan keberlanjutan Sentra Wisata Kuliner Wonorejo Kota Surabaya.
Implementasi Penyetaraan Jabatan Administrasi Ke Jabatan Fungsional Di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Aulia, Nadia Chyka; Reviandani, Oktarizka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18093

Abstract

Penyesuaian struktur birokrasi dalam pemerintahan merupakan langkah strategis dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja aparatur sipil negara (ASN). Penyetaraan jabatan administrasi ke jabatan fungsional merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang diterapkan di berbagai instansi pemerintahan, termasuk di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penyetaraan jabatan administrasi ke jabatan fungsional di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyetaraan jabatan telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan profesionalisme ASN, namun masih terdapat beberapa kendala seperti penyesuaian kompetensi, persepsi pegawai, serta kesiapan sistem administrasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih matang untuk meningkatkan efektivitas kebijakan ini.
Peran Pemerintah Kota Surabaya dalam Menanggulangi Bencana Banjir di Kecamatan Pakal Kota Surabaya Syahtoni, Mohamad Geoveza Putra; Pangestu, Aryan Adi; Bagaskara, Prayoga; Putratama, Bonifasius Deva; Reviandani, Oktarizka
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.3158

Abstract

Surabaya City is one of the cities that has the potential for flooding, especially in the Pakal District area, which is a flood-prone area almost every year. At least in the Pakal District area itself, there are approximately seven flood inundation points that occurred some time ago with a fairly varied inundation height ranging from 15 cm to 1 meter. This study uses a qualitative descriptive approach. Primary data were obtained from interviews conducted by researchers with employees of the Surabaya City BPBD and Surabaya City DSDABM, while secondary data were obtained from written sources such as documents, reports, and other archives. The data collection technique for this study used observation and interviews, then analyzed using data analysis techniques. Based on the role theory according to Siagian, including the government as a stabilizer, the government as an innovator, the government as a modernizer, the government as a pioneer, and the government as the implementer itself, the results found that the Surabaya City government, through the DSDABM of Surabaya City and the BPBD of Surabaya City, were quite successful in overcoming the flood disaster in Pakal District, Surabaya City, with various policy efforts. Although it was considered successful, there are several suggestions that can be used by the DSDABM of Surabaya City and the BPBD of Surabaya City in increasing its capabilities in overcoming this flood problem by strengthening communication synergy between OPDs, service innovation, and community empowerment.
Efektivitas Pelaksanaan Program Jumantik oleh Kader Surabaya Hebat (KSH) di Kelurahan Pakis Kecamatan Sawahan Kota Surabaya Reviandani, Oktarizka; Ardiningrum, Sekar Damayanti; Annisa, Dea; Khoirril, Oktavia Putri; Nurmaulidya, Salsabila
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i2.6497

Abstract

DBD has become a crucial health problem in Indonesia especially the city of surabaya and it is predicted to continue to rise in the future. Pakis Village was not free of the danger of DBD. It was recorded in 2016 to 2019 that there were 20 cases of DBD in Pakis Village and it was a large number. Government established a Kader Surabaya Hebat (KSH) to solve the DBD problem. Kader Surabaya Hebat (KSH) moves to perform a jumantic program by applying some detailed checking and reviewing. The aim of this study is to measure the effectiveness of the jumantic program in dealing with DBD problems especially in households of ferns uses the theory of measuring the effectiveness of the program according to Edhy Sutrisno. The study involves a qualitative method with a descriptive approach. Data retrieval techniques using observation and interviewing informants. The results of this study showed Kader Surabaya Hebat (KSH) success in reaching all of the measurement of the program's effectiveness: understanding of the program, exactly the point, the right time, the attainment of its purpose, and the obvious change. Based on the fifth indicator of achievement, the jumantik program performed by Kader Surabaya Hebat (KSH) Pakis Village is said to be effective. However, Kader Surabaya Hebat (KSH) has had a number of difficulties in accessing the Aplikasi Sayang Warga (ASW) from the website has arrived unresponsibly, display or writing on the application is too small and cadre still poorly technologically.
Manajemen Strategi Dalam Meningkatkan Pelayanan Mutasi Siswa Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mufidah, Nur Choirunisa Aini; Reviandani, Oktarizka
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v11i2.41248

Abstract

Pelayanan publik merupakan segala bentuk jasa pelayanan yang disediaakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masayrakat dan mewujudkan keadilan sosial. Salah satu pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintahan dalam bidang pendidikan adalah pelayanan mutasi siswa yang dilaksanakan langsung oleh Dinas Pendidikan. Penelitian ini berlokasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis strategi Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa dengan menggunakan teori Manajemen Strategi oleh Fred R David (1998) dalam Purwanto .B & Muhammad N (2021:38). Menurut Fred R David (1998) dalam proses manajemen strategi terdapat 3 tahapan yaitu, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengn teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa memiliki 3 strategi yakni, strategi kebijakan, strategi inovasi program dan startegi peningkatan kompetensi pegawai. Dalam melaksanakan pelayanan melalui  strategi- strategi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik cukup baik dengan bukti meningkatnya indeks kepuasan masyarakat.
Implementasi Nilai Analisis Beban Kerja dalam Penentuan Jumlah Pegawai di Bapenda Kota Surabaya Setiyowati, Mita Dwi; Reviandani, Oktarizka
Cakrawala Vol. 18 No. 2: Desember 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32781/cakrawala.v18i2.700

Abstract

Reformasi birokrasi merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan urusan pemerintah. Salah satu bentuk reformasi birokrasi adalah pembagian kerja yang didasarkan dengan hasil analisis beban kerja. Analisis beban kerja menjadi salah satu dasar dalam menentukan jumlah pegawai di suatu instansi pemerintah. Sehingga pada penelitian ini akan menjelaskan proses implementasi hasil nilai analisis beban kerja dalam menentukan jumlah pegawai yang dibutuhkan di Bapenda Kota Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori teknik analisa milik Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai analisis beban kerja di Bapenda Kota Surabaya lebih besar dari jumlah pegawai yang ada saat ini. Kemudian dalam proses implementasinya didukung oleh tiga variabel dari Weimer dan Vining yang meliputi logika kebijakan, lingkungan kebijakan dan kemampuan implementator kebijakan. Untuk bisa mengoptimalkan kinerja Bapenda Kota Surabaya, diperlukan tenaga kerja lebih banyak lagi agar seimbang dengan beban kerja yang dimiliki.