Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

IMPLEMENTASI SPIRIT KEILMUWAN WAHYU MEMANDU ILMU DALAM BIDANG PENDIDIKAN JASMANI Rahman, Alvin Yanuar
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pendidikan jasmani menurut perspektif Islam, ditinjau dari kegiatan pendidikan jasmani dikampus. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kepustakaan (Library Research), suatu research kepustakaan murni. Diharapkan spirit WMI dalam ilmu pendidikan jasmani dapat  menjelaskan  tubuh  memiliki  nilai yang tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas-aktivitas yang lain berkaitan dengan pekerjaan, ibadah, dan berjihad di jalan Allah SWT. Ilmu pendidikan jasmani menunjukan bahwa pendidikan jasmani berorientasi pada pembentukan tubuh yang kuat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan gerak badan, yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan  gerak  seperti  kekuatan  tubuh, daya tahan tubuh, dan kelentukan. Pendidikan Jasmani menumbuh kembangkan pada sikap yang terbentuk dengan pengetahuan, keterampilan intelektual, dan kemampuan intelektual. Pada akhirnya mewujudkan perilaku sosial kemasyarakatan dengan keterampilan bersikap, kemampuan bertanggung jawab, dan keterampilan personalitas. Sebab, tubuh  dikatakan sebagai tumpuan dan sarana dalam segala bentuk aktivitasnya, seperti halnya waktu melakukan ibadah, ketika melakukan pekerjaan, dan berjihad dijalan Allah SWT seperti membela negara, bangsa dan agama. Pendidikan Jasmani dengan spirit WMI menciptakan generasi yang baik budi dan pekertinya untuk memperkuat dan menuju kearah manusia yang dapat menjadi hamba-Nya yang baik, karena secara umum bertujuan untuk menciptakan generasi yang paripurna dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah agar menjadi hamba yang bertaqwa.
Recording Students’ Performance in Physical Education Using Mobile-Based Applications Kurniawan, Wahyu Ragil; Setiawan, Ipang; Rozi, Fatkhur; Rahman, Alvin Yanuar; Shidiq, Abdul Aziz Purnomo
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v10i1.45437

Abstract

The aim of this study is to analyze products based on mobile application development in helping teachers record student performance in physical education. Development method was carried out by the following procedure: requirement analysis; initial product development; expert validation; field trials; product revision; and final result. Interview guides, validation sheets, and questionnaire sheets were distributed in data collection process. Expert validation result on the phase I obtained average 76% which is classified as good criteria, and on the phase II obtained average 81,33% which is classified as very good criteria. While on the small scale trial obtained average 69,88% which is classified as good criteria, and on the big scale trial obtained average 79,40% which is classified as good criteria. Conclusion of the study shows that the mobile application product can be used to assist teachers in recording student performance in Physical Education which can be accessed by teachers, students, and parents of students.
PARA PEJUANG PEREMPUAN DALAM SEJARAH AWAL PENYEBARAN ISLAM DI CIREBON (Studi Pendekatan Filsafat Sejarah Kritis) Siti Fatimah; Wakhit Hasyim; Alvin Yanuar Rahman; Nida Umi Farhah; Rosmaria Sjafariyah Widjajanti
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v1i2.8718

Abstract

Cirebon dikenal sebagai kota wali, karena dalam sejarahnya, Cirebon merupakan pusat pertemuan para Wali Sanga untuk memusyawarahkan strategi-strategi dakwah di Indonesia, khususnya Tanah Jawa. Syekh Nurjati adalah guru para Wali Sanga. Suatu tempat bernama Puser Bumi di Gunung Sembung, Amparan Jati adalah tempat yang sangat bersejarah, tempat bertemunya  para wali tersebut. Para Wali Sanga yang diakui di Indonesia semua laki-laki. Akan tetapi sesungguhnya, di balik peran para Wali Sanga, ada peran para wali perempuan yang tidak bisa dipandang enteng peran pentingnya.. Akan tetapi, permasalahannya peran para Wali perempuan tidak pernah diangkat, disosialisasikan, baik secara lisan maupun tulisan. Tentu ini mereduksi keberadaan dan peran mereka yang sangat menentukan. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif, memakai metode hermeneutika wilhem Dilthey, karena banyak menggunakan sumber data naskah sejarah. Wawancara pada para sesepuh pihak keraton juga dilakukan untuk triangulasi sumber data. Data yang telah diperoleh diolah secara reduktif dan display, dikuatkan dengan analisis triangulasi. Untuk alat analisis terhadap data penulis menggunakan teori filsafat sejarah kritis Wilhem Dhilthey. Temuan: Perempuan hebat dan mulia yang ikut berperan penting dalam pengembangan Islam di Cirebon di masa awal, antara lain, pertama Hadijah, cucu dari Haji Purwa Galuh, yakni Raden Bratalegawa. Setelah menikah dengan Syekh Nurjati, harta kekayaan Hadijah diserahkan pada suaminya untuk membangun pondok pesantren pertama dan tertua di Pasambangan Jati atau bukit Amparan Jati Cirebon. Tokoh lainnya, Putri Aci Bedaya,  putri raja Pejajaran, yang dinikahi Sultan Bagdad. Siti Rara Bagdad putri dari Sultan Bagdad juga memiliki peran penting.
Implementasi Spirit Keilmuwan Wahyu Memandu Ilmu Dalam Bidang Pendidikan Jasmani Alvin Yanuar Rahman
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal ILmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pendidikan jasmani menurut perspektif Islam, ditinjau dari kegiatan pendidikan jasmani dikampus. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kepustakaan (Library Research), suatu research kepustakaan murni. Diharapkan spirit WMI dalam ilmu pendidikan jasmani dapat menjelaskan tubuh memiliki nilai yang tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas-aktivitas yang lain berkaitan dengan pekerjaan, ibadah, dan berjihad di jalan Allah SWT. Ilmu pendidikan jasmani menunjukan bahwa pendidikan jasmani berorientasi pada pembentukan tubuh yang kuat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan gerak badan, yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan gerak seperti kekuatan tubuh, daya tahan tubuh, dan kelentukan. Pendidikan Jasmani menumbuh kembangkan pada sikap yang terbentuk dengan pengetahuan, keterampilan intelektual, dan kemampuan intelektual. Pada akhirnya mewujudkan perilaku sosial kemasyarakatan dengan keterampilan bersikap, kemampuan bertanggung jawab, dan keterampilan personalitas. Sebab, tubuh dikatakan sebagai tumpuan dan sarana dalam segala bentuk aktivitasnya, seperti halnya waktu melakukan ibadah, ketika melakukan pekerjaan, dan berjihad dijalan Allah SWT seperti membela negara, bangsa dan agama. Pendidikan Jasmani dengan spirit WMI menciptakan generasi yang baik budi dan pekertinya untuk memperkuat dan menuju kearah manusia yang dapat menjadi hamba-Nya yang baik, karena secara umum bertujuan untuk menciptakan generasi yang paripurna dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah agar menjadi hamba yang bertaqwa.
Pelaksanaan Nilai Karakter Religius Pada Masa COVID-19 di Madrasah Ibtidaiyah Assalafush Sholihun Kabupaten Garut Fanny Fajriati Ats-Tsani; H. Yayan Carliyan; Alvin Yanuar Rahman
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 1 No. 2 (2020): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v1i2.67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan nilai karakter religius di MI Assalafush Sholihun juga apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan nilai karakter religius ini pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian ini adalah deskriftif adapun teknik pengumpulan datanya dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif model Milles and Huberman yakni reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari Pelaksanaan nilai karakter religius di MI Assalafush Sholihun adalah melalui program pengembangan diri yang terdiri dari kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah yang menjadi kegiatan rutin, keteladanan guru, serta pengkondisian sekolah atau madrasah yang diciptakan sedemikian rupa. Pelaksanaan melalui budaya sekolah yang ada di kelas, sekolah dan luar sekolah. Selain itu hambatan yang didapat dari penelitian mengenai pelaksanaan nilai karakter terdapat pada personalia yakni guru yang masih merasa kesulitan dalam menanamkan nilai karakter religius pada siswa kemudian hambatan pada diri siswa sendiri (internal) berupa kurangnya motivasi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mencerminkan nilai karakter religius serta lingkungan siswa atau faktor eksternal dan pengajaran dari orang tua yang berbeda dengan sekolah. Kata Kunci : Karakter, Religius, Pengintegrasian pengembangan diri, Budaya sekolah. This study aims to describe the implementation of religious character values ​​in MI Assalafush Sholihun as well as what are the obstacles in the implementation of these religious character values ​​during the Covid-19 pandemic. This research method is descriptive. The data collection technique is by interview, documentation and observation. The data analysis used was qualitative data analysis by Millesmodel and,  Huberman'snamely data reduction, data presentation and conclusion. The results of the implementation of religious character values ​​at MI Assalafush Sholihun are through self-development programs consisting of activities in schools that become routine activities, exemplary teachers, and school or madrasah conditioning that are created in such a way. Implementation through school culture in the classroom, school and outside of school. In addition, the obstacles obtained from research regarding the implementation of character values ​​are found in personnel, namely teachers who still find it difficult to instill religious character values ​​in students then obstacles to themselves (internal) in the form of a lack of motivation in carrying out activities that reflect the values ​​of religious character and student environment or external factors and teaching from parents that are different from the school.  Keywords: Character, Religious, Integration of self-development, School Culture.  
Implementasi Spirit Keilmuwan Wahyu Memandu Ilmu Dalam Bidang Pendidikan Jasmani Alvin Yanuar Rahman
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal ILmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pendidikan jasmani menurut perspektif Islam, ditinjau dari kegiatan pendidikan jasmani dikampus. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian kepustakaan (Library Research), suatu research kepustakaan murni. Diharapkan spirit WMI dalam ilmu pendidikan jasmani dapat menjelaskan tubuh memiliki nilai yang tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas-aktivitas yang lain berkaitan dengan pekerjaan, ibadah, dan berjihad di jalan Allah SWT. Ilmu pendidikan jasmani menunjukan bahwa pendidikan jasmani berorientasi pada pembentukan tubuh yang kuat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan gerak badan, yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan gerak seperti kekuatan tubuh, daya tahan tubuh, dan kelentukan. Pendidikan Jasmani menumbuh kembangkan pada sikap yang terbentuk dengan pengetahuan, keterampilan intelektual, dan kemampuan intelektual. Pada akhirnya mewujudkan perilaku sosial kemasyarakatan dengan keterampilan bersikap, kemampuan bertanggung jawab, dan keterampilan personalitas. Sebab, tubuh dikatakan sebagai tumpuan dan sarana dalam segala bentuk aktivitasnya, seperti halnya waktu melakukan ibadah, ketika melakukan pekerjaan, dan berjihad dijalan Allah SWT seperti membela negara, bangsa dan agama. Pendidikan Jasmani dengan spirit WMI menciptakan generasi yang baik budi dan pekertinya untuk memperkuat dan menuju kearah manusia yang dapat menjadi hamba-Nya yang baik, karena secara umum bertujuan untuk menciptakan generasi yang paripurna dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah agar menjadi hamba yang bertaqwa.
ASPEK AMAN, IMUN, DAN IMAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI IAIN SALATIGA SELAMA PANDEMI COVID-19 [THE ASPECTS OF SAFETY, IMMUNITY, AND FAITH IN PHYSICAL EDUCATION LEARNING AT IAIN SALATIGA DURING THE COVID-19 PANDEMIC] Fatkhur Rozi; Abdul Aziz Purnomo Shidiq; Alvin Yanuar Rahman
Polyglot Vol 17, No 1 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v17i1.2908

Abstract

The focus of this research is on the aspects of safety, immunity, and faith in learning Physical Education (PE) at IAIN Salatiga. This study aims to analyze the aspects of safety, immunity, and faith in physical education learning at IAIN Salatiga. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach and uses a case study design. The results of this research show that the safety aspect has been implemented in Physical Education learning at IAIN Salatiga by fully implementing online learning. Furthermore, the immunity aspect is carried out in physical education learning by implementing a physical fitness independent exercise program. Finally, the faith aspect is achieved by praying together before and after Physical Education learning. This research concludes that the aspects of safety, immunity, and faith have been implemented in physical education learning at IAIN Salatiga during the Covid-19 Pandemic.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Fokus penelitian ini tentang aspek aman, imun, dan iman dalam pembelajaran pendidikan jasmani (penjas) di IAIN Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek aman, imun, dan iman dalam pembelajaran penjas di IAIN Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan menggunakan desain case study. Hasil penelitian ini adalah aspek aman telah dilaksanakan dalam pembelajaran penjas di IAIN Salatiga dengan cara melaksanakan pembelajaran penuh dalam jaringan (daring). Selanjutnya, aspek imun dilaksanakan dalam pembelajaran penjas dengan cara pelaksanaan program latihan mandiri kebugaran jasmani. Sementara itu aspek iman dicapai dengan cara melaksanakan do’a bersama sebelum dan sesudah pembelajaran penjas. Simpulan penelitian ini adalah aspek aman, imun, dan iman telah dilaksanakan dalam pembelajaran penjas di IAIN Salatiga selama Pandemi Covid-19.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN DAN KINERJA GURU DI MIN 2 KOTA BANDUNG DIMASA PANDEMI Alvin Yanuar Rahman; Anni Nashirrotul Ummah; Ratih Mulyasari
Wahana Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i2.6089

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of information dan communication technology on yhe quality of learning and teacher performance in MIN 2 Bandung city. The method used is descriptive qualitative method, which is a method that describes an condition in the form of written and spoken words and the behavior of the observed subject. Collecting data through interviews and virtual observations. The sample used in this study amounted to 71 people consisting og theacher dan parents of grade VI students. The result of the study stated that this infromation and communication technology is the only means that becomes a liaison as well as can be a means if interaction between teachers and students. Learning is carried out through the Whatsapp application which is considered less effective because of the lack of interaction between teachers and students so that the quality of learning decreases. Many parents complain that distance learning (PJJ) is less effective in delivering material due to the limitations of communication tools that make childres less able to receiive lessons well. Therefore, it is hope that teachers can be more creative in using the available media actively and as much as possible by not forgetting the theme book or package as a learning resource. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap kualitas pembelajaran dan kinerja guru di MIN 2 Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah Metode Deskriptif Kualitataif yaitu metode yang menggambarkan suatu kondisi yang berupa kata-kata tulisan maupun lisan dan perilaku dari subjek yang diamati. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi secara virtual. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 71 orang yang terdiri atas guru dan orang tua siswa kelas VI . Hasil penelitian menyatakan bahwa teknologi informasi dan komunikasi ini merupakan sarana satu-satunya yang menjadi penghubung sekaligus dapat menjadi alat interaksi antara guru dan siswa. Pembelajaran dilaksanakan melalui Aplikasi Whatsapp yang dinilai kurang efektif karena kurangnya interaksi antara guru dengan siswa sehingga kualitas pembelajaran pun menurun. Banyak orang tua siswa yang mengeluhkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kurang efektif dalam penyampaian materi di sebabkan oleh keterbatasan alat komunikasi yang membuat anak kurang mampu menerima pelajaran dengan baik. Oleh karena itu diharapkan guru dapat lebih kreatif dalam menggunakan media yang tersedia secara aktif dan semaksimal mungkin dengan tidak melupakan buku tema atau paket sebagai sumber pembelajaran.
Sarana Prasarana Pembelajaran Jarak Jauh Untuk Meningkatkan Minat Literasi Siswa di MIN 2 Kota Bandung Hani Nur Azizah; Alvin Yanuar Rahman; Wilda Nur Aeni Adawiyah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v6i2.660

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis sarana prasarana pembelajaran jarak jauh sebagai alat penunjang untuk meningkatkan minat literasi siswa di masa pandemi Covid-19. Literasi meruapakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Di masa pandemi Covid-19 proses pembelajaran mengalami perubahan yang semula dilakukan secara tatap muka, kini pembelajaran dilakukan secara daring. Teknologi digital pada saat ini sangat berperan aktif dalam mendukung pembelajaran daring dengan layanan literasi digital yang dianggap cukup efektif untuk meningkatkan minat literasi siswa di masa pandemi Covid-19. Literasi digital dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar, banyaknya topik yang bisa dibaca dan banyak informasi yang bisa diperoleh dengan mudah. Namun dalam layanan literasi digital perlu adanya kerjasama antara orangtua dan siswa agar aktivitas pembelajaran dapat lebih terarah dan benar. Lokasi penelitian dilakukan di MI Negeri 2 Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan layanan literasi digital cukup efektif untuk meningkatkan minat literasi siswa di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: layanan literasi digital, minat literasi siswa, pandemi Covid-19. Abstract Writing this article aims to analyze distance learning infrastructure as a supporting tool to increase student literacy interest during the Covid-19 pandemic. Literacy is one of the keys to the success of education. During the Covid-19 pandemic, the learning process underwent a change, which was originally done face-to-face, now learning is done online. Digital technology currently plays an active role in supporting online learning with digital literacy services which are considered effective enough to increase student literacy interest during the Covid-19 pandemic. Digital literacy can be used to support the process of teaching and learning activities, there are many topics that can be read and a lot of information can be obtained easily. However, in digital literacy services, there needs to be collaboration between parents and students so that learning activities can be more focused and correct. The location of the research was carried out in MI Negeri 2 Bandung. This study uses a qualitative approach. The results of the study show that digital literacy services are quite effective in increasing student literacy interest during the Covid-19 pandemic.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MELALUI STRATEGI FIRING LINE Anisyatunnisa Anisyatunnisa; Anas Salahudin; Alvin Yanuar Rahman
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 4, No 2 (2020): ATTADIB: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v4i2.826

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini guna meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menggunakan strategi firing line. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dengan dua siklus, dimana pada masing-masing siklus meliputi beberapa langkah, diantaranya perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Dalam penelitian ini yang dijadikan sebagai subjek yaitu siswa kelas V-B MI Plus Darul Hufadz Jatinangor yang berjumlah 38 orang siswa. Hasil penelitian yang diperoleh yakni strategi firing line dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), hal tersebut terlihat dari nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa serta persentase ketuntasan belajar klasikal. Nilai rata-rata siswa pada tahap pra siklus sebesar 36,53 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 0%, pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 71,37 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 63,16%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 81,79 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 84,21%. Penelitian ini diharapkan dapat membentuk solusi baru untuk memecahkan permasalahan dalam aktivitas pembelajaran terutama pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).