Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

An Integrative Model of Music Royalty Determination: Mathematical and Sharia Economic Perspectives Surur, Agus Miftakus; Günerhan, Hatıra; Muzaiyin, Alwi Musa; Rais, Pandi; Subandono, Agus; Pujilestari, Sri
Fenomena Vol 24 No 2 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v24i2.593

Abstract

Music royalties remain a crucial yet often debated issue in Indonesia's café and restaurant sector, especially in Muslim-majority regions where legal obligations intersect with Sharia economic principles. Previous studies tend to address royalty disputes from either a legal or religious angle, leaving a gap for an integrated approach. This study seeks to fill that gap by combining a quantitative revenue estimation model with fiqh muamalah analysis to determine royalty obligations. Using Strong Coffee café as a case study, the research applies a descriptive–quantitative method. Data collection is based on operational assumptions, including average spending per customer, turnover rate, adequate seating capacity, and the applicable royalty tariff. Revenue is estimated by calculating monthly income derived from seat capacity and daily utilization, followed by a proportional royalty assessment. Findings indicate that with 69 seats, a three-time daily turnover, and an average spending of IDR 11,000, the café's monthly revenue reaches approximately IDR 31.7 million, resulting in a royalty payment of IDR 345,000. The study presents a novel perspective: royalty compliance constitutes not only a legal requirement but also a moral and religious duty under Sharia, thereby reinforcing business ethics and consumer trust. The paper concludes with recommendations for regular internal audits and Sharia-based outreach programs for policymakers. Royalti musik tetap menjadi isu penting sekaligus diperdebatkan dalam industri kafe dan restoran di Indonesia, terutama di wilayah mayoritas Muslim di mana kewajiban hukum beririsan dengan prinsip ekonomi syariah. Studi terdahulu umumnya membahas persoalan royalti dari sisi hukum atau agama secara terpisah, sehingga menyisakan celah bagi pendekatan terpadu. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan mengombinasikan model estimasi pendapatan kuantitatif dan analisis fikih muamalah untuk menentukan kewajiban royalti. Studi kasus dilakukan di kafe Strong Coffee dengan menggunakan metode deskriptif–kuantitatif. Data dianalisis berdasarkan asumsi operasional meliputi rata-rata belanja per pelanggan, tingkat perputaran kursi, kapasitas efektif tempat duduk, serta tarif royalti yang berlaku. Perhitungan dimulai dari pendapatan bulanan hasil pemanfaatan kapasitas kursi, kemudian diturunkan ke jumlah kewajiban royalti. Hasil menunjukkan bahwa dengan 69 kursi, tiga kali perputaran harian, dan rata-rata belanja Rp 11.000, pendapatan bulanan mencapai sekitar Rp 31,7 juta dengan kewajiban royalti sebesar Rp 345.000. Temuan ini menegaskan kebaruan perspektif: kepatuhan royalti bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral-religius dalam syariah, sehingga memperkuat etika bisnis dan kepercayaan konsumen. Penelitian menyarankan audit internal rutin bagi pelaku usaha serta sosialisasi berbasis syariah bagi pembuat kebijakan.
THE IMPACT OF VILLAGE ONLINE MARKETS ON INCREASING THE INCOME OF SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMES) IN INDONESIA Saka, Dijan Novia; Efendi, Rofik; Sari, Widya Ratna; Subandono, Agus; Ilham Haq, Muhammad Alfasa
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1279

Abstract

This study aims to analyze the impact of village online markets on increasing the revenue of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. The development of digital technology has driven changes in consumer shopping behavior, making village online platforms a strategic alternative for MSMEs in expanding market access. The research method used was a quantitative approach, collecting data through questionnaires from MSMEs, and analysis using simple regression/PLS-SEM to test the relationship between the use of village online markets and increased revenue. The results show that village online markets have a positive and significant impact on increasing MSME revenue. The use of digital platforms allows MSMEs to reach a wider range of consumers, reduces marketing costs, and increases the competitiveness of local products. These findings emphasize the importance of strengthening digital literacy and supporting technological infrastructure in villages as key to local economic sustainability.
Pengaruh Earning Per Share, Return on Equity Serta Bunga Deposito terhadap Harga Saham Perbankan di Bursa Efek Indonesia Hanggondosari, Sri Utami; Riyanah, Riyanah; Kusuma, Hendra; Sumaryati, Sri Ari; Subandono, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37743

Abstract

Investasi saham pada pasar modal sangatlah dibutuhkan beberapa informasi untuk membantu menentukan keputusan yang tepat. Beberapa informasi yang relevan dapat digunakan oleh investor saham sebagai dasar dalam menilai harga saham, adapun informasi yang dibutuhkan adalah pendapatan per lembar sahan (Earning Per Share), Rentabilitas Modal Sendiri (Return an Equity) dan Tingkat bunga deposito. Ketiga informasi tersebut sangat diperhatikan oleh para investor karena perubahan pada bunga deposito tergantung pada variasi harga saham secara keseluruhan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share, Return on Equity serta bunga deposito terhadap harga saham dengan obyek penelitian yaitu mengambil pada kelompok perbankan yang listed di Bursa Efek Indonesia serta menggunakan data amatan pada laporan keuangan selama tahun 2018-2022 data suku bunga deposito tahunan bank-bank yang go public di Bursa Efek Indonesia adapun variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu harga saham dan variabel bebas yaitu bunga deposito dengan teknik pengumpulan data menggunakan tipe pooled data serta teknik penarikan sampel dengan tipe judgement sampling. Berdasar metode analisis regresi linear berganda hasil penelitian menunjukkan keadaan sebagai berikut: (1) Bahwa semua variabel bebas secara simultan (bersama-sama) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikatnya, yang dibuktikan dengan F hitung (4,941) > F tabel (2,600), (2) Bahwa variabel bebas tingkat bunga deposito mempunyai pengaruh yang dominan terhadap variable terikatnya dengan yang dibutuhkan dengan t hitung (-3,790) >1 tabel (-1,993). Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dijadikan suatu asumsi dasar calon investor dalam menilai harga saham.