Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Prevalensi Coccidiosis Pada Kambing Di Kecamatan Kabilabone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Afrian, Afrian; Nugroho, Tri Ananda Erwin; Taha, Siswatiana Rahim; Laya, Nibras Karnain; Datau, Fahria
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian Coccidiosis pada kambing di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Sampel yang digunakan adalah feses kambing. Sampel diambil secara acak isidental sebanyak 91 sampel di setiap Desa di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Pengambilan sampel feses dilakukan dengan cara palpasi rektal dan atau mengambil feses yang baru keluar saat kambing defekasi. Pemeriksaan sampel feses menggunakan metode natif, metode sedimentasi dan metode pengapungan. Hasil pemeriksaan menggunakan mikroskop binokuler dengan perbesaran objektif 10x dan 40x, ditemukan ookista Coccidia sp., yang sedang bersporulasi. Sebanyak 7 feses kambing ditemukan ada bentuk ookista dari Coccidia sp. Dengan demikian tingkat kejadian Ciccidiosis pada kambing di Kecamatan Kabila Bone sebesar 12,1%.
PELATIHAN PEMBUATAN TILIAYA BERBAGAI VARIAN RASA DI DESA BINAAN FAKULTAS PERTANIAN UNG Taha, Siswatiana Rahim; Mukhtar, Muhammad; Tine, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah dan memanfaatkan pangan asal hewan sekitar menjadi pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi yaitu pelatihan pembuatan Tiliaya makanan khas Gorontalo, timbulnya kesadaran dan keinginan masyarakat untuk memanfaatkan pangan yang bermuatan kearifan lokal yang melimpah menjadi pangan olahan yang lebih bervarasi, berkembangnya konsep usaha agribisnis pertanian yang terpadu antara peternakan dan pertanian, sehingga semua produk dari masing-masing bidang dapat termanfaatkan secara maksimal. Luaran yang akan dihasilkan adalah berupa Tiliaya varian rasa.  Pengabdian ini telah dilaksanakan di Desa Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan di lokasi kegiatan adalah program pengolahan tiliaya dengan berbagai varian rasa dan pemasaran hasil. Metode yang digunakan yaitu pemberdayaan kelompok sasaran diantaranya teknik pembelajaran dalam bentuk pemberian teori dan simulasi kepada masyarakat sasaran dan selanjutnya praktek secara langsung pembuatan tiliaya varian rasa bersama mahasiswa dan masyarakat.Kata Kunci: Tiliaya, Jenis Telur, Pemberdayaan Masyarakat 
BEDAH BANGKAI PADA AYAM Taha, Siswatiana Rahim; Rahim, Nhia Ramadhani; Djaapar, Zulfikri R.A.; Palallo, Wahyudi Daeng
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bedah bangkai. nekropsi merupakan prosedur pemeriksaan post-mortem sistematis pada hewan yang bertujuan untuk menentukan penyebab kematian, mengidentifikasi penyakit, dan memberikan informasi diagnostik penting. Penelitian ini mengkaji teknik, prosedur, dan aplikasi bedah bangkai. Metode penelitian menggunakan studi literatur dan observasi praktik nekropsi di berbagai fasilitas veteriner. Hasil menunjukkan bahwa bedah bangkai memberikan kontribusi signifikan dalam diagnosis penyakit, surveilans epidemiologi, dan pengembangan ilmu pengetahuan veteriner. Prosedur yang tepat dengan dokumentasi menyeluruh dapat meningkatkan akurasi diagnosis hingga 85-90%.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PETERNAK DALAM PRAKTIK PENYUNTIKAN TERNAK SAPI DI DESA LIMEHE BARAT, KECAMATAN TABONGO, KABUPATEN GORONTALO Valerina, Nezza; Taha, Siswatiana Rahim; Zainudin, Srisukmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sapi dalam menerapkan teknik penyuntikan yang benar, aman, dan sesuai prinsip kesejahteraan hewan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, melalui metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi meliputi teknik penyuntikan intramuskular, subkutan, intravena, dan intradermal, pemilihan lokasi penyuntikan, prinsip aseptik–antiseptik, serta penanganan dan restrain ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap lokasi dan teknik penyuntikan yang tepat serta kesadaran akan pentingnya kebersihan alat dan keselamatan kerja. Peternak mampu mempraktikkan teknik penyuntikan dasar dengan benar di bawah pendampingan tim. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan manajemen kesehatan ternak sapi dan mendukung upaya pencegahan kesalahan pemberian obat yang berpotensi merugikan kesejahteraan hewan dan kualitas produk ternak.
Strategi Pengembangan Bisnis Tradisional dengan Bisnis Online di Provinsi Gorontalo (Makanan Ilabulo) Siswatiana Rahim Taha; Nuhrizal Daud; Aidil Alamri; Fadel Muhammad Saleh Lamase; Putri Selviana; Nur Kamaria M. Day; Muh. Iqbal D. Marzuki; Dwi Marsitha Ahmad; Sulastri S. Kasuma; Azhar Toni Pramana; Rizky Hidayat Pakaya
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i2.32777

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kuliner Ilabulo dalam memanfaatkan platform pemasaran digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan teknis termasuk pelatihan media sosial dan pendampingan penataan kemasan produk. Peserta pengabdian terdiri atas puluhan pelaku UMKM Ilabulo di Kabupaten Gorontalo. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa digitalisasi bisnis memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan dan perluasan pasar. Pelaku usaha yang menerapkan pemasaran digital mengalami pertumbuhan signifikan dalam omzet dan jangkauan konsumen. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung proses ini melalui pelatihan, fasilitasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Meski demikian, kendala seperti rendahnya literasi digital dan akses internet masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Strategi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan UMKM tradisional mampu bertahan dan bersaing di era digital. Integrasi teknologi menjadi kunci dalam memajukan usaha kuliner lokal di tengah perubahan pasar yang dinamis.
Pendampingan Identifikasi Karakteristik Limbah dan Pengolahan Limbah Ternak di Desa Suka Damai Kecamatan Bulango Utara Siswatiana R. Taha; Ismail Abdullah; Abdillah Ma'ruf Hadjim; Agung Prawira Sampe; Nezza Valerina; Zulfikri R.A. Djaapar
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 15, No 2 (2026): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v15i2.36113

Abstract

This community service aims to identify the characteristics of various types of waste based on the physical properties of livestock and slaughterhouse activities in Suka Damai Village, North Bulango District, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province. The observational descriptive method was used to analyze the characteristics of waste including shape, color, odor, origin, and nature of waste. The identification results showed that livestock solid waste consists of livestock manure with different characteristics between types: cow manure with a water content of 75-85%, goat manure with a water content of 60-70%, and chicken manure mixed with urine with a high ammonia content. Liquid waste includes urine with a BOD of 2000-5000 mg/L and cage washing water, while slaughterhouse waste shows the most complex characteristics with blood (BOD up to 150,000-200,000 mg/L), rumen contents, and washing water with a COD of 4000-15000 mg/L. Identification of appropriate waste characteristics is crucial for determining appropriate waste management strategies to minimize environmental impacts and maximize the potential for resource utilization with sustainable principles. Integrated waste management based on its characteristics can minimize negative impacts, improve occupational health and safety, and provide added economic value for business actors.
SURVEI SANITASI TEMPAT PENJUALAN PANGAN HEWANI DI PASAR SENTRAL KOTA GORONTALO Andra Wisnumurti Dengo; Kartika Diko; Moh. Zulkifli Taabi; Siswatiana Rahim Taha
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sanitasi tempat penjualan pangan hewani di Pasar Sentral Kota Gorontalo serta mengidentifikasi penerapan higiene dan sanitasi serta faktor-faktor yang memengaruhi keamanan pangan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2026 di Pasar Sentral Kota Gorontalo dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Penilaian sanitasi dilakukan pada tempat penjualan telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan berdasarkan beberapa aspek, yaitu kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, kebersihan peralatan, higiene penjamah pangan, kondisi produk, dan pengelolaan limbah. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan metode skoring dengan rentang nilai 1–3 pada setiap aspek pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tempat penjualan pangan hewani yang diamati termasuk dalam kategori baik. Tempat penjualan telur memperoleh skor tertinggi sebesar 17 dari skor maksimal 18, sedangkan tempat penjualan daging ayam, daging sapi, dan ikan masing-masing memperoleh skor 15. Aspek kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, dan kebersihan peralatan umumnya telah memenuhi kriteria yang baik. Namun demikian, aspek higiene penjamah pangan dan pengelolaan limbah masih perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko kontaminasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi sanitasi tempat penjualan pangan hewani di Pasar Sentral Kota Gorontalo secara umum telah memenuhi kategori baik, namun peningkatan penerapan higiene dan pengelolaan limbah tetap diperlukan untuk mendukung keamanan pangan hewani yang optimal bagi konsumen.
PENGARUH PENGGUNAAN JENIS TEPUNG YANG BERBEDA TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING BEBEK Kartika Diko; Andra Wisnumurti Dengo; Moh. Zulkifli Taabi; Siswatiana Rahim Taha
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis tepung yang berbeda, yaitu tepung terigu, tepung tapioka, dan tepung sagu terhadap sifat organoleptik bakso daging bebek. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo dengan menggunakan tiga perlakuan, yaitu P1 (tepung terigu), P2 (tepung tapioka), dan P3 (tepung sagu). Pengujian organoleptik dilakukan oleh 20 panelis terhadap parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik 1–5, kemudian data dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jenis tepung yang berbeda memengaruhi tingkat kesukaan panelis terhadap bakso daging bebek. Perlakuan P3 (tepung sagu) memperoleh nilai rata-rata tertinggi pada parameter warna (3,50), aroma (3,65), dan rasa (3,65), sedangkan P2 (tepung tapioka) berada pada urutan kedua dan P1 (tepung terigu) memperoleh nilai terendah pada sebagian besar parameter. Tingginya tingkat kesukaan panelis pada perlakuan tepung sagu diduga karena kemampuannya menghasilkan karakteristik bakso yang lebih baik dan sesuai dengan preferensi panelis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung sagu sebagai bahan pengisi memberikan kualitas organoleptik bakso daging bebek yang paling disukai.Kata kunci: Bakso Daging Bebek, Organoleptik, Tepung Terigu, Tepung Tapioka, Tepung Sagu.
HUBUNGAN MANAJEMEN PAKAN DAN PERSENTASE KELAHIRAN KAMBING LOKAL DI KECAMATAN KABILA BONE Rahmat Ismail Tudja; Fahrul Ilham; Siswatiana Rahim Taha
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pakan ternak kambing lokal serta hubungan manajemen pakan terhadap persentase kelahiran ternak kambing lokal di Kecamatan Kabila Bone, Gorontalo. Penelitian dilaksanakan selama lima bulan, mulai Desember 2025 sampai April 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara snowball sampling. Sampel penelitian terdiri atas 30 peternak kambing lokal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Variabel yang diamati meliputi sistem pemeliharaan (x1), metode pemberian pakan (x2), jenis pakan (x3), jumlah pakan yang diberikan (x4), serta persentase kelahiran ternak kambing (y). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar peternak menerapkan sistem pemeliharaan semi intensif dengan persentase sebesar 53,3%. Jenis pakan yang dominan diberikan adalah daun-daunan sebesar 90,0%, sedangkan frekuensi pemberian pakan umumnya dilakukan 2–3 kali per hari. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa jenis pakan memiliki hubungan positif tertinggi terhadap tingkat kelahiran dengan nilai korelasi sebesar 0,197, sedangkan jumlah pakan memiliki hubungan negatif sangat rendah sebesar -0,016. Secara umum, manajemen pakan memiliki hubungan terhadap persentase kelahiran ternak kambing lokal meskipun tingkat hubungannya tergolong rendah. Oleh karena itu, perbaikan kualitas dan keseimbangan nutrisi pakan perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas reproduksi ternak kambing lokal.Kata Kunci : Manajemen Pakan, Kelahiran, Kambing Lokal.