Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Program Wanita Agen Pancasila Melalui Pelatihan Pembuatan Cake Gula Merah Bersama Ibu-Ibu PKK Di Desa Samirejo Wahzudik, Niam; Ningtias, Liana Anggi Dwi; Faririn, Silmika; Salsabila, Nadia
Jurnal Bina Desa Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v7i2.11637

Abstract

This community service activity aims to empower women in Samirejo Village as Pancasila agent women through training in making brown sugar cake. By utilizing the local potential of brown sugar, this training is expected to increase the added value of the product, empower the community's economy, and strengthen the values of Pancasila and implement it into various aspects of daily life. The object used in this activity is brown sugar as a local superior product of Samirejo Village into brown sugar cake. The method used is socialization and training based on theory and practice by actively involving PKK mothers. The service results obtained from this activity are increasing the skills and knowledge of PKK women in processing brown sugar into high-value products. In addition, this training also succeeded in strengthening the understanding and application of Pancasila values in everyday life. This service concludes that empowering women through productive economic activities can be one of the strategies to reduce the gender gap and improve the quality of life of the community. 
Karakteristik Pasien Kanker Payudara Di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung Salsabila, Nadia; Utami, Deviani; Anggunan, Anggunan; Sahara, Nita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.24083

Abstract

Kanker payudara tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan 396.914 kasus kanker baru dan 234.511 kematian terkait kanker yang dilaporkan. Sekitar 70% kasus kanker payudara didiagnosis pada stadium lanjut, sebagian besar karena keterlambatan perilaku mencari perawatan kesehatan dan rendahnya kesadaran akan tanda-tanda peringatan dini. Diagnosis stadium lanjut menyebabkan pengobatan yang lebih kompleks, biaya yang lebih tinggi, dan prognosis yang lebih buruk. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pasien kanker payudara di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung pada tahun 2025. Studi deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada bulan April 2025. Sebanyak 155 pasien dipilih menggunakan pengambilan sampel acak. Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif (univariat). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia ≥50 tahun, memiliki riwayat keluarga kanker payudara, tidak menyusui, didiagnosis pada stadium III, menerima kombinasi operasi dan kemoterapi, dan memiliki riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal. Kesimpulannya, pasien kanker payudara di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung sebagian besar adalah wanita lanjut usia dengan berbagai karakteristik risiko yang telah diketahui dan umumnya didiagnosis pada stadium lanjut. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat program deteksi dini dan pendidikan kesehatan untuk mengurangi diagnosis pada stadium lanjut.
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.
The Impact Of Groupthink On The Effectiveness Of Decision-Making In Organizations salsabila, Nadia; Putri, Prilia Dwi; Wulandari, Putri; Fitri, Rahma Elsa; Subhi, Tirta Ramdanu; Fazis, Muhammad; Sanjaya, Ferdino Wedi
Jurnal Pendidikan Nasional Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 No 1 Tahun 2025 (In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55249/jpn.v5i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengulas dampak fenomena groupthink terhadap efektivitas pengambilan keputusan dalam orgaisasi, menggunakan metode studi literatur (literature review) dan analisis isi. Groupthink didefinisikan sebagai kondisi psikologis di mana dorongan mencapai konsensus dan harmoni kelompok lebih diutamakan daripada evaluasi kritis dan rasional. Fenomena ini dipicu oleh kohesivitas kelompok yang terlalu tinggi, kepemimpinan yang dominan, ketiadaan prosedur pengambilan keputusan sistematis, tekanan situasional, dan homogenitas anggota, yang diperkuat oleh budaya kolektivisme di Indonesia. Dampak utamanya adalah penurunan kualitas analisis keputusan, meningkatnya bias kognitif kolektif (confirmation bias dan ilusi kontrol), pemiskinan kreativitas, tergerusnya budaya diskusi kritis, dan melemahnya kemampuan adaptasi organisasi terhadap perubahan lingkungan, yang berpotensi menyebabkan kegagalan strategis jangka panjang. Oleh karena itu, organisasi perlu membangun budaya diskusi yang terbuka, menerapkan teknik devil's advocate, dan memastikan prosedur pengambilan keputusan yang sistematis untuk menghasilkan keputusan yang berkualitas dan rasional