Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dimensi Personal tentang Jujur Kesuma, Bunga; Suryani, Ira; Salsabila, Nadia; Putri, Nindya; Fitriyani, Nuri Al; Siagian, Nur Nani; Siagian, Zaura Izzati
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1720

Abstract

Pengetahuan adalah kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia membutuhkan pengetahuan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi. Islam sebagai agama yang sempurna, didasarkan pada Al-Quran dan Hadits, sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan adalah tentang pendidikan. Kepentingan pengetahuan bagi manusia sangat besar, karena orang yang memiliki pengetahuan memiliki status yang berbeda dengan orang yang tidak memiliki pengetahuan. Pengetahuan merupakan kunci untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika manusia ingin mendapatkan keridhaan Allah, maka manusia harus beribadah sesuai dengan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan menggunakan pengetahuan. Islam mendorong manusia untuk terus menuntut ilmu sepanjang hidup, bukan hanya selama di bangku sekolah tapi islam mengajarkan menuntut ilmu sepanjang hayat.
PEMBELAJARAN VOCABULARY BUILDING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS ANAK- ANAK Bayu Firmansyah, Muhammad; Velin Stefani, Brigita; Salsabila, Nadia; Dewi, Lifiana
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): PROSIDING DEDIKASI MARET
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar Bahasa Inggris pada anak-anak dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan efektif melalui penggunaan kartu pintar. Kartu pintar adalah alat pembelajaran visual yang memainkan peran kunci dalam meningkatkan keterampilan berbahasa pada usia dini. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penggunaan kartu pintar dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Metode pembelajaran ini dirancang untuk merangsang minat dan kreativitas anak-anak, menciptakan lingkungan yang memungkinkan mereka belajar sambil bermain. Studi ini melibatkan kelompok anak-anak usia prasekolah dan kelas awal dengan menggunakan kartu pintar berwarna-warni yang menarik perhatian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman Bahasa Inggris, tetapi juga meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak-anak. Mereka menunjukkan tingkat kegembiraan yang tinggi selama proses belajar, yang berkontribusi pada motivasi mereka untuk terus belajar Bahasa Inggris. Selain itu, penggunaan kartu pintar membantu membentuk asosiasi positif terhadap belajar Bahasa Inggris di kalangan anak-anak, menciptakan pondasi yang kuat untuk pembelajaran bahasa di masa depan. Ini memberikan wawasan bagi pendidik dan orangtua tentang pendekatan yang dapat diadopsi untuk membuat proses pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan dan efektif pada tahap perkembangan awal anak-anak. Kata Kunci: belajar; bahasa inggris; anak-anak; menyenangkan; kartu pintar
Implementasi Program Wanita Agen Pancasila Melalui Pelatihan Pembuatan Cake Gula Merah Bersama Ibu-Ibu PKK Di Desa Samirejo Wahzudik, Niam; Ningtias, Liana Anggi Dwi; Faririn, Silmika; Salsabila, Nadia
Jurnal Bina Desa Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v7i2.11637

Abstract

This community service activity aims to empower women in Samirejo Village as Pancasila agent women through training in making brown sugar cake. By utilizing the local potential of brown sugar, this training is expected to increase the added value of the product, empower the community's economy, and strengthen the values of Pancasila and implement it into various aspects of daily life. The object used in this activity is brown sugar as a local superior product of Samirejo Village into brown sugar cake. The method used is socialization and training based on theory and practice by actively involving PKK mothers. The service results obtained from this activity are increasing the skills and knowledge of PKK women in processing brown sugar into high-value products. In addition, this training also succeeded in strengthening the understanding and application of Pancasila values in everyday life. This service concludes that empowering women through productive economic activities can be one of the strategies to reduce the gender gap and improve the quality of life of the community. 
Karakteristik Pasien Kanker Payudara Di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung Salsabila, Nadia; Utami, Deviani; Anggunan, Anggunan; Sahara, Nita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.24083

Abstract

Kanker payudara tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan 396.914 kasus kanker baru dan 234.511 kematian terkait kanker yang dilaporkan. Sekitar 70% kasus kanker payudara didiagnosis pada stadium lanjut, sebagian besar karena keterlambatan perilaku mencari perawatan kesehatan dan rendahnya kesadaran akan tanda-tanda peringatan dini. Diagnosis stadium lanjut menyebabkan pengobatan yang lebih kompleks, biaya yang lebih tinggi, dan prognosis yang lebih buruk. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pasien kanker payudara di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung pada tahun 2025. Studi deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada bulan April 2025. Sebanyak 155 pasien dipilih menggunakan pengambilan sampel acak. Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif (univariat). Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berusia ≥50 tahun, memiliki riwayat keluarga kanker payudara, tidak menyusui, didiagnosis pada stadium III, menerima kombinasi operasi dan kemoterapi, dan memiliki riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal. Kesimpulannya, pasien kanker payudara di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung sebagian besar adalah wanita lanjut usia dengan berbagai karakteristik risiko yang telah diketahui dan umumnya didiagnosis pada stadium lanjut. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat program deteksi dini dan pendidikan kesehatan untuk mengurangi diagnosis pada stadium lanjut.
Penerapan Terapi Bermain (Play Therapy) dan Edukasi Bencana untuk Mengatasi Kecemasan pada Anak Korban Banjir Bandang Pasca Bencana di Pidie Jaya Rahmi, Hayatun; Iqbal; Saputri, Yuni; Wardani, Vera; Murliana; Fahrizal; Syafriadi; Meutia, Cut Dara; Maizan, Rafdia; Almira, Jihan; Salsabila, Nadia; Ismayani, Susi
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.799

Abstract

Banjir bandang di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, berdampak serius terhadap kondisi emosional anak-anak sebagai kelompok paling rentan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan psikologis anak melalui penerapan terapi bermain (play therapy) dan edukasi kebencanaan berbasis pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan oleh tim FKIP Unigha dari Prodi PPKn, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Prodi Sejarah, dengan aktivitas seperti menggambar, dongeng edukatif, dan permainan kelompok. Hasil pendampingan menunjukkan penurunan kecemasan melalui perubahan ekspresi emosi, peningkatan keberanian sosial, dan tema gambar yang lebih positif. Pendekatan interaktif juga meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepercayaan diri. Edukasi mitigasi bencana membantu anak memahami risiko banjir dan strategi penyelamatan diri, sehingga memperkuat kesiapsiagaan mereka. Kegiatan turut memperkuat keterlibatan komunitas melalui dukungan keluarga dan kolaborasi lokal.