Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MULTICULTURALISM EDUCATION FOR REFUGEES IN TRANSIT Wahyuni, Dewi Sari; Bayu, Eka Pasca Surya
SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Vol 3, No 1: January 2020
Publisher : Association of Language Teachers in Southeast Asia (ALTSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.148 KB) | DOI: 10.35307/saltel.v3i1.44

Abstract

In non-formal classroom during their waiting time in transit, refugees often found it difficult to have dynamic teamwork with others from diverse sociocultural. Things considered small stuffs for some turned out to be a problematic issue to others. Their various background; home countries, ethnicities, previous socioeconomic status added to the exclusion and specific group connection with tendency of being unsettled when they were obligated to mix with their fellows outside their comfort group. Even though most of these people have experienced in moving around from one country into another, their marginal life was not a much of help to their socialization with people outside of their community. Promoting multicultural education which values diversity and includes the perspectives of a variety of cultural groups on a regular basis took longer time to decrease prejudice, tolerate changing habits and eliminate gender bias.
School Management Analysis Indonesian Towards School Supervisors Quality of Education Better in the Disruption Era 4.0 Manurung, Paisal; Bayu, Eka Pasca Surya; Theresia, Monica
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 2, No 7 (2020): July 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i7.2588

Abstract

This paper explains the quality of school management in dealing with the condition of school supervisors at the level of the education unit in the region. Supervisors in the education unit are part of the management which is often considered a form of work of the school leadership in managing and managing everything that is connected with the administration of the students. For the success of school management conditions in the face of an era of disruption 4.0, schools must correct the failure of management, becoming better management. These will be important in maintaining the quality of education management and the quality of education itself as the desired management of the law to educate the nation's life.
KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN MATEMATIKA PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET A PKBM KASIH BUNDO Meilisa, Mira; Bayu, Eka Pasca Surya
Ensiklopedia Sosial Review Vol 2, No 2 (2020): Volume 2 No 2 Juni 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v2i2.542

Abstract

Pembelajaran harus dilakukan dengan sebaik mungkin mengacu pada Kurikulum yang ditentukan secara nasional. Tahun 2019 Pendidikan Kesetaraan harus memulai mengimplementasikan Kurikulum 2013 pada kelas rendah, salah satunya pada Paket A tingkat dasar setara kelas IV-V SD. Namun permasalahan muncul terkait standar isi berupa pemetaan beban belajar dalam bentuk satuan kredit kompetensi (SKK). Pemetaan SKK harus didasarkan pada analisis kontek dan analisis modul. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan telah diperoleh hasil analisis konteks, analisis modul, pemetaan SKK, jadwal pelajaran dan perangakat pembelajaran berupa RPP tatp muka dan tutorial yang dapat digunakan guru di PKBM Kasih Bundo.
Multiculturalism Education for Refugees in Transit Wahyuni, Dewi Sari; Bayu, Eka Pasca Surya
SALTeL Journal (Southeast Asia Language Teaching and Learning) Vol. 3 No. 1: January 2020
Publisher : Association of Language Teachers in Southeast Asia (ALTSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/saltel.v3i1.44

Abstract

In non-formal classroom during their waiting time in transit, refugees often found it difficult to have dynamic teamwork with others from diverse sociocultural. Things considered small stuffs for some turned out to be a problematic issue to others. Their various background; home countries, ethnicities, previous socioeconomic status added to the exclusion and specific group connection with tendency of being unsettled when they were obligated to mix with their fellows outside their comfort group. Even though most of these people have experienced in moving around from one country into another, their marginal life was not a much of help to their socialization with people outside of their community. Promoting multicultural education which values diversity and includes the perspectives of a variety of cultural groups on a regular basis took longer time to decrease prejudice, tolerate changing habits and eliminate gender bias.
School Management Analysis Indonesian Towards School Supervisors Quality of Education Better in the Disruption Era 4.0 Manurung, Paisal; Bayu, Eka Pasca Surya; Theresia, Monica
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 7 (2020): July 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i7.2588

Abstract

This paper explains the quality of school management in dealing with the condition of school supervisors at the level of the education unit in the region. Supervisors in the education unit are part of the management which is often considered a form of work of the school leadership in managing and managing everything that is connected with the administration of the students. For the success of school management conditions in the face of an era of disruption 4.0, schools must correct the failure of management, becoming better management. These will be important in maintaining the quality of education management and the quality of education itself as the desired management of the law to educate the nation's life.
Pragmatisme, Liberalisme, dan Pendidikan dalam Pendekatan Deep Learning pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Triana, Devi; Aprison, Wedra; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8704

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran Bahasa Inggris yang tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan penggunaan bahasa dalam konteks nyata. Namun, praktik pembelajaran di Indonesia masih cenderung mekanistik dan berorientasi hafalan, meskipun Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran bermakna. Penelitian ini bertujuan mengkaji keterkaitan filsafat pragmatisme dan liberalisme sebagai landasan konseptual bagi implementasi deep learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis isi, penelitian ini menganalisis 25 sumber ilmiah yang dipilih secara purposive serta didukung prosedur Systematic Literature Review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pragmatisme memberikan dasar pedagogis untuk pembelajaran berbasis pengalaman dan pemecahan masalah, sementara liberalisme mendukung kebebasan berpikir, otonomi belajar, dan pembelajaran humanistik. Integrasi kedua landasan ini relevan untuk memperkuat praktik deep learning dalam English Language Teaching (ELT), khususnya melalui pembelajaran berbasis proyek, asesmen autentik, dan inquiry learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi deep learning bergantung pada kesiapan guru, dukungan kebijakan, dan desain pembelajaran yang reflektif serta kontekstual. Implikasi penelitian ini mendorong guru, institusi pendidikan, dan pembuat kebijakan untuk menggunakan filsafat pendidikan sebagai dasar operasional dalam merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih bermakna, demokratis, dan berorientasi masa depan.
Pelatihan Grammar Siswa SMP dan MTs untuk Mempersiapkan Olimpiade Bahasa Inggris Susanti, Susi; Fauziah, Desna; Syam, Erlinda; Bayu, Eka Pasca Surya
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i1.1298

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tata bahasa (grammar) Bahasa Inggris siswa tingkat SMP/MTs, terutama agar mereka siap menghadapi Olimpiade Bahasa Inggris di Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 21 siswa/siswi pilihan dari berbagai sekolah menengah pertama negeri di kedua wilayah tersebut. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode interaktif dengan materi yang disusun secara terstruktur, mencakup konsep grammar penting serta strategi mengerjakan soal olimpiade. Berdasarkan hasil evaluasi setelah kegiatan, rata-rata skor naik dari 58,3 menjadi 79,6 dengan peningkatan sebesar 21,3 poin atau 36,5%. Hal ini mengartikan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap struktur Bahasa Inggris secara akurat dan sesuai konteks. Selain itu, dari hasil wawancara tertulis melalui google form peserta menyatakan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam menghadapi Olimpiade Bahasa Inggris. Para peserta juga menyampaikan saran untuk adanya kegiataan pelatihan yang bersifat continue untuk meningkatkan kemampuan grammar mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal kerja sama antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kemampuan bahasa generasi muda.
Integrasi Pragmatisme dan Liberalisme dalam Perspektif Filosofis Pengembangan Sistem Pendidikan Kurikulum Merdeka Yovi, Febri Yonanda; Aprison, Wedra; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8770

Abstract

Artikel ini mengkaji relevansi Pragmatisme dan Liberalisme sebagai landasan filosofis dalam pengembangan sistem pendidikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mneganalisis bagaimana prinsip-prinsip utama kedua aliran filsafat pendidikan tersebut dapat berkontribusi terhadap perancangan kurikulum dan praktik pembelajaran yang responsive terhadap tantangan pendidikan masa kini. Penelitian ini menggunakan kajian liraterur dengan pendekatan deskriptif filosofis, dengan menganalisis teks-teks filosofis klasik dan kontemporer serta dokumen kebijakan pendidikan nasioanl yang berkaitan dengan Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa pragmatism, yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman, pemecahan masalah, dan praktik kontekstual, sejalan dengan pendekatan berbasis proyek dan pengalaman yang diusung dalam Kurikulum Merdeka. Sementara itu, liberalisme yang menekankan kebebasan individu, otonomi intelektual, dan pengembangan moral mendukung penerapan perbedaan belajar, otonomi guru, dan kebebasan akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai pragmatis dan liberal memberikan kerangka filosofis yang koheren untuk membangun sistem pendidikan yang lebih demokratis, humanis, dan adaptif. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi tersebut dapat menjadi landasan teoritis dan praktis dalam memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka.
Digital Technology for Educational Quality in Industry 4.0: A Conceptual Analysis Yelliza, Merri; Sanjaya, Ferdino Wedi; Ritonga, Rahmi Anggina; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8887

Abstract

Akselerasi Industri 4.0 menciptakan urgensi besar bagi sektor pendidikan untuk mereformasi model pembelajaran konvensional yang mulai tidak relevan dengan tuntutan kompetensi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi kerangka teoritis mengenai peran strategis teknologi digital dalam mentransformasi standar kualitas pendidikan serta pengembangan model pembelajaran adaptif. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur bereputasi dalam rentang waktu 2019–2024, penelitian ini menemukan bahwa teknologi dalam Pendidikan 4.0 berperan sebagai ekosistem pembelajaran presisi yang memungkinkan personalisasi materi dan demokratisasi akses sumber daya global secara real-time. Temuan konseptual utama menunjukkan bahwa integrasi alat digital tidak hanya meningkatkan efisiensi administratif, tetapi juga memfasilitasi penilaian holistik yang mampu mengukur kreativitas, kolaborasi, dan karakter siswa secara lebih akurat dibandingkan metode tradisional. Simpulan penelitian menegaskan bahwa teknologi digital adalah determinan kunci dalam meningkatkan resiliensi kualitas pendidikan, dengan implikasi teoretis pada penguatan teori konstruktivisme digital serta implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran berbasis data yang berorientasi pada inovasi dan nilai moral.
Idealisme Pendidikan Rahmah El Yunusiyah dan Relevansinya bagi Pendidikan Kontemporer Jasman, Yulia Oktafia; Aprison, Wedra; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis idealisme pendidikan yang diungkapkan dalam pemikiran Rahmah El Yunusiyah dan mengevaluasi relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Dengan fokus pada Rahmah sebagai pionir pendidikan Islam perempuan dan pendiri Diniyyah Puteri Padang Panjang, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai idealistik dikonseptualisasikan dan diimplementasikan dalam filosofi pendidikannya. Menggunakan metode penelitian perpustakaan, studi ini mensintesis literatur terbuka tentang idealisme klasik dan modern, filsafat pendidikan Islam, serta karya-karya ilmiah tentang Rahmah, termasuk dua studi terbaru tentang idealisme dalam pendidikan Islam dan Kurikulum Merdeka. Temuan menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Rahmah mencerminkan model idealisme spiritual-integratif, yang ditandai dengan integrasi ilmu agama dan ilmu umum, pentingnya pembentukan karakter, dan pemberdayaan perempuan sebagai agen moral dan pendidikan dalam peradaban. Studi ini berkontribusi secara teoretis dengan mengformulasikan idealisme spiritual-integratif sebagai perluasan konseptual filsafat idealisme dalam pendidikan Islam. Secara praktis, gagasan Rahmah tetap sangat relevan untuk mengatasi tantangan moral di era digital dan mendukung pembelajaran berorientasi nilai dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, pemikirannya menawarkan model yang bermakna untuk pengembangan pendidikan Islam holistik dan berbasis karakter dalam konteks kontemporer.