Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Idealisme Pendidikan Rahmah El Yunusiyah dan Relevansinya bagi Pendidikan Kontemporer Jasman, Yulia Oktafia; Aprison, Wedra; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis idealisme pendidikan yang diungkapkan dalam pemikiran Rahmah El Yunusiyah dan mengevaluasi relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Dengan fokus pada Rahmah sebagai pionir pendidikan Islam perempuan dan pendiri Diniyyah Puteri Padang Panjang, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai idealistik dikonseptualisasikan dan diimplementasikan dalam filosofi pendidikannya. Menggunakan metode penelitian perpustakaan, studi ini mensintesis literatur terbuka tentang idealisme klasik dan modern, filsafat pendidikan Islam, serta karya-karya ilmiah tentang Rahmah, termasuk dua studi terbaru tentang idealisme dalam pendidikan Islam dan Kurikulum Merdeka. Temuan menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Rahmah mencerminkan model idealisme spiritual-integratif, yang ditandai dengan integrasi ilmu agama dan ilmu umum, pentingnya pembentukan karakter, dan pemberdayaan perempuan sebagai agen moral dan pendidikan dalam peradaban. Studi ini berkontribusi secara teoretis dengan mengformulasikan idealisme spiritual-integratif sebagai perluasan konseptual filsafat idealisme dalam pendidikan Islam. Secara praktis, gagasan Rahmah tetap sangat relevan untuk mengatasi tantangan moral di era digital dan mendukung pembelajaran berorientasi nilai dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, pemikirannya menawarkan model yang bermakna untuk pengembangan pendidikan Islam holistik dan berbasis karakter dalam konteks kontemporer.
Pemanfaatan Comic Strip dalam Pembelajaran Teks Naratif untuk Mengembangkan Kreativitas dan Keterlibatan Siswa Nora, Wiwit Engrina; Ilmi, Darul; Bayu, Eka Pasca Surya
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8776

Abstract

Pembelajaran teks naratif dalam pengajaran Bahasa Inggris masih sering menghadapi tantangan, khususnya terkait rendahnya kreativitas dan keterlibatan siswa dalam memahami serta memproduksi cerita naratif. Pembelajaran yang berfokus pada teks verbal dan struktur semata sering kali kurang mampu menghasilkan pengalaman belajar yang bermakna dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan comic strip dalam pembelajaran teks naratif serta kontribusinya terhadap pengembangan kreativitas dan keterlibatan siswa, ditinjau dari perspektif Teaching as an Art. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur terhadap artikel ilmiah dan sumber teoretis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa comic strip efektif dalam membantu siswa memahami struktur dan alur teks naratif melalui visualisasi yang konkret, sekaligus mendorong ekspresi ide yang lebih kreatif. Selain itu, penggunaan comic strip terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara kognitif, afektif, emosional dan perilaku, serta menciptakan suasana belajar yang lebih mindful, meaningful, dan joyful. Dari perspektif Teaching as an Art, comic strip berfungsi tidak hanya sebagai media instruksional, tetapi juga sebagai sarana pedagogis artistik yang memungkinkan guru merancang pengalaman belajar yang estetis dan humanis. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi comic strip dalam pembelajaran teks naratif dapat memperkaya praktik pembelajaran Bahasa Inggris yang kreatif dan berorientasi pada pengalaman belajar siswa.
Analisis Filosofis Kurikulum Merdeka: Implikasi bagi Pengajaran Bahasa Inggris Suhendra, Ade; Aprison, Wedra; Yanti, Fitri; Bayu, Eka Pasca Surya
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.533

Abstract

This article aims to examine the philosophical foundations of the Merdeka Curriculum within the context of Islamic education and to explore their implications for English language teaching. The study focuses on selected philosophical orientations namely pragmatism, constructivism, and existentialism and considers their relevance to educational values commonly discussed in Islamic educational thought. A qualitative approach was employed through a literature-based study, drawing on policy documents, curriculum guidelines, and relevant philosophical and educational literature. The analysis suggests that the Merdeka Curriculum reflects philosophical tendencies that may support more contextual, dialogic, and learner-centered approaches to English language teaching, particularly in relation to communicative competence, the role of teachers, learning media, assessment practices, and student creativity. At the same time, the literature also points to potential limitations, including variations in teacher preparedness, unequal access to learning resources, and established evaluation cultures that may affect classroom implementation. The article implies that a reflective engagement with philosophical foundations especially when situated within Islamic educational perspectives may help educators approach the Merdeka Curriculum more critically, so that changes in English language instruction are not limited to technical adjustments but also involve broader shifts in educational orientation.
Exploring Teachers’ Experiences in Integrating SAMR-Based Adaptive Technology in Primary English Reading–Writing Instruction Syukran, Rahmat; Adriansyah, Adriansyah; Alimir, Immatul Jannah; Syafitri, Widya; Sesmiarni, Zulfani; Bayu, Eka Pasca Surya
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.535

Abstract

The implementation of educational technology often remains at the level of substituting conventional media, rather than reflecting a deeper understanding of adaptive technology and its potential to transform learning processes. This qualitative descriptive study employed an exploratory approach to investigate English teachers’ experiences and perceptions regarding the integration of SAMR-based adaptive technology in integrated reading–writing instruction at the primary level. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis involving primary school English teachers and were analyzed using the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldana. The findings reveal that technology integration predominantly occurs at the Substitution (S) and Augmentation (A) levels of the SAMR framework, with limited evidence of modification or redefinition in instructional practices. This indicates that the transformative potential of SAMR-based adaptive technology has not yet been optimally realized in integrated primary literacy instruction. Strengthening teachers’ digital pedagogical competencies and reconceptualizing technology integration as a means of restructuring learning processes are therefore essential to support more meaningful, contextually relevant literacy learning aligned with 21st-century educational demands.