Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PT MITRA NATURA RAYA PADA EVENT SUNSET DI KEBUN RAYA CIBODAS Fitriyani Sigalingging, Windi; Kusumaningrum, Rastri; Widya Budhiharti, Tri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3452-3458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh PT Mitra Natura Raya dalam mempromosikan event Sunset di Kebun melalui tahap-tahap AIDA yaitu perhatian (Attention/awareness), ketertarikan (Interest), Keinginan/hasrat (Desire) dan tindakan (Action). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang digunakan dalam memperkenalkan event ini mencakup penggunaan 2 jenis promosi, yaitu digital dan on-ground serta pengemasan promosi yang menekankan tentang uniqness dari Event Sunset di Kebun serta konsep intimate yang menawarkan kenyamanan untuk memperoleh perhatian (Attention) khalayak. Penetapan harga jual tiket yang terjangkau dan variasi tiket dengan fasilitas yang berbeda juga menjadi salah satu komponen penting dalam menumbuhkan ketertarikan (Interest) khalayak, pemilihan Line-up menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memperoleh keinginan/hasrat (Desire) khalayak untuk membeli tiket Sunset di Kebun dan yang terakhir strategi promosi yang dilakukan untuk mempengaruhi khalayak dalam melakukan tindakaan (Action) pembelian tiket adalah dengan menggunakan strategi gimmick seperti “tiket terbatas” atau “almost sold out”  yang cukup efektif dalam mempengaruhi calon pembeli untuk akhirnya membeli tiket Sunset di Kebun Raya Cibodas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh PT Mitra Natura Raya efektif dalam menarik perhatian, membangun rasa ketertarikan, emnumbuhkan Hasrat danh mempengaruhi audiens untuk melakukan tindakan pembelian tiket.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGGIAT PARIWISATA DI KARAWANG TENTANG PENGELOLAAN DESTINASI WISATA BERBASIS KOMUNITAS Kusumaningrum, Rastri; Yuni Dharta, Firdaus; Aryani, Lina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3479-3485

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis komunitas di suatu daerah mulai menjadi titik sentral dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan perwujudan program pariwisata berkelanjutan. Penerapan konsep community based tourism (CBT) di Karawang masih berada pada tingkat keberhasilan yang rendah. Berdasarkan observasi lapangan, terjadi perbedaan pemahaman antara Pemerintah daerah dan para penggiat pariwisata di Karawang dengan konsep CBT itu sendiri. Pihak pemerintah menyerahkan sepenuhnya pengelolaan destinasi wisata kepada masyarakat, dan para penggiat pariwisata masih beranggapan perlunya keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewadahi proses komunikasi dan juga memberikan pemahaman yang tepat mengenai konsep CBT yang tepat dengan peran masing-masing pihak. Pariwisata merupakan sektor kompleks yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangannya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta mendapatkan pengetahuan tentang konsep CBT sehingga terbentuk wawasan baru mengenai pengelolaan wisata berbasis komunitas dan tercipta harmonisasi dalam keterlibatan semua pihak penggiat pariwisata.
Pemaknaan Simbol Pada Ritual Pertalekan Di Komunitas Kebudayaan Seni Silat Dan Tari Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir Padepokan Abah Ali Rozak Banten Syafiqah, Nuraini; Poerana, Ana Fitriana; Kusumaningrum, Rastri
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7638

Abstract

This study focuses on analyzing the use of symbols in the Pertalekan Ritual of the Cultural Community of Martial Arts and Dance Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) at the Abah Ali Rozak Padepokan in Banten, drawing upon F.W. Dillistone’s theory of symbols. The Pertalekan ritual is a mandatory initiation tradition rich in symbolic elements, reflecting a strong sociocultural identity intertwined with Islamic values and local spirituality. Using a qualitative approach and ethnographic communication method, the study reveals that every object and action in the ritual serves not merely as a complement to the procession, but as an integral medium of communication. These symbols—both verbal and non-verbal—fundamentally affirm group identity and strengthen social cohesion within the community, ensuring the continuity of the Tjimande tradition and Islamic teachings. This is achieved by utilizing key symbolic characteristics such as figurative nature, comprehensibility, inherent power, and deep roots in society.
MEMBANGUN BRAND IMAGE MELALUI FACTORY VISIT PT LG ELECTRONICS INDONESIA CIBITUNG Danniyah, Atifah Putri; Kusumaningrum, Rastri; Nurkinan, Nurkinan
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7033

Abstract

Saat ini peran public relations dalam sebuah perusahaan semakin banyak persaingan, Public Relations dituntut keahlian dan inovasinya untuk menyusun strategi perencanaan Public Relations agar dapat membangun citra perusahaan. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi Public Relations PT LG Electronics Indonesia Cibitung dalam membangun brand image melalui program factory visit. Dengan mengaplikasikan Teori Keunggulan public relations, studi ini berfokus pada tiga pilar utama yaitu, penerapan model komunikasi dua arah simetris, pengelolaan hubungan dengan pengunjung (relationship management), serta peran public relations sebagai fungsi strategis dan dukungan manajemen puncak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi deskriptif pada program factory visit PT LG Electronics Indonesia Cibitung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan, observasi, dan dokumentasi untuk melengkapi data. Untuk menganalisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian dan verifikasi atau simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT LG Electronics Indonesia Cibitung berupaya menerapkan model komunikasi dua arah simetris melalui sesi tanya jawab interaktif selama factory visit, di mana tour guide aktif memfasilitasi dialog dan merespons pertanyaan pengunjung. Dalam aspek pengelolaan hubungan, program factory visit berhasil membangun kepercayaan dan pengalaman positif melalui transparansi proses produksi dan teknologi. Indikasi kuat adanya hubungan yang solid terlihat dari inisiatif pengunjung untuk menjalin kerja sama kunjungan kembali, menunjukkan terbentuknya hubungan yang saling menguntungkan. Secara keseluruhan, program factory visit PT LG Electronics Indonesia Cibitung berhasil dalam membangun brand image yang positif dan kredibel melalui implementasi prinsip-prinsip Public Relations yang unggul.  
PENGARUH LIVE STREAMING TIKTOK @AZARINECOSMETIC TERHADAP MINAT BELI PRODUK SERUM AZARINE COSMETIC Assyafaqiyah, Azelina Farah; Kusumaningrum, Rastri
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming TikTok Shop @Azarinecosmetic terhadap minat beli produk serum Azarine di tengah isu overclaim yang sempat mencuat di media sosial. Perkembangan pemasaran digital melalui fitur live streaming memberikan peluang bagi brand untuk membangun interaksi real-time, menghadirkan demonstrasi produk, serta menciptakan pengalaman belanja yang lebih persuasif. Meskipun Azarine pernah diterpa kontroversi terkait klaim kandungan serum, observasi awal dan hasil pra-penelitian menunjukkan bahwa antusiasme penonton dalam mengikuti live streaming tetap tinggi, sehingga fenomena ini relevan untuk diteliti secara lebih mendalam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei serta berlandaskan paradigma positivisme untuk mengukur hubungan antara paparan live streaming dan minat beli secara objektif. Data diperoleh melalui kuesioner online yang disebarkan kepada followers akun TikTok @Azarinecosmetic dengan menggunakan skala Likert sebagai instrumen pengukuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming TikTok Shop memiliki pengaruh positif terhadap minat beli serum Azarine. Faktor kredibilitas, daya tarik, dan kualitas host berperan besar dalam membentuk persepsi dan ketertarikan konsumen. Selain itu, interaksi real-time, kejelasan informasi, serta tampilan visual yang menarik turut meningkatkan keterlibatan audiens. Temuan ini sejalan dengan teori Elaboration Likelihood Model (ELM), di mana kombinasi jalur perifer dan jalur sentral berkontribusi pada pembentukan sikap positif konsumen yang akhirnya mendorong niat membeli produk.
The Meaning of Living Together: A Phenomenological Study of University Students in Bandung, Indonesia Raditya, Muhammad Raffi; Hariyanto, Fajar; Kusumaningrum, Rastri
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8006

Abstract

This study aims to explore the construction of meaning behind the phenomenon of living together (cohabitation) among students in Bandung City. Using Edmund Husserl's phenomenological approach, this qualitative research reveals the motives, meanings, and responses of students towards the practice of living with a partner without marriage ties. Data were collected through in-depth interviews with students and analyzed thematically. The findings reveal that the decision to engage in living together is driven by a complex interaction between pragmatic-external motives (such as economic and time efficiency) and personal-emotional motives (such as the need for closeness and compatibility testing). The meanings attributed to this practice vary, ranging from a pre-marital simulation, a violation of norms, an expression of freedom, to a means of developing emotional independence. Although aware of the negative impacts (social stigma, reputation risks, and gender inequality), students still consider the personal benefits of cohabitation. This study concludes that living together for students is a liminal space full of negotiation between traditional and modern values, where meaning is formed subjectively through their direct lived experience (lifeworld).