Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng Dinita, Debi Putri; Nadrah, Nadrah; Imran, Muh. Erwinto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8616

Abstract

Jenis penelitian adalah Pre-Experimental yang bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA sebelum penerapan model Problem Based Learning kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng, (2) hasil belajar iPA setelah penerapan model Problem Based Learning kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng, (3) pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPA Kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng. Sampel penelitian yaitu seluruh siswa kelas V SDN 25 Panaikang, Kabupaten Bantaeng sebanyak 23 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrument tes hasil belajar dan lembar observasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Hasil belajar IPA Sebelum (Pre-Test) Penerapan Model Problem Based Learning Kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng menunjukan bahwa rata-rata nilai untuk sebesar 60 dengan kategori Kurang Baik, (2) Hasil Belajar IPA Setelah (Post-Test) penerapan model Problem Based Learning kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng. menunjukan bahwa rata-rata nilai untuk sebesar 60 dengankategoriSangat Baik.(3) nilai bahwa thitung (t0) = 49,7 > dari t tabel yakni 2,07. Jadi, H0 di tolak dan Ha di terima, artinya Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V SD Negeri 25 Panaikang Kabupaten Bantaeng. Artinya bahwa dengan penggunaan Model Problem Based Learning pada pembelajaran IPA sangat berpengaruh terhadap Hasil Belajar peserta didik karena peserta didik akan lebih bersemangat dan mudah memahami materi yang diajarkan oleh guru, dengan begitu hasil belajar peserta didik juga akan meningkat.
Violence and collective trauma through ‘Night’ in contemporary Acehnese novels Ritonga, Mhd Rasid; Pratiwi, Siti Habsari; Suhery, Dedy; Nadrah, Nadrah
LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 21 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/lite.v21i1.12290

Abstract

The long-lasting conflict between the Indonesian administration and GAM ended in 2004. Yet, while the fighting came to an end, the residue and fragments of the conflict remained. The attempt to reconcile with violence and trauma is best captured through the works of contemporary Acehnese writers. Among other works of fiction, the novel writers try to express what the conflict meant for the Acehnese people. To this end, the current article is aimed at exploring Acehnese representations of violence and trauma through the metaphorical and symbolic meaning of ‘night’ in five contemporary Acehnese novels. This paper demonstrates the way the Acehnese contemporary writers represent the violence and trauma through the metaphor of ‘night’. Qualitative content analysis was used to reduce, narrow, and categorize the words, phrases, or paragraphs extracted from the novels. The data was analyzed by a post-conflict approach. The novels reveal kinds of violence and trauma through the imagery of ‘night’ highlighting multi-layered experiences during the conflict and bring the concept of postcoloniality through their writing. The five novels have tried to bring into play the ‘unfinished business’ of post-conflict Aceh. The novels also highlight the role of contemporary Acehnese novels in post-conflict societies. The disappeared left buried or unburied, the violence, the unresolved trauma, the continuing inequalities and injustices, and the struggle during the conflict means that the Aceh of the past haunts and disturbs the Aceh of the present.
Model E-Genre Based Learning dalam Pembimbingan Penulisan Proposal Skripsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu Arono, Arono; Syahriman, Syahriman; Nadrah, Nadrah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i2.3157

Abstract

Kondisi pandemi saat ini memungkinkan dosen pembimbing proposal skripsi untuk memaksimalkan pembimbingan secara daring. Namun, dalam kenyataannya tidak semua dosen pembimbing mampu memaksimalkan pembimbingan melalui daring baik secara sinkronus maupun asinkronus, seperti e-learning, google drive, whatsApp, zoom meeting, dan google meet. Penelitian ini bertujuan menggambarkan peningkatan penulisan proposal skripsi mahasiswa melalui model e-genre based learning dalam pembimbingan proposal skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia JPBS FKIP Universitas Bengkulu Semester VIII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model e-genre based learning telah mampu meningkatkan kualitas proposal menulis mahasiswa dengan baik (77%) dalam penyelesaian proposalnya pada setiap bagian proposalnya, baik pada bagian pendahuluan, kajian pustaka, maupun metodologi penelitian, yaitu rata-rata peningkatannya sebesar 24%. Hal yang paling dominan terjadi peningkatan dalam menulis proposal mahasiswa ini, yaitu tahap penulisan teks secara mandiri dan secara bersama-sama, tetapi tahap pembanguan konteks dan pemodelan teks sangat menentukan keberhasilan mahasiswa dalam menulis proposal pada tahap pengembangan model berikutnya baik secara sinkronus maupun asinkronus. Oleh karena itu, model e-genre based learning yang baik dapat menjadi salah satu alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa khususnya dalam pembimbingan proposal skripsi secara daring
Pedampingan olimpiade penelitian siswa Indonesia (OPSI) model genre -based learning dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah siswa di Kota Bengkulu Arono, Arono; Indriani, Rini; Nadrah, Nadrah
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/t1vd8p15

Abstract

Rendahnya kemampuan menulis karya tulis ilmiah di kalangan siswa Kota Bengkulu yang mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dan sebagian besar siswa kesulitan merumuskan latar belakang penelitian, menyusun rumusan masalah, menentukan metodologi, serta menggunakan bahasa akademik yang tepat. Kondisi ini menegaskan kebutuhan mendesak akan program pendampingan yang mampu membimbing siswa menulis penelitian secara sistematis, terstruktur, dan sesuai dengan kaidah akademik.Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis ilmiah siswa melalui pendekatan Genre Based Learning (GBL). Metode pengabdian menggunakan metode pendampingan model Genre Based Learning yang menekankan pada pembelajaran berbasis teks. Tahapan pengabdian kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis, identifikasi, interpretasi, dan menarik Kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis ilmiah siswa, struktur penulisan, dan penggunaan bahasa akademik. Siswa juga menunjukkan partisipasi lebih aktif, keberanian berdiskusi, dan kemauan mengkritisi data penelitian. Pemanfaatan teks mentor terbukti efektif membantu siswa memahami pola penulisan ilmiah, sedangkan kegiatan joint construction memberi kesempatan untuk memperoleh bimbingan langsung. Kendala teknis seperti keterbatasan jaringan internet pada sesi daring dapat diatasi melalui pertemuan tatap muka. Implementasi program ini siswa lebih siap menghadapi OPSI dengan laporan penelitian yang memenuhi standar akademik, sekaligus menumbuhkan motivasi dan rasa percaya diri.
The Effectiveness Of The Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Model Application On Physics Learning Outcomes Of Students Nadrah, Nadrah
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 4 (2023): August 2023
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i4.678

Abstract

The purpose of this study was (1) to find out the physics learning outcomes of students who were taught using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model in class XI SMA Negeri 2 Makassar. (2) to find out the physics learning outcomes of students who are taught without using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model in class XI SMA Negeri 2 Makassar. (3) to analyze the effectiveness of Teams Games Tournament type cooperative learning model application on the physics learning outcomes of students in class XI SMA Negeri 2 Makassar. This type of research is a quasi-experimental design with nonequivalent control group design using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis. The descriptive research results obtained an average physics learning result in class XI IPA-6 which was taught using the Teams Games Tournament type cooperative learning model of 85.50 and was in the Very Good category, while the average student learning outcomes in class XI IPA-7 taught without using the Teams Games Tournament type cooperative learning model of 79.25 are in the Good category. Based on the results of inferential statistical analysis using hypothesis testing (Independent samples t-test) SPSS data processing obtained Sig = 0.000, it can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted because sig (2-tailet) < α or (0.000 < 0.05 ), thus it can be concluded that there is a significant difference in student physics learning outcomes between classes taught with the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model and classes taught without the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model.
Edukasi Berbasis Potensi Lokal dalam Menguatkan Identitas dan Kemandirian Desa Nadrah, Nadrah; Sujariati, Sujariati; Rampeng, Rampeng; Mallapiang, Yasser; Inayah, Nurul
JOURNAL OF TRAINING AND COMMUNITY SERVICE ADPERTISI (JTCSA) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : ADPERTISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jtcsa.v6i1.723

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan identitas dan kemandirian desa melalui edukasi berbasis potensi lokal di Desa Bonto Kio, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep. Permasalahan yang dihadapi masyarakat meliputi rendahnya pemahaman terhadap potensi lokal, lemahnya kesadaran identitas desa, serta tingginya ketergantungan ekonomi terhadap pihak luar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi desa yang tersedia dan kemampuan masyarakat dalam mengelolanya secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi dan survei awal, pelatihan dan workshop, serta pendampingan dan evaluasi. Pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal diterapkan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas aparatur desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha lokal, dan perwakilan masyarakat Desa Bonto Kio. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam mengenali serta mengelola potensi lokal desa. Masyarakat mulai memahami pentingnya identitas dan kearifan lokal sebagai aset pembangunan serta menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri. Tingkat ketercapaian kegiatan berada pada kategori cukup tinggi dengan rata-rata capaian sekitar 77–80 persen. Kegiatan ini berkontribusi dalam mengisi kesenjangan praktik pemberdayaan desa dengan menekankan penguatan identitas desa sebagai fondasi kemandirian yang berkelanjutan.