Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Konstruksi Sumur dengan Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Bitowa Kota Makassar Nur, Ikbal; A. Rizki Amelia; Sumiaty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 3 (Oktober, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.341

Abstract

Sumur gali adalah sumber mata air yang paling sering digunakan masyarakat perdesaan atau perkotaan. Terlebih pada masyarakat perdesaan air sumur gali memiliki manfaat sebagai keperluan masyarakat sehari-hari. Air sumur gali digunakan untuk keperluan diantaranya untuk mandi, mencuci pakaian, memasak makanan, dan untuk dimasak untuk air minum. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui hubungan konstruksi sumur dengan kualitas air sumur gali di RW 03 Ujung Bori Keluarahn Bitowa Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian observasional dengan design cross sectional study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 sampel air sumur gali yang diperiksa di laboratorium terpadu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Makassar terdapat 1 sampel air yang memenuhi syarat dan 5 sampel air yang tidak memenuhi syarat. Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan pada konstruksi teknis sumur gali terhadap jarak sumber pencemar, lantai sumur, bibir sumur dinding sumur dan SPAL sumur dengan kualitas bakteriologis pada air sumur gali. Penulis menyarankang kepada pemilik sumur agar selalu memperhatikan konstruksi seperti jarak sumur, lantai sumur, bibir sumur, dinding sumur, dan SPAL sumur, serta penggunaan pemeliharaan pada sumur gali agar mencegah pencemaran bakteri terhadap air sumur.
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar Aprilianti, Anisa; Sumiaty; Chaeruddin Hasan
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 5 (Februari, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.551

Abstract

Kecelakaan akibat kerja adalah suatu kejadian yang tidak diduga, dikehendaki dan dapat menyebabkan kerugian baik jiwa maupun harta benda. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja yaitu tindakan tidak selamat (Unsafe Action). Tindakan tidak selamat (unsafe Action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (Unsafe Action) pada tenaga kerja PT. Maruki internasioanal Indonesia kota makassar. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan observasional dan rancangan cross sectional study. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dan metode field research. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja, tidak ada hubungan pengawasan dengan tindakan tidak aman, tidak ada hubungan pelatihan dengan tindakan tidak aman dan tidak ada hubungan stress kerja dengan tindakan tidak aman. Ada hubungan variabel pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,000<0,05. Tidak ada hubungan variabel pengawasan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,118>0,05. Tidak ada hubungan variabel stress kerja dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 1,000>0,05. Lebih meningkatkan pengawasan K3, memberikan tambahan materi pelatihan tentang tindakan aman, lebih tegas dalam menindak pekerja yang tidak memakai APD serta hendaknya berpartisipasi dalam pelaksanaan K3. Tenaga kerja harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi.
Pengaruh Pemberian Jus Jambu Biji terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia Hidayah, Nur; Sumiaty; Yuliaty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 5 (Februari, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.596

Abstract

World Health Organization (WHO) dalam worldwide prevalence of anemia tahun 2015 menunjukkan bahwa prevalensi anemia di dunia berkisar 40- 88%. Di Asia Tenggara, 25-40% remaja putri mengalami kejadian anemia tingkat ringan dan berat. Jumlah penduduk usia remaja (10-19 tahun) di Indonesia sebesar 26,2% yang terdiri dari 50,9% laki-laki dan 49,1% perempuan (Kemenkes, 2018). Prevelensi anemia anak remaja berusia 15 sampai 24 tahun di Indonesia sebesar 32%, jauh di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20%. Dengan merujuk data Riskesdas 2018, Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pre-test pos-test, penelitian ini dilaksanakan dilingkungan desa panciro kec.bajeng kab.gowa dengan sampel 28 orang remaja putri Anemia subjek dibagi menjadi 2 kelompok,kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, kelompok perlakuan diberikan jus jambu biji sebanyak 100 gr selama 14 analisis data menggunakan uji statistik t-dependent dengan derajat kemaknaan 0,05 rata-rata hb pre-test 10,72 gr/dl (intervesi) dan 10,92 gr/dl (kontrol). Rata-rata kadar hb post-test 10,87 gr/dl (intervesi) 10,92 gr/dl (kontrol) . selisih rata-rata kadar hemogblobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji yaitu 0,002 (intervesi) dan 0,350 (kontrol) Secara statistik dengan uji paired t test menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai sig= 0.002 pada nilai kadar hb sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji pada 14 responden kelompok intervensi. Meskipun kenaikan kadar hb sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji hanya sekitar 0,15 g/dL. Akan tetapi, dapat dikatakan bahwa meminum jus jambu biji dapat meningkatkan kadar hb pada responden kelompok intervensi. Dimana pemberian jus jambu ini bertujuan untuk meningkatkan kadar Hb pada penderita Anemia.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Karyawan Bagian Line Plywood Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu Putri, Ilma Helmalia; Sumiaty; Gobel, Fatmah Afrianty
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 4 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.724

Abstract

Data dari International Labour Organization tahun 2018 menyebutkan bahwa lebih dari 1,8 juta kematian akibat kerja terjadi setiap tahunnya di 156 kawasan Asia dan Pasifik. Menurut world health organization sekitar 70-80% penduduk di negara maju pernah mengalami low back pain, setiap tahun 15- 45% orang dewasa menderita low back pain. Faktor yang mempengaruhi low back pain adalah umur, lama kerja, beban kerja, sikap kerja, dan indeks masa tubuh, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada karyawan bagian line plywood di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu Tahun 2021. Jenis penelitian adalah kuantitatif metode Cross-Sectional Study dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 122 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara umur dengan keluhan low back pain (p=0,000), ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan low back pain nilai (p=0.047), ada hubungan antara beban kerja dengan keluhan low back pain nilai (p=0.000) dan ada hubungan antara sikap kerja dengan keluhan low back pain nilai (p=0.000) serta ada hubungan antara indeks masa tubuh dengan keluhan low back pain nilai (p=0.000). Diharapkan peneliti selanjutnya untuk lebih dapat menganalisis secara mendalam mengenai faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada karyawan.
Faktor Risiko Kejadian COVID-19 Pada Pasien Di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Wa Ode Nurfalah; Nur Ulmy Mahmud; Sumiaty; Mansur Sididi; Nurul Hikmah
Window of Public Health Journal Volume 2 Nomor 4 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i4.733

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang baru ditemukan pada Desember 2019 di Wuhan yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Mulai januari 2020, virus ini menyebar ke luar Tiongkok, pertama di Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. Sehingga pada tanggal 11 Maret 2020 World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi. COVID-19 pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 sejumlah 2 kasus. Virus ini dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, orang dewasa, orang tua, ibu hamil maupun ibu yang sedang menyusui. Namun, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian COVID-19 pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan Case Control study. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa umur merupakan faktor risiko yang tidak bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=6,556 95% CI 0,764-56,219. Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=1,447 95% CI 1,447-15,046. Kontak erat merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=188,500 95% CI 38,284-928,114. Komorbid merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=3,406 95% CI 1,486-7,809. Sebagai saran dalam penelitian ini masyarakat diharapkan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh, mengurangi atau bahkan berhenti merokok, selalu mematuhi protokol kesehaatan serta bagi masyarakat yang memiliki komorbid diharapkan dapat mengendalikan komorbidnya.
Hubungan Gaya Hidup terhadap Risiko Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Layang Kota Makassar Anas Dwi Yulinar Burhan; Nur Ulmy Mahmud; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.32

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah tekanan darah melebihi batas normal 120/80 mmHg. Pada usia lanjut tekanan darah akan cenderung tinggi sehingga lebih besar berisiko terkena hipertensi salah satunya disebabkan gaya hidup tidak sehat, misalnya kurang aktifitas fisik, pola tidur tidak teratur, dan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup terhadap risiko hipertensi pada lansia di Puskesmas Layang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode penentuan besar sampel dengan menggunakan rumus Lemeshow, Sampel diambil dengan teknik sampling sebanyak 43 sampel yang memenuhi kriteria ekslusi. Metode analisis data menggunakan uji univariat untuk mendeskripsikan karakteristik resposden dan uji bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan gaya hidup berdasarkan aktifitas fisik memiliki nilai p = 0,356, variabel merokok (tidak bisa diuji karena data homogen), pola tidur memiliki p = 0,476, dan variabel stress dengan nilai p = 0,166. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak terdapat hubungan gaya hidup terhadap risiko hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Layang Kota Makassar. Disarankan kepada masyarakat untuk mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat, terutama mengurangi atau bahkan berhenti merokok, melakukan aktifitas fisik, mengatur pola makan, dan lebih mengontrol keadaan stres secara baik serta pihak puskesmas perlu menindaklanjuti agar dapat mencegah dan meminimalisir kejadian hipertensi dengan mengendalikan faktor risiko.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020 Ananda Ainun Djariah; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.76

Abstract

Berdasarkan hasil pengambilan data awal kasus insiden keselamatan pasien yang didapatkan di RSUD Kota Makassar tahun 2019 bahwa kasus insiden keselamatan pasien mulai bulan April-Desember 2019 menunjukkan 1 kasus Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), 22 kasus Kejadian Tidak Cedera (KTC), 1 kasus Kejadian Potensial Cedera (KPC), 11 kasus Kejadian Nyaris Cedera (KNC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi kerja perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Kota Makassar tahun 2020. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 97 responden diambil dengan cara purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuosioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis uji chi-square dengan α=0.05 menunjukkan bahwa nilai p-value untuk pengetahuan perawat p=0.867, sikap perawat p=0.197, motivasi p=1.000 dengan pelaksanaan keselamatan pasien. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Kerja Perawat dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Makassar Tahun 2020.
Kerupuk Singkong Ebi Biji Labu Kuning terhadap Kualitas Tidur pada Mahasiswa Soppeng Hernianti; Andi Nurlinda; Sumiaty
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.77

Abstract

Pola tidur yang baik dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas tidur itu sendiri. Gangguan tidur yang paling sering dialami oleh mahasiswa seperti insomnia, narkolepsi, hipersomnia, dan obstruktif henti nafas saat tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kebugaran dan kualitas tidur pada mahasiswa Soppeng dengan menyamakan sampel agar homogen dengan kriteria inklusi dan eksklusi lalu menggunakan random dalam penempatan kelompok. Sampel ditarik dari populasi dengan cara mengambil mahasiswa yang memiliki karakteristik yang sesuai karakteristik inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh sampel berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini menggunakan Experiment Research dengan rancangan penelitian eksperimen murni (True Experimental). Metode analisis data menggunakan teknik analisis univariat dan bivariat kolerasi uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pre-test kategori baik sebanyak 5 mahasiswa (33%), kategori buruk sebanyak 10 mahasiswa (67%), sedangkan pada tahap post-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 9 mahasiswa (60%), kategori buruk sebanyak 6 mahasiswa (40%). Pada kelompok kontrol pada tahap pre-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 3 mahasiswa (20%), kategori buruk sebanyak 12 mahasiswa (80%), sedangkan pada tahap post-test tingkat kualitas tidur mahasiswa kategori baik sebanyak 5 orang (33%) dan kategori buruk 10 mahasiswa (67%). Nilai p value <0.05 = 0.024 menunjukkan H0 diterima dan Ha ditolak, artinya pemberian kerupuk singkong ebi biji labu kuning berpengaruh terhadap kualitas tidur pada mahasiswa Soppeng.
Analisis Spasial Kualitas Air oleh Logam Berat Timbal (Pb) di Kanal Hertasning Kota Makassar Tahun 2022 Rino; Ulfa Sulaeman; Sumiaty; Alfina Baharuddin; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i3.81

Abstract

Kanal merupakan suatu bentuk ekositem aquatic yang mempunyai peran penting dalam daur hidrologi dan berfungsi sebagai daerah tangkapan air (catchment area) bagi daerah di sekitarnya, sehingga kondisi suatu sungai sangat dipengaruhi oleh karakteristik yang dimiliki oleh lingkungan di sekitarnya. Pencemaran perairan adalah pencemaran yang sangat mengkhawatirkan dan merugikan, pencemaran ini sering kali terjadi pada tempat yang berkembang pesat.Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang dimana melakukan observasional dengan pendekatan Sistem Informasi Geografi (SIG) yaitu melakukan analisis spasial untuk menvisualisasikan, mengeksplorasi dan menganalisis konsentrasi timbal pada air yang berada pada kanal Hertasning Kota Makassar..Hasil pemeriksaan pH air kanal Hertasning Kota Makassar mendapatkan hasil rata-rata yaitu 8,066, dari hasil tersebut tidak memenuhi standar baku mutu menurut Perundang-undangan Nomor 82 tahun 2001.Hasil pemeriksaan Suhu air kanal Hertasning Kota Makassar mendapatkan hasil rata-rata yaitu 29,78oC, dari hasil tersebut tidak memenuhi standar baku mutu menurut Perundang-undangan Nomor 82 tahun 2001.Hasil pemeriksaan Total Suspendet Solid (TSS) air kanal Hertasning Kota Makassar mendapatkan hasil rata-rata yaitu 272 mg/l, dari hasil tersebut memenuhi standar baku mutu menurut Perundang-undangan Nomor 82 tahun 2001.Hasil pemeriksaan Total Dissolve Solid (TDS) air kanal Hertasning Kota Makassar mendapatkan hasil rata-rata yaitu 160 mg/l, dari hasil tersebut memenuhi standar baku mutu menurut Perundang-undangan Nomor 82 tahun 2001.Dari hasil penelitian ini semoga masyarakat sekiratar kanal Hertasning lebih memperhatikan kebersihan kanal tersebut. Kesadaran agar lebih di tingkatkan bahwa sampah yang mencemari kanal akan berdampak buruk bagi kanal dan kesehatan lingkungan sekitar.
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Pada Masyarakat Usia Di Atas 40 Tahun Di Kabupaten Gowa Amirah, Alya Dafa; Sumiaty; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i3.95

Abstract

Indonesia menempati peringkat ke-3 kejadian diabetes melitus tertinggi di Kawasan Asia Tenggara dengan prevalensi sebesar 11,3%. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, Sulawesi Selatan menempati urutan ke-10 dengan prevalensi 1,8% dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Masyarakat di Kelurahan Batangkaluku memiliki kebiasaan mengonsumsi karbohidrat yang tinggi, dimana makanan pokok utama ialah nasi putih, mereka juga senang mengonsumsi kue-kue tradisional di pagi hari karena banyak dari masyarakatnya yang menjual kue-kue tradisional dan makanan jadi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan (dari segi kecukupan energi, karbohidrat, lemak, dan protein) dengan kejadian diabetes melitus pada masyarakat usia ≥ 40 tahun di kelurahan Batangkaluku kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dipilih sesuai dengan kriteria sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 215 orang. Dari hasil penelitian diperoleh prevalensi diabetes melitus sebanyak 12,6%, ditemukan pula hubungan bermakna antara pola makan dari segi kecukupan energi, karbohidrat, dan lemak dengan kejadian diabetes melitus (p= 0,00< α=0,05), tidak ada hubungan antara pola makan dari segi kecukupan protein dengan kejadian diabetes melitus (p= 0,19< α=0,05). Saran untuk masyarakat berusia ≥40 tahun agar menjaga pola makan seimbang dengan asupan energi yang cukup 70-105% dari Tingkat Kecukupan Energi dan asupan zat gizi makro yang cukup 80-100% dari Angka Kecukupan Gizi. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang berhubungan kejadian diabetes melitus pada masyarakat usia ≥40 tahun di kelurahan Batangkaluku kabupaten Gowa.