Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Considering Ghararwain's Special Inheritance in the Midst of Gender Justice Issues Wahidah
Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 20 No. 2 (2021)
Publisher : Pascasarjana UIN ANTASARI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/albanjari.v20i2.12505

Abstract

Abstract: Ghararwain inheritance is a special case of inheritance in Islam that has a fixed heir structure and deviates from faraidh (inheritance law). The application of its calculation method can disadvantage the mother's inheritance rights in two situations. Amidst the issue of gender equality, various perspectives from different professions, expertise, and viewpoints show diverse responses, yet adaptive to change. This ijtihadi product, although possessing wisdom related to maqashid al sharia (the objectives of Islamic law), needs to be reconsidered for its use as a provision for inheritance settlement in positive law in Indonesia, especially concerning the tsuluts al baqi portion (one-third of the remaining estate) which serves as a privilege in the Ghararwain case. Keywords: Special Inheritance, Ghararwain, Ashobah, Tsuluts al Baqi, Gender Equality
Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Siswa melalui Media Wayang Kertas Panjaitan, Chery Julida; Wahidah; Soraya, Dara; Adelia, Magfirah; Syahputri, Resti Restari; Ulhusna, Risna; Siregar, Nurul Huda; Masyitah, Nur
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v3i1.182

Abstract

This research aims to improve students' public speaking skills through Wayang Kertas media. This research used an experimental method consisting of 6 meetings. The 6 meetings included 2 observations and 4 public speaking teaching sessions through Wayang Kertas media. Researchers conducted research in Sidodadi Village, Langsa City with a total of 7 students. Based on research results, the use of paper puppet media can improve students' public speaking skills in elementary schools. This innovative and engaging approach not only improves students' public speaking skills, but also provides space for them to be more actively involved in the learning process, enriching their learning experience and stimulating creativity. These results show that creative and innovative learning approaches, such as the use of paper puppets, improve communication skills at the basic education level.
Efektivitas Penggunaan Teknik Substitusi Numerik melalui Media LKPD dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Paragraf Matematika Wahidah
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 6 (2023): November 2023
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v2i6.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) keterampilan menulis paragraf matematika sebelum menerapkan teknik substitusi numerik melalui media LKPD; 2) keterampilan menulis paragraf matematika sesudah menerapkan teknik substitusi numerik melalui media LKPD; 3) efektivitas keterampilan menulis paragraf matematika dalam pembelajaran yang menerapkan teknik substitusi numerik melalui media LKPD. Penelitian dilakukan di SD Negeri 005 Tembilahan. Kegiatan penelitian berlangsung di awal semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Populasi penelitian ini adalah para siswa kelas 4A yang mengikuti tes pembelajaran keterampilan menulis paragraf matematik baik sebelum maupun sesudah menggunakan teknik substitusi numerik melalui media LKPD. Jumlah populasi ini terbagi dari 14 siswa lelaki dan 10 siswa perempuan. Sampel ditetapkan sebanyak 22 siswa mengacu kepada formula yang dikembangkan Slavin; 13 siswa lelaki dan 9 siswa perempuan yang dipilih secara random sederhana tanpa pengembalian. Data dikumpul menggunakan instrumen tes pilihan ganda 3 opsi secara manual. Data dianalisis secara statistik inferensial parametrik yakni uji t satu sampel dan uji t sampel berpasangan. Syarat homogenitas variansi dan teknik sampling terpenuhi. Hasil penelitian: 1) keterampilan menulis paragraf matematika sebelum menerapkan teknik substitusi numerik melalui media LKPD mencakapi mean 23,09 atau setara dengan nilai baku persen 44,40; 2) keterampilan menulis paragraf matematika sesudah menerapkan teknik substitusi numerik melalui media LKPD mencapai mean 41,14 atau setara dengan nilai baku persen 79,12; 3) penerapan teknik substitusi numerik melalui media LKPD terbukti efektif dalam pembelajaran keterampilan menulis paragraf matematika. 
Kedudukan Hukum Waris Anak zina Di Indonesia Misbahuddin; Gusti Muzainah; Wahidah
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 1 No. 3 (2023): Legal Development of Local Business Transactions and Contemporary Law in Indone
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v1i3.88

Abstract

Abstract That human life has a limited time. If you have reached the end of life with the arrival of death, in unusual circumstances, where when a person dies, and he has children born outside of legal marriage or adultery. - In this case Islamic Law, Civil Code data, Marriage Law and as well customary law has significant differences. This difference stems from the differences in each legal system in viewing sex relations outside of marriage, whether it can be classified as adultery or not, and the position of adultery children as children in the family. Natural child,-The type of this research is normative with library research. The results of this study indicate that adultery children will obtain civil rights against their biological father if they receive a termaq (confession) from their biological father as adjusted by Ibnu Taimiah and this has been accommodated in the Civil Code and Customary Law and in line with Constitutional Court Decision Number 46 /PUU-VIII/2010. Keywords: Inheritance of adulteress, Pluralism of Inheritance Law Abstrak Bahwa kehidupan manusia memiliki keterbatasan waktu. Apabila telah sampai pada batas akhir kehidupan dengan datangnya kematian, dalam keadaan tidak biasa, dimana ketika seseorang meninggal dunia, dan dia memiliki anak yang lahir diluar perkawinan yang sah atau anak zina.- Dalam hal ini Hukum Islam, Kuhperdata , UU Perkawina serta hukum adat memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan ini bertitik tolak dari perbedaan masing‐ masing sistem hukum dalam memandang hubungan seks di luar nikah, apakah dapat dikategorikan sebagai suatu perzinahan atau tidak,dan mendudukan anak zina sebagi anak dalam keluarga, Adanya perbedaan mengenai hal ini sangat lah jelas menimbulkan perbedaan implikasi hukum untuk selanjutnya terhadap kewarisan anak zina,- Jenis penelitian ini adalah Normatif dengan penelitian kepustakaan (library research), Dalam penelitian ini penulis menggali kedudukan hukum waris anak zina baik yang terdapat dalam hukum Islam, hukum postif dan hukum adat,- Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya anak zina akan memperoleh hak keperdataan terhadap ayah bilogisnya apabila mendapatkan Istilahaq ( Pengakuan ) dari ayah biologisnya sebagaimana yang diungkapkan kan oleh Ibnu Taimiah dan hal tersebut ternyata sudah diakomodir dalam KUH Perdata dan Hukum adat serta selaras dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010. Kata Kunci :Waris anak zina, Pluralisme Hukum Waris
A Case Study Of Jujuran Money For Bank Loans In The Community Of Kusan Hilir Sub-District, Tanah Bumbu District Hallymah Thussadyah Maura Putri; Wahidah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.410

Abstract

Abstract The practice of jujuran in the community of Kusan Hilir Sub-district sets a high nominal amount, due to the insufficiency of the nominal demand, causing the prospective bridegroom to owe the bank to fulfill it. This research aims to find out the practice of utilization of jujuran money from bank loan and the impact of jujuran money from bank loan in the community of Kusan Hilir Sub-district, Tanah Bumbu Regency. This type of research is empirical legal research with a legal sociology approach. The research subject is the parties involved or who know about the practice. Data collection through interviews that are open ended questions. Furthermore, the data is processed in the form of editing and matrix. The data was analyzed using qualitative descriptive techniques. The results of this study found that dowry and jujuran are two different things. Jujuran is a tradition, but in determining it the community sets a high nominal. So that because of the insufficiency of the nominal requested causes the prospective husband to borrow money from the bank as the fastest alternative. In the practice of utilization, most use it for the luxury of walimatul 'ursy events, and some use it for living capital after marriage. The impact of the jujuran money as a result of borrowing from the bank has more disadvantages, such as pressure to meet the high nominal value, regret after borrowing, dishonesty about the origin of the jujuran money, and conflict after the marriage because it must be burdened by debt. This appears to be an obstacle in a marriage that should apply the principle of raf' al-taysir (prioritizing convenience) in all matters, especially in marriage. So this custom is classified as 'urf fasid and maslahah mulghah because it contradicts the principles of Islamic law. Keywords: Utilization, Impact, Honest Money Abstrak Praktik jujuran pada masyarakat Kecamatan Kusan Hilir menetapkan dalam jumlah nominal yang tinggi, akibat belum tercukupinya permintaan nominal tersebut sehingga menyebabkan pihak calon mempelai lak-laki berhutang pada bank untuk memenuhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pemanfaatan uang jujuran atas hasil peminjaman bank dan dampak dari uang jujuran atas hasil peminjaman bank pada masyarakat Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Dengan subjek penelitian tersebut yaitu para pihak yang terlibat atau yang mengetahui mengenai praktik tersebut. Pengumpulan data melalui wawancara yang bersifat open ended question. Selanjutnya data diolah dalam bentuk editing dan matriks. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa antara mahar dan jujuran adalah dua hal yang berbeda. Jujuran adalah sebuah tradisi, akan tetapi dalam penentuannya masyarakat mematok nominal yang tinggi. Sehingga karena tidak tercukupinya nominal yang diminta menyebabkan pihak calon suami meminjam uang pada bank sebagai alternatif tercepat. Dalam praktik pemanfaatnya sebagian besar menggunakannya untuk kemewahan acara walimatul ‘ursy, dan ada juga yang menggunakannya untuk modal hidup setelah pernikahan. Dampak dari uang jujuran atas hasil meminjam pada bank ini lebih banyak kemudharatannya, seperti tekanan untuk memenuhi nominal yang tinggi, rasa penyesalan setelah meminjam, ketidak jujuran atas asal usul uang jujuran tersebut, hingga konflik setelah pernikahan karena harus terbebani oleh hutang. Hal ini tampak sebagai hambatan dalam pernikahan yang seharusnya menerapkan prinsip raf’ al-taysir (mengutamakan kemudahan) dalam segala urusan terlebih lagi dalam pernikahan. Sehingga kebiasaan ini tergolong ‘urf fasid dan maslahah mulghah karena bertentangan dengan prinsip syariat Islam. Kata Kunci: Pemanfaatan, Dampak, Uang Jujuran