Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS PERKEMBANGAN TOKOPEDIA DAN GOJEK SETELAH MERGER Jerry, Jerry; Ong, Jovi; Feriady Darma Saputra, Osgood; Vanders, William; Neka Fatyandri, Adi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1969-1975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Tokopedia dan Gojek pasca merger. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan studi kasus melalui pengumpulan data dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa merger Tokopedia dan Gojek berdampak positif bagi perkembangan bisnis kedua belah pihak. Mereka telah berhasil menggabungkan sumber daya dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan. Namun, ada tantangan seperti persaingan yang ketat dan regulasi yang semakin ketat. Studi tersebut menyimpulkan bahwa merger Tokopedia dan Gojek berpotensi menjadi kekuatan besar dalam industri e-commerce dan layanan on-demand di Indonesia dan luar negeri.
ANALISIS LAJU KOROSI DALAM BERBAGAI VARIASI MEDIA: LARUTAN ASAM CUKA, KOH, AIR LAUT, DAN AQUADEST Aurellia, Chalista Balqis; Prayoga, Nayaka Sandi; Hardiansyah, Andi; Nury, Dennis Farina; Jerry, Jerry; Luthfi, Muhammad Zulfikar; Ardian, Adna Ivan; Agustina, Amelia Naomi; Putra, Muhamad Iqbal
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL Forthcoming issue
Publisher : Politeknik ATI Makassaar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan salah satu masalah utama dalam aplikasi industri yang melibatkan material logam, termasuk seng. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju korosi plat seng dalam empat media berbeda, yaitu asam cuka 25%, kalium hidroksida (KOH) 0,1 N, air laut, dan aquadest. Metode yang digunakan adalah kehilangan massa (weight loss method) dengan interval pengamatan 24, 48, dan 72 jam. Sampel plat seng berukuran 5 × 3 × 0,025 cm direndam dalam masing-masing media dan ditimbang untuk menghitung laju korosi. Hasil penelitian menunjukkan laju korosi tertinggi terjadi pada asam cuka sebesar 24,712 mpy, diikuti KOH 0,1 N sebesar 6,234 mpy, air laut sebesar 2,894 mpy, dan terendah pada aquadest sebesar 0 mpy. Tingginya konsentrasi ion H⁺ dalam asam cuka mempercepat reaksi oksidasi seng sehingga meningkatkan laju korosi, sedangkan KOH masih menimbulkan korosi melalui pembentukan endapan Zn(OH)₂. Ion Cl⁻ pada air laut memicu korosi lokal ringan, sementara aquadest yang bersifat netral hampir tidak menimbulkan korosi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan asam memiliki efek korosif yang lebih besar pada logam seng dibandingkan lingkungan basa maupun netral. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemilihan jenis logam yang tahan terhadap korosi dan menjadi dasar untuk mengurangi potensi korosi di industri.