Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Postur Tubuh Pekerja Mebel Kayu Menggunakan Metode REBA: Studi Ergonomika Mengurangi Musculoskeletal Disorder Salsabila, Alya; Simanungkalit, Marifa; Adhayuga, Farhan Agung; Anggraini, Bella Dewi; Pangihutan, Ruben; Mufidah, Zunanik; Fil’aini, Raizummi
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v6i1.70

Abstract

Wood furniture workers often face ergonomic challenges in their daily work activities, which involve manual tasks such as lifting, cutting, and assembling wooden components. These activities have the potential to cause musculoskeletal disorders (MSDs), which are disorders of the musculoskeletal system. MSDs can cause muscle pain, physical fatigue, and reduced work productivity in the long term if not properly addressed. This study aims to analyze the work posture risks of furniture workers using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method, designed to evaluate overall body posture during work activities. Data collection was conducted through direct observation on-site and video recording during the work process. This visual data was then analyzed using CorelDraw software to measure the workers' body posture angles, which were subsequently used to determine the REBA score for each work activity. The analysis results showed that out of the five main stages in the furniture production process, four of them had moderate to high ergonomic risk levels. The most risky stages are during wood cutting and assembly, where workers tend to bend or lift loads in an unideal position. Based on these results, the study recommends several improvement measures, including the use of lifting aids, adjusting the height of workbenches to match workers' body postures, and scheduling regular rest breaks. These steps are expected to reduce the risk of injuries caused by non-ergonomic work postures and improve the comfort and efficiency of furniture workers.
Peran Teman Sebaya dalam Memotivasi Diri terhadap Mahasiswa yang Tidak Memiliki Teman (Circle) di Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu Salsabila, Alya; Putri, Pera Peli; Cinta, Tamara Febriana; Aprilia, Wahyuni; Bayan, Zubaidah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i1.1303

Abstract

Masa perkuliahan merupakan fase krusial bagi perkembangan mahasiswa, di mana interaksi social yang positif dengan teman sebaya memegang peranan penting. Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran teman sebaya dalam memotivasi diri mahasiswa yang tidak memiliki lingkaran pertemanan (Circle) di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu (UINFAS). Fenomena mahasiswa yang tidak memiliki Circle menjadi perhatian penting, dan penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi factor-faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut, serta menggali strategi yang di lakukan teman sebaya dalam memberikan dukungan dan motivasi. Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Informan dipilih melalui Teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa semester enam di UINFAS Bengkulu yang tidak bergabung dalam Circle pertemanan. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan pengumpulan, penyajian, verifikasi dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian di harapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dinamika interaksi social di lingkungan kampus, serta memberikan slusi efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan mahasiswa yang tidak memiliki Circle penelitian ini juga diharapkan menjadi acuan berharga bagi pengmbangan program pembinaan mahasiswa yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan motivasi diri serta kesejahteraan psikologis mahasiswa secara holistik.
Pengaruh Pengangguran, Kemiskinan, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Kesenjangan Pendapatan di Kabupaten atau Kota Provinsi Banten Periode Tahun 2019-2023 Salsabila, Alya; Azaria, Naura Sultania; Ramdhani, Novita; Amanda, Amanda; Christina, Angelicha
LITERATUS Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v6i1.1571

Abstract

This study aims to analyze the impact of unemployment, poverty, and the Human Development Index (HDI) on income inequality in the regencies and cities of Banten Province during the period 2019-2023. This research uses secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The population in this study includes all regencies and cities in Banten Province, with the sample being time series data from 8 regencies/cities over five years. The research method used is panel data regression with the STATA 14 application. The research instrument includes independent variables such as unemployment, poverty, and HDI, and the dependent variable is income inequality measured by the Gini ratio. The results show that unemployment and HDI have a significant influence on income inequality, while poverty does not have a significant effect. Increases in unemployment and HDI tend to increase income inequality. Additionally, the study found that improvements in HDI, including enhancements in educational and health infrastructure, contribute to the increase in income inequality. These findings have important implications for economic policies to reduce income inequality in Banten Province.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DAN MENULIS ANAK MELALUI METODE READING-DISCUSSING-CREATING-WRITING (RDCW) DI SDN 1 DASAN GERIA Farisi, Rizki Al; Muhsini, Andriansyah; Azuro, Restu Aditya; Budiman, Lalu Muhammad Alan; Akbar, Fariz; Saufi, M. Riyadus; Yossefa, Allysa; Maulidia, Zavira Mardhatillah; Salsabila, Alya; Putra, Ida Ayu Ravikan Varapanna; Aryana, I Gusti Putu Muliarta
Jurnal Wicara Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cfhfjt74

Abstract

Literacy is a fundamental skill for elementary school students to develop critical thinking, comprehend information, and express ideas effectively. However, observations at SDN 1 Dasan Geria revealed that several third-grade students still struggled with reading and writing. This community service program aimed to enhance students’ literacy skills using the Reading-Discussing-Creating-Writing (RDCW) method. The method consisted of five stages: Read Me A Book, Reading Aloud, Smart Book Review, Creating Project-Based Works, and Writing Stories. The program utilized 1,000 high-quality reading materials, mostly children’s stories provided by the National Library of Indonesia. The results demonstrated significant improvement in students’ reading, writing, critical thinking, and creativity. Furthermore, the activities positively influenced students’ learning motivation, self-confidence, social collaboration, and character development. Thus, the RDCW method is proven to be an effective and sustainable literacy strategy that supports the implementation of the School Literacy Movement in elementary education.
Faktor Sosial dan Budaya yang Mempengaruhi Rendahnya Minat dan Partisipasi Remaja pada Seni Tari Tradisional Salsabila, Alya; Naibaho, Devi Magdalena; Nurhidayahti, Nurhidayahti; Bgn, Okta Nabila Br.; Sadila, Tengku Icha Risfani; Ummairoh, Zahwa; Yunita, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37125

Abstract

Penurunan minat dan partisipasi remaja terhadap seni tari tradisional menjadi tantangan dalam upaya pelestarian budaya lokal di Indonesia. Perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi dan modernisasi diduga berkontribusi terhadap melemahnya keterlibatan generasi muda dalam aktivitas seni tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi rendahnya minat serta partisipasi remaja pada seni tari tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode systematic literature review terhadap artikel ilmiah nasional yang terbit pada rentang tahun 2024–2026. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial seperti globalisasi, modernisasi, minimnya dukungan keluarga, terbatasnya peran pemerintah, serta kurangnya fasilitas pelestarian menjadi pemicu dominan rendahnya partisipasi. Faktor budaya berupa pergeseran nilai, melemahnya internalisasi identitas lokal, dan perubahan persepsi terhadap relevansi seni tradisional turut memperkuat kecenderungan tersebut. Disimpulkan bahwa rendahnya partisipasi remaja merupakan hasil interaksi antara faktor sosial sebagai pemicu struktural dan faktor budaya sebagai pembentuk orientasi nilai. Oleh karena itu, strategi pelestarian perlu mempertimbangkan penguatan dukungan sosial sekaligus revitalisasi makna budaya agar partisipasi remaja dapat meningkat secara berkelanjutan.
EKSPLORASI TEKNIK PENGERITINGAN VERTIKAL DALAM PENATAAN RAMBUT DESAIN MODERN DI SALON KECANTIKAN Neguita Pinem, Igrelatercia; Simanjuntak, Ivolyne; Salsabila, Alya; Ramadhani, Syifa; Rezki Fauzani, Asrah; Putri, Mutia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45636

Abstract

This study aims to explore in-depth the vertical perming technique in modern hair styling design, including conceptual understanding, implementation procedures, and its application in beauty salons. The research method uses a qualitative approach with a literature study type that examines various sources, including scientific journals, theses, and research articles related to hair perming. The object of study is focused on the practice of vertical perming applied in beauty salons as part of professional hair styling services. Data analysis techniques use content analysis with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that vertical perming is a hair rolling technique with the roller positioned perpendicularly following the direction of hair fall, producing elongated, soft, and natural curls. The implementation procedure includes preparation stages, hair diagnosis, washing, hair parting, vertical rolling, solution application, perming process, rinsing, neutralization, and finishing. The success factors of this technique are determined by the accuracy of roller selection, hair health conditions, and the technical mastery of the hairstylist. This study concludes that the vertical perming technique is an essential competency in hair beauty because it can create natural and voluminous curl designs according to the client's facial characteristics.
Peran Teks Ulasan dalam Meningkatkan Apresiasi dan Interpretasi Karya Tari Etnis Karo di Sekolah Bangun, Okta Nabila Br.; Nurhidayahti, Nurhidayahti; Salsabila, Alya; Sadila, Tengku Icha Risfani; Ummairoh, Zahwa; Naibaho, Devi Magdalena; lande, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38443

Abstract

Pembelajaran seni budaya di sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan apresiasi dan pemahaman peserta didik terhadap budaya lokal, termasuk karya tari etnis Karo. Namun, dalam proses pembelajaran, siswa masih cenderung memahami tari sebatas praktik gerak tanpa mampu menginterpretasikan makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teks ulasan dalam meningkatkan apresiasi dan interpretasi karya tari etnis Karo di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur. Data diperoleh dari berbagai jurnal, buku, skripsi, dan sumber ilmiah lain yang berkaitan dengan teks ulasan, apresiasi seni, interpretasi karya tari, dan budaya Karo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks ulasan dapat membantu peserta didik memahami unsur artistik, simbolik, dan nilai budaya dalam karya tari etnis Karo secara lebih mendalam. Penggunaan teks ulasan juga mendorong kemampuan berpikir kritis, interpretatif, dan apresiatif siswa dalam pembelajaran seni budaya. Selain itu, pembelajaran berbasis teks ulasan berpotensi menjadi media pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah. Dengan demikian, teks ulasan dapat dijadikan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam mendukung apresiasi dan interpretasi karya tari etnis Karo pada peserta didik.