The rapid development of technology and 21st-century demands emphasize the need for innovation in elementary school learning media. However, no systematic study has examined how PGSD FKIP UIR students utilize such media in their research. This study aims to identify the types of media, learning content, and research methods used in student projects. A meta-analysis was conducted on 42 articles published in national ISSN-accredited journals between 2020 and 2022, sourced from SINTA and Google Scholar. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques, including cross-tabulation and visualizations. Results show that most studies employed the Research and Development (R&D) method, with video-based media being most common. Social Studies (IPS) was the dominant subject. The trend peaked in 2021. These findings indicate a preference for technology-based, visually engaging media, although diversity in media types and subjects remains limited. The study suggests the need to enhance curriculum design and research supervision, and highlights the significance of media-based research in improving elementary education quality. ABSTRAK Perkembangan teknologi dan tuntutan abad ke-21 menekankan perlunya inovasi media pembelajaran di sekolah dasar. Namun, belum ada kajian sistematis yang menelaah bagaimana mahasiswa PGSD FKIP UIR memanfaatkan media tersebut dalam penelitian mereka. Studi ini bertujuan mengidentifikasi jenis media, konten materi ajar, dan metode penelitian yang digunakan mahasiswa. Meta-analisis dilakukan terhadap 42 artikel yang dipublikasikan dalam jurnal nasional ber-ISSN pada tahun 2020–2022, diperoleh dari SINTA dan Google Scholar. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan tabulasi silang dan visualisasi data. Hasil menunjukkan mayoritas penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan media video sebagai pilihan utama. Materi dominan adalah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dengan tren tertinggi pada tahun 2021. Temuan ini menunjukkan kecenderungan pada media berbasis teknologi yang bersifat visual, meskipun variasi jenis media dan konten masih terbatas. Studi ini merekomendasikan penguatan kurikulum pengembangan media dan bimbingan penelitian, serta menegaskan pentingnya riset berbasis media untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar.