Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

STRUKTUR AJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM GEGURITAN BUDI PEKERTI Dyatmika, I Kadek Wahyu; Sutriyanti, Ni Komang; Widiantana, I Kadek
UPADHYAYA: JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2024): Bahasa Indonesia
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/up.v5i1.2761

Abstract

Character education when viewed in the context of education in Indonesia refers to 18 noble values originating from the nation's culture and o foster the personality of the next generation (the younger generation). The teachings of character education can not only be found through learning in schools but can be seen in geguritan literary works. Geguritan Budi Pekerti is one of Bali Purwa's literary works which contains ethical and Hindu religious values. The problem that is studied in this scientific article is the structure of the teaching of character education in ethical behavior. The theory used in this study is Hans Georg Gadamer's Hermeneutical Theory which is strongly related to the interpretation of literary works and Charles Sanders Pierce's Semiotic Theory to study the doctrinal structure (icon) in Geguritan Budi Pekerti. This research is a qualitative research conducted by data collection methods through interviews, documentation, and literature study. The collected data were analyzed using the hermeneutic data analysis method and presented using inductive deductive techniques. The results of this study are in the form of a structure of character education teachings in Geguritan Budi Pekerti that is religious teachings, tolerance, honesty and social care.
Implementasi Gamifikasi Media Game Spinner Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II Di SD No 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani Tahun Pelajaran 2025/2026 Ni Putu Novi Sukma Dewi; Ni Nengah Selasih; I Kadek Widiantana
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7224

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan secara rinci implementasi gamifikasi media game spinner pada pembelajaran matematika kelas II serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukungnya di SD No 4 Abiansemal Dauh Yeh Cani. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keterlibatan serta motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika yang hingga saat ini masih tergolong rendah. Guru terus berupaya dalam menciptakan pembelajaran matemtika sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas rendah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru kelas II, dan siswa kelas II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sementara itu, proses analisis data menggunakan model interaktif yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi gamifikasi media game spinner dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang tersusun secara sistematis dan terarah. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan pembelajaran berbasis mindful learning, joyful learning, dan meaningful learning dapat meningkatkan partisipasi aktif, serta membantu memperdalam terhadap konsep-konsep matematika kepada siswa. Selain itu, faktor pendukung implementasi berasal dari faktor internal berupa motivasi, antusiasme, kesiapan, dan kepercayaan diri siswa, serta faktor eksternal berupa interaksi guru dan siswa, kerja sama antar siswa, suasana kelas yang kondusif, dan dukungan sarana prasarana. Secara keseluruhan, gamifikasi media game spinner terbukti dapat menciptakan proses pembelajaran matematika yang lebih interaktif, menyenangkan, serta memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.
The Concept of the Oneness of God in the Geguritan Krama Selam Text As Reinforcement of Religious Moderation I Kadek Widiantana
International Proceeding On Religion, Culture, Law, Education, And Hindu Studies Vol. 1 (2022): International Proceeding On Religion, Culture, Law, Education, And Hindu Studies
Publisher : IAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/internasional-seminar.v1i.241

Abstract

Balinese literature in terms of content is divided into Purwa Balinese Literature and Anyar Balinese Literature. Geguritan is a part of Purwa Balinese Literature. Geguritan cannot be separated from stories, traditions, or Hindu religious values. But one of them, there is a Geguritan containing Islamic teachings which is a unique one. This is certainly interesting to study, especially in terms of content analysis methods and literary reception theory. Based on the analysis conducted, Geguritan Krama Selam teaches the concept of the oneness of God, how the mention of the names Hyang Widi and Allah is used interchangeably and also it is said that Hyang Widi and Allah are one. Understanding the oneness of God will indirectly avoid blaspheming, harassing, or insulting the beliefs of other people who do not share the same faith because in fact all come from one source.