Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pembelajaran PKn sebagai Pendidikan Politik Pemilih Pemula Hemafitria Hemafitria; Hadi Rianto
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2015): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v13i2.114

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan peran pembelajaran PKn sebagai wahana pendidikan politik bagi pemilih pemula dengan mengembangkan pembinaan terhadap partisipasi pemilih pemula melalui kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Penelitian ini mengkaji mulai dari fenomena nyata pembinaan partisipasi pemilih pemula melalui pembelajaran PKn serta pembinaan pemilih pemula dalam menghadapi pemilu. Dari penelitian ini ditemukan bahwa pembinaan partisipasi pemilih pemula secara nyata di sekolah dilaksanakan dengan memberikan pemahaman dan arahan tentang partisipasi aktif pemilih pemula sebagai warga negara, membangun sikap demokratis dan kebersamaan, dan memperkenalkan sistem pemerintahan yang yang berlaku di Indonesia. Dalam proses pembelajaran, pembinaan partisipasi politik pemilih pemula dilaksanakan dengan menyelenggarakan diskusi kelas dengan tema politik, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan politik dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk turut serta dalam aksi politik.
Pembinaan Karakter Mahasiswa melalui Organisasi Kemahasiswaan di STKIP-PGRI Pontianak Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Fety Novianty
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 2 (2014): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v12i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran faktual mengenai proses pembinaan karakter mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan yaitu HIMA PPKn dan Pramuka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini yaitu Ketua dan anggota dari HIMA PPKn dan Pramuka. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, studi literature, dan studi dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu:  Pada umumnya karakter mahasiswa di STKIP-PGRI Pontianak sebelum dibina masih kurang hal ini dapat dilihat dari gaya mereka berpakaian, berbicara dengan dosen, membuang sampah sembarangan, kurang disiplin masuk perkuliahan, namun setelah dilakukannya kegiatan-kegiatan kemahsiswaan secara perlahan-lahan karakter mahasiswa menjadi lebih baik. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh HIMA PPKn maupun Pramuka dalam membina karakter mahasiswa terungkap bahwa secara sederhana pembinaan sudah dilakukan dengan baik. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh HIMA PPKn untuk menumbuhkan karakter mahasiswa seperti LDKO, PILAR, SILA, PKWI, PPWNS. Sedangkan kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka untuk membina karakter mahasiswa yaitu: PRADIK, DIKSAR, PKSC dan latihan dalam pertemuan. Ada beberapa karakter yang tumbuh dari pembinaan yang dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan baik HIMA PPKn maupun Pramuka, seperti disiplin, rasa percaya, kerja sama, rasa hormat, kepedulian, tanggung jawab, nasionalisme, bersahabat, kewarganegaraan dan sebagainya.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN IKIP PGRI PONTIANAK Hadi Rianto; Zuldafrial Zuldafrial; Sulha Sulha; Yuliananingsih M; Dada Suhaida; Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Syarif Firmansyah; Fety Novianty; Erna Octavia; Moad Moad; Muhammad Anwar Rube'i
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1524

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk (1) menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan, minat mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, (2) meningkatkan kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, (3) membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan (4) memberikan motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat pada peningkatan kemampuan, minat, motivasi, inovasi, dan kreativitas mahasiswa untuk menekuni dunia wirausaha, meningkatnya kreativitas berpikir mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan wirausaha, membuka wawasan tentang perkembangan dunia wirausaha di Kalimantan Barat, dan mendorong motivasi kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam mengembangkan dunia wirausaha di Kalimantan Barat. Peserta kegiatan pelatihan kewirausahaan adalah mahasiswa Prodi PPKn di IKIP PGRI Pontianak terdiri dari 40 orang. Tempat kegiatan yaitu Balai Pertemuan Desa Sungai Baru Kecamatan Telok Keramat Kabupaten Sambas. Pengenalan terhadap dunia dan peluang usaha tentunya akan memungkinkan peningkatan motivasi individu bahwa upaya kewirausahaan akan memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada hanya duduk menunggu peluang mejadi orang yang bekerja diperkantoran
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PEMBUATAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI DESA SUNGAI BARU KECAMATAN TELUK KERAMAT SAMBAS Hemafitria Hemafitria; Erna Octavia
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i2.1909

Abstract

Bahan ajar adalah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya. PKM ini dapat diselenggarakan dengan baik yang ditandai dengan dihasilkannya bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sesuai dengan kriteria yang benar, diperoleh bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa,  guru tidak lagi tergantung kepada buku teks yang terkadang sulit untuk diperoleh,  bahan ajar menjadi labih kaya karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai referensi, menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman guru dalam menulis bahan ajar dan bahan ajar akan mampu membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dengan siswa karena siswa akan merasa lebih percaya kepada gurunya.  Dengan tersedianya bahan ajar yang bervariasi, maka  pembelajaran  akan mendapatkan manfaat yaitu, kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik.
PARTISIPASI POLITIK DALAM PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DI DESA PERAPAKAN KABUPATEN SAMBAS Hemafitria Hemafitria; Fety Novianty Fety Novianty; Fitriani Fitriani
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v2i1.45310

Abstract

 Partisipasi politik masyarakat erat dengan demokrasi suatu negara. Dalam demokrasi negara, kedaulatan berada di tangan rakyat, yang pelaksanaannya melalui kegiatan bersama untuk menentukan tujuan-tujuan, serta masa depan dan untuk menentukan orang-orang yang akan memegang pimpinan. Partisipasi politik suatu kegiatan masyarakat dalam memilih pemimpin baik secara langsung atau tidak langsung dan ikut aktif dalam kehidupan politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan bentuk deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda. Teknik dalam penelitian data ini observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat menyatakan bahwa wujud Partisipasi politik masyarakat dapat dipakai sebagai ukuran untuk menilai penilaian stabilitas sistem politik kepuasan dan ketidakpuasan warga kepala negara yang rendahnya partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah masyarakat yang aktif menggunakan hak suara nya dalam melaksanakan pemilihan umum umum daerah dan ikut serta dalam kegiatan politik. Faktor mempengaruhi politik masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah adalah faktor kesadaran dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah yang tentang pengetahuan masyarakat tentang politik. Upaya Partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan umum kepala daerah dalam melakukan kegiatan sosialisasi, 
ANALISIS NILAI GOTONG ROYONG DALAM UPACARA ADAT NYABAKNG MASYARAKAT DUSUN SEGONDE KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG Hema Fitria; Hadi Rianto; Rosi Debora Marantika; Muhammad Anwar Rube'i
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 1 Edisi Juni 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i1.2931

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang nilai gotong royong dalam upacara adat nyabakng yang terdapat pada masyarakat Dusun Segonde Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Tujuan khusus dalam penelitian ini: 1) Pelaksanaan Upacara Adat Nyabakng Masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. 2) Wujud Nilai Gotong Royong yang terdapat dalam Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. 3) Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi Nilai Gotong Royong melalui Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode Deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan nilai Gotong Royong dalam Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gotong royong dalam upacara adat nyabakng adalah saat persiapan sebelum memulai upacara adat nyabakng dan pada saat proses pelaksanaan upacara adat nyabakng. Nilai gotong royong ini menjadi tempat dalam masyarakat dapat mempererat tali persaudaraan.
ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN APLIKASI ONLINE PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI SMP HARAPAN ANANDA KABUPATEN KUBU RAYA Hemafitria Hemafitria; Fety Novianty; Ega Murdiana
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.3041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran PKn menggunakan aplikasi online pada saat pandemi covid-19 di SMP harapan ananda kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah,  wakakurikulum,  guru PPKn, dan siswa SMP harapan ananda kecamatan sungai raya kabupaten kubu raya. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, panduan wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini guru PPKn sudah melaksanakanpembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi online, dilihat dari guru PPKn menyampaikan materi pembelajaran dengan media online. Bentuk aplikasi yang di gunakan saat penyampaian materi pembelajaran PKn yaitu whatsapp, youtube, google form. Efektivitas pembelajaran PKn belum sepenuhnya efektif karena pembelajaran online memiliki banyak kendala seperti kurangnya kreatif guru dalam menyampaikan pembelajaran sehingga membuat siswa cepat bosan, dan keterbatasan kouta internet, meskipun penerapan pembelajaran secara online atau daring sudah di terapkan sebagaimana mestinya.
PENGEMBANGAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MEMPERKUAT KETERAMPILAN INTELEKTUAL MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v13i1.7039

Abstract

The purpose of this study was to determine the virtues of making a blended learning model in improving students' civic skills in the Citizenship Education course.The research method used is a combination method (Mixed Methods). The data collection techniques used were direct observation, direct communication, and direct follow-up communication strategies along with data collection instruments such as observation guides, interview guides, and questionnaires. Qualitative data analysis developed by Miles and Huberman is used in this study.The results showed that the implementation of Citizenship Education learning at the IKIP PGRI Pontianak during the Covid-19 pandemic was online and offline. Development of blended learning model steps. In the first stage, the powerful lecturer starts learning with the zoom meeting application. In the second stage, the lecturer performs a demonstration and presentation of knowledge by strengthening skills. The third stage, the lecturer guides the training. The fourth stage, checking understanding and feedback. The fifth or final stage is the follow-up and closing evaluation. The blended learning model is effective in strengthening students' intellectual skills. This can be seen from the results of the questionnaire analysis, namely that students' intellectual skills achieve an actual score of 5391 out of an ideal score of 7140, with a percentage reaching 76%, in the Good category. The results showed that students were able to identify problems, describe problems and make decisions about the problems they faced.
PERAN DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENCEGAH KEKERASAN DI KOTA PONTIANAK Hemafitria Hemafitria; Erna Octavia; Agustin Markononi
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4100

Abstract

This study aims to determine the role of the Department of Population Control and Family Planning, Women's Empowerment and Child Protection in preventing violence in the city of Pontianak. the method used is a qualitative method with descriptive analysis. data collection tools using observation guides, interviews and documentation. data analysis technique uses reduction, presentation, and verification. The results of this study indicate that the forms of violence that occur to women and children are domestic violence, sexual violence, sexual abuse, and trafficking. The obstacles experienced are the lack of human resources or employees, not wanting to report, and people who don't care. Efforts made by the Department of Population Control and Family Planning, Women's Empowerment and Child Protection in preventing violence in the city of Pontianak are to provide socialization, provide assistance, and legal protection.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DI PROGRAM STUDI PPKN IKIP PGRI PONTIANAK Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2021): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2021)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v12i1.5658

Abstract

The purpose of this study is to describe and examine the implementation of human rights education in the PPKn IKIP PGRI Pontianak study program.The research method used is qualitative with a descriptive form. The participants in this study consisted of lecturers who teach Civics courses, lecturers of Human Rights Education courses, Head of Civics Study Program and students of Civics Study Program. The data collection techniques in this study were in the form of observation techniques, interview techniques and documentary study techniques. The data collection tools used in this research are observation guide, interview guide and documentation. The data analysis technique used in this study was carried out by collecting data, reducing data, presenting data and making conclusions.The results showed that the implementation of human rights education in the Civics Study program went well. This condition was seen from the mutual respect and respect between lecturers and students, and there was no discrimination between lecturers and students. The implementation of human rights education in lectures is carried out by lecturers through strengthening students with an understanding of how important it is to respect and respect other human rights. There are several strategies in learning human rights in order to achieve the objectives, namely preparing learning such as formulating learning objectives, knowing the characteristics of students, compiling learning materials, understanding learning situations and contexts, determining appropriate learning resources, determining time and choosing appropriate learning methods. There are two factors that can affect the implementation of human rights education, namely internal factors and external factors.