Claim Missing Document
Check
Articles

Found 52 Documents
Search
Journal : Journal of Muhammadiyah’s Application Technology

Penerapan Konsep Arsitektur Bioklimatik pada Perancangan Pondok Pesantren di Gowa Fikri, Muhammad; Abdullah, Ashari; Paddiyatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.18543

Abstract

Kabupaten Gowa memiliki karakter iklim tropis lembap yang ditandai oleh suhu tinggi, kelembapan yang konsisten, dan intensitas radiasi matahari yang signifikan sepanjang tahun. Kondisi ini menuntut pendekatan desain bangunan yang mampu merespons iklim secara adaptif untuk menciptakan kenyamanan termal, khususnya pada lingkungan pendidikan berasrama seperti pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep arsitektur bioklimatik dalam perancangan pondok pesantren dengan mengacu pada indikator bioklimatik menurut Ken Yeang (1994) dan Norbert Lechner (2007). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis iklim mikro tapak, dan interpretasi desain berbasis prinsip bioklimatik. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi seperti orientasi bangunan, ventilasi silang, penggunaan shading device, dan integrasi vegetasi, sebagaimana dikemukakan oleh Yeang dan Lechner, berkontribusi signifikan terhadap kenyamanan pasif dan efisiensi energi. Penerapan konsep ini pada rancangan pondok pesantren tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperkuat fungsi pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang menghargai alam. Desain ini diharapkan menjadi prototipe arsitektur pesantren tropis yang adaptif, hemat energi, dan humanis.
Pendekatan Arsitektur Tropis pada Perancangan Pelabuhan Kapal Feri di Maluku Tengah Akit, Afdin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Alhumairah, Siti Fuadillah; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.18559

Abstract

Pelabuhan kapal feri memegang peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah kepulauan, seperti di Maluku Tengah. Namun, desain arsitektural pelabuhan sering kali kurang mempertimbangkan karakteristik iklim tropis, seperti suhu tinggi curah hujan yang tinggi, dan intensitas radiasi matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan arsitektur tropis dalam perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah.yang responsif terhadap iklim yang meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pendinginan mekanis. Tujuan utamanya adalah untuk mengintegrasikan teknik pendinginan pasif, seperti ventilasi alami, perangkat peneduh, dan penggunaan bahan hemat energi, untuk menciptakan infrastruktur yang berkelanjutan secara lingkungan dan ekonomi.Pendekatan ini difokuskan padaaspek manajemen panas dan radiasi matahari, pengelolaan air dan kelembapan, efesiensi energi dan penerangan alami dan integrasi dengan alam, adaptasi sosial dan budaya, performa termal bangunan. Metode penelitian yang digunakan study literatur, analisis Lokasi dan evaluasi kasus pada perancangan Pelabuhan kapal feri di Maluku Tengah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi desain Pelabuhan yang ramah lingkungan nyaman bagi pengguna dan hemat energi. Dengan demikian penelitian ini berkontribusi pada pengembangan arsitektur yang selaras dengan kebutuhan masyarakat local dan tantangan lingkungan di kawasan tropis khususnya di Maluku Tengah.
Pendekatan Arsitektur Smart Building pada Perancangan E-Sport Arena di Kota Makassar Huddin, Misba; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v4i1.17567

Abstract

Arsitektur Smart Building merupakan suatu pendekatan arsitektur yang mewujudkan bangunan hemat energi dengan prinsip bagaimana konsumsi energi tersebut dapat dikurangi serta memberi kemudahan dan kenyamanan kepada pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip smart building yang diterapkan pada bangunan E-Sport Arena di Kota Makassar. Penerapan prinsip-prinsip smart building dapat dilihat pada bagian Fasad, sistem penghawaan, dan area outdoor bangunan Arena E-Sports tersebut. Sistem penghawaan yang memanfaatkan udara alami dengan menggunakan cuttingan ACP sehingga udara dapat masuk kedalam bangunan hal tersebut akan mengurangi penggunaan sistem penghawaan yang menggunakan energi listrik. Penerapan prinsip smart building juga dapat dilihat pada fasad bangunan dengan memberikan LED Wall disetiap sisi bangunan. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi pada para pengguna bangunan tersebut.
Konsep Arsitektur Organik pada Perancangan Pusat Wisata Edukasi Botani di Kabupaten Gowa Musiin, Windi Putri; Amal, Citra Amalia; Fuadillah, Siti; Abdullah, Ashari; Yusri, Andi; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/y3kjas15

Abstract

Wisata Edukasi Botani merupakan tempat tujuan wisata yang memanfaatkan hasil pertanian masyarakat Kabupaten Gowa terlebih daerah sekitar Kecamatan Bontomarannu yang memiliki potensi alam namun tidak dikelola dengan baik. Konsep arsitektur organik yang merupakan sebuah filosofi arsitektur yang menjunjung tinggi keharmonisan antara lingkungan hidup , manusia, dan dunia alam melalui desain diterakan pada perancangan wisata ini. Konsep arsitektur organik juga bertujuan untuk memperkuat objek wisata agar selaras antara tapak dan bangunannya, memiliki bangunan yang bersifat alami dimana alam sebagai dasar pokok inspirasi desain. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perancangan pusat wisata edukasi botani di Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip arsitektur organik yang diterapkan pada kawasan wisata edukasi botani menunjukkan keindahan bangunan yang selaras dengan lingkungan tanpa merusak alam sekitarnya.
Perancangan Seaworld dengan Pendekatan Arsitektur Biomorfik di Kota Makassar Latief, Sahabuddin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; Syahriyunita Syahruddin, Andi; Alhumairah Amin, Sitti Fuadillah; Nugroho, Dwiky Izul
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kvjkya45

Abstract

Perancangan Seaworld di Kota Makassar dilakukan dengan pendekatan arsitektur biomorfik yang terinspirasi dari bentuk dan prinsip organisme laut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan fasilitas wisata edukatif yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ekosistem laut sekaligus menghadirkan bangunan yang estetis dan berkelanjutan. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis penerapan konsep biomorfik dalam aspek bentuk, struktur, dan material bangunan Seaworld. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi tapak, dan analisis morfologi bentuk organisme laut untuk diterapkan pada rancangan. Hasil menunjukkan bahwa penerapan bentuk biomorfik menghasilkan desain bangunan menyerupai ikan dengan sistem struktur menyerupai tulang dan penggunaan material transparan serta reflektif yang menonjolkan kesan laut. Kesimpulan menegaskan bahwa pendekatan biomorfik mampu menciptakan desain yang organik, kontekstual, dan fungsional. Implikasinya, konsep ini dapat menjadi acuan bagi perancangan arsitektur berkelanjutan di kawasan pesisir.
Pendekatan Arsitektur Neo Vernakuler pada Perancangan Villa Resort di Pantai Marina Kabupaten Bantaeng Abdillah, Muhammad; Yusri, Andi; Paddiyatu, Nurhikmah; Rohana, Rohana; Syarif, Muhammad; Idrus, Irnawaty; abdillah, muh
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0cz74t57

Abstract

Kabupaten Bantaeng memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata pesisir, khususnya di kawasan Pantai Marina yang memiliki panorama laut menawan serta nilai budaya masyarakat pesisir yang khas. Namun, potensi ini belum diimbangi dengan penyediaan fasilitas akomodasi wisata yang merepresentasikan identitas arsitektur lokal secara kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan arsitektur neovernakular pada perancangan Villa Resort di Pantai Marina, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya mengintegrasikan kearifan lokal dengan kebutuhan wisata modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis elemen arsitektur tradisional yang disesuaikan dengan kondisi iklim serta karakter kawasan pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bentuk atap pelana, penggunaan material lokal seperti kayu dan bambu, serta tata ruang terbuka yang menyatu dengan lanskap alam meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan bangunan. Kesimpulannya, pendekatan arsitektur neovernakular berimplikasi pada terciptanya Villa Resort yang kontekstual, ramah lingkungan, dan memperkuat identitas arsitektur daerah pesisir Bantaeng.   KATA KUNCI Arsitektur neovernakular, villa resort, Pantai Marina, Bantaeng, identitas lokal.
Pendekatan Smart Building Pada Perancangan Makassar Concert Hall di Kota Makassar Yusri, Andi; Syaharuddin, A. Syahriyunita; Latif, Sahabuddin; Abdullah, Ashari; Paddiyatu, Nurhikmah; Tajuddin, Hafizh
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ckbwnb45

Abstract

Perkembangan industri musik di Kota Makassar belum diimbangi dengan fasilitas pertunjukan modern yang memenuhi standar akustik, pencahayaan, dan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan merancang Makassar Concert Hall dengan pendekatan Smart Building yang mengintegrasikan teknologi cerdas, efisiensi energi, dan keberlanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis teknis lokasi terkait iklim, orientasi, kebisingan, dan potensi penerapan teknologi pintar. Hasil perancangan mencakup penerapan Building Energy Management System (BEMS), atap kaca surya laminasi, ruang multifungsi fleksibel, penghawaan dan pencahayaan adaptif, jalur evakuasi strategis, fasad bertema budaya, teknologi tinggi audio-visual, struktur tiang pancang dan baja WF, serta pengolahan grey water untuk irigasi. Kesimpulannya, pendekatan Smart Building pada Makassar Concert Hall mampu meningkatkan kualitas pertunjukan, kenyamanan pengguna, serta mendukung keberlanjutan lingkungan dan citra kota sebagai pusat seni dan budaya di Indonesia Timur.
Perancangan terminal bus tipe A di Kota Makassar dengan pendekatan arsitektur kontemporer ahyar, wirga sandy; Mustafa, Mursyid; Abdullah, Ashari; Yusri, Andi; Nur, Khilda Wildana; Paddiyatu, Nurhikmah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8705

Abstract

Terminal Bus tipe A adalah prasarana transportasi jalan yang digunakan untuk keperluan memuat dan menurunkan penumpang serta mengatur keberangkatan dan kedatangan, yang melayani angkutan antar kota antar provinsi, antar kota lintas batas negara, antar kota dalam provinsi dan angkutan desa. banyaknya masalah-masalah yang terjadi diterminal regional daya seperti kekurangan dari sarana maupun prasarana. Berdasarkan permasalahan yang ada maka perlu dirancang terminal bus tipe A dengan pendekatan arsitektur kontemporer. Metode yang di gunakan adalah pendekatan arsitektur kontemporer yang  menampilkan sesuatu yang berbeda yang menampilkan kualitas tertentu terutama dari segi penggunaan teknologi dan juga kebebasan dalam menampilkan suatu gaya arsitektur.Tujuan dari perancangan terminal bus tipe A ini adalah untuk mengatasi masalah-masalah yang telah dijelaskan diatas dan meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa yang meliputi angkutan  antar kota dalam propinsi (AKDP), angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), angkutan kota (AK), serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan  daerah. Hasil perancangan ini meliputi konsep tapak dengan luas 5,5 Ha yang terdiri dari ruang pengelola 420 m2 , ruang terminal 6.485 m2 dan ruang parkir 9.348 m2. Yang akan disajikan dalam bentuk gambar 2 dimensi yaitu analisis tapak, konsep bentuk, serta 3 dimensi dan animasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terminal bus tipe A dengan pendekatan arsitektur kontemporer ini di desain dengan memperhatikan kenyamanan dan keamanan pengguna.
PERANCANGAN GEDUNG KONSER MUSIK DI KOTA MAKASSAR Widiyanti, Alma; Latif, Sahabuddin; Nur, Khilda Wildana; Abdullah, Ashari; Yusri, Andi; A.Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8779

Abstract

Musik adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Musik selalu ada di tengah-tengah kehidupan manusia. Longfellow mengatakan “music is the universal language of mankind”.Gedung konser musik adalah sebuah gedung yang berfungsi untuk menggelar konser musik atau pertunjukan musik secara langsung. Sesuai dengan tujuannya maka hal-hal teknis yang utama diperlukan adalah kondisi akustik di dalam gedung. Gedung pertunjukan musik dapat juga dijadikan sebagai bangunan monumental yang melambangkan perjalanan sejarah budaya dan karakteristik masyarakat lokal. Fasilitas yang terdapat juga dapat menjadi sarana rekreasi dan hiburan untuk penggunanya.
Perancangan Apartemen Dengan Tema bioclimatic Design di Kota Makassar Rahman, Heri Hermawan; Rasmawarni, Rasmawarni; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad; Amalia, Andi Annisa; Fuadillah, Siti
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i1.8816

Abstract

Saat ini kebutuhan perumahan terus mengalami peningkatan, mengingat perumahan merupakan kebutuhan primer manusia, khususnya pada daerah perkotaan. maka dari itu beberapa alternatif solusi dapat diambil salah satunya adalah membangun perumahan vertikal. Apartemen adalah tempat tinggal suatu bangunan bertingkat yang lengkap dengan ruang duduk, kamar tidur, dapur, ruang makan, jamban, dan kamar mandi yang terletak pada satu lantai, bangunan bertingkat yang terbagi atas beberapa tempat tinggal (Wicaksono, dkk 2020). Arsitektur Bioklimatik adalah suatu pendekatan yang mengarahkan arsitek untuk mendapatkan penyelesaian desain dengan memperhatikan hubungan antara bentuk arsitektur dengan lingkungannya iklim daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah bangunan Apartemen dengan konsep Bioclimatic Design yang mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya sesuai dengan konsep Bioclimatic Design . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan perancangan. Hasil penelitian ini adalah Perancangan apartemen dengan pendekatan arsitektur bioklimatik di makassar yang berlokasi di Jl. Metro Tanjung Bunga di kec. Tamalate kota makassar memiliki luas lahan sebesar 7 ha dengan total besaraan ruang sebesar 31.200 m 2 . pada podium lantai 1 difungsikan sebagai area publik seperti atrium, coffee shop, supermarket, dan kantor pengelola. Podium lantai 2 difungsikan sebagai area semipublik yaitu sekolah, gym center , musholla dan restoran. Podium lantai 3 difungsikan sebagai area privat yaitu kolam renang yang hanya bisa di akses oleh penghuni apartemen. Bentuk bangunan yang di buat untuk menyesuaikan dengan iklim sekitar tapak dan sesuai dengan tema perancangan yaitu arsitektur bioklimatik.