Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di SMK Terpadu Ad-Dimyati Kota Bandung iwan hermawan; Shalahudin Ismail; Yayat Hidayatulloh
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 01 (2020): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study are: 1) To find out the implementation of Islamic education curriculum management in Ad-Dimyati Integrated Vocational High School (SMK) Jl. Wahid Hasyim No. 429-433 Bandung City, 2) To find out the supporting and inhibiting factors of the implementation of management of Islamic education curriculum in Ad-Dimyati Vocational High School Integrated Vocational High School. Wahid Hasyim No. 429-433 Bandung City.Data collection techniques in this study used observation, and interview techniques. While the data analysis uses descriptive analytic method, which describes the data collected in the form of words, images, and not numbers.Based on the results of research on the implementation of Islamic education curriculum in Ad-Dimyati Vocational High School (SMK) Integrated Jl. Wahid Hasyim No. 429-433 City of Bandung, the following conclusions are obtained: 1) The principal as the leader and administrator must carry out their duties regarding planning, directing activities and supervising them and as an administrator guiding teaching and learning activities. 2) Wakasek Kurukulum as the administrative manager of the teacher who is responsible for recording the completeness of the program as well as recording the implementation of the teacher's tasks and as the manager of the evaluation arranging the learning evaluation implementation tool, must always coordinate with the teacher, so that the curriculum program can be achieved by the subject teacher
PENDIDIK PROFESIONAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Iwan Hermawan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 02 (2019): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v3i02.8997

Abstract

Profesionalisme adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki dan diimplementasikan dalam menjalankan tugas profesi pendidik. Karena seorang pendidik adalah garda terdepan untuk mencetak generasi yang akan datang. Bagaimanapun bagusnya program pemerintah maupun lembaga pendidikan, semua itu akan sia-sia tanpa didukung oleh profesionalitas seorang pendidik. Untuk mendukung hal tersebut, sejak tahun 2007 pemerintah mulai melaksanakan sertifikasi guru yang pelaksanaannya memiliki 2 jalur yaitu jalur Portofolio dan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru disingkat PLPG. Dasar utama pelaksanaan sertifikasi adalah Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen (UUGD) yang disahkan tanggal 30 Desember 2005.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimanakah kriteria menjadi seorang pendidik yang profesional dan kompetensi apa saja yang harus dimiliki untuk menjadi pendidik profesional dalam perspektif pendidikan Islam.Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode library research diharapkan mampu menganalisis lebih dalam pada penelitian ini. Sedangkan untuk mencari data yang menunjang maka penulis menggunakan metode dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode content analysis dan interprestasi sumber dan data yang didapat.Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa Pendidik profesional adalah pemegang jabatan profesional yang membawa misi ganda dalam waktu yang bersamaan, yaitu misi agama dan misi ilmu pengetahuan. Misi agama menuntut pendidik untuk menyampaikan nilai-nilai ajaran agama kepada peserta didik, sehingga peserta didik dapat menjalankan kehidupan sesuai dengan norma-norma agama tersebut. Misi ilmu pengetahuan menuntut pendidik menyampaikan ilmu sesuai dengan perkembangan zaman.Kriteria pendidik dalam perspektif pendidikan Islam, tercantum dalam Al Quran, yaitu: Ulul Albab (Q.S. 3: 104), Al Ulama (Q.S. 35: 27-28), Al Muzakki (Q.S. 2: 129), Ahl Al Dzikr (Q.S. 21: 7), Al Rasyihuuna fi Al'ilmi (Q.S. 4: 7).Sedangkan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik profesional dalam persepktif pendidikan Islam adalah: Kompetensi Ilmiah (Q.S. 2; 164 dan 247), (Q.S. 4: 162), (Q.S. 12: 22 dan 68), (Q.S. 27: 15 dan 40), (Q.S. 18: 65), (Q.S. 20: 114), (Q.S. 21: 74 dan 79), (Q.S. 28: 14, (Q.S. 29: 35). Kompetensi Khuluqiah (Q.S. 2: 103 dan 283), (Q.S. 7: 79 dan 93), (Q.S. 13: 21), (Q.S. 42: 59), (Q.S. 46: 35), (Q.S. 4: 63), (Q.S. 39: 53), (Q.S. 33: 53), (Q.S. 5: 54), (Q.S. 3: 134), (Q.S. 19: 51), (Q.S. 31: 19), (Q.S. 17: 37), (Q.S. 8: 47). Kompetensi Jismiah (Q.S. 2: 247), (Q.S. 46: 9), (Q.S. 7: 31), (Q.S. 34: 10), (Q.S. 55: 1), (Q.S. 31: 19), (Q.S. 6: 112).Kata Kunci: Pendidikan, Profesional, Perspektof Islam
Tadabur Al-Qur'an Sebagai Upaya Literasi Beragama di Era Digital Iwan Hermawan
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 01 (2023): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan
Publisher : Magister PAI Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/wkip.v7i01.8998

Abstract

Selain mempunyai banyak nama, Al-Qur’an adalah pedoman hidup pertama bagi ummat Islam selain sunnah Rasulullah SAW dan ijtihadnya para ulama. Untuk menjadikannya sebuah pedoman dan penuntun hidup, maka sudah selayaknya ummat Islam memahami isinya bukan hanya sebatas membaca dan dilombakan. Dalam Al-Qur’an, selain istilah tafsir terdapat istilah tadabbur yang belum banyak dikaji dan diamalkan. Maka dalam penelitian ini akan berusaha diungkap 1) Apa yang dimasksud dengan tadabbur Al-Qur’an?, 2) Bagaimana hubungan antara tadabbur Al-Qur’an dengan literasi beragama?, dan 3) Bagaimana menerapkan literasi beragama di era digital?. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penulis berusaha menggali jawaban dari tiga pertanyaan tersebut dari referensi-referensi berupa kajian tafsir, pendapat para ahli dan artikel-artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan fokus penelitian ini. Dan hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Tadabbur Al-Qur’an merupakan sebuah upaya literasi beragama dimulai dari membaca, menyatukan pikiran dan hati, serta mengamalkan sikap amanah, profesional, dan proporsional agar terhindar dari dampak era digital berupa Disruption VUCA, dan Nomophobia. Kata Kunci : Tadabbur Al-Qur’an; Literasi Beragama; Era Digital
MENINGKATKAN KARAKTER ISLAMI SISWA MELALUI PROGRAM TAHFIDZ QUR’AN DI LEMBAGA PENDIDIKAN Sri Nurhayati; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Hijri Vol 12, No 1 (2023): HIJRI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v12i1.16590

Abstract

This research is to find out the methods or models applied in schools to improve students' Islamic character through the tahfidz Qur'an program. The method used is a method with literature studies or literature studies. Where data sources are obtained through journals, books or articles. In the framework of forming the Islamic character of students, educational institutions are considered to have an important role in achieving this. One of the efforts to form an Islamic character is by tahfidz Qur'an education. Forming Islamic character through tahfidz qur'an education can be done with various applied models including: 1) command model (al-amr) 2) prohibition model 3) motivational model (targib) 4) tarhib model 5) dialogue and debate model 6) habituation model. Kata Kunci: Character Building; Tahfidz, Qur'an
Pengelolaan Kelas yang Efektif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Ciampel Reza Gunawan; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu dengan pengelolaan kelas yang baik dan benar. Pendidikan sendiri merupakan suatu usaha secara sadar dan terenana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Suatu usaha yang dengan sengaja dilakukan guna mencapai tujuan pengajaran atau disebut juga Pengelolaan kelas.Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan untuk memudahkan dalam pengumpulan datanya, penelitian ini menggunakan teknik wawancara atau interview. Seseorang yang akan menjadi , khususnya mahasiswa pendidikan, diharuskan memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan kelas yang baik agar memudahkan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Penggunaan Aplikasi Quizizz Paper Mode dalam Peningkatan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMP Islam Tarbiyyatul Falah Karawang Balqista Yolanda Azizah; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2023): SALIHA : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/saliha.v6i2.782

Abstract

The purpose of this research is to describe how it is used, supporting and inhibiting factors, and the impact of Using The Quizizz Paper Mode Application In Increasing Motivation To Learn Islamic Religious Education For Class VII At Islamic Middle School Tarbiyyatul Falah Karawang. This study used a qualitative approach with a descriptive research type located at Tarbiyyatul Falah Islamic Middle School Karawang. The results of this study indicate that: 1) The use of the Quizizz Paper Mode Application in Increasing Learning Motivation in Islamic Religious Education Subjects for Class VII at Islamic Middle School Tarbiyyatul Falah Karawang is used as a learning medium, precisely as a medium for evaluating learning and strengthening material after learning is complete. 2) Supporting factors for the use of Quizizz Paper Mode include: the availability of devices (handphones, laptops, and LCD projectors), does not require large quota consumption, the affordability of cellular networks and wifi networks, and the availability of printed and laminated barcode paper that can be used at all classes. While the inhibiting factor is an unstable network for teachers. 3) The impact of using the Quizizz Paper Mode application is that students become enthusiastic and motivated in the continuity of the learning process, can attract students' attention in delivering material so they don't get bored, make students enthusiastic in learning, and make it easier for students to understand learning.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA KEDISIPLINAN BERIBADAH SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 KUTAWALUYA KARAWANG Ihsan Ismail Syarif; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 10 No 4 (2023): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.10.4.2023.413-424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru PAI dalam membina kedisiplinan beribadah siswa di SMP Negeri 2 Kutawaluya. Informan dalam hal ini adalah guru PAI, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya guru PAI dalam membina kedisiplinan beribadah mempunyai hambatan dan faktor pendukung. Kedisiplinan siswa di sekolah masih kurang seperti sholat dan membaca al-qur’an serta ibadah yang lain, namun dengan adanya program keagamaan dan pembiasaan positif seperti sholat wajib berjamaah zuhur di sekolah, memberi aturan dan sanksi yang tegas pada program membaca al-qur’an pagi sebelum pembelajaran, dan mengadakan kegiatan keagamaan baik jangka panjang, menengah, maupun panjang, peningkatan kesadaran beragama, emosional yang semakin terkontrol, etika dan prilaku menjadi lebih baik, serta peningkatan kualitas ibadah yang terbina dan disiplin secara konsisten. Implikasi dari penelitian ini adalah para guru Pendidikan Agama Islam dalam membina dan membentuk kedisiplinan belajar siswa dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti reward dan funismet yang kemudian membuat para siswa bisa berprilaku disiplin dalam menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama Islam.
Utilization of the Drill Method to Overcome the Difficulty of Reading the Qur'an in Learning Qur'an Hadith at MDA Miftahul Huda Cilamaya Wetan Karawang Nadia Mutmainnah; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.700

Abstract

The low ability of students to read the Koran fluently and accurately, in the subjects of the Koran and Hadith. One of the causes of low reading ability is the lack of variety of methods used in learning. The purpose of this study is to use the drill method to overcome difficulties in reading the Koran in learning the Koran and hadith at MDA Miftahul Huda Cilamaya Wetan Karawang. This research uses descriptive qualitative research, and the type of research used is library research, which collects data or scientific papers related to research objects or data collection that is of a literary nature or study carried out to solve a problem that is basically based on a critical and in-depth study of the relevant library materials. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The results of this study found that by utilizing the drill method students could overcome difficulties in reading the Koran in learning the Koran and hadith at MDA Miftahul Huda Cilamaya Wetan Karawang, this can be seen from the planning and implementation of learning the Koran and hadith well planned and implemented, and seen from the assessment that most students using the drill method can overcome difficulties in reading the Koran.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning dalam Membentuk Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Fiqh Ayu Rizkyani; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2023): In Press Desember 2023
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v5i2.7058

Abstract

Cooperative learning method is a learning method that focuses on the use of small groups of learners to work together in learning to achieve learning goals. Character building is the cultivation of values in students and the renewal of a common life system that respects individual freedom. The purpose of this study is to determine the purpose, process, evaluation, and impact of the cooperative learning model in shaping student character in fiqh class XI at MA Nihayatul Amal Rawamerta. The method used in this research is field research method. The result of this research is that with the application of this cooperative learning model, the teacher can see, and assess the character building in each student through group discussion learning during class learning.
Pengaruh Model Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar PAI Aika Hasyim; Iwan Hermawan; Nur Aini Farida
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2023): In Press Desember 2023
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v5i2.7074

Abstract

This study aims to determine whether there is an effect of the Teams Games Tournament (TGT) Model on student learning outcomes in class X TKR 1 at SMK Negeri 1 Cilamaya. The approach in this study uses a quantitative approach with experiments. The results of the data analysis test on the use of the TGT Model (X) on learning outcomes (Y). The results of the descriptive analysis show that the data values ​​are normally distributed with the average pretest score for the experimental class being 68.21 and the average posttest score being 81.07. Meanwhile, the control class obtained an average pretest score of 63.04 and a posttest score of 71.25. The results of the t-test through SPSS 25 obtained a significance value of 0.00 <0.05, meaning that there is an average difference between the pretest and posttest of student learning outcomes. It can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model has an influence on the learning outcomes of class X TKR 1 SMKN 1 Cilamaya.