Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Stereotip Islam Teroris Dalam Novel “Tell Your Father That I Am A Moslem” Karya Hengki Kumayandi (Analisis Semiotika Roland Barthes) Rojiati, Umi; Salas, Hagi Julio
KOMUNIKA Vol 3 No 1 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v3i1.6582

Abstract

Novel bisa menjadi media bagi pengarang untuk menuangkan permasalahan yang terdapat pada masyarakat kemudian diceritakan kembali dan menambah imajinasi sehingga bisa menarik pembaca. Novel dikatakan indah jika memuat amanat, pesan, gagasan, dan makna yang bermanfaat bagi pembaca. Novel “Tell Your Father that I am a Moslem” yang berisi, pesan, ide, dan makna yang bermanfaat bagi pembaca. Pesan akan diungkapkan oleh teori semiotika Roland Barthes, mencakup: (a) kode hermeneutik meliputi: teka-teki, rasa kesal, prasangka, respon dari berbagai peristiwa, jawaban, dan pertanyaan; (b) kode semantik (konotasi) meliputi: makna “berpenampilan aneh dengan menggunakan penutup kepala yang lebar dan mengenakan pakaian panjang.”, “dedaunan kering berguguran”, “dosa”, “magnet dan ia sendiri ibarat logam”, “teroris yang menghipnotis pikiran dan perasaannya”, “New York serasa kelabu malam itu”; (c) kode simbolik meliputi: lambang kebijaksanaan, lambang bentuk tubuh; (d) kode proaretik (sinopsis); (e) kode gnomik (kultural) meliputi: bahasa, sejarah, dan budaya.
Pengaruh Online Customer Review (OCR) Terhadap Keputusan Pembelian Di Shopee Pada Mahasiswa UMKO Amelinda, Irma; Salas, Hagi Julio; Marini, Marini; Mansyur, M.
INTERCODE Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i2.3105

Abstract

Online customer review merupakan salah satu komponen yang tersedia di platform e-commerce shopee yang berisi penilaian dari yang mereka beli baik itu produk atau jasa yang diberikan oleh pelanggan atau konsumen lain. Online customer review saat ini menjadi salah satu factor yang cukup penting untuk membujuk para pelanggan agar melangsungkan transaksi di platform shopee. Tujuan penulisan artikel ini untuk melihat hubungan stimulus respon dari ulasan pelanggan terhadap Keputusan untuk membeli produk. Didalam penelitian ini peneliti memakai metode kuantitatif. Pengumpulan data dikerjakan menggunakan cara sebar angket / kuesioner kepada 49 responden dengan kualifikasi pernah melakukan transaksi di shopee dan melihat ulasan pelanggan yang ada. Pengujian data dikerjakan melalui aplikasi pengolahan data statistic IBM SPSS 30. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa stimulus respon ulasan pelanggan memiliki pengaruh terhadap Keputusan untuk membeli produk terbukti dengan nilai sebesar 0,557 atau 55,7%. Hasil dari penelitian ini adalah ulasan pelanggan terbukti mempunyai dampak cukup besar terhadap Keputusan untuk membeli produk dan menjadi salah satu fitur penting. Temuan didalam artikel ini adalah para pelaku usaha e-commerce agar dapat meningkatkan kualitas produk dan interaksi dengan pelanggan Ketika ada ulasan buruk yang diberikan terhadap produk.
Konstruksi Naratif Pemberitaan Gus Miftah: Analisis Semiotika di Republika.co.id Amelia, Rara; Marini; Salas, Hagi Julio
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 6 No. 01 (2025): El-Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/3jjase97

Abstract

The development of information technology has transformed how online media shape public opinion and social meaning construction. This study analyzes news coverage of Gus Miftah's case of insulting an iced tea vendor on Republika.co.id using Roland Barthes' semiotic approach. The research aims to reveal how online media form social narratives and myths through religious figure coverage. The method uses qualitative analysis focusing on denotative, connotative, and mythological meanings in three Republika.co.id news articles published on December 3-5, 2024. The findings show that media construct Gus Miftah's image as a controversial figure who does not meet dakwah ethics standards. At the denotative level, all three news articles agree on the factual events. The connotative level reveals the coarseness and impoliteness of religious figures. The mythological level reinforces discourse on the importance of religious figures' moral integrity and the sacredness of the "Gus" title. Social media functions as a moral court that tests the authenticity of religious identity. This research contributes to understanding media's role in constructing social meaning related to religious figures in the digital era.
Pelatihan dan Pendampingan Komunikasi Pemasaran Digital Sebagai Upaya Peningkatan Brand Awarness SMA Muhammadiyah 1 Kotabumi Marini, Marini; Salas, Hagi Julio; Meirianticha, Selvira Rani; Novriansyah, Novriansyah; Amelinda, Irma; Pembayun, Ratu Jelita; Wiltar, Rama Buci; julio, hagi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1416

Abstract

Perkembangan tekonlogi telah menciptakan ruang baru bagi kegiatan komunikasi pemasaran yang dapat dilakukan secara digital. Komunikasi pemasaran digital menjadi media efektif dalam mendorong brand awareness sebuah lembaga pendidikan ditengah krisis atau persaingan. SMA Muhammaidyah 1 Kotabumi menjadi mitra pengabdian ini. Masalah yang sedang dihadapi SMA Muhammadiyah 1 Kotabumi adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola media sosial sebagai media komunikasi pemasaran sekolah dalam meningkatkan minat siswa dan brand awareness. Tim pengabdian melakukan kegiatan pendampinagn dan pelatihan mengenai komunikasi pemasaran digital yang dilakukan melalui metode PAR (Participation Action Research). Hasil dari kegiatan pengabdian menunjukan perubhanterhadap mitra yang menjadi lebiah mengetahui dan memahami pengelolaan komuniksai pemasaran digital yang efektif melalui media sosial. Media sosial mulai dapat disi dengan konten-konten yang cukup menarik.
Analisis Makna Cinta Abadi dalam Lirik Lagu Sekali Seumur Hidup Karya Lesti Kejora pada Kajian Semiotika Ferdinand de Saussure Lidiya, Lidiya; Marini, Marini; Hagi Julio Salas
Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi 
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juitik.v5i3.1707

Abstract

Songs are a form of symbolic communication that serves to convey emotional, moral, and cultural messages through beautiful and artistic language. In the context of communication, songs are not merely entertainment, but also a medium for representing meaning that reflects the social and cultural values ​​of society. This study aims to analyze the meaning of eternal love in the lyrics of the song "Sekali Seumur Hidup" by Lesti Kejora using Ferdinand de Saussure's semiotic approach. This approach emphasizes the relationship between the signifier and the signified in the formation of meaning. The study uses a descriptive qualitative method through text analysis based on Saussure's concept of signs. Song lyrics serve as the primary data to explore the explicit and implicit meanings of the symbols used. The results of the analysis show that linguistic signs such as "mimpi", "raja dan ratu", "sekali selama hidup", and "pier mimpi" represent the value of true love. These symbols depict sincerity, loyalty, honesty, and the spirituality of love as a profound moral message. Communicatively, this song not only tells the story of a romantic relationship, but also emphasizes the universal meaning that true love is sacred, occurs once in a lifetime, and needs to be maintained with sincerity as a form of human emotional and spiritual expression.
Model Komunikasi Pemasaran Digital Produk Olahan Eceng Gondok Berbasis Kearifan Lokal bagi Penguatan Ekonomi Desa: Penelitian Hagi Julio Salas; M. Ruhly Kesuma Dinata; Sri Puji Lestari; Dini Puspita Sari; M. Al Ghiyats Y.P.; Eka Saputri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4076

Abstract

Invasi eceng gondok (Eichhornia crassipes) di Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun Tengah, Lampung Utara, menimbulkan dampak ekologis dan sosial-ekonomi, seperti penurunan kualitas air, kematian ikan budidaya, serta terganggunya fungsi irigasi. Selama ini, penanganan hanya dilakukan dengan membersihkan dan membuang tanaman tersebut, sehingga menimbulkan limbah organik berulang dan tidak produktif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Karya Tani melalui pemanfaatan eceng gondok menjadi produk bernilai guna serta penerapan strategi komunikasi pemasaran digital berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis dan manajerial, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Hingga tahap awal, kegiatan yang telah dilakukan meliputi sosialisasi kesadaran lingkungan terkait pemanfaatan eceng gondok dan pelatihan pembuatan pakan ternak fermentasi. Tim juga menghasilkan draft modul sederhana sebagai pedoman praktik masyarakat dalam mengolah eceng gondok menjadi pakan ternak alternatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan eceng gondok dan peningkatan keterampilan dasar dalam pembuatan pakan ternak fermentasi, pupuk organik dan kerajinan tangan. Selain itu, pelatihan ini memberikan stimulus dengan penguatan kapasitas manajerial, serta penerapan model komunikasi pemasaran digital terpadu atau Integrated Marketing Communications (IMC). Program ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda berupa pengurangan limbah eceng gondok sekaligus peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat desa.
Implementasi Digital Marketing Communication Pada Toko Grosir “Dapur Pintar” Dalam Meningkatkan Penjualan Novriansyah; Salas, Hagi Julio; Marini, Marini
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v7i2.1018

Abstract

The development of digital technology has transformed the dynamics of the retail and wholesale sectors, including how businesses promote products and interact with consumers. This study aims to analyze the implementation of digital marketing communications at Dapur Pintar Wholesale Store and its impact on increasing sales. The study used descriptive qualitative methods through in-depth interviews with store owners and regular customers, as well as direct observation of marketing activities via WhatsApp, Instagram, Facebook, and TikTok. The results show that Dapur Pintar implements promotional messages that focus on affordable prices, product quality, and visual content to attract consumer attention. WhatsApp is the most effective channel for driving conversions due to its personalized communication and rapid response. Instagram and Facebook serve as digital catalogs that strengthen awareness and purchase intention, while TikTok plays a significant role in expanding reach through viral content. However, several challenges were identified, such as inconsistent admin responses, suboptimal visual quality, price comparisons between stores, and complex inventory management. Overall, the digital marketing communications strategy contributed significantly to Dapur Pintar's sales growth.
Komunikasi Inovasi dalam Membangun Daya Tarik Agrowisata Lembah Bambu Kuning di Desa Abung Jayo Wiltar, Rama Buci; Salas, Hagi Julio
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5863

Abstract

The development of locally based agrotourism requires continuous innovation supported by strategic communication to ensure sustainable competitiveness. While previous studies have largely focused on tourism promotion strategies or community empowerment communication, limited research has specifically examined innovation communication in independently managed agrotourism through Rogers’ Diffusion of Innovation framework. This study aims to analyze how innovation communication is constructed and diffused by the management of Lembah Bambu Kuning Agrotourism in Abung Jayo Village by emphasizing innovation attributes, communication channels, time, and the social system. This research employed a descriptive qualitative approach using in-depth observation, semi-structured interviews, and documentation. Informants included the owner, the social media manager, and five repeat visitors selected through purposive sampling. The findings reveal that innovation communication is not merely promotional but functions as a diffusion mechanism that shapes visitors’ knowledge, persuasion, and adoption stages. Digital platforms such as Instagram and TikTok serve as interactive communication channels that strengthen perceived relative advantage and observability of innovations through visual storytelling and live streaming. TikTok Live, in particular, enhances trialability and reduces uncertainty by enabling real-time clarification and engagement. Repeated exposure through algorithm-driven features such as the For You Page (FYP) accelerates awareness formation and influences visit decisions. However, minor discrepancies between online representations and on-site experiences highlight the importance of managing expectation congruence in innovation communication. Theoretically, this study extends Rogers’ diffusion of innovation perspective into the context of community-based agrotourism by demonstrating how digital interactivity reshapes diffusion processes in rural tourism settings. Practically, the findings offer strategic insights for small-scale tourism managers on designing adaptive, transparent, and participatory innovation communication to strengthen visitor trust and long-term sustainability.
Analisis Komunikasi Pemasaran Dalam Membangun Brand Image Pada Kafe Own Kotabumi: Pendekatan Kualitatif Febriyanti, Amanah; Salas, Hagi Julio
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Vol 8, No 1 (2026): JIPIKOM APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jipikom.v8i1.5732

Abstract

Marketing communication is understood as a systematic process carried out by business actors to convey messages and brand values to consumers through various communication channels. This activity aims to build understanding, attract attention, and create sustainable relationships with consumers so that a positive brand perception can be formed. This research aims to examine the  application of the  marketing communication mix in building the Brand Image of Own Café in Kotabumi. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, observation, and documentation as data collection techniques. The research informants consist of the owner of Own Café as the key informant and 3 customers as supporting informants. The results indicate that Own Café implements elements of the marketing communication mix, including advertising through Instagram, sales promotion through affordable pricing, public relations through friendly service and a first anniversary event, personal selling through direct interactions, and digital-based direct marketing through GrabFood. These practices contribute to shaping Own Café’s brand image as a café with a classic concept, comfortable atmosphere, friendly service, and affordable prices.
STRATEGI KOMUNIKASI DISDUKCAPIL DALAM DESIMINASI PROGRAM “PAKSU” DI LAMPUNG UTARA Ratu Jelita Pembayun; Hagi Julio Salas
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 7 No. 1 (2026): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v7i1.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lampung Utara dalam mensosialisasikan layanan PAKSU sebagai inovasi pelayanan kependudukan berbasis desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pihak Disdukcapil, aparatur desa, dan masyarakat di beberapa desa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Elaboration Likelihood Model (ELM) sebagai teori utama dan teori difusi inovasi Rogers sebagai teori pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Disdukcapil memanfaatkan jalur sentral melalui penyampaian informasi prosedural dan manfaat layanan, serta jalur perifer melalui kredibilitas aparatur desa, legitimasi pemerintah daerah, dan kedekatan sosial di tingkat desa. Proses difusi inovasi PAKSU berlangsung secara bertahap melalui struktur sosial desa, meskipun tingkat adopsi layanan bervariasi antar desa akibat faktor geografis dan kesiapan infrastruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan sosialisasi PAKSU dipengaruhi oleh kombinasi strategi persuasi dan konteks sosial desa.