Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Pemanfaatan Potensi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik di Permukiman Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya Kamala, Penny; Sutrisno, Herwin; Amelia, Vera; Ludang, Yetrie; Barbara, Betrixia; Widiastuti, Lusia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana fungsi ekologi, sosial budaya dan estetika yang harus diperankan oleh RTH publik dilakukan secara optimal pada kawasan permukiman kota Puruk Cahu. RTH publik yang diteliti sebanyak 4 (empat) lokasi pada 2 (dua) kecamatan yaitu Kecamatan Murung dan Kecamatan Tanah Siang Selatan. Pemilihan lokasi mempertimbangkan pada wilayah kecamatan, luasan, kemanfaatan fungsi ekologis, sosial budaya dan estetika yang ada. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang terdiri dari studi literatur, telaah dokumen, observasi, kuisioner dan wawancara. Penelitian ini menggunakan 3 variabel dan 10 sub variabel dengan perhitungan skala linkert dari hasil kuisioner 30 responden. Hasil Penelitian menunjukkan RTH publik Alun-Alun Kota, Taman Pasir Putih dan Hutan Bumi Perkemahan bearada pada kawasan Area Penggunaan Lain (APL) dan RTH TPU Lowu Tatou berada di Hutan Produksi Konversi (HPK). RTH TPU Lowu Tatou di Kecamatan Murung tidak termasuk dalam wilayah RDTR karena dalam lingkup perencanaan RDTR hanya mengambil sebagian wilayah desa Danau Usung. Secara fungsional dalam fungsi ekologi, sosial budaya dan estetika RTH sudah berfungsi dengan baik. Potensi sosial budaya paling dominan memenuhi kebutuhan masyarakat pada keempat RTH publik. Potensi ekologis menempati urutan kedua diikuti oleh potensi estetika. Potensi RTH berdasarkan hasil observasi untuk seluruh indikator ada yang terpenuhi dan tidak terpenuhi.
Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Ayam Pedaging Bapak Adi Susanto Melalui Analisis Swot Di Kota Palangka Raya Negotra; Pordamantra; Barbara, Betrixia; Wilson; AD, Yuprin
J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 20 No. 2 (2025): Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/j-sea.v20i2.21456

Abstract

Usaha peternakan ayam pedaging di Kota Palangka Raya memiliki potensi pengembangan yang cukup besar, didukung oleh permintaan pasar yang tinggi, sistem kemitraan yang telah terbentuk, serta sarana produksi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan usaha peternakan ayam pedaging dengan menggunakan analisis SWOT yang dikombinasikan dengan matriks *Internal Factor Analysis Summary* (IFAS) dan *External Factor Analysis Summary* (EFAS). Penelitian dilaksanakan pada usaha peternakan ayam pedaging milik Bapak Adi Susanto melalui survei, observasi langsung, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan nilai IFAS sebesar 3,54 (kekuatan: 2,95; kelemahan: 0,59) dan EFAS sebesar 3,17 (peluang: 2,51; ancaman: 0,66), yang menempatkan usaha ini pada posisi strategi agresif (SO). Hal ini mengindikasikan bahwa usaha tersebut memiliki kekuatan internal yang signifikan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan manajemen kandang, optimalisasi pemasaran melalui jaringan kemitraan, peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan teknis, serta penguatan manajemen risiko penyakit. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kemitraan, penerapan teknologi yang tepat, dan diversifikasi sumber input merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha ayam pedaging di wilayah tersebut. Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi peternak, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan agribisnis untuk meningkatkan daya saing, efisiensi, dan keberlanjutan usaha peternakan unggas di Kota Palangka Raya.
Development of Stingless Bee Enterprises in Peatland Ecosystems: A Strategic Approach in Tuwung Village, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan, Indonesia Pordamantra, Pordamantra; Anggreini, Trisna; Nopembereni, Eti Dewi; Barbara, Betrixia; Sintha, Tri Yuliana Eka
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 4 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v4i12.15878

Abstract

Kelulut bees (Trigona sp.) are a type of honey-producing bee native to Kalimantan, Indonesia, known for their stingless nature. These bees have high economic value, particularly in the peat ecosystem areas. This study aims to analyze the strategy for developing the Kelulut Bee cultivation business in Tuwung Village, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan. Using a quantitative approach and purposive sampling, the study found that one major challenge for breeders is the lack of a definite market and reliance on manual, word-of-mouth marketing. The SWOT analysis revealed that the business is in a weak position (quadrant IV), requiring a survival strategy to avoid failure and improve profitability.