Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERENCANAAN BENDUNGAN DI DUSUN SENDANG PAKELAN DESA SAMBIREJO KECAMATAN WIROSARI KABUPATEN GROBOGAN Puji Prasetiawan; Erni Mulyandari; Reki Arbianto
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2234

Abstract

Air merupakan salah satu faktor kebutuhan pangan, terutama untuk meningkatkan produktifitas lumbung pangan khususnya air irigasi untuk persawahan dalam sektor pertanian. Dengan adanya Bendungan di Dusun Sendang Pakelan Desa Sambirejo Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan yang terletak di daerah aliran sungai Sambirejo diharapkan dapat mengurangi kelangkaan air dan dapat meningkatnya indeks pertahanan pangan khususnya padi, palawija, tebu dan bahan pokok tanam lainya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan pendekatan studi kasus. Adapun data yang digunakan adalah data primer berupa data geologi, hidrologi, hidrolika dan mekanika tanah. Dalam perencanaan bendungan dilakukan analisis data hujan terlebih dahulu sehingga di dapatkan Debit Banjir Periode Ulang 25 tahun sebesar 162,20 m³/dt dan debit andalan diperoleh sebesar 257,33 m³/dt. Tampungan air direncanakan sebesar 205.600 m³ untuk mengairi areal 150 ha, dengan kebutuhan air irigasi sebesar 0,32 m³/dt. Bendungan di rencanakan dengan Bendungan Urugan Zonal dengan Inti Kedap Air yang memiliki ketinggian 16 m dengan panjang 80 m dan tinggi pelimpah 8 m dengan panjang 30 m. Material penyusun terdiri dari lempung (inti), tanah urugan, pasir, batu untuk rip-rap. Pada analisis stabilitas lereng terhadap longsoran dengan menggunakan bantuan Aplikasi Geo-Studio. Dari hasil analisa struktur dan stabilitas bendungan dinyatakan aman terhadap stabilitas lereng, rembesan dan uplift
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR JALAN SULTAN SYAHRIR SURAKARTA Siti Esa; Reki Arbianto; Herman Susila; RA Dinasty Purnomoasri
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 2 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i2.3084

Abstract

Permasalahan parkir sangat penting untuk dikaji lebih mendalam, apabila kebutuhan ruang parkir tidak cukup maka kendaraan tersebut akan mengambil parkir di tepi jalan (On Street Parking) yang mengakibatkan kemacetan. kemacetan akibat parkir di bahu jalan juga terjadi di jalan Sultan Syahrir kawasan selatan Pasar Legi Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kapasitas parkir, derajat kejenuhan jalan, pola parkir serta pendapatan parkir.Metode pengolahan data pada penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menganalisa Kebutuhan Ruang Parkir, Menghitung Kapasitas Ruang Parkir, Menentukan Pola Parkir serta Pendapatan parkir. jumlah Kapasitas ruang parkir Statis roda dua pada jalan sultan Syahrir sebesar 36 SRP dan roda empat sebesar 62 SRP, Kapasitas jalannya sebesar 3.039,96 smp/jam. Derajat kejenuhan pada jalan Sultan Syahrir sebesar 0,622 smp/jam pada hari sabtu dan 0,595 smp/jam pada hari Selasa berdasarkan tabel tingkat pelayanan jalan Sultan Syahrir kota Surakarta termasuk dalam tingkat pelayanan C yang berarti Arus stabil, Kecepatan dipengaruhi oleh Lalu Lintas, Volume sesuai untuk jalan kota. Sudut parkir yang tepat sesuai dengan lebar jalan sudut 30 derajat dan sudut pararel. pendapatan rata-rata kendaraan roda 2 dan 4 sebesar Rp. 934,000 - Rp.1,567,500.. Pemerintah dan masyarakat sekitar diharapkan dapat membantu untuk mengatasi Kinerja jalan serta tingkat pelayanan yang perlu di benahi agar penataan ruang parkir di jalan sultan Syahrir menjadi lebih baik,pada penelitian ini diharapkan ada penelitian lanjutan yang dapat menambah variabel dalam metode penelitian
EVALUASI BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.3066

Abstract

Evaluasi struktur bangunan dibutuhkan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan struktur bangunan dan atau kualitas material. Kekuatan dan kemampuan struktur dalam menahan beban rencana menjadi unsur utama sebuah bangunan. Pada bangunan yang sudah ada, untuk mengetahui mutu kuat tekan beton dilakukan dengan metode uji tidak merusak (non-destructive test, NDT) dan uji merusak (destructive test, DT). Daya dukung tanah dapat diperoleh dari pengujian lapangan yaitu Cone Penetration Test (CPT) atau sondir. Metode evaulasi bangunan dilakukan pada material beton dan daya dukung tanah. Evaulasi material beton dilakukan dengan hammer test dan core drill pada elemen balok kolom bangunan. Sedangkan pengujian tanah menggunakan metode CPT atau sondir sebanyak 2 titik. Hasil pengujian core drill menunjukkan kuat tekan balok sebesar 6,33 MPa dan kolom sebesar 2,48 MPa. Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah keras berada pada kedalaman 5-meter. Berdasarkan data pengujian core drill dan sondir, perlu dilakukan analisis kinerja bangunan terhadap resiko gempa. Untuk memastikan bangunan aman terhadap resiko terjadinya kegagalan pada saat terjadi gempa.
PERENCANAAN BANGUNAN MASJID SMK NEGERI 1 WONOGIRI Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3671

Abstract

SMKN 1 Wonogiri yang terletak di Kabupaten Wonogiri, memiliki rencana untuk pembangunan rumah ibadah 2 lantai dengan memodifikasi bangunan existing. Perencanaan bangunan bertingkat harus dilakukan dengan baik untuk memastikan kekuatan dan kenyamanan pengguna. Analisis struktur sangat penting untuk memastikan bagaimana alur, distribusi dan dampak beban terhadap struktur yang ditinjau. Analisis struktur adalah proses menghitung dan menentukan efek akibat beban yang bekerja pada struktur (bangunan, jembatan, dermaga atau objek lainnya) yang menimbulkan reaksi berupa gaya dalam pada struktur. Perencanaan struktur dilakukan sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagaimana yang telah diatur. Keterbatasan lahan dan kebutuhan ruang SMKN 1 Wonogiri dalam pembangunan memerlukan keterlibatan tenaga ahli dalam perencanaan dan pembangunan. Perencanaan bangunan dengan melakukan analisis bangunan bertingkat menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bangunan. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Perencanaan Bangunan Masjid SMKN 1 Wonogiri”. Rencana kegiatan ini akan bekerja sama dengan sekolah SMKN 1 Wonogiri dan Alumni SMKN 1 Wonogiri sebagai lokasi yang akan dilakukan pekerjaan perencanaan. Berdasarkan hasil pengujian daya dukung tanah yang dilakukan, tanah keras diperoleh pada kedalaman 5 meter. Sehingga pondasi yang digunakan adalah pondasi strauss pile dia. 300mm dengan kedalaman 6 meter. Masjid SMKN 1 Wonogiri dengan kondisi exsisting yang masih difungsikan dalam proses pembangunan nantinya, maka struktur baja menjadi pilihan sebagai material struktural.
INOVASI ECO-FRIENDLY SELF COMPACTING CONCRETE MENGGUNAKAN SERBUK CANGKANG TELUR, SERBUK GRANIT, DAN LIMBAH BETON UNTUK MENGURANGI LIMBAH DI INDONESIA Gunarso; Dian Purnamawanti, Dian Arumningsih; Reki Arbianto
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i1.3027

Abstract

Perkembangan dunia teknik sipil mengalami kemajuan yang sangat pesat di era society 5.0 dan gencarnya pembangunan infrastruktur di tanah air. Beton SCC merupakan beton yang inovatif yang tidak memerlukan getaran ataupun alat pemadat karna baton SCC dapat memadat sendiri. Banyaknya kebutuhan akan material menyebabkan terjadinya penambangan ilegal yang akan merusak lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif lain untuk mengurangi eksploitasi alam yang semakin lama akan berdampak buruk bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan serbuk cangkang telur dan serbuk granit digunakan sebagai subtitusi agregat halus, limbah beton digunakan sebagai subtitusi agregat kasar. Material serbuk cangkang telur berasal dari limbah cangkang telur yang telah dihaluskan dan memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO3) tinggi. Dalam proses produksi granit, 30% dari setiap lempengan berubah menjadi lumpur batu. Limbah tersebut sering dimuat ke dalam truk untuk dibawa pergi dan dibuang ke alam. Limbah beton adalah material sisa beton yang sudah tidak terpakai lagi untuk konstruksi.. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukan hasil optimum masing-masing inovasi adalah 40% serbuk cangkang telur, 20% serbuk granit dan 20% limbah beton. Okamura dan Ouichi menyatakan bahwa dalam pembuatan beton SCC, agregat halus harus lebih tinggi daripada agregat kasar. Inovasi beton SCC ramah lingkungan menggunakan serbuk cangkang telur, serbuk granit, dan limbah beton mampu menghasilkan kuat tekan >41,4 MPa dan dapat menghemat biaya Rp. 407.739 /m3 dari harga beton SCC tanpa menggunakan inovasi atau setara dengan 25,92 % lebih ekonomis. Kata kunci: Self compacting concrete, beton ramah lingkungan, serbuk cangkang telur, serbuk granit, limbah beton, ekonomis.
INOVASI ECO-FRIENDLY SELF COMPACTING CONCRETE MENGGUNAKAN SERBUK CANGKANG TELUR, SERBUK GRANIT, DAN LIMBAH BETON UNTUK MENGURANGI LIMBAH DI INDONESIA Gunarso; Dian Purnamawanti, Dian Arumningsih; Reki Arbianto
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i1.3027

Abstract

Perkembangan dunia teknik sipil mengalami kemajuan yang sangat pesat di era society 5.0 dan gencarnya pembangunan infrastruktur di tanah air. Beton SCC merupakan beton yang inovatif yang tidak memerlukan getaran ataupun alat pemadat karna baton SCC dapat memadat sendiri. Banyaknya kebutuhan akan material menyebabkan terjadinya penambangan ilegal yang akan merusak lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif lain untuk mengurangi eksploitasi alam yang semakin lama akan berdampak buruk bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan serbuk cangkang telur dan serbuk granit digunakan sebagai subtitusi agregat halus, limbah beton digunakan sebagai subtitusi agregat kasar. Material serbuk cangkang telur berasal dari limbah cangkang telur yang telah dihaluskan dan memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO3) tinggi. Dalam proses produksi granit, 30% dari setiap lempengan berubah menjadi lumpur batu. Limbah tersebut sering dimuat ke dalam truk untuk dibawa pergi dan dibuang ke alam. Limbah beton adalah material sisa beton yang sudah tidak terpakai lagi untuk konstruksi.. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukan hasil optimum masing-masing inovasi adalah 40% serbuk cangkang telur, 20% serbuk granit dan 20% limbah beton. Okamura dan Ouichi menyatakan bahwa dalam pembuatan beton SCC, agregat halus harus lebih tinggi daripada agregat kasar. Inovasi beton SCC ramah lingkungan menggunakan serbuk cangkang telur, serbuk granit, dan limbah beton mampu menghasilkan kuat tekan >41,4 MPa dan dapat menghemat biaya Rp. 407.739 /m3 dari harga beton SCC tanpa menggunakan inovasi atau setara dengan 25,92 % lebih ekonomis. Kata kunci: Self compacting concrete, beton ramah lingkungan, serbuk cangkang telur, serbuk granit, limbah beton, ekonomis.
SISTEM OPERASIONAL BENDUNG BARAN DITINJAU DARI KETERSEDIAAN AIR Wijayanti, Paska; Arbianto, Reki; Kareri Laki, Sintia
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3485

Abstract

Sebagian besar penduduk Indonesia bergantung pada pertanian sebagai sumber pangan, ketersediaan air irigasi dari suatu bendung dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan sektor pertanian serta menentukan tingkat ekonomi nasional. Bendung Baran mengairi daerah irigasi (D.I) dengan luas area 179 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem operasi Bendung Baran terhadap ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi. Metode yang digunakan yaitu metode FJ.Mock untuk menghitung ketersediaan air, metode KP-01 untuk menghitung kebutuhan air irigasi, dan metode imbangan air untuk menghitung simulasi operasi. Data hujan yang digunakan adalah Stasiun Waduk Cengklik selama 10 tahun (2013-2022), data klimatologi, data teknis Bendung Baran, dan skema/layout jaringan irigasi. Hasil perhitungan ketersediaan air mampu melayani kebutuhan air irigasi dengan debit bulanan rerata sebesar 2,73 m3/detik, dimana debit terbesar dibulan Januari sebesar 5,495 m3/detik dan debit terendah dibulan Agustus sebesar 0,93 m3/detik. Hasil perhitungan kebutuhan air irigasi menunjukkan debit rerata bulanan sebesar 0,44 m3/detik, dimana debit terbesar diperoleh sebesar 0,60 m3/detik pada periode kedua bulan Juni dan debit terendah diperoleh sebesar 0,21 m3/detik yaitu pada periode pertama bulan Maret. Hasil perhitungan simulasi operasi Bendung Baran menunjukkan ketersedian air dan kebutuhan air irigasi pada masa tanam padi tidak memenuhi pada bulan Juli dan Agustus. Hal ini dikarenakan minimnya curah hujan, terdapat beberapa jaringan irigasi yang rusak, dan adanya penimbunan sampah, sehingga hasil perhitungan perubahan volume tampungan ditambah dengan volume tampungan awal Bendung Baran berada dibawah tampungan minimum Bendung Baran.
ANALISIS GEOTEKNIK DAN KESTABILAN LERENG TOWER SUTT PT. PLN (Studi kasus: TW. 203 Pembangunan T/L 150 KV GI KAMBANG – GI TAPAN): ANALISIS GEOTEKNIK DAN KESTABILAN LERENG TOWER SUTT PT. PLN (Studi kasus: TW. 203 Pembangunan T/L 150 KV GI KAMBANG – GI TAPAN) Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Arbianto, Reki; Pande, Made Eka Prayuda; Gunarso, Gunarso
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3847

Abstract

Slope instability is caused by several lithological and structural factors, slope geometry, relative relief, ground water, as well as changes in use and land cover. Mountainous areas, development and expansion of infrastructure networks can inadvertently cause natural slope shifts, thereby negatively impacting the stability of the excavated slope. Analysis of the geotechnical properties of soil and rock is important for understanding and predicting the possibility of landslides at certain locations. Geotechnical analysis is needed to carry out slope stability analysis which is carried out using GEO5 software. Construction of T/L 150 KV GI Kambang – GI Tapan, Tower TW. 203 with a tower structure at the top of the slope. Based on these conditions, a comprehensive study is needed to analyze the stability of natural slopes due to tower loads. Soil Type, Parameters c' and ?' (Drained), Parameters Cu and ? (Undrained) and soil properties index are based on CPT test results. The Bishop, Spencer, Janbu and Morgenstern-Price methods on natural slopes, tower loads, Natural with Tower+Pile Loads, Natural Slopes with Tower+Pile Loads, Earthquake Loads produce a safe condition against failure in Short-Term (Construction) and Long-Term conditions. Term (Operational). Analysis of the Fellenius method on natural slopes and tower loads in Short-Term (Construction) and Long-Term (Operational) conditions shows unsafe conditions. The safety factors resulting from the Bishop, Spencer, Janbu and Morgenstern-Price methods do not show significant differences in values.
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN TANAH PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL MOXY SURAKARTA Astungkoro, Wisnu Wregas; Nursetyo, Gatot; Arbianto, Reki; Sungkono, Kukuh Kurniawan Dwi
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 3 No 2 (2024): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v3i2.4262

Abstract

In construction projects, implementation requires heavy equipment to expedite all stages in process. The use of heavy equipment serves to shorten project implementation time and optimize a job. Therefore, the use of heavy equipment in construction projects is expected to accelerate expected work. The use of heavy equipment in construction projects is expected to facilitate existing work and heavy equipment to be used must be selected in an efficient and economical manner. A heavy equipment combination used in earthworks on the Moxy Hotel development project on Jl. Slamet Riyadi, Keprabon, Banjarsari District, Surakarta City is a Kobelco CAT 320D excavator, a Canter 120 Ps dump truck and a Jove JVR 180 D bore machine. The methods used in this research are survey methods and analytical methods. The survey method is used to determine number of heavy equipment in field, heavy equipment type while analytical method is used to determine time heavy equipment is used in the Moxy Hotel Development Project in Surakarta. After an analysis of variations in the duration of heavy equipment that is appropriate and can be used optimally is an alternative because it is more effective and efficient than the calculation of composition analysis and in the field, the time required is also more optimum. With an alternative composition of heavy equipment, namely 1 unit of excavator and 4 units of dump trucks for earthworks, and for foundation drilling work, 2 units of bore machines are needed.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG STEEL PIPE PILE BERDASARKAN DATA KALENDERING DAN PDA TEST (Studi Kasus: Project Strengthening Jetty 1 & Jetty 2 PLH Existing, Desa Paring Lahung, Kec. Montallat, Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah) Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Arbianto, Reki; Wijayanti, Paska; Prasetyo, Erwin Aji; Kurniawan, Rizal
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.4606

Abstract

In the field of construction, particularly in geotechnical engineering, uncertainties in foundation design approaches are frequently encountered. Geotechnical uncertainties, especially in foundation design, pose complex challenges due to the heterogeneous nature of soil and data limitations. Dynamic load testing on pile foundations is an alternative method to static load testing in geotechnical engineering for evaluating pile capacity and behavior. The results of this analysis will be compared to the design capacity of pile foundations in the breasting dolphin structure. This study on a breasting dolphin structure utilizing Steel Pipe Pile (SPP) foundations with a diameter 610 mm. PDA tests were conducted on piles at points G6-23, G7-33, G7-38, and G8-46. The study begins with a literature review to comprehend methods and theories related to pile capacity analysis based on calendaring and PDA testing. Calendaring data were analyzed using empirical methods such as the Hiley Formula to estimate the dynamic bearing capacity of each pile. The pile capacity calculated using the Hiley Formula is generally higher than the results obtained from the Case Method and CAPWAP Analysis. The relationship between pile capacity based on the Hiley Formula (calendaring) and the Case Method (PDA test) yielded a linear regression equation of y = 1.0785x - 983.07 with R² = 0.2385, indicating a weak correlation. Meanwhile, the relationship between pile capacity from the Hiley Formula (calendaring) and CAPWAP Analysis (PDA test) resulted in a linear regression equation of y = -0.006x + 2909.8 with R² = 1×10?¹, indicating almost no linear correlation between the two.