Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Influence of Audio-Visual Social Media on Knowledge of the Impact of Early Marriage on Adolescent Reproductive Health Musfiroh, Sri; Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Nurjanah, Nunung; Hidayah, Fika Nurul; Rahmatika, Siti Difta; Garbella, Denada
Journal of Nursing Care Vol 8, No 3 (2025): Journal of Nursing care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v8i3.67136

Abstract

Early marriage remains a serious issue that negatively impacts the reproductive health, education, economy, and psychology of adolescents. Ironically, social media often romanticizes this practice, thereby potentially reinforcing misperceptions and reducing reproductive health literacy. The lack of empirical research on the role of social media in shaping adolescents' knowledge about early marriage has created a gap in the literature that needs to be addressed. Lo988 A two-group pretest-posttest pre-experimental research design with a sample of 336 adolescents (168 intervention, 168 control) from SMAN 5 and SMAN 7 Cirebon, selected through simple random sampling. The intervention consisted of health education through animated videos and discussions via WhatsApp. Data were analyzed using the Mann-Whitney test with SPSS. The results showed that the intervention group experienced a significant increase in knowledge after education (p < 0.05), with the majority of respondents before the intervention, 88 people (52.38%), in the “poor” category. after the intervention, 89 respondents (52.98%) were categorized as “adequate” and 74 respondents (44.05%) were categorized as “good.” The control group showed only minimal changes. Therefore, future researchers are advised to develop interventions based on teenage influencers to expand the reach and sustainability of promotion.
LITERATURE REVIEW : EFEK SAMPING KONTRASEPSI HORMONAL Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Azlillah; Adelia Fega Fradella; Aulia Dinda Widia Ningrum; Shilfina Shifriya Afnur
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7009

Abstract

Persentase penggunaan kontrasepsi implan yang masih rendah di Indonesia menunjukan perlunya identifikasi faktor-faktor penyebab yang memengaruhi minat dan keberlanjutan penggunaannya. Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah efek samping yang dialami oleh pengguna karena dapat berdampak pada tingkat kepatuhan serta mempengaruhi kualitas hidup wanita usia subur (WUS). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai efek samping serta dampak kontrasepsi implan terhadap kesehatan fisik dan kesejahteraan psikologis pengguna. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai efek samping ini dapat membantu dalam merancang strategi edukasi dan intervensi yang lebih efektif guna meningkatkan penerimaan serta penggunaan kontrasepsi implan dimasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pencarian artikel melalui Google Scholar sebanyak 20 artikel yang membahas mengenai efek samping KB implan pada WUS dari berbagai daerah dan periode penelitian. Artikel ini dianalisis secara sistematis untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek samping kontrasepsi implan umumnya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius, namun dapat berdampak pada kenyamanan pengguna dan menurunkan kepatuhan terhadap penggunaan jangka panjang. Efek samping yang paling umum meliputi perubahan pola menstruasi seperti siklus haid yang tidak teratur, peningkatan berat badan, perubahan suasana hati yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis, munculnya jerawat, dan nyeri payudara. Efek samping dari penggunaan kontrasepsi implan meskipun tidak membahayakan kesehatan secara langsung namun, efek ini dapat berdampak pada kualitas hidup pengguna dan berpotensi mengurangi tingkat kepatuhan terhadap penggunaan kontrasepsi implan dalam jangka panjang.