Claim Missing Document
Check
Articles

SWEET POTATO BRUELEE SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SEHAT BERGIZI TINGGI OLAHAN UBI JALAR Firah, Al; Siregar, Muhliza; Yasotha, Yasotha; Azhari, Zahirah
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): September
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v1i1.24

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu komoditas pertanian yang bergizi tinggi dan mudah diproduksi pada berbagai lahan dengan produktivitas yang tinggi. Dengan kombinasi nilai gizi yang baik dan ketersediaan yang melimpah, ubi jalar menjadi pilihan yang menarik untuk dijadikan baham utama dalam Sweet Potato Brulee. Metode pelaksanaan program kreativitas mahasiswa kewirausahan dimana kegiatan yang dilakukan dengan melakukan observasi pasar melihat peluang dalam pemasaran untuk mengetahui target pasar dan kompetisi yang ada. Tujuan dari kegiatan ini adalah : meningkatkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan mahasiswa untuk menghasilkan dalam mengembangkan ide - ide bisnis yang lebih inovatif dan kreatif, memperkenalkan Sweet Potato Brulee kepada masyarakat sebagai makanan penutup, menghasilkan Sweet Potato Brulee yang memiliki nilai jual dan bergizi tinggi dan bisa disukai oleh masyarakat luas. Adapun hasil observasi yang telah dilakukan menyimpulkan Peluang pasar dan segmentasi pasar itu meliputi pecinta makanan penutup dari berbagai usia, dan strategi positioning berfokus pada menciptakan makanan penutup yang unik dan nikmat. Produk ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen pencinta inovasi dalam hidangan penutup.
PENGEMBANGAN ALAT PENGERING ASAM SUNTI DENGAN METODE OVEN BERTINGKAT (ELECTIC FOOD DEHYDRATOR) Firah, Al; Misiah, Irma; Gulo, Tira Muliani; Dalimunthe, Linda Hayati
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): September
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v1i1.6

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan yang komprehensif dan interaktif  melalui beberapa kegiatan untuk mengukur efektivitas alat pengering yang lebih inovatif untuk mengurangi kadar air asam sunti, untuk menentukan pengaruh variasi suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas produk, termasuk warna, tekstur dan kandungan nutrisi, untuk mengevaluasi keunggulan relatif kualitas produk antara pengeringan asam sunti menggunakan metode oven bertingkat dengan metode tradisional. Metode ini mempermudah proses pembuatan asam sunti bagi produsen, sehingga memberikan pemahaman mengenai pengeringan asam sunti dengan metode oven bertingkat (Electric Food Dehydrator) dan membantu produsen untuk meningkatkan efisiensi, kualitas asam sunti yang dihasilkan dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen asam sunti. Oven bertingkat dilengkapi dengan pengatur suhu yang dapat diatur sesuai kebutuhan pengeringan, sehingga dapat menghasilkan asam sunti dengan kualitas yang lebih baik. Sedangkan metode pengeringan tradisional, lamanya proses pengeringan disebabkan cuaca yang berubah-ubah dan cahaya matahari yang didapatkan tidak sampai 24 jam. Sedangkan kualitas asam sunti bisa sangat dipengaruhi oleh tingkat kecerahan atau panas matahari.Kata kunci : Alat Pengering Asam Sunti, Metode Oven Bertingkat
STRATEGI DIGITAL MARKETING ASAM SUNTI YANG BERNILAI EKONOMIS SEBAGAI PRODUK KEARIFAN LOKAL DI KOTA MEDAN Firah, Al; Elyas, Ananda Hadi; Gulo, Tira Muliani; Misiah, Irma; Dalimunthe, Linda Hayati
JPPM : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2025): Maret
Publisher : Compart Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63854/jppm.v1i2.51

Abstract

Pemasaran asam sunti masih dilakukan secara tradisional sehingga tidak mampu memberikan nilai ekonomis yang tinggi karena adanya keterbatasan aksebilitas dan distribusi. Strategi digital marketing sebagai solusi yang efektif untuk mengatasi hambatan tersebut dengan menciptakan kesadaran merek mencari pasar baru dan memperluas jangkauan secara lebih efisien. Pendekatan analisis strategi digital marketing Asam Sunti yang bernilai ekonomis akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti perilaku konsumen online, tren pasar, dan kebutuhan pasar yang berubah. Adapun identifikasi masalah penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa kendala dan solusi dalam meningkatkan strategi digital marketing asam sunti yang bernilai ekonomis sebagai produk kearifan lokal di kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Masyarakat kota Medan yang menyukai asam sunti sebagai bumbu masakannya mengalami kesulitan memperolehnya, sehingga mereka berupaya untuk membelinya atau meminta saudara yang tinggal di Aceh untuk mengirim asam sunti ke Medan. Berdasarkan data penjualan asam sunti di platform Tokopedia kota Medan dinilai dengan membandingkan jumlah stok dan jumlah terjual. Pelaku usaha asam sunti menggunakan strategi digital marketing melalui platform tokopedia, hal ini kurang optimal, dikarenakan yang pembeli lebih menyukai membeli asam sunti secara langsung, sekalian membeli kebutuhan dapur lainnya.Kata Kunci : Strategi Digital Marketing, Asam Sunti, Nilai Ekonomis, Produk Kearifan Lokal
Gerakan Penanaman Multi Jenis Pohon Buah Lokal Untuk Restorasi Lingkungan di Kawasan Bukit Lawang Siswoyo, Bambang Hendra; Maysarah, Andi; Firah, Al; Junaidi, Listya Devi; Nasution, Asrindah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.758

Abstract

Kawasan Bukit Lawang merupakan salah satu daerah penyangga ekosistem hutan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kualitas ruang hidup masyarakat sekitar. Namun, peningkatan aktivitas pariwisata, alih fungsi lahan, dan degradasi vegetasi telah mempengaruhi kondisi ekologis kawasan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendukung upaya restorasi lingkungan melalui gerakan penanaman multi jenis pohon buah lokal yang memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan adaptif terhadap kondisi alam Bukit Lawang. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi lokasi penanaman, penyediaan bibit pohon buah lokal, pelatihan teknis kepada masyarakat, serta aksi penanaman bersama. Selain memperkuat tutupan vegetasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penghijauan serta mendorong partisipasi berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat, penambahan jumlah tanaman baru, dan terbentuknya model kolaboratif restorasi lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain.
STRATEGI PENGUATAN LITERASI INFORMASI UNTUK MEWUJUDKAN GERAKAN MIGECA (MILENIAL GEMAR BACA) MASYARAKAT PADA KARANG TARUNA KELURAHAN NELAYAN INDAH Firah, AL; Wahyuni, Dewi; Daoed, Teuku Syahril
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2176-2186

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi jenjang pendidikan di kelurahan nelayan indah adalah mayoritas Sekolah Dasar (SD) memiliki jumlah yang paling banyak sekitar 400 orang, SMP sekitar 300 orang, SMA sebanyak 300 orang, perguruan tinggi sebanyak 15 orang. Rendahnya kemampuan dan pendidikan masyarakat di Kelurahan Nelayan Indah menyebabkan potensi alam yang begitu besar tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga potesi alam tersebut dimanfaatkan oleh pihak luar kelurahan dan masyarakat setempat hanya sebagai pekerja saja. Solusi yang akan ditawarkan melalui Program PkM FEB UNDHAR yang dilaksanakan di Karang Taruna Nelayan Indah yaitu mengadakan pelatihan strategi penguatan literasi informasi bagi pemuda pemudi Karang Taruna Nelayan Indah, bekerja sama dengan lembaga literasi lainnya, membuat akun sosial media untuk membuka donasi buku, penambahan waktu (jam buka) taman baca menjadi 6 (enam) hari dalam seminggu dengan durasi 2 – 3 jam per hari dengan mengkombinasi taman baca menjadi taman untuk belajar/ membaca dan taman bermain, mengadakan permainan edukatif di luar rumah. Metode pelaksanaan yaitu survei awal, identifikasi masalah, analisis kebutuhan, penetapan khalayak sasaran, pengukuran indikator keberhasilan, pelaksanaan program, penyusunan program dan kunjungan keberlanjutan. Hasil pengabdian kepada masyarakat telah terlaksananya sosialisasi strategi penguatan literasi informasi, memberikan media belajar/bermain yang edukatif, kreatif dan variatif,  games edukatif, story telling, menggambar dan mewarnai.Terjalinnya kerja sama dengan Agya Ayla Squad ALMIRA Spirit Nabawiyah Community. Hasil kegiatan ini kegiatan yang lebih bervariasi, kreatif dan edukatif yang dilaksanakan tim PKM UNDHAR, ternyata dapat meningkatkan minat baca dan jumlah anak yang datang ke taman baca. Beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan PKM ini, cukup memberi warna dan semangat baru bagi anak – anak KNI. Upload setiap kegiatan anak-anak saat belajar/ bermain di taman baca ke media social dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dan pemuda pemudi Karang Taruna.
Pengaruh Trend Fashion Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada PT. Aliasi Kreasi Mandiri Di Sun Plaza Medan Harahap, Ridha Aulia; Rangkuti, Sahnan; Firah, Al
Journal Economic Management and Business Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jfeb.v4i2.6750

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahaui Pengaruh Trend Fashion Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada PT. Aliasi Kreasi Mandiri Di Sun Plaza Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 96 responden yang merupakan konsumen PT. Aliasi Kreasi Mandiri . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner, observasi dan dokumentasi. Variabel Trend Fashion memiliki nilai thitung > ttabel (4,434 > 1.66123) berarti H0 ditolak dan Ha diterima maka variabel trend fashion memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan variabel keputusan pembelian. Minimnya kemampuan toko untuk mengikuti Trend Fashion karena masih banyaknya produk lama yang tersedia sehingga perusahaan belum dapat menyediakan produk fashion terbaru. Variabel Promosi memiliki nilai thitung > ttabel (3,027> 1.66123) berarti H0 ditolak dan Ha diterima maka variabel promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan variabel keputusan pembelian. kurang maksimalnya media promosi tanpa menggunakan media social, e-commerce. Adanya pengaruh secara simultan antara Trend Fashion Dan Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian senilai Fhitung > Ftabel (34,097> 3,09) berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Adanya penurunan penjualan dari target toko yang berdampak pada keputusan pembelian konsumen.Kata Kunci :  Trend Fasjion, Promosi dan Keputusan Pembelian
Analisis Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Mbkm) Dalam Meningkatkan Hard Skill Dan Soft Skill Mahasiswa Di Universitas Dharmawangsa Medan Firah, Al; Himawan, Rizky
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v20i1.8230

Abstract

Digital Content Marketing for Promoting Creative Economy At Dharmawangsa Entrepreneur Community (DEC) Gustiana, Zelvi; Firah, Al; Hadi Elyas, Ananda
MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2024.v18.i02.p02

Abstract

As technology advances, digital content marketing becomes crucial for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) like the Dharmawangsa Entrepreneur Community (DEC), which face challenges in adopting new marketing strategies. This study explores the integration of both conventional and digital marketing methods by DEC members to enhance their competitiveness. Using a mixed-methods approach, data were collected through purposive sampling involving interviews and questionnaires. Findings indicate that while DEC members predominantly use traditional methods such as bazaars, 20% engage in digital marketing, utilizing platforms like Canva, WhatsApp, Instagram, and TikTok. Key sectors include food & beverage (56.7%) and creative industries, with women comprising 60% of the community. The main challenges identified were limited digital skills and reliance on traditional approaches. The study concludes that targeted training and mentorship programs are essential to foster greater digital adoption among MSMEs, ultimately enhancing visibility and business performance.
Co-Authors Adha, Fachriza Adi Pratama, Adi Agnes, Lulu Alvira, Dini Andi Maysarah Anggi Anggraini, Anggi Arista, Sofia Arpandi, Ahmad Fikri Asnawi, M Asnawi, M. Asnawi, Muhammad Aulia, Annicah Azhari, Zahirah Bakhtiar, Miftakhul Huda Bima, Rinto Cut Zahri, Cut Dalimunthe, Linda Hayati Daoed, Teuku Syahril Delviere, Delviere Dewi Wahyuni Dinda, Devy Rahma E, Ananda Hadi Elyas, Ananda Hadi Fadhylla, Ika Fasyah, Shakira Fazira, Ayu Fitriani, Nicky Gulo, Tira Muliani Gustiana, Zelvi Hadi Elyas, Ananda Harahap, Ahmad Taufiq Harahap, Amad Taufiq Harahap, Lisanudin Permana Harahap, Ridha Aulia Harun Harun Hasibuan, Anisa Falihah Hibahtullah, Mhd Habib Himawan, Rizky Inggit, Damar Irawan, Dhanni Delyan Junaidi, Listya Devi Kartika Pratiwi Kesuma, Yuliana Khairuni, Lila Lestari, Sri Widya Manurung, Pasquita Patricia Matudeny, Hidayat Misiah, Irma Muhamad Ilyas, Muhamad Muhammad Safii Munandar, Muhammad Yusril Nasution, Asrindah Nasution, Jul Arifin Nasution, M Amri Nasution, M. Amri Nasution, Muhammad Amri Nasution, Umar Hamdan Ningrum, Apriya Noor, Nadya Nur Fadillah, Nur Pasaribu, Defi Amelia Pratiwi, Fadilla Prayoga, Diki Prima, Laksamana Putri, Audi Amelia Rambe, Siti Nurhaliza Rangkuti, Dian Natama Sandi Safrianita, Nanda Sahara, Nadia Sahnan Rangkuti Sahputa, Ngatno Sahputra, Ngatno Sari, Dwi Kartika SEPTIYAN, RAHMAT Simanungkalit, Rakelina Nainti Simarmata, Devi Risda Siregar, Ali Akbar Siregar, Maulida Fitri Siregar, Muhliza Siswoyo, Bambang Hendra Sitompul, Melisa Septiani Sitorus, Udur Marito Situmorang, Tiurimaida Suganda, Albi Sulfiani, Ananda Syafi’i, Luqman Telaumbanua, Deswan Yatalman Veithzal Rivai Zainal Yasotha, Yasotha Yusmiati Yusmiati, Yusmiati Zelvi Gustiana Zuhra, Khairatul Zulham Zulham