Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Conservation agrotechnology to improve soil quality and potato productivity Kuta Rayat Village, Naman Teran District, Karo Regency, North Sumatra Purba, Rosmadelina; Meriaty, Meriaty; Situmeang, Ringkop
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242365

Abstract

Potato production in North Sumatra is productive compared to other provinces with a yield of 124 326 tons in 2020. To continue to improve the quality and quantity of potato harvest each year, continuous innovation is needed in implementing agricultural systems and technologies that can increase productivity. This research aims to find agrotechnology that can increase productivity by focusing on developing the quality of soil as farming land in Kuta Rayat Village, Naman Teran District, Karo District, North Sumatra Province. Potato agrotechnology was studied through plot trials using the Randomized Block Design method with 7 treatments (agro-potato: mounds across the slope, quality seeds, lime dosage, manure and chemical fertilizer according to the recommendations given). Data collected included before and after treatment of soil properties and potato productivity. The results of this study showed that the dose of Dolomite lime 1.5 tons/ha, manure 20 tons/ha, 150 kg Urea, 150 kg ZA, 250 kg SP-36 and 200 kg KCl was sufficient to obtain optimal potato productivity and improve soil quality.
Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Pupuk Kandang dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ercis (Pisum saticum .L) Saragih, Handayani; Purba, Rosmadelina; Situmeang, Ringkop; Girsang, Christin Imelda; Sinaga, Michael Owen
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.571

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada Januari–Maret 2024 di Barus Jahe, Tanah Karo, dengan tujuan mengevaluasi pengaruh pemberian beberapa jenis pupuk kandang dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman ercis (Pisum sativum L.). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor: (1) jenis pupuk kandang (K0 = tanpa pupuk, K1, K2, dan K3 = 10 ton/ha dengan jenis berbeda), dan (2) pupuk NPK Mutiara (N0 = tanpa NPK, N1 = 100 kg/ha, N2 = 200 kg/ha, N3 = 300 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman pada 30 dan 45 HST, jumlah polong per tanaman dan per plot, serta berat polong per tanaman dan per plot. Hasil menunjukkan bahwa pupuk kandang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati, meskipun nilai tertinggi terdapat pada perlakuan K1, seperti tinggi tanaman 136,36 cm pada 45 HST dan berat polong per plot sebesar 1,27 kg (setara 2,55 ton/ha). Sebaliknya, pupuk NPK Mutiara memberikan pengaruh nyata, dengan perlakuan N3 (300 kg/ha) menghasilkan pertumbuhan dan produksi terbaik, seperti tinggi tanaman 140,27 cm pada 45 HST dan berat polong per plot 1,29 kg (2,58 ton/ha). Interaksi antara kedua pupuk tidak menunjukkan pengaruh nyata, namun kombinasi K1 dan N3 menghasilkan hasil tertinggi pada sebagian besar parameter, dengan berat polong per plot 1,41 kg (2,83 ton/ha). Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kombinasi optimal pupuk kandang dan pupuk NPK Mutiara untuk peningkatan produksi ercis.
Pengaruh Perlakuan Pupuk NPK Mutiara 16.16.16 dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Lobak (Raphanus sativus L.) Girsang, Christin Imelda; Purba, Rosmadelina; Saragih, Handayani; Ryza, Aswa
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.652

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dosis pupuk NPK Mutiara 16.16.16 dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman lobak (Raphanus sativus L.). Kegiatan dilaksanakan di Desa Huta Tano, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun (±1.412 mdpl) pada Oktober–Desember 2024 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3×3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah NPK 16.16.16: N1 = 250 kg/ha (25 g/plot), N2 = 300 kg/ha (30 g/plot), N3 = 350 kg/ha (35 g/plot). Faktor kedua adalah pupuk kandang ayam: A1 = 5 ton/ha (0,5 kg/plot), A2 = 10 ton/ha (1,0 kg/plot), A3 = 15 ton/ha (1,5 kg/plot). Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman (3, 5, 7 MST), jumlah daun (5, 7, 9 MST), panjang dan diameter umbi, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Data dianalisis dengan ANOVA RAK faktorial pada α = 5% dan uji lanjut yang sesuai. Hasil menunjukkan bahwa baik NPK 16.16.16 maupun pupuk kandang ayam memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan diameter umbi, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Dosis tertinggi NPK (N3: 35 g/plot) secara konsisten menghasilkan nilai pertumbuhan dan hasil paling tinggi; demikian pula dosis tertinggi pupuk kandang ayam (A3: 1,5 kg/plot). Interaksi N×A tidak berpengaruh nyata pada seluruh peubah, meskipun kombinasi N3A3 umumnya memberikan nilai maksimum (misalnya tinggi 7 MST, diameter, dan bobot umbi). Temuan ini menegaskan pentingnya pemupukan berimbang—mengombinasikan sumber hara anorganik dan organik—serta merekomendasikan NPK 35 g/plot dan pupuk kandang ayam 1,5 kg/plot sebagai dosis operasional untuk mengoptimalkan produktivitas lobak pada kondisi agroekologi penelitian.
Conservation agrotechnology to improve soil quality and potato productivity Kuta Rayat Village, Naman Teran District, Karo Regency, North Sumatra Purba, Rosmadelina; Meriaty, Meriaty; Situmeang, Ringkop
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242365

Abstract

Potato production in North Sumatra is productive compared to other provinces with a yield of 124 326 tons in 2020. To continue to improve the quality and quantity of potato harvest each year, continuous innovation is needed in implementing agricultural systems and technologies that can increase productivity. This research aims to find agrotechnology that can increase productivity by focusing on developing the quality of soil as farming land in Kuta Rayat Village, Naman Teran District, Karo District, North Sumatra Province. Potato agrotechnology was studied through plot trials using the Randomized Block Design method with 7 treatments (agro-potato: mounds across the slope, quality seeds, lime dosage, manure and chemical fertilizer according to the recommendations given). Data collected included before and after treatment of soil properties and potato productivity. The results of this study showed that the dose of Dolomite lime 1.5 tons/ha, manure 20 tons/ha, 150 kg Urea, 150 kg ZA, 250 kg SP-36 and 200 kg KCl was sufficient to obtain optimal potato productivity and improve soil quality.
Budidaya Maggot BSF Untuk Pakan Ternak Skala Rumah Tangga Di Kelurahan Bane Pematang Siantar Simanjuntak, Romauli; Sinaga, Roeskani; Saragih, Ramainim; Sitinjak, Wahyunita; Purba, Rosmadelina; Sihaloho, Arvita; Girsang, Cristin Imelda; Purba, Linda Reni; Siregar, Mirna Anriani; January Rizky; Sidabukke, Simon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hy6cye65

Abstract

The increase in the price of animal feed makes it difficult for households as farmers by utilizing household waste to feed their livestock. The increase in feed prices also encourages food farmers to switch to corn because corn is a raw material for animal feed. So that household farmers also have difficulty buying corn. Maggot BSF is an alternative feed that is very high in protein to encourage livestock growth. BSF maggots are larvae that can be used as alternative feed. Cultivation of BSF maggot is also relatively easy and can utilize household waste or food scraps as BSF maggot food. In this community service, training activities for maggot cultivation as an alternative to animal feed are carried out in Bane Village. The implementation method is carried out by means of lectures, discussions and practice. The result of this service is to grow the participants' desire to cultivate BSF maggot as animal feed. The result was that the participants were very responsive to this activity, as evidenced by the active participation of the community in the activity from beginning to end and the large number of active participants in the discussion and question and answer sessions. So it can be concluded that the maggot cultivation training in Bane Village was successful and the participants' understanding and attitudes increased about the importance of waste treatment for maggot cultivation as an alternative to animal feed
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI LIMBAH PERTANIAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI EM4 BAGI PETANI Sihaloho, Arvita Netti; Girsang, Warlinson; Purba, Rosmadelina; Meriaty, Meriaty; Rosalyne, Irawaty; Girsang, Christin Imelda; Girsang, Jhon Aldi; Darta, Jon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6d7kar48

Abstract

Tujuan kegiatan yang telah dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar mengetahui tentang cara pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan bahan-bahan limbah pertanian dengan teknologi EM4, agar masyarakat petani mampu menyiapkan pupuk kompos untuk diri sendiri dan tidak selamanya bergantung membeli dari pedagang, dan  mengurangi atau meminimalkan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 19 dan 26 Mei 2024, diikuti 20 orang petani Huta Pamurpuran Nagori Saributongah Kecamatan Dolog Masagal. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan (demonstrasi). Metode penyajian materi disampaikan dalam bentuk ceramah dan penjelasan serta demonstrasi (penerapan praktek). Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan hasilnya tidak secara otomatis dapat diketahui, karena sifatnya tidak terukur. Sebagaimana kegiatan penyuluhan yang insidentil, hasil yang diperoleh tidak serta merta terlihat. Namun demikian, berdasarkan jawaban peserta atas pertanyaan pre test dan jawaban pertanyaan post test, hasil evaluasi memperlihatkan ada manfaat keberhasilan penyuluhan. Tanggapan petani pada saat sesi diskusi, juga mencerminkan keingintahuan yang lebih banyak akan penggunaan teknologi EM4 untuk proses pembuatan pupuk kompos. Kedepan, tim abdimas Prodi Agroteknologi Faperta USI menargetkan kegiatan lanjutan secara berkala untuk mengevaluasi hasil manfaat kegiatan pengabdian yang dilakukan. Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan mendapat respon yang positif dan antusiasme yang tinggi dari petani mitra. Melalui proses penyuluhan dan pelatihan yang sudah diikuti petani, mayoritas petani peserta telah mememiliki tambahan pengatahuan yang benar tentang pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai pupuk organik dengan memanfaatkan teknologi EM4