Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X MAS AL-WASHLIYAH MARBAU T.A. 2016/2017 Sari, Ermina; Yuliawati, Sri
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v4i1.361

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan picture and picture terhadap hasil belajar siswa pada materi jamur dikelas X MAS Al-Washliyah Marbau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah the Matching Only Pretest Posttest Control Group Desain. Sampel penelitian adalah siswa kelas XA dan XB dengan jumlah siswa kelas XA adalah 23 siswa dan kelas XB adalah 25 siswa, yang diambil dengan teknik total random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t independent 2 samples. Berdasarkan hasil uji-t N-Gain, rerata N-Gain pada kelas eksperimen 0,76 (tinggi), sedangkan pada kelas kontrol 0,35 (sedang). Hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan picture and picture terhadap hasil belajar siswa pada materi jamur dikelas X MAS Al-Washliyah Marbau tahun ajaran 2016/2017.
JENIS-JENIS HEWAN TANAH PADA LUBANG BIOPORI DI PERUMAHAN LANCANG KUNING SEJAHTERA UMBAN SARI RUMBAI Sari, Martala; Awal, Raudhah; Sari, Ermina
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v4i2.396

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan beberapa manfaat dari pembuatan lubang biopori dan sampah organik yang tersimpan didalam lubang, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber penghasil kompos yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. Oleh sebab itu perlu diketahui jenis hewan apa saja yang terdapat pada lubang biopori yang berperan dalam proses dekomposer sampah yang ada pada lubang biopori. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jenis hewan tanah yang terdapat pada lubang biopori yang berperan dalam proses dekomposer. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode survey dengan mengkalkulasikan, mengolah, dan menganalisis data yang dikumpulkan secara kuantitatif yaitu data olahan yang berupa angka, dan mendeskripsikan hewan tersebut secara deskriptif yaitu berupa penjelasan dalam bentuk pernyataan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan April 2017, pengambilan sampel dilaksanakan di perumahan Lancang Kuning Sejahtera sedangkan penelitian di Laboratorium Pendidikan Biologi Sampel tanah yang diambil dari lubang biopori di lokasi penelitian secara total sampling. Jenis- jenis hewan tanah yang ditemukan dalam lubang biopori terdapat 11 jenis mikrofauna dan makrofauna. Empat jenis merupakan mikrofauna yang terdiri dari Isotomurus sp, Entomobrya clitellaria, Entomobrya socia dan Hypogastrura nivicola. Tujuh jenis merupakan makrofauna yang terdiri dari Dolichoderus sp, Oechophylla smaragdina,Pheretima, sp., Oechophylla sargillina, Gryllus vocalis, Forficula auricularia dan Buffo, sp
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) BERBASIS SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) PADA MATERI CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIIMTS GUPPI SABAK AUH KAB. SIAK T.A 2015/2016 Sari, Ermina; Maryam, Siti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v4i2.399

Abstract

Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Somatis, Auditori, Visual, Intelektual terhadap hasil belajar. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII MTs Guppi Sabak Auh Kab Siak T.A 2015/2016. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIB dan kelas VIIC dengan jumlah siswa 30 orang, yang diambil dengan teknik simple`random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Uji U Mann Whitney dan t-test. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Rerata N-Gain pada kelas kontrol 0,33 (kategori sedang), sedangkan pada kelas eksperimen 0,53 (kategori sedang). Hasil data uji-t N-Gain terdapat perbedaan signifikan antara N-Gain kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbasis Somatis, Auditori, Visual, Intelektual terhadap hasil belajar siswa di kelas VII MTs Guppi Sabak Auh Kab Siak tahun ajaran 2015/2016.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING BERBANTUAN METODE MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MINAT SISWA PADA MATERI GERAK TUMBUHAN DIKELAS VIII SMPN 30 PEKANBARU T.A 2017/2018 Sari, Ermina; Sitohang, Jelly Marsela
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v5i1.1011

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Joyful learning berbantuan metode Mind mapping terhadap hasil belajar dan minat siswa pada materi gerak tumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 di SMPN 30 Pekanbaru semester ganjil pada Tahun Ajaran 2017/2018. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII 1 dan VIII 5 dengan jumlah siswa masing-masing 40 orang yang diambil dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui Pretest, Posttest, angket minat belajar dan lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah t-test. Rerata N-Gain eksperimen adalah 0,70 kategori sedang dan pada kelas kontrol 0,55 kategori sedang. Rerata angket minat siswa pada kelas eksperimen adalah 94,08 dan pada kelas kontrol adalah 67,63. Berdasarkan analisis hasil t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil belajar dan minat siswa kelas kontrol dan eksperimen. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Joyful learning berbantuan metode Mind mapping terhadap hasil belajar dan minat siswa pada materi gerak tumbuhan.
HUBUNGAN ANTARA WAKTU BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIOLOGI SISWA DI KELAS VIII SMP DA’WAH PEKANBARU T.A 2017/2018 Sari, Ermina; Oktaviani, Ira
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v5i02.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu belajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar biologi siswa di kelas VIII SMP Da’wah Pekanbaru T.A 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di SMP Da’wah Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan kusioner. Teknik uji instrumen dilakukan kepada 93 responden. Uji validitas instrumen menggunakan rumus pearson product moment sedangkan uji realibilitas menggunakan rumus alpha cronbach. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai r waktu belajar terhadap prestasi belajar biologi sebesar 0,268 dengan persentase 26,8%, nilai r minat belajar terhadap prestasi belajar biologi 0,394 dengan persentase 39,4 %, dan nilai koefisien korelasi ganda antara waktu belajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar biologi siswa dengan nilai R = 0,395 dengan persentase sebesar 39,5%. Terdapat hubungan yang postif dengan kategori sedang antara waktu belajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar biologi siswa di kelas VIII SMP Da’wah Pekanbaru T.A 2017/2018.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA ELEKTRONIK (LEKEMANIK) BERMUATAN ETNOSAINS PADA MATERI PTERIDOPHYTA Awal, Raudhah; Yasmin, Khairani; Sari, Ermina
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v11i1.19942

Abstract

Innovation of student activity sheets in electronic form by integrating the culture of the local community becomes an efficient and effective learning alternative. This study aims to examine the validity and practicality of electronic student activity sheets (LEKEMANIK) containing ethnoscience on pteridophyta material. This development research model consists of 4 main stages, namely: definition, design, development, and deployment. The data collection instrument was a questionnaire given to material experts, media experts and linguists whose aim was to determine the validity of the LEKEMANIK. Practicality questionnaire instruments were given to supporting lecturers and students. This research produced a product in the form of an electronic student activity sheet containing ethnoscience on pteridophyta material with the results of an assessment from material experts obtained a score of 90% with Very valid criteria, an assessment from media experts obtained a score of 82% with Very valid criteria and an assessment from linguists obtained a score of 83, 33% with Very Valid criteria. The level of practicality of electronic student activity sheets by lecturers is 86.22% with very practical criteria, and for students it is 82.36% with very practical criteria. From the results of the study it can be concluded that the electronic student activity sheet for the subject of lower plant botany with ethnoscience content on pteridophyta material is appropriate to use.
Etnobotani Pengobatan Tradisional Suku Melayu Desa Bagan Punak Pesisir, Rokan Hilir, Provinsi Riau Sri Wahyuni; Afidah, Mar’atul; Awal, Raudhah; Sari, Ermina
Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (JURKIM) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jurkim.v5i1.25121

Abstract

This research aims to determine the types of plants used, the parts used, how traditional medicine is used and the meaning countained contained in the traditional medicine of the Malay tribe in the Bagan Punak Pesisir Village by documenting ethnobotanical knowledge in traditional medicine in Bagan Punak Pesisir Village, Bangko District, Rokan Hilir Regency, Riau province. The research method used is a survey method with interview and observation techniques. The data collected includes the type of medicinal plant used, the part of the plant used and its medicinal benefits. The results of the research show that there are 7 types of medicinal plants used by the Malay community in Bagan Punak Pesisir Village. These medicinal plants come from various plant families, with the Zingiberaceae, Piperaceae, Acoraceae, Arecaceae and Rubiaceae tribes. The most commonly used plant parts are rhizomes (57.14%), followed by leaves (14.28%), sap (14.28%), and fruit (14.28%). Diseases treated with medicinal plants are fever, headaches and restoring enthusiasm. Ethnobotanical knowledge in traditional Malay medicine in Bagan Punak Pesisir Village is a cultural heritage that needs to be preserved.
THE PANDEMIC COVID-19 : EFFICIENCY AND STABILITY OF SHARIA BANKS IN INDONESIA Sari, Ermina; Juniyanto, Endri
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 1 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jakpt.v1i4.990

Abstract

Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat efisiensi dan stabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia setelah pandemi covid-19 melanda di Indonesia. Objek penelitian ini adalah Bank Umum Syariah (BUS) yang beroperasi di Indonesia selama masa pengamatan dari 2017-2022. Pengumpulan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 9 BUS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengukur nilai efisiensi. Sedangkan untuk mengukur stabilitas perbankan, diukur berdasarkan kesehatannya yang bersumber dari laporan keuangan dengan Altman Z-Score. Hasil menunjukan mayoritas BUS mengalami penurunan tingkat efisiensi. Yaitu Bukopin syariah, Muamalat , BCA Syariah dan Victoria syariah. Tingkat efisiensi yang stabil ditunjukan oleh BTPN syariah. Sebelum pandemi covid-19 (2017-2019) seluruh BUS memiliki efisiensi yang tinggi akan tetapi setelah pandemi covid 19 (2019-2022) mayoritas bank mengalami penurunan efisiensi menjadi sedang bahkan Bank Muamalat menunjukan nilai inefesiensi pada tahun 2022. Perbankan syariah yang memiliki efisiensi tinggi bahnkan setelah covid adalah Bank Bukopin syariah dan BTPN syariah. meskipun terkena dampak covid-19, BUS dinyatakan tetap stabil karena BUS tidak memiliki masalah keuangan.hal tersebut ditunjukan dengan nilai Z-score seluruh BUS yang menjadi sampel pada penelitian ini, memiliki nilai diatas 2,6 (Z>2.6) yaitu perusahaan dalam kategori tidak bangkrut atau Perusahaan tidak mengalami masalah dengan kondisi keuangan .
Efficiency of Islamic and Conventional Banks in Indonesia during COVID-19: A Stochastic Frontier Analysis Dewindaru, Dini; Sari, Ermina
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.v14i1.26469

Abstract

The COVID-19 pandemic has disrupted global financial systems, with the banking sector facing mounting pressures on operational efficiency and financial stability. In Indonesia, this crisis presented a critical test for both Conventional Banks (CBs) and Islamic Banks (IBs), whose structural and operational models differ significantly. This study aims to evaluate and compare the efficiency levels of CBs and IBs during the COVID-19 pandemic (2020–2022) using a quantitative approach. The Stochastic Frontier Analysis (SFA) with a Cobb-Douglas production function was employed to measure cost efficiency, while an independent samples t-test was used to determine the statistical significance of efficiency differences between bank types. A purposive sample consisting of 39 CBs and 9 IBs was analyzed based on input variables (fixed assets, deposits, and personnel costs) and output (total financing). The results reveal that CBs achieved higher efficiency scores (average = 89.39) compared to IBs (average = 82.27), with the difference being statistically significant (p < 0.001). Efficiency among CBs remained relatively stable, while IBs showed more variability and consistent decline over the period. The study identifies key contributing factors to IBs' lower efficiency, including technological constraints, lack of product standardization, and regulatory complexities. These findings underscore the need for structural reforms in the Islamic banking sector, particularly in technology adoption and regulatory harmonization. The study offers valuable insights for regulators, bank managers, and policymakers in enhancing the resilience and competitiveness of Indonesia’s dual banking system during periods of financial stress.========================================================================================================ABSTRAK - Efisiensi Bank Syariah dan Bank Konvensional di Indonesia Selama Pandemi COVID-19: Analisis Frontier Stokastik. Pandemi COVID-19 telah mengguncang sistem keuangan global, termasuk sektor perbankan yang menghadapi tekanan besar terhadap efisiensi operasional dan stabilitas keuangan. Di Indonesia, krisis ini menjadi Pelajaran berharga bagi Bank Konvensional (CBs) dan Bank Syariah (IBs) yang memiliki perbedaan struktural dan operasional yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan tingkat efisiensi CBs dan IBs selama pandemi COVID-19 (2020–2022) melalui pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah Stochastic Frontier Analysis (SFA) dengan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengukur efisiensi biaya, serta uji t independen untuk mengetahui signifikansi perbedaan efisiensi antara kedua jenis bank. Sampel purposif terdiri dari 39 CBs dan 9 IBs, dianalisis berdasarkan variabel input (aset tetap, dana pihak ketiga, dan biaya SDM) serta output (total pembiayaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CBs memiliki skor efisiensi lebih tinggi (rata-rata = 89,39) dibandingkan IBs (rata-rata = 82,27), dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Efisiensi CBs cenderung stabil, sementara IBs menunjukkan penurunan konsisten dan variasi yang lebih besar. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya efisiensi IBs mencakup keterbatasan teknologi, kurangnya standardisasi produk, dan kompleksitas regulasi. Temuan ini menekankan pentingnya reformasi struktural dalam sektor perbankan syariah, khususnya dalam adopsi teknologi dan harmonisasi regulasi. Studi ini memberikan wawasan penting bagi regulator, manajemen bank, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan daya tahan dan daya saing sistem perbankan ganda di Indonesia pada masa krisis keuangan.
NEEDS ANALYSIS FOR DEVELOPING AN INTEGRATED ETHNOSCIENCE BLENDED LEARNING INQUIRY MODEL IN THE BIOLOGY EDUCATION STUDY PROGRAM Sari, Ermina; Martalasari, Martalasari; Awal, Raudhah; Afidah, Mar’atul; Wahyuni, Sri
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/hkrcb967

Abstract

One of the learning models that is still being implemented after the pandemic ends is blended learning. This study aims to analyze the needs of developing an Inquiry Blended Learning model integrated with ethnoscience in the biology education study program, Lancang Kuning University. The needs analysis in the development of this ethnoscience integrated Inquiry Blended Learning model is in the define phase in the 4D model development research (Define, Design, Develop, Disseminate). The method used is descriptive qualitative. The research instrument used was a questionnaire to analyze the needs of educators and students for the development of an inquiry blended learning model integrated with ethnoscience. The results showed the level of importance of this learning development obtained a kappa moment score from the student response of 0.90 and 0.81 (Very high category) from the lecturer's response. Based on these results it can be concluded that the development of Inquiry Blended Learning integrated with Ethnoscience is needed by students and lecturers in the Biology Education Study Program, Faculty of Education and Vocational Education.