Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Internalization of National Insight in Preventing the Spread of Radicalism: A Study of the Khilafatul Muslimin Group in Lampung Province Firsada, Muhammad; Nasor; Bahrudin, Moh.; Setiawati, Rini
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 25 No 2 (2025): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v25i2.29742

Abstract

The spread of transnational ideology-based radicalism poses a serious challenge to the ideological resilience and integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI), including in Lampung Province. The Khilafatul Muslimin group is one of the religious groups that carries an alternative ideological narrative that has the potential to weaken national insight. Therefore, this study aims to analyze the process of internalizing national insight as a strategy to prevent the spread of radicalism within the Khilafatul Muslimin group in Lampung Province. This study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Data collection was conducted through in-depth interviews with key informants, observation, documentation studies, and relevant literature reviews. Data analysis was conducted thematically through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that internalization of national insight is effective when implemented through a persuasive, dialogical, and sustainable approach that involves state and social actors collaboratively. The integration between the socialization of state ideology and the Islamic community development approach has proven capable of building inclusive ideological awareness, strengthening ideological resilience, and encouraging the transformation of religious understanding in line with Pancasila and the NKRI. The novelty of this research lies in the findings of a model of internalization of national insight based on community participation, the role model of religious figures, and the strategic role of former members of radical groups as agents of change in preventing radicalism that is more humanistic and sustainable.
KONTRIBUSI USHUL FIQH TERHADAP TANTANGAN KEUANGAN SYARIAH Andriani, Yulia; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Ushul Fiqh terhadap tantangan yang dihadapi oleh keuangan syariah kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (literature review) dan analisis konten (content analysis) dari berbagai sumber terpercaya seperti buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Ushul Fiqh memiliki peran fundamental dan tak tergantikan sebagai landasan metodologis dan teoritis dalam pengembangan ekonomi syariah modern. Ushul Fiqh memungkinkan para cendekiawan dan praktisi untuk merumuskan hukum syar’i atas isu-isu baru yang belum ada pada masa klasik, sehingga berfungsi sebagai kompas moral dan intelektual di era globalisasi dan digitalisasi. Kontribusi utamanya diwujudkan melalui legalisasi dan inovasi produk keuangan yang kompleks, seperti Structured Repackaged Ijarah Asset (SRIA), dengan memastikan kepatuhan terhadap larangan riba, gharar, dan maysir. Selain itu, Ushul Fiqh memfasilitasi regulasi proaktif terhadap teknologi keuangan (FinTech) syariah melalui kaidah Maslahah Mursalah. Kaidah-kaidah Ushuliyyah, seperti "Al-Ashlu fil Asyya' al-Ibahah" (asal segala sesuatu itu boleh) dan kaidah Maslahah, memberikan dasar hukum untuk menilai kehalalan instrumen keuangan baru, memastikan sistem keuangan syariah tetap efisien dan kompetitif tanpa mengorbankan integritas syariah. Dengan demikian, Ushul Fiqh memberikan kerangka yurisprudensi yang kokoh untuk memastikan pasar modal syariah tidak hanya efisien tetapi juga etis dan adil.
IMPLEMENTASI INVESTASI DALAM ISLAM MENURUT PANDANGAN DAN ATURAN DSN-MUI NOMOR 40/DSN-MUI/X/2003 Maulida, Reska; Hilal, Syamsul; Bahrudin, Moh.
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi investasi dalam Islam menurut pandangan dan aturan yang tertuang dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer berupa fatwa DSN-MUI, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian terkait investasi dan pasar modal syariah, serta sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 memiliki landasan syariah yang kuat dan komprehensif, bersumber dari dalil-dalil Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 275, QS. An-Nisa: 29, QS. Al-Hasyr: 18), hadits (hadits tentang mudharabah dan larangan gharar), ijma' ulama dari berbagai mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali), dan kaidah ushul fiqh. Implementasi fatwa dalam praktik pasar modal syariah Indonesia dilakukan melalui mekanisme screening bertahap yang terdiri dari business screening untuk mengeliminasi sektor usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah, dan financial screening dengan parameter total utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset dan total pendapatan tidak halal maksimal 10% dari total pendapatan. Investasi syariah memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari investasi konvensional, yaitu kebebasan dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta dibangun atas prinsip fundamental keadilan (al-'adl), transparansi (ash-shiddiq), kemaslahatan, dan kehati-hatian. Landasan hukum positif Indonesia melalui UUD 1945 Pasal 29, UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, dan POJK Nomor 15/POJK.04/2015 memberikan dukungan regulasi yang kuat dengan menjadikan fatwa DSN-MUI sebagai rujukan wajib dalam penerapan prinsip syariah di pasar modal Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara otoritas fatwa (DSN-MUI) dan regulator (OJK) menjadi faktor kunci kesuksesan pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, meskipun masih terdapat tantangan terkait threshold financial screening, dinamika status syariah saham, dan gap literasi yang memerlukan perbaikan berkelanjutan.
Pengaruh Pendidikan Keuangan di Keluarga, Financial Literacy dan Financial Self Efficacy terhadap Financial Management Behavior pada Mahasiswa Kota Bandar Lampung: Perspektif Manajemen Syariah Solehah, Azmi Fadhilatus; Bahrudin, Moh.; Nurmalia, Gustika
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 8 No. 6 (2025): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v8i6.55009

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisis pengaruh antara pendidikan keuangan di keluarga, financial literaci dan financial self-efficacy terhadap financial management behavior pada mahasiswa kota Bandar Lampung dalam perspektif manajemen syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan design concurent embeded. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sempel dihitung menggunakan rumus lemeshow sebanyak 97 sampel. Data dianalisis menggunakan aplikasi SMART PLS4. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan keuangan di keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior pada mahasiswa di Kota Bandar Lampung, financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial management behavior  pada mahasiswa di Kota Bandar Lampung. Sedangkan, financial self-efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior. Namun, secara simultan ketiga variabel independen tersebut tetap berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 61,5% terhadap variabel financial management behavior. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan keuangan di keluarga dan literasi keuangan lebih efektif berperan dalam pengelolaan keuangan sehari-hari dibandingkan dengan hanya keyakinan individu itu sendiri terhadap kemampuannya dalam mengelola keuangan sebab tidak secara otomatis menentukan perilaku pengelolaan keuangan yang baik. Serta dilihat dari perspektif manajemen syariah disimpulkan bahwa pendidikan keuangan di keluarga, financial literacy dan financial self-efficacy memiliki peran signifikan dalam membentuk financial management behavior, hal ini sesuai dengan akuntabilitas dan tanggung jawab atas amanah harta sehingga mendukung pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip halal, beretika dan berkelanjutan.
KONTRIBUSI USHUL FIQH TERHADAP PEMBENTUKAN KEBIJAKAN EKONOMI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Tina, Tina; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Ushul Fiqh terhadap pembentukan kebijakan ekonomi dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif (doctrinal approach), yaitu mengkaji sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer yang relevan dengan perumusan kebijakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ushul Fiqh memiliki peran fundamental dalam tiga aspek utama, yaitu epistemologis, normatif, dan praktis. Secara epistemologis, Ushul Fiqh menyediakan dasar metodologis dalam menggali prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Secara normatif, ia berfungsi menjaga agar setiap kebijakan ekonomi tetap sejalan dengan maqashid al-syariah, seperti keadilan, kemaslahatan, dan kesejahteraan umat. Sedangkan secara praktis, Ushul Fiqh memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan dalam merumuskan sistem ekonomi Islam yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Dengan demikian, Ushul Fiqh tidak hanya berperan sebagai landasan hukum, tetapi juga sebagai paradigma etis dan konseptual dalam pembangunan ekonomi Islam kontemporer.
Implementasi Konsep Manajemen Qalbu dan Tafsir Ayat-Ayat yaitu Nafs dalam Program Rehabilitasi Mental Remaja Berisiko Mukti, Anwar; Fathoni, Ahmad Nur; Bahrudin, Moh.; Cahyono, Agung Mandiro; Widiyaningrum, Kuni Maftukhati; Hakim, M. Luqman
Jurnal Pengabdian West Science Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v1i01.3058

Abstract

Penelitian tentang program rehabilitasi mental untuk remaja berisiko menyoroti pentingnya mengintegrasikan konsep psikologis dan spiritual untuk meningkatkan hasil. Konsep manajemen qalbu (manajemen hati) dan interpretasi nafs (diri atau jiwa) dari ayat-ayat Al-Quran dapat memberikan kerangka kerja holistik yang membahas dimensi emosional dan spiritual dalam rehabilitasi. Sementara program rehabilitasi jantung dan psiko-kardiologi yang ada berfokus pada dukungan kesehatan mental bersamaan dengan perawatan fisik, penggabungan kesadaran diri spiritual dan pengaturan emosi melalui ajaran agama dapat meningkatkan ketahanan psikologis dan mengurangi gejala kecemasan dan depresi pada remaja 724. Studi menunjukkan bahwa mengatasi kecemasan dan tekanan psikologis yang berfokus pada hati secara signifikan meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan mental, menunjukkan bahwa konsep spiritual seperti hati dan jiwa dapat melengkapi pendekatan ini dengan menumbuhkan pengendalian diri batin dan keseimbangan emosional 43. Menerapkan model integratif tersebut dalam program rehabilitasi remaja dapat mendukung pemulihan kesehatan mental yang lebih baik dengan menggabungkan intervensi psikologis berbasis bukti dengan bimbingan spiritual yang relevan secara budaya. Namun, penelitian empiris khusus mengenai penggunaan konsep tafsir Al-Quran dalam rehabilitasi kesehatan mental masih terbatas, yang menunjukkan perlunya studi lebih lanjut untuk memvalidasi dan mengoptimalkan pendekatan integratif ini.
Analisis Tafsir Al-Ṭabarī Terhadap Surat Al-Naṣr Tentang Kemenangan Sebagai Tanda Tamatnya Dakwah Mukti, Anwar; Fathoni, Ahmad Nur; Bahrudin, Moh.; Cahyono, Agung Mandiro; Widiyaningrum, Kuni Maftukhati; Hakim, M. Luqman
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v1i02.3057

Abstract

Surat al-Naṣr menempati posisi penting dalam sejarah kenabian karena kerap dipandang sebagai wahyu terakhir yang menandai penyempurnaan risalah Nabi Muhammad. Penelitian ini menganalisis penafsiran al-Ṭabarī atas surat tersebut dengan menyoroti tiga aspek utama: makna nashr (pertolongan), al-fatḥ (pembukaan/kemenangan), dan keterkaitannya dengan tanda berakhirnya misi kenabian. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menjadikan Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān sebagai sumber primer dan melengkapinya dengan literatur tafsir klasik serta modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṭabarī memaknai “nashr Allāh” sebagai pertolongan Ilahi kepada Nabi dalam menghadapi Quraisy, sedangkan “al-fatḥ” secara spesifik dikaitkan dengan Fath Makkah. Adapun frasa “yadkhulūna fī dīnillāh afwājan” dipahami sebagai masuknya kabilah-kabilah Arab ke dalam Islam secara kolektif sebagai dampak langsung dari kemenangan tersebut. Melalui riwayat Ibn ‘Abbās dan ‘Āʾishah, al-Ṭabarī juga menegaskan bahwa surat ini merupakan na‘ā ilayhi nafsahu, yakni pemberitahuan Ilahi tentang kedekatan ajal Nabi. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa kemenangan dalam perspektif al-Ṭabarī bukanlah puncak politik, melainkan simbol spiritual bagi penyempurnaan dakwah dan awal fase transendensi kenabian. Perintah tasbīḥ dan istighfār pada ayat terakhir dipahami sebagai respons etis-teologis terhadap keberhasilan, yang menegaskan bahwa kemenangan tertinggi adalah kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah. 
Ayat-Ayat Tabayyun Dan Isu Hoaks: Kajian Tafsir Al-Qur'an Dalam Konteks Literasi Digital Modern Fathoni, Ahmad Nur; Mukti, Anwar; Cahyono, Agung Mandiro; Bahrudin, Moh.; Widiyaningrum, Kuni Maftukhati; Hakim, M. Luqman
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i01.3060

Abstract

Penelitian ini menganalisis relevansi konsep tabayyun dalam Al-Qur’an terhadap fenomena misinformasi dan disinformasi di era literasi digital modern. Berangkat dari kegelisahan akademik atas meningkatnya information disorder di masyarakat Muslim, kajian ini mengintegrasikan analisis tafsir tematik terhadap QS. al-Hujurāt [49]:6, QS. al-Isrā’ [17]:36, dan QS. an-Nūr [24]:11–16 dengan kerangka Media and Information Literacy (MIL) UNESCO serta tantangan kontemporer seperti disinformasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan tafsir maudhu‘i, penelitian ini menemukan bahwa tabayyun berfungsi sebagai protokol epistemik yang mencakup verifikasi informasi, integritas moral, dan akuntabilitas sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dengan kerangka literasi media modern dapat membentuk model literasi digital yang lebih komprehensif dan berbasis nilai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan metodologi kajian Al-Qur’an dan menawarkan model literasi digital Islami yang responsif terhadap tantangan teknologi informasi kontemporer.
ANALISIS MASLAHAH MURSALAH DALAM IMPLEMENTASI MEKANISME PASAR Safira, Isti; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kerangka evaluatif sistematis yang mengintegrasikan analisis kegagalan pasar dari teori ekonomi konvensional dengan prinsip normatif Syariah, khususnya Maslahah Mursalah dalam implementasi mekanisme pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka dan analisis konten dari berbagai sumber terpercaya untuk menganalisis penerapan Maslahah Mursalah dalam regulasi pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa Maslahah Mursalah berfungsi sebagai instrumen ijtihadi yang vital dan memberikan legitimasi filosofis bagi intervensi negara yang melampaui efisiensi belaka, membenarkan regulasi pasar untuk menolak kezaliman (zulm) dan melindungi Maqasid Syariah khususnya Hifz al-Mal dan Hifz al-Nafs sekaligus mengatasi market failure kontemporer.