Articles
PEMBELAJARAN KEGIATAN JUAL BELI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR
Rochman Rochman;
Faridillah Fahmi Nurfurqon;
Deden Herdiana Altaftazani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 6 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam kurikulum pendidikan bahasa Indonesia, termasuk jenjang sekolah dasar.Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah Skenario dan implementasi pembelajaran kegiatan jual beli melalui model pembelajaran role playing pada siswa kelas III SD.Dari hasil observasi rendahnya belajar siswa pada pelajaran IPS terlihat siswa merasa cepat bosan dan kurang termotivasi sehingga siswa menjadi sulit memahami materi.Untuk mengatasi permasalahan tersebut,peneliti menggunakan model pembelajaran role playing pada siswa kelas III SD untuk meningkatkan pembelajaran kegiatan jual beli.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif,peneliti ingin menggambarkan mengenai pembelajaran kegiatan jual beli melalui model pembelajaran role playing pada siswa kelas 3 SD.Harapannya supaya peneliti bisa menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran, khususnya pembelajaran kegiatan jual beli.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Sariwangi Tahun ajaran 2019-2020.Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model role playing menunjukkan hasil yang sangat baik. Hal tersebut membuktikan bahwa pada penelitian ini menunjukkan keberhasilan dalam pembelajaran kegiatan jual beli melalui model pembelajaran role playing pada siswa kelas III SDN Sariwangi.
Peranan Pendidikan Sekolah Dasar Dalam Mengembangkan Kebudayaan Di Indonesia
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia, maka dari itu pendidikan akan bergantung pada budaya setiap manusia. Nilai-nilai pendidikan akan selalu mengekor pada setiap langkah kebudayaan. Pendidikan merupakan salah satu unsur kebudayaan karena proses pendidikan pada dasarnya merupakan hakikat dari kebudayaan itu sendiri, maka dari itu pendidikan memiliki berbagai latar dalam budaya. Setiap budaya memiliki nilai dan norma yang berkembang pada setiap kelompok masyarakat, nilai dan norma ini akan menjadi aspek pembelajar bagi manusia, bisa menjadi landasan bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan. Proses ini dinamakan sebuah pendidikan yang berlatar pada budaya masyarakat. Pendidikan yang dilatar belakangi dari budaya dan kebiasaan masyarakat akan memunculkan sebuah konsep bernama pendidikan multikultur. Sebuah konsep dimana perbedaan merupakan sebuah kekayaan. Karena pada dasarnya pendidika harus menjadi alat pemersatu masyarakat di tengah-tengah berbagai macam perbedaan budaya yang terjadi di kehidupan sosial
PEMBELAJARAN ONLINE MATA PELAJARAN IPA PADA MATERI SIKLUS AIR DI KELAS V SD DALAM MASA PANDEMI COVID-19
Atik Setiawati;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstractThis research is backed by the emergence of distance learning (PJJ) or learning from home (BDR) where all learners follow online learning. This research aims to obtain an overview of how science-based Activities of IPA-class V elementary School at the Covid-19 pandemic. The research method used in this study is a descriptive quanlitative. In this study, the population was 12 students at SDN 017 Sekejati and SDN 038 Kiaracondong in the city of Bandung. The samples of this study were elementary school students in Kota Bandung 5th grade, with 4 students below average, 4 students to suit the average, and 4 students who were capable of above average class. The instrument used in this study is about 6 descriptions of the problem. Data analysis is done qualitatively, the data is derived from the interview results. Analysis of data obtained in general online learning is not suitable for ELEMENTARY students due to many obstacles faced. Based on the results of research obtained: IPA Learning activities based online in class V using video, Googlemeet, and image media. Teachers and students argue that online learning at the time of Covid-19 is not suitable for ELEMENTARY students. Keywords: SCIENCE-based Learning Online Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) dimana seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran secara online . Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai bagaimana kegiatan pembelajaran IPA berbasis online di Kelas V SD pada masa pandemic covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, populasi yang diambil adalah 12 siswa SDN 017 Sekejati dengan siswa SDN 038 Kiaracondong di Kota Bandung. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Bandung kelas 5 dengan 4 siswa berkemampuan di bawah rata-rata kelas, 4 siswa berkemampuan sesuai rata- rata kelas dan 4 siswa yang berkemampuan di atas rata-rata kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal uraian sebanyak 6 soal. Analisis data dilakukan secara kualitatif, data tersebut diambil dari hasil wawancara. Analisis data didapat secara umum pembelajaran online tidak cocok untuk siswa SD disebabkan banyak kendala yang dihadapinya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: Kegiatan pembelajaran IPA berbasis online di Kelas V menggunakan video, googlemeet, dan media gambar. Guru maupun siswa berpendapat pembelajaran online di masa covid-19 tidak cocok diterapkan pada siswa SD Kata Kunci: Pembelajaran IPA berbasis online
PENERAPAN PENDEKATAN PAIKEM PADA SISWA KELAS II UNTUK MENGUKUR PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN PANJANG BENDA
Revy Sri Aprillantika;
Faridillah Fahmi Nurfurqon;
Deden Herdiana Altaftazani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah konsep pembelajaran, persamaan dan perbedaan, serta relevansi atau penerapan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan PAIKEM. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (Qualitatif Research/Library Research) yang bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan data, menyusun, menggunakan serta menafsirkan data yang sudah ada. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pustaka.. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan adalah metode analisis data diantaranya adalah metode deskriptif analitis dan metode komparatif. Konsep penerapan pendekatan PAIKEM pada skripsi yang berjudul Penerapan PAIKEM Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Memahami Perkalian Bilangan dan Wujud Benda di Kelas II SDN 3 Ciharashas (Tema Bermain di Lingkunganku, Subtema Bermain di Rumah Teman, Pembelajaran 3). Tahun 2016, Penerapan Model PAIKEM Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Sifat – sifat Simetri Bangun Datar Di Kelas V SD Negeri 15 Baruga Kendari. Tahun 2018, dan Pengaruh Strategi PAIKEM Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs. NURUSSALAMAH MONTONG ARE TAHUN PELAJARAN 2016/2017 sudah sesuai dengan implementasi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa secara signifikan setelah diterapkannya pendekatan PAIKEM pada proses pembelajaran. Persamaan yang ada pada penelitian yang dilakukan oleh penulis pada ketiga skripsi tersebut terletak pada penggunaan startegi pembelajaran yang digunakan yaitu PAIKEM dan materi yang dibahas pada ketiga skripsi tersebut berkaitan dengan mata pelajaran matematika. Sedangkan perbedaannya terletak pada metode penelitian yang digunakan serta subjek penelitian. Relevansi penerapan pada ketiga skripsi tersebut terlihat ada keterkaitan PAIKEM dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan berdasarkan data hasil penerapan pembelajaran PAIKEM pada ketiga skripsi tersebut. Jadi dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM dapat digunakan untuk mata pelajaran matematika yang ditulis dalam judul Penerapan Pendekatan PAIKEM Untuk Siswa Kelas II SD Untuk Mengukur Pemahaman Siswa Pada Materi Perbandingan Panjang Benda.
Pembelajaran Matematika Berbasis Kooperatif tentang Operasi Hitung Pembagian pada Siswa Kelas IV dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing
Setiawan Setiawan;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v6i2.6029
Siswa sangat baik dalam merespon pembelajaran yang sampaikan mulai dari apersepsi sampai dengan menyimpulkan materi yang disampaikan. Siswa juga mulai aktif bertanya saat pembelajaran berlangsung, rasa ingin tau mereka juga cukup tinggi dengan materi yang di sampaikan. Pada saat guru menerapkan metode Snowball Throwing siswa juga sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pada saat mengerjakan soal evaluasi yang disiapkan guru siswa lebih teliti dalam mengerjakan. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dan sudah mencapai standar ketuntasan minimal. Siswa mulai terbiasa menggunakan metode snowball throwingsehingga skor aktivitas siswa meningkat hingga 90 (sangat baik). Danmayoritas siswa sudah dapat menjawab yang sesuai denganpernyataan yang telah disajikan dan secara tidak langsung siswa terlibatdalam proses pembelajaran aktif. Siswa yang telah memahami materi denganbaik dapat dilihat dari siswa dapat menjawab soal yaitu dengan mengerjakanuji kompetensi. Kenaikan rata- rata kelas dari kegiatan 1 sebesar 40 % menjadi 85% pada kegiatan 2 serta tingkat ketuntasan dari kegiatan 1 siswa yang mencapai ketuntasan dari hasil tes akhir siklus sebesar 40% siswa yang tuntas yaitu sebanyak 8 siswa, dan kegiatan 2 hasil yang diraih siswa semakin meningkat menjadi 85% siswa yang tuntas yaitu 17 siswa.Keywords: Metode, Aktive Learning, snowball throwing, Matematika
Pembelajaran Matematika Berbasis Kooperatif tentang Operasi Hitung Pembagian pada Siswa Kelas IV dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing
Setiawan Setiawan;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v6i2.6029
Siswa sangat baik dalam merespon pembelajaran yang sampaikan mulai dari apersepsi sampai dengan menyimpulkan materi yang disampaikan. Siswa juga mulai aktif bertanya saat pembelajaran berlangsung, rasa ingin tau mereka juga cukup tinggi dengan materi yang di sampaikan. Pada saat guru menerapkan metode Snowball Throwing siswa juga sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pada saat mengerjakan soal evaluasi yang disiapkan guru siswa lebih teliti dalam mengerjakan. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dan sudah mencapai standar ketuntasan minimal. Siswa mulai terbiasa menggunakan metode snowball throwingsehingga skor aktivitas siswa meningkat hingga 90 (sangat baik). Danmayoritas siswa sudah dapat menjawab yang sesuai denganpernyataan yang telah disajikan dan secara tidak langsung siswa terlibatdalam proses pembelajaran aktif. Siswa yang telah memahami materi denganbaik dapat dilihat dari siswa dapat menjawab soal yaitu dengan mengerjakanuji kompetensi. Kenaikan rata- rata kelas dari kegiatan 1 sebesar 40 % menjadi 85% pada kegiatan 2 serta tingkat ketuntasan dari kegiatan 1 siswa yang mencapai ketuntasan dari hasil tes akhir siklus sebesar 40% siswa yang tuntas yaitu sebanyak 8 siswa, dan kegiatan 2 hasil yang diraih siswa semakin meningkat menjadi 85% siswa yang tuntas yaitu 17 siswa.Keywords: Metode, Aktive Learning, snowball throwing, Matematika
Pembelajaran matematika berbasis kooperatif tentang operasi hitung pembagian pada Siswa kelas IV dengan menggunakan model pembelajaran snowball throwing
Setiawan Setiawan;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v6i2.6029
Siswa sangat baik dalam merespon pembelajaran yang sampaikan mulai dari apersepsi sampai dengan menyimpulkan materi yang disampaikan. Siswa juga mulai aktif bertanya saat pembelajaran berlangsung, rasa ingin tau mereka juga cukup tinggi dengan materi yang di sampaikan. Pada saat guru menerapkan metode Snowball Throwing siswa juga sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pada saat mengerjakan soal evaluasi yang disiapkan guru siswa lebih teliti dalam mengerjakan. Dari hasil tersebut, diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa dan sudah mencapai standar ketuntasan minimal. Siswa mulai terbiasa menggunakan metode snowball throwingsehingga skor aktivitas siswa meningkat hingga 90 (sangat baik). Danmayoritas siswa sudah dapat menjawab yang sesuai denganpernyataan yang telah disajikan dan secara tidak langsung siswa terlibatdalam proses pembelajaran aktif. Siswa yang telah memahami materi denganbaik dapat dilihat dari siswa dapat menjawab soal yaitu dengan mengerjakanuji kompetensi. Kenaikan rata- rata kelas dari kegiatan 1 sebesar 40 % menjadi 85% pada kegiatan 2 serta tingkat ketuntasan dari kegiatan 1 siswa yang mencapai ketuntasan dari hasil tes akhir siklus sebesar 40% siswa yang tuntas yaitu sebanyak 8 siswa, dan kegiatan 2 hasil yang diraih siswa semakin meningkat menjadi 85% siswa yang tuntas yaitu 17 siswa.Keywords: Metode, Aktive Learning, snowball throwing, Matematika
Pembelajaran daring pemahaman konsep matematika materi kesetaraan pecahan mata uang dengan menggunakan media gambar
Siti Nurhaliza Usman;
Ruli Setiyadi;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v6i6.8374
Tujuan penelitian ini adalah agar siswa dapat lebih mudah mengelompok uang yang bernilai setara dan berbeda bisa ditukar, belajar mengenal jenis-jenis uang rupiah terbaru disertai gambar uang aslinya pada saat proses pembelajaran daring yaitu proses belajar yang dilakukan secara online atau tidak bertatap muka. Siswa akan lebih mudah memahami, mengetahui, membaca, menentukan angka dan jumlah uang itu sendiri dalam pemahaman konsep matematika pada saat proses pembelajaran daring dengan bantuan media gambar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil perhitungan rata-rata skor test siswa adalah 95% hal ini menunjukan respon baik dan hasil perhitungan angket siswa adalah 33 dalam presentase 66% berdasarkan kriteria hasil angket menunjukkan respon baik. Sedangkan hasil wawancara diketahui bahwa siswa masih tergolong rendah terbukti pada saat diberikan sebuah pertanyaan berdasarkan indikator pemahaman konsep matematika, hasil wawancara diperoleh informasi bahwa siswa belum mampu menjelaskan pecahan mata uang dengan kata-kata sendiri, siswa belum mampu dalam menyebutkan/menentukan nilai pecahan mata uang yang bukan dari contoh sehingga konsep dalam penyelesaian masalah yang diberikan tidak dapat terselesaikan dan jawaban yang diberikan tidak tepat. Siswa hanya mampu menjawab sesuai konsep yang diberikan contoh. Untuk itu, pentingnya pemahaman konsep dalam matematika agar siswa dapat mengelompokkan objek atau kejadian kedalam contoh atau bukan contoh.
Penerapan model pembelajaran role playing untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV sekolah dasar
Meina Nurfarida Sopandi;
Hana Sakura Putu Arga;
Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v7i4.24779
This research has several objectives, including to find out; (1) increasing the application of the role playing learning model to students' ability to understand concepts; (2) student responses to learning using the role playing learning model; and (3) the obstacles faced by teachers in implementing learning using role playing models. The method used is a mix method with a sequential explanatory design. The research was located at Sukasari State Elementary School with research subjects of 30 class IV students. Data collection techniques through tests (pretest and posttest), observation sheets, interviews, and also questionnaires. Based on quantitative data obtained through the Ngain test, there was an increase in the ability to understand concepts in class IV students with an N-Gain score of 0.55 which was categorized as moderate. And the N-Gain Percent value is 55.7% with effective criteria. The qualitative data obtained, namely student responses, showed that the majority of students felt that the role playing model was interesting and fun, and made it easier for them to understand the material. Through interviews, the teacher revealed several obstacles, such as some students feeling less confident or reluctant to participate in role playing activities, then implementing role playing syntax requires time-consuming preparation when creating clear and interesting scenarios, and controlling the course of role playing so that it remains conducive.
Penggunaan model pembelajaran think pair share untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa kelas V sekolah dasar
Nuraeni, Nuraeni;
Rahayu, Galih Dani Septyan;
Nurfurqon, Faridillah Fahmi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/collase.v7i6.18373
Penelitian ini merupakan jenis penelitian mix method yang dilakukan di SDN Pasiripis Lembang. Penelitian ini dilakukan pada siswa dari dua kelas yang memiliki kemampuan setara dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berbeda. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif think pair share. Sedangkan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam berpikir kritis dengan pembelajaran kooperatif think pair share dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan design pretest-posttest control group. Partisipasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dengan jumlah siswa kelas eksperimen 14 orang dan kelas kontrol 15 orang. Instrumen yang digunakan berupa soal uraian sebanyak 5 soal, untuk mendapatkan data kemampuan berpikir kritis IPS. Hasil analisis data diperoleh: (1) rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dikelas eksperimen sebesar 88,04. Sedangkan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas kontrol sebesar 23,93 (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggukan model pembelajaran think pair share dan pembelajaran konvensional.