Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FORMULASI DAN UJI PARAMETER FISIK KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN KUBIS ALTERNATIF KRIM HERBAL ANTI INFLAMASI PADA IBU MENYUSUI Kasanah, Uswatun; Sari, Dessy Erliani Mugita
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 10, No 1 (2026): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i1.413

Abstract

Daun Kubis (Brassica oleracea L. Var. Capitata F. Rubra) dikenal mempunyai aktivitas antiinflamasi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat inflamasi terutama pada ibu menyusui. Salah satu kandungan di dalam kol ungu adalah antosianin (cyanidin-3-diglucoside-5-glucoside). Senyawa ini mempunyai efek sebagai antiinflamasi untuk tubuh. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat sediaan  krim dan mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kubis terhadap stabilitas sifat fisik sediaan. Krim dibuat menggunakan dengan variasi konsentrasi ekstrak 10%, 15% dan 20%. Krim diuji sifat fisiknya meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar dan daya lekat. Metode analisis yang digunakan adalah ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Ekstrak etanol daun kubis menggandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin yang diamati melalui skrining fitokimia. ekstrak kubis putih dosis 500 mg/kgbb memiliki kemampuan menghambat udem yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak etanol kubis dosis 250 mg/kgbb dengan dosis 750 mg/kgbb. Hasil sediaan Krim menggunakan variasi konsentrasi ekstrak menunjukkan uji sifat fisik bahwa semua formula memenuhi syarat sediaan fisik yaitu homogen, pH yang sesuai yaitu kurang dari 6, daya sebar yang sejalan dengan nilai daya lekat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua formula menunjukkan hasil yang sesuai dengan persyaratan sediaan krim. 
PENGARUH PEMBERIAN SALEP EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera L.) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA ULKUS DIABETIKUM PADA TIKUS WISTAR JANTAN Wijaya, Hasty Martha; Zulfa, Elsa Maulida; Setyoningsih, Heni; Sari, Dessy Erliani Mugita
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v13i1.915

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu penyakit komplikasi kronik dari diabetes mellitus tipe 2. Gentamisin merupakan obat golongan antibiotik yang dapat digunakan dalam penyembuhan luka. Daun Kelor (Moringa oleifera L.) mengandung senyawa kimia yang terdiri dari flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian salep ekstrak daun kelor terhadap penyembuhan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar. Tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok. K1 merupakan kontrol negatif vaselin album, K2 merupakan kontrol positif salep Gentamisin, P1 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 7,5%, P2 kelompok salep ekstrak daun kelor dosis 15%, dan P3 kelompok salep ekstrak daun kelor  dosis 30%. Skrining fitokimia ekstrak kering daun kelor positif mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Pengamatan hari terakhir P3 memiliki persentase penyembuhan 70%, P2 memiliki persentase penyembuhan 65%, dan P1 memiliki persentase penyembuhan 50%. Uji statistika Post Hoc Tukey salep ekstrak daun kelor didapatkan K2 (salep gentamisin) tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan P3 (konsentrasi 30%) dengan nilai p>0,05 dengan hasil signifikansi  p = 0,128 yang berarti bahwa P3 (konsentrasi 30%) memiliki efek yang setara dengan salep gentamisin dalam menyembuhkan ulkus diabetikum pada tikus putih jantan galur wistar.