Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan QR Code pada Pelatihan Pembentukan Pojok TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Proklim Gajah Putih Karangasem, Surakarta Suhesti, Iin; Sari, Dessy Erliani Mugita; Puspitasari, Norma
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.913

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Indonesia yang mendukung ketahanan kesehatan keluarga. Namun, seiring perkembangan zaman, pengetahuan masyarakat tentang jenis dan manfaat tanaman obat mulai berkurang, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan teknologi digital dengan pelatihan pembentukan pojok TOGA berbasis Quick Response (QR) Code. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan. Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahap: penyusunan modul, pelatihan budidaya TOGA, pelatihan pembuatan QR code, serta implementasi pelabelan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang TOGA berdasarkan hasil wawancara kepada warga. Selain itu, sebanyak 30 jenis tanaman berhasil didigitalisasi melalui QR code yang dapat diakses menggunakan ponsel pintar. Kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital masyarakat, menumbuhkan minat terhadap pemanfaatan tanaman obat keluarga, serta menciptakan media edukasi berbasis teknologi yang berkelanjutan.
Formulation and Evaluation of Nanoemulsions Combination of Black Cumin Seed Oil (Nigella sativa L.) and Moringa Seed Oil (Moringa oleifera L.) as Sunscreen Sari, Dessy Erliani Mugita; Puryanti, Della Triyana; Islamiyati, Ricka; Zulkarya, Luvita Gabriel; Riyanto, Bagus
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v14i2.672

Abstract

Nanoemulsion preparations can improve quality and facilitate the penetration of active ingredients into the skin. Black cumin seed oil (Nigella sativa L.) and Moringa seed oil (Moringa oleifera L.) contain flavonoids that can absorb UV rays. This study aims to determine the physical properties and SPF value of nanoemulsion preparations as a sunscreen combination of black cumin seed oil and moringa seed oil. Nanoemulsion preparations with variations in the concentration of black cumin seed oil: moringa seed oil at F1 4:0, F2 0:4, F3 2:2, F4 3:1 and F5 1:3. Nanoemulsion preparations are evaluated for their physical and chemical properties such as organoleptis test, pH, viscosity, percent transmittance, particle determination test and SPF value. The results showed that variations in the concentration of black cumin seed oil and moringa seed oil affected to the test except in viscosity, statistical tests on pH tests and SPF tests have significant differences. The results of the transmittance percent test, perticle size test and polydispersity index of the preparation are in the ideal range. The potential zeta test results of the preparation do not fall within the ideal range. Black cumin seed oil and moringa seed oil in nanoemulsion preparations meet the parameters of good physical properties, organoleptis test, pH test, viscosity test, transmittance percent test, , while in particle determination test it does not meet the requirements on potential zeta measurement. Formula 1 is the optimal formula of nanoemulsion preparations as sunscreens.
MENGENAL PERTOLONGAN PERTAMA : EDUKASI SISWA SD LEWAT KEGIATAN INTERAKTIF Sari, Dessy Erliani Mugita; Zulkarya, Luvita Gabriel; Pujiastuti, Endra; Islamiyati, Ricka; Setyawati, Putri; Dewi, Syawwalina; Hidayah, Siti Nur; Cahyani, Putri Ragita
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i4.575

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa, terutama dalam keterampilan pertolongan pertama dasar, sebuah pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Januari 2025 dan melibatkan 60 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri 2 Kandang Mas. Pertolongan pertama (P3K) merupakan upaya awal yang sangat penting dalam mencegah kondisi korban memburuk sebelum menerima pertolongan medis lebih lanjut. Namun, pemahaman tentang pertolongan pertama di kalangan siswa sekolah dasar masih sangat terbatas, terutama dalam mengenali keadaan darurat ringan dan tindakan awal yang tepat. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pelatihan atau pendidikan sistematis tentang pertolongan pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama, Kudus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi interaktif bertema "Memahami Pertolongan Pertama" yang ditujukan kepada siswa SD Negeri 02 Kandangmas, Kudus. Kegiatan edukasi dilaksanakan oleh mahasiswa program studi S1-Farmasi Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus melalui serangkaian persiapan survei lokasi, penyiapan materi edukasi, penyediaan alat peraga, media simulasi, dan konsumsi mahasiswa. Tahap pelaksanaan, yang meliputi ceramah interaktif, simulasi langsung tindakan pertolongan pertama seperti penanganan luka ringan, luka bakar, epilepsi, mimisan, pingsan dan tersedak. serta permainan edukatif untuk mempertajam pemahaman mahasiswa. Tahap evaluasi, yang dilaksanakan melalui kuis, tanya jawab, dan observasi langsung keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa yang signifikan, ditandai dengan kemampuan mereka menyebutkan langkah-langkah penanganan luka ringan dan memperagakan teknik dasar pertolongan pertama secara mandiri melalui simulasi.