Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Volume Udara yang Dibutuhkan Blower dalam Pemindahan Tepung Tapioka dari Unit Dryer ke Unit Shifter Tarigan, Nurlianna; Silitonga, Nelson; Sitorus, Ivo Jones
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 1 (2025): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i1.178

Abstract

This study aimed to calculate the volume of air required by a blower to transfer tapioca flour from the dryer unit to the shifter unit in a factory with a production capacity of 35 tons per day. The flour transfer process utilizes a blower to generate sufficient airflow. Still, it often experiences instability caused by factors such as blower speed fluctuations, material load variations, and pipe blockages. The research was conducted over one month using data collection methods that included interviews and direct observation. Analysis results showed that the cross-sectional area of the blower pipe was 0.6358 m², the airflow velocity was 1.517 m/s, and the airflow rate reached 0.965 m³/s. The total air volume required by the blower to move the flour was calculated to be 27,792 m³ per day. The findings highlight the importance of properly regulating and maintaining the blower system to ensure efficiency in tapioca flour production.
Edukasi Bisnis Online melalui Media Smartphone bagi Pelaku Usaha di Desa Pete Kabupaten Tangerang Winanti, Winanti; Sudiyono, Rachma Nadhila; Oktarina, Thina; Rizfie, Muhammad Dala; Hartati, Ria; Maesaroh, Siti; Jainuri, Jainuri; Sukriyah, Sukriyah; Silitonga, Nelson; Tiara, Beby; Riyanto, Riyanto; Fernando, Erick; Yusuf, Yusuf; Yunitasari, Yunitasari; Lestari, Sri
Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Juny 2025
Publisher : IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sjpkm.v4i2.2322

Abstract

Online business education activities with smartphones are carried out because there are still many business actors who have not utilized their smartphones to carry out various business processes ranging from product offerings, sales to payment transactions. The purpose of the activity is to educate and provide understanding to the public about online business with smartphone media. The methods used are lectures, discussions and direct practice in front of MSME actors. The expected results of this activity are increased promotion and sales as well as an increase in the standard of living of business actors who are members of the Pete Village community business incubation program, Tigaraksa Tangerang
KEGIATAN INKUBASI USAHA MASYARAKAT DENGAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR IJIN BERUSAHA (NIB) SEBAGAI UPAYA LEGALITAS UMKM DI DESA PETE TIGARAKSA isnaini, Sri Wahyuni; winanti, winanti; Sudiyono, Rachma Nadhila; Purwaningrum, Dwi; Riyanto, Riyanto; Tiara, Beby; Oktarina, Thina; Admiral, Admiral; Yuniarti, Angger Styo; Sari, Lusiana; Stevanny, Vannesa; Yulia, Yayah; Fajriah, Nurul; Suhartono, Bambang; Jainuri, Jainuri; Crystine, Ervana; Silitonga, Nelson; Sukriyah, Sukriyah; Johan, Muhammad
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i1.78

Abstract

Desa Pete adalah salah satu daerah di kecamatan Tigaraksa yang memiliki berbagai macam kearifan lokal dan usaha masyarakat. Banyak usaha masyarakat di desa Pete yang belum memiliki nomor ijin berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha. Untuk itu perlu dilakukan pendampingan pembuatan NIB kepada para pelaku usaha di Desa Pete agar mereka memiliki legalitas usaha yang jelas dan dapat menjalankan usaha dengan nyaman dan aman. Kegiatan pendampingan dilakukan di Bum Desa Pema Bersama yang diikuti oleh para pelaku usaha yang tergabung dalam anggota inkubasi usaha masyarakat. Narasumber kegiatan adalah dosen Universitas Insan Pembangunan Indonesia dan sebagai pendamping kegiatan adalah dosen sebanyak 26 orang dimana satu orang didampingi oleh satu sampai dua orang dosen. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan pembuatan NIB sebagai legalitas. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan praktek langsung. Monitoring dan evaluasi dilakukan setelah kegiatan selesai dengan memberikan pertanyaan kepada peserta dan semua peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu para pelaku usaha di Desa Pete. Kelanjutan kegiatan kedepannya akan dilakukan pelatihan, pendampingan dan sosialisi mengenai pachaging, Haki, dan terakhir ditutup dengan pameran produk UMKM desa Pete.
Edukasi Penghijauan dengan Penanaman Pohon dan Kebersihan Lingkungan Kampung Pos Bitung Desa Kadu Jaya Curug Jainuri, Jainuri; Riyanto, Riyanto; Hutagalung, Dhaniel; Maesaroh, Siti; Winanti, Winanti; Silitonga, Nelson; Sukriyah, Sukriyah; Wahyono, Muhammad Rudi; Oktabrianto, Oktabrianto; Wiyono, Nuri; Chyrinne, Ervana; Maharani, Herlina; Gozali, Edy; Basuki, Sucipto; Goestjahjanti, Francisca Sestri
Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sjpkm.v4i2.2888

Abstract

Kesadaran menjaga lingkungan yang bersih serta menanam pohon dilahan kosong atau lahan sempit bagi masyarakat perkotaan termasuk di Tangerang yang rata-rata pekerja pabrik agak sedikit sulit. Kesibukan dan padatnya aktivitas setiap harinya menjadikan mereka enggan untuk membersihkan lingkungan sekitar yang bukan lahan mereka. Tujuan dari kegiatan PkM ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Pos Bitung mengenai lingkungan yang bersih dan penanaman tanaman untuk keseimbangan lingkungan. Metode yang digunakan tim terjun langsung dengan ceramah, membersihkan dan menanam pohon secara langsung. Hasil dari kegiatan ini berupa pemahaman masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Monitoring dan evaluasi dilakukan secara langsung dan hasilnya semua memberikan kesan yang positif. Kegiatan serupa akan terus berlanjut secara kontinyu