Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Komparatif Terhadap Problematika Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri Kab. Enrekang dan Pondok Pesantren DDI As-Salman Kab. Sidrap Siti Hafizhah Sumadji; Herdah; Darmawati; Halim K, Abd.; Hamsa
Shaut al Arabiyyah Vol 13 No 1 (2025): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v13i1.39561

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah Untuk mengetahui problematika pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri Kab. Enrekang, Pondok Pesantren DDI As-Salman Kab. Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan melibatkan pengerjaan, pengorganisasian, pemecahan dan sintesis data serta pencarian pola, pengungkapan hal yang penting, dan penentuan apa yang dilaporkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Problematika Pembelajaran Bahasa Arab yang terdapat di Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri Kab. Enrekang dan Pondok Pesantren DDI As-Salman Kab. Sidenreng Rappang  adalah sebagai berikut: Problematika linguistik yaitu morfologi dan sintaks-gramatika. Problematika Non-Linguistik yaitu tenaga pendidik, motivasi dan minat belajar, metode belajar, sarana belajar, waktu belajar, dan lingkungan. (2) Pada problematika linguistik kedua pesantren memiliki persoalan yang sama baik morfologi dan sintaks-gramatika yaitu masih terdapat santri yang kurang maksimal dalam menimbang kata dalam bahasa Arab sesuai kaidah ilmu sharaf dan kurang maksimal dalam membentuk struktur kalimat sesuai kaidah ilmu nahwu, hal tersebut disebabkan karena kurang lancarnya dalam membaca Al-Qur’an. Sedangkan pada problematika non-linguistik terdapat persoalan yang sama pada kedua pesantren yaitu pada Tenaga Pendidik, oleh sebagian guru bahasa Arab memiliki latar belakang pendidikan yang tidak linear dengan Pendidikan Bahasa Arab. Metode Belajar, oleh sebagian guru masih menggunakan metode klasikal yang monoton dan Waktu Belajar yang kurang. Sementara pada persoalan yang berbeda antara kedua pesantren yaitu pada Motivasi dan Minat Belajar, Sarana Belajar, dan Lingkungan.
Analisis Praktik Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap terhadap Guru di Sekolah Fitriani; Herdah
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 1 (2025): AL IBRAH: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i1.5779

Abstract

Evaluasi pembelajaran sangat penting untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran telah tercapai. Evaluasi menjadi alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik, mencakup ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara tidak terstruktur dan observasi terhadap guru mata pelajaran Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dilakukan melalui tes dan non tes dengan mempertimbangkan ketiga ranah penilaian. Hasil evaluasi dianalisis oleh guru untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan siswa, serta dimanfaatkan dalam penyusunan program pembelajaran lanjutan seperti remedial. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa evaluasi yang dilaksanakan dengan tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Arab di sekolah.
Challenges and Strategies of Moral Faith Teachers in Instilling Character in the Era Digital at Mtsn Parepare Hermin; Herdah; Nurhayati
Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society Vol 6 No 1 (2025): Al-Iftah: Journal of Islamic studies and society
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/aliftah.v6i1.14453

Abstract

This thesis aims to describe the challenges and strategies applied by moral faith teachers in instilling character in the digital era in students at MTsN Parepare. This study uses a type of qualitative approach with an ex post facto type of research that is descriptive in the form of field research and direct data collection through observation and interviews with PAI MTsN Parepare teachers. The research paradigm used is a qualitative descriptive paradigm that seeks to understand in depth the social and educational reality that is taking place in schools. The results of this study explain that teachers of Moral Faith at MTsN Parepare face various challenges in cultivating students' character in the digital era, such as the negative influence of social media, lack of awareness of digital ethics in students, and limited time in a dense curriculum. The challenge of teachers in implementing strategies is the use of digital media as a means of learning, problem-based learning methods, as well as discussions and simulations related to moral issues in cyberspace, while guiding students through self-reflection and example. The strategy has shown positive results although not fully optimal, but with consistent and continuous implementation students are beginning to be able to understand and practice character values in their digital lives.
Analisis Praktik Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap terhadap Guru di Sekolah Fitriani; Herdah
Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education Vol. 8 No. 1 (2025): AL IBRAH: Journal of Arabic Language Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jale.v8i1.5779

Abstract

Evaluasi pembelajaran sangat penting untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran telah tercapai. Evaluasi menjadi alat untuk mengukur hasil belajar peserta didik, mencakup ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik evaluasi dalam pembelajaran Bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara tidak terstruktur dan observasi terhadap guru mata pelajaran Bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dilakukan melalui tes dan non tes dengan mempertimbangkan ketiga ranah penilaian. Hasil evaluasi dianalisis oleh guru untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan siswa, serta dimanfaatkan dalam penyusunan program pembelajaran lanjutan seperti remedial. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa evaluasi yang dilaksanakan dengan tepat dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Arab di sekolah.