Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IDENTIFIKASI HAMA TANAMAN KOPI DI KABUPATEN BANGKA TENGAH Safitri, Novia; Zasari, Maera; Apriyadi, Rion
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i2.10063

Abstract

Coffee plants are one of the new commodities that are slowly being optimized by the Bangka Belitung Islands Province community, especially in Central Bangka Regency. In the production process, coffee plants have several obstacles, including pest attacks that can cause damage and reduce coffee production. This research needs to be conducted to identify the types of pests found in coffee plantations in Central Bangka as a basis for initial information to determine control measures. This study aims to identify the diversity and to determine the types of pests that most dominantly attack coffee plants in Central Bangka Regency. The research was conducted in April-July 2024; the research location was carried out in farmer's gardens in Celuak Village, Puput Village, Lampur Village, Munggu Village, Melabun Village, Jelutung Village and Lubuk Pabrik Village. Identification of pests that found at the research location was carried out at the Animal, Fish and Plant Quarantine Center Laboratory of the Bangka Belitung Islands. This research uses an exploration method and a survey technique. Determining the research location used the purposive sampling method and interviews with key informants through the Agricultural Extension Officer of Central Bangka Regency to obtain information about the criteria for coffee plant age ≥3 years. The sampling technique in this study was to determine the plot point (sample unit) using the simple random sampling method; 36 plants were taken in the research location. The results showed that the types of pests that attack coffee plants in Central Bangka Regency are Hypothenemus hampei, Ferrisia virgate, Dysmicoccus neobrevipes, Coccus viridis, Cephonodes hylas, Thosea vetusta, Xenocatantops humilis, snails, and rats with an average attack category of light to heavy. The type of pest with the highest percentage is the whitefly pest which attacks all coffee plantations used as research samples. The highest percentage of attacks is 43.42% and the intensity of attacks is 54.86%.   Kata kunci: Attack percentage, attack intensity, coffee, pest identification
STRATEGI EFEKTIF MENGGUNAKAN VIDEO DALAM PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DESAIN INTRUKSIONAL Badriah, Siti; Haliza, Noor; Safitri, Novia; Noormila, Cahya; Jasiah, Jasiah
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i2.4414

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran, termasuk dalam Pembelajaran PAI. Media paling efektif yang dapat di terapkan adalah video pembelajaran, karena mampu menghadirkan materi secara visual dan auditori yang menarik serta relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi efektif penggunaan video dalam pembelajaran PAI berbasis desain instruksional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi dengan guru PAI di SMAN Negeri 3 Palangka Raya. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini juga menunjukan guru menerapkan video sebagai salah satu strategi yang efektif untuk pembelajaran PAI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan video sebagai strategi yang efektif dalam pembelajaran PAI. Penggunaan video berdasarkan pada perencanaan yang sitematis yang dimana guru mengidentifiksi sesuai kebutuhan belajar siswa, selanjutnya pada pelaksanaan penggunaan video setelah dirancang secara sistematis dan kontekstual sehingga mendapatkan respon positif dari siswa, ini bisa di lihat saat proses belajar siswa yang sangat efektif lebih dari memiliki semangat dalam pemahaman pada materi PAI.
Hubungan Durasi Tidur dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi dan Kebugaran Jasmani Mahasiswa/I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Tahun 2024 Said, Nurhazizah Br; Safitri, Novia; Lubis, Adelina Fitry R; Sintia, Tri Rahma; Purba, Elsa Safitri
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.4641

Abstract

Kesehatan merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi mahasiswa yang berada pada fase produktif. Pada usia tersebut, mahasiswa dituntut untuk memiliki kebugaran jasmani yang optimal agar dapat menjalani aktivitas akademik dan non-akademik dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan antara durasi tidur, aktivitas fisik, dan status gizi terhadap kebugaran jasmani mahasiswa/i FKM UINSU tahun 2024. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengukur data secara numerik, menganalisis hubungan antar variabel, dan menghasilkan kesimpulan yang objektif berdasarkan hasil pengolahan data. Secara umum, durasi tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Tidur yang cukup, yakni antara 7-9 jam per malam bagi orang dewasa, merupakan faktor penting dalam mendukung proses pemulihan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, memperbaiki fungsi kognitif, dan mengoptimalkan sistem imun. Selain itu, tidur yang cukup juga dapat berkontribusi pada pengelolaan berat badan, karena kurang tidur dapat mengganggu regulasi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin, yang pada akhirnya dapat meningkatkan keinginan untuk makan berlebih dan berisiko meningkatkan berat badan.
Hubungan Status Gizi Dengan Aktivitas Fisik pada Pekerja Vendor Pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan Dhita, Ad’dhan; Salsabila, Lutfia Aina; Safitri, Novia; Qolbi, Rajab Khairul; Nabilah, Putri; Azizah, Wafiq; Susanti, Nofi
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 2, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v2i1.4316

Abstract

Status gizi seseorang mempunyai dampak yang signifikan baik terhadap tingkat kesehatan maupun produktivitasnya dalam bekerja. Menjaga daya tahan tubuh hanyalah salah satu manfaat dari pola makan yang baik; itu juga mempengaruhi kapasitas fisik dan mental seseorang untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana status gizi karyawan vendor konstruksi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di PT PLN Nusantara Power UP Belawan berhubungan dengan aktivitas kerjanya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan total sampling sebagai strategi pengambilan sampelnya. Sampel terdiri dari 40 karyawan vendor konstruksi SWRO di UP Belawan. Tiga puluh pertanyaan digunakan untuk mengukur data status gizi (kuesioner). Berdasarkan temuan penelitian, skor status gizi P-score (0,631) menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% (0,05), tidak terdapat korelasi nyata antara aktivitas persalinan dengan status gizi. Mengingat tidak adanya hubungan yang jelas antara keduanya dalam sampel ini, variasi dalam distribusi aktivitas pekerjaan berdasarkan status gizi mungkin disebabkan oleh faktor kebetulan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan aktivitas kerja berdasarkan status gizi, namun tidak ada korelasi yang signifikan secara statistik antara keduanya. Meskipun karyawan dengan status gizi berlebih cenderung melakukan tugas-tugas ringan atau sangat ringan, karyawan dengan status gizi lebih mendistribusikan aktivitas pekerjaannya secara lebih merata.
ANALISIS PENGARUH HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI TOKO KEBAYA ANIDA Yumitro, Alsius; Harnie, Luluk Tri; Raysharie, Puput Iswandyah; Renaldi, Deva; Wulandari, Mesi; Ardilla, Nike; Safitri, Novia; Nengsih, Putri Salasyah Riadin
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 6 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i6.1848

Abstract

Penelitian yang dilakukan secara parsial dan simultan di Toko Kebaya Anida di Kota Palangka Raya ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga dan promosi terhadap kepuasan pelanggan. Enam puluh lima (65) pelanggan Toko Kebaya Anida menjadi sampel penelitian ini. Metode yang digunakan pada peineilitian ini adalah meitodei peindeikatan kuantitatif. Peindeikatan kuantitatif adalah jeinis meitodologi peineilitian yang meinggunakan analisis statistik dan peingukuran numeirik untuk meimahami dan meinjeilaskan feinomeina. Peindeikatan ini meingumpulkan data yang dapat diukur meilalui eikspeirimein atau surveii untuk meinguji teiori dan meingideintifikasi trein atau hubungan dalam data. Meinurut hasil uji hipoteisis seicara parsial (uji t), variabeil harga (X1) meimiliki peingaruh yang positif teirhadap keipuasan konsumein (Y), seimeintara variabeil promosi (X2) tidak meimpeingaruhi keipuasan konsumein (Y).
METODE PENANAMAN NILAI-NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI Safitri, Novia; Kuswanto, Cahniyo Wijaya; Alamsyah, Yosep Aspat
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v1i2.13312

Abstract

The cultivation of moral and religious values in early childhood is very important so that students can have good moral and religious values, so that when students enter the next level, they already have knowledge, good experiences that have been obtained when they at the time pre school. This study discusses the cultivation of religious and moral values of early childhood in Goemerlang Sukarame Kindergarten, Bandar Lampung. The purpose of this study was to determine the cultivation of moral and religious values in early childhood in Goemerlang Sukarame Kindergarten, Bandar Lampung. This research is a descriptive qualitative study, which involves a teacher in class B2. Data were analyzed qualitatively using data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the activities of planting moral and religious values in Goemerlang Bandar Lampung Kindergarten had been well planned and implemented. There are several methods developed at Goemerlang Bandar Lampung Kindergarten for inculcating moral and religious values, namely the story telling method, the field trip method, the demonstration method, the assignment method, the habituation method, and the conversation method.
Penataan dan Pembuatan Nomor Rumah pada Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Sampurna Febriyandi, Febriyandi; Febriani , Julia; Karimah, Karimah; Fajri, Muhammad; Rizal, Muhammad; Nordiana, Nordiana; Safitri, Novia; Asiah, Nur; Huda, Nurul; Wirdan, Wirdan
Kayuh Baimbai: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Mei : Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/kbjpm.v1i2.30

Abstract

KKN or Real Work Lectures is a program implemented by universities as a form of implementation of the Tri Dharma of higher education. Students in KKN activities interact directly with the community and help solve problems in the village. One of the problems found in Sampurna Village is the lack of house identification, namely house numbers, in all residents' houses. The number of residential houses in Sampurna Village is 212 houses. Houses that don't have numbers will have impacts such as making it difficult for village officials to register residents' houses and making it difficult for village and non-village residents to find out the exact address of a house because it doesn't have a clear identity. Therefore, this program for arranging and creating house numbers was carried out as a KKN activity to help the residents of Sampurna Village so that their houses have a clear identity. In this activity, 212 house numbers were produced which were installed directly into the homes of Sampurna Village residents.  The existence of this resident's house number can become a house identity which is expected to help village officials in collecting data and make it easier for all parties to find the location of residents' home addresses
Pengenalan 20 Sifat Wajib Allah Menggunakan Media Audio Visual Youtube di TK/TPA Syuhada Palangka Raya Jennah, Rodhatul; Safitri, Novia; Noormila, Cahya; Surawan, Surawan
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v4i1.3555

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam mengenalkan 20 sifat wajib Allah kepada anak-anak di TPA Syuhada Palangka Raya dengan menggunakan media audiovisual YouTube. Pendidikan agama di TPA memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman dan karakter anak, terutama dalam mengenalkan konsep-konsep dasar Islam. Salah satu cara yang efektif untuk menarik perhatian anak-anak adalah melalui media yang interaktif dan menarik, seperti video animasi. Dalam penelitian ini, pendampingan dilakukan dengan menyajikan video tentang 20 sifat wajib Allah yang di sesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap sifat-sifat wajib Allah secara signifikan. Selain itu, metode ini juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan, karena anak-anak lebih mudah tertarik dengan visual dan suara yang mendukung materi pembelajaran. Dengan pendampingan yang dilakukan, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan agama di TPA Syuhada Palangka Raya dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan spiritual anak-anak.
Railway Bridge Design Analysis With Deck Bulb Tee WF98DG Type Bearer Using Bridgelink V.8.0.0.2 efendi, aco; Safitri, Novia
SAINSTECH NUSANTARA Vol. 1 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71225/jstn.v1i2.52

Abstract

The railroad track is crucial for people to cross the train, especially on lines with quite high elevations where the railroad is not permitted to have particularly high gridlines on its tracks. In its literal sense, a bridge is a construction that connects two areas that are divided by a barrier, which can be man-made or natural, such as highways, irrigation canals, and railroads, or it can be a river, valley, strait, or sea. The researcher will model the bridge girder with Bridgelink software for tracks on public railways, using pre-stressed concrete material with the type of grinder is Deck Bulb Tee WF98DG with a bridge span of 30 m. Referring to the railway geometry planning parameters according to the Minister of Transportation regulation No. PM. 60 of 2012. From the results of this study it is known that with a bridge cross-section of 3.124 m wide according to the needs of the width of the cross-section of a one-lane railway, which is a minimum of 3 m with a span length of 30 m using a single axle load of 20 tons requires a girder cross-section type Deck Bulb Tee WF98DG with the number of straight strand recommendations from bridge link is 18 pieces and Harped Strand as many as 7 pieces using fc' 35.16 MPa.
Kesadaran Hukum Pemilik Toko Kelontong Terhadap Hukum Permainan Capit Boneka Di Kota Banjarmasin Safitri, Novia; Fahmi Nurani , Muhammad
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.538

Abstract

Abstract This research is motivated by the fact that there are still many claw puppet games in shops or stalls in Banjarmasin, where the shop's owner is a Muslim. The puppet claw game is included in the ijarah contract, but in the Jember Regency MUI Fatwa No. 05/MUI-JBR/XI/2021 concerning the Law of the Claw Doll Machine Game, it states that the puppet claw game is haram. This is undoubtedly contrary to Islamic teachings because it has been stipulated that the law of the game is haram. This makes the author interested in researching the legal awareness of grocery store owners towards the law of doll claw games in Banjarmasin City and the factors behind grocery store owners providing doll claw games in their stores. The type of research used in this study is empirical legal research using a qualitative descriptive research approach. The location of the chosen study is Banjarmasin City. Data was collected through interviews with informants with Muslim credentials who provided a doll claw machine in their store located in Banjarmasin. The data is processed through editing, description, matrix, and verification. The results of this study concluded that Of the 10 informants who provided the puppet claw game, 2 of them knew about the law of the puppet claw game, namely the haram of the game, but they did not understand why the game was banned; they believed that if the game was not intended to gamble then there was no haram of the game. Meanwhile, the other 8 informants needed to learn about the law of the puppet claw game. According to them, the claw puppet game is just a playable game to find entertainment. Of the 10 informants, if viewed from the four indicators of legal awareness, namely knowledge, understanding, attitudes, and legal behavior, the 10 informants have a low level of legal awareness and are unaware of the law. There are 4 factors behind why they provide puppet claw games, namely because the profits obtained from the results of puppet claw games can be an attraction for customers to stop by their stores, as entertainment venues that do not need to be expensive, and because of the low legal awareness influenced by the informant's education factor. Keywords: Legal Awareness, Lease, Dragonfly Game Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya permainan boneka cakar yang ada di toko-toko atau warung-warung di Banjarmasin yang pemilik tokonya beragama Islam. Permainan wayang cakar termasuk dalam akad ijarah, namun dalam Fatwa MUI Kabupaten Jember No. 05/MUI-JBR/XI/2021 tentang Hukum Permainan Mesin Boneka Cakar menyatakan bahwa permainan wayang cakar adalah haram. Hal ini tentunya bertentangan dengan ajaran Islam karena telah ditetapkan bahwa hukum permainan tersebut adalah haram. Hal ini membuat penulis tertarik untuk meneliti kesadaran hukum pemilik toko kelontong terhadap hukum permainan cakar boneka di Kota Banjarmasin dan faktor-faktor yang melatarbelakangi pemilik toko kelontong menyediakan permainan cakar boneka di tokonya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yang dipilih adalah Kota Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan yang beragama Islam yang menyediakan permainan cakar boneka di tokonya yang berlokasi di Banjarmasin. Data diolah melalui proses editing, deskripsi, matriks, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari 10 informan yang menyediakan permainan cakar boneka, 2 orang diantaranya mengetahui hukum permainan cakar boneka, yaitu haramnya permainan tersebut, namun mereka tidak mengerti mengapa permainan tersebut dilarang, mereka beranggapan bahwa jika permainan tersebut tidak ditujukan untuk berjudi maka tidak ada keharaman dari permainan tersebut. Sementara itu, 8 informan lainnya perlu mengetahui hukum permainan cakar boneka. Menurut mereka, permainan wayang cakar hanyalah permainan yang dimainkan untuk mencari hiburan. Dari 10 informan tersebut, jika dilihat dari keempat indikator kesadaran hukum yaitu pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku hukum, maka ke-10 informan tersebut memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah dan tidak sadar hukum. Ada 4 faktor yang melatarbelakangi mengapa mereka menyediakan permainan cakar boneka, yaitu karena keuntungan yang diperoleh dari hasil permainan cakar boneka dapat menjadi daya tarik pelanggan untuk mampir ke tokonya, sebagai tempat hiburan yang tidak perlu mahal, dan karena rendahnya kesadaran hukum yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan informan. Kata Kunci : Kesadaran Hukum, Sewa-menyewa, Permainan Capit Boneka