Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Muhammad Husen Akbar; La Masi La Masi; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v12i1.47167

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi dampak dari model pembelajaran Probing-Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII di SMP Negeri 20 Kendari Penelitian ini memanfaatkan desain penelitian eksperimen semu dengan melibatkan dua kelas sebagai sampel, yakni kelas eksperimen (VIII.D) dan kelas kontrol (VIII.E). Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan tes kemampuan berpikir kritis matematis. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kesimpulan yaitu Penerapan model Probing-Prompting dalam proses pembelajaran dinilai efektif hingga sangat efektif, dengan tingkat keterlibatan siswa yang baik hingga sangat baik.Siswa kelas VIII.D yang menggunakan model Probing-Prompting menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematis yang tinggi. Sementara itu, siswa kelas VIII.E yang menggqunakan model Direct Intruction menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematis yang sedang. Ditemukan pengaruh positif yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Probing-Prompting terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII di SMP Negeri 20 Kendari.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU Hasnawati Hasnawati
Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI Vol. 1 No. 1 (2015): Januari - Juni 2015 Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI
Publisher : Program Studi PGMI STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mpgmi.v1i1.32

Abstract

Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai, norma, dan moral luhur bangsa Indonesia melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan. Rumusan dalam penelitian ini adalah: bagaimana pelaksanaan pendidikan budi pekerti dan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan budi pekerti dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu. Sedangkan yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan pendidikan budi pekerti dan faktor apa yang mempenagruhi pelaksanaan pendidikan budi pekerti dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu. Adapun manfaat penelitian ini diantaranya adalah: untuk menambah dan meningkatkan wawasan dan pengalaman penulis, sebagai informasi bagi sekolah dalam penerapan pendidikan budi pekerti, sebagai informasi bahwa pelaksanaan pendidikan budi pekerti dalam membentuk karakter siswa perlu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, Subjek dalam penelitian ini adalah guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu yang berjumlah 4 orang, sedangkan yang menjadi objek adalah pelaksanaan pendidikan budi pekerti dalam membnetuk karakter di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu. Kemudian yang menjadi populasi adalah guru Pendidikan Agama Islam yang berjumlah 4 orang di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan cara deskripsi kualitatif. Setelah data terkumpul dan dilakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa : dari hasil observasi, pelaksanaan pendidikan budi pekerti dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu mencapai persentase 80,11%, berada pada interval 81%-100% dan dikategorikan sangat baik. Aktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan budi pekerti di Sekolah Menengah Pertama Negeri I Tembilahan Hulu adalah faktor dari semua mata pelajaran yang menerapkan materi pendidikan budi pekerti, faktor dari stockholder atau lingkungan, dan dari kegiatan lingkungan sekolah dalam menerapkan pelaksanaan pendidikan pekerti. Kata Kunci :Pendidikan Budi Pekerti, Karakter siswa
Pengaruh Biaya Lingkungan Dan Pengungkapan Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Dewan Komisaris Independen Sebagai Pemoderasi Regina Theresia Eku; Hasnawati Hasnawati
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v2i1.3464

Abstract

This research was conducted because researchers wanted to know the influence of environmental costs, environmental disclosure and environmental performance on company value with an independent board of commissioners as moderator in manufacturing companies in Indonesia during the period 2021 to 2022. This research is a replication of Hidayat et al's research. al., (2023) "The Effects of Environmental Cost, Environmental Disclosure and Environmental Performance on Company Value with Independent Board of Commissioners as Moderation" in research conducted on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021, and to measure the independent board of commissioners using the formula the number of independent commissioners is divided by the number of independent commissioner board members multiplied by 100%, while the research to be carried out by the author will be carried out on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2022 and will take a sample of all Basic Materials companies in the Raw Goods sector and Industrial companies ( Industrials) Industrial Goods sector listed on the Indonesian Stock Exchange, and to measure the independent board of commissioners using the formula for the number of meetings of the board of commissioners in one year.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi di Kabupaten Pulau Taliabu Hasnawati Hasnawati; Muhammad I Nurdin; Daud Hasim
Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Digital Bisnis : Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/digital.v2i4.1768

Abstract

This research aims to analyze the factors that influence migration in Taliabu Island Regency. The data management technique uses multiple linear regression through the SPSS program. The data used is secondary data originating from the Taliabu Island Regency civil registration office. The research analysis shows that the results of the partial test of the influence of marital status on migration show that the marital status variable has a negative influence on the migration variable. The influence of education level on migration can be concluded that there is a positive influence of education level on migration. This shows that there is an influence between the level of education on migration on Taliabu Island. It can be concluded that the influence of income on migration has a positive influence on migration on Taliabu Island.
Pengaruh Fee Audit, Audit Tenure, Spesialisasi Auditor, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kualitas Audit Afyfah Putri Ramadya; Murtanto Murtanto; Hasnawati Hasnawati
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/muqaddimah.v2i1.630

Abstract

This study aims to determine the effect of audit fee, audit tenure, auditor specialization, and size firm on audit quality in companies listed the Kompas 100 index on Bursa Efek Indonesia in 2020-2022 either partially or simultaneously. The type of data in this study is quantitative with secondary data. The sample used in this study was 76 companies with 228 financial statements. The sampling technique uses purposive sampling technique. The analysis methods used in this study are logistic linear regression analysis and descriptive analysis. The results showed that audit fee has a positive effect on audit quality, audit tenure has a negative effect on audit quality, while auditor specialization did not has negative effect on audit quality, and size firm did not has negative effect on audit quality.
Development of Ethnoscience-Based Teaching Materials in Class V Elementari School Liza Ayu Anggriani; Hasnawati Hasnawati; Nurhasanah Nurhasanah
Insights: Journal of Primary Education Research Vol. 1 No. 1 (2024): Insights: Journal of Primary Education Research
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/insights.v1i1.68

Abstract

Ethnoscience-based learning in science learning it is very important for students to learn science contextually and be able to implement their knowledge in real life. This research aims to produce ethnoscience-based teaching materials to support the science learning process regarding material components (substances) in class V at Elementary School that are valid and practical. This research is a type of Research and Development (R&D) research using the 4D development model (Define, Design, Development, and Disseminate). The place where the research was conducted was at Elementary School. The subjects of this research were 7 class V students at Elementary School. Meanwhile, the object of this research is ethnoscience-based teaching materials regarding the components of material preparation (substances). The research instruments used were media and material expert validation questionnaires as well as teacher and student response questionnaires. The results of this research show that ethnoscience-based teaching materials to support the science learning process, material about the components that make up material (substances) received a percentage of 95.33% with very valid criteria from media experts, a percentage of 96.66% with very valid criteria from material experts, percentage 95.5% with very practical criteria from teacher responses, a percentage of 86% with very practical criteria from student responses. Therefore, it can be concluded based on the research results that ethnoscience-based teaching materials, materials about the components that make up the material (substances) can be declared valid and practical to support the science learning process in class V at Elementary School.
DINAMIKA IJTIHAD DALAM MENJAWAB TANTANGAN KONTEMPORER HUKUM ISLAM Suaib Suaib; Riswan Riswan; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ijtihad merupakan instrumen penting dalam perkembangan hukum Islam yang berfungsi untuk menjawab tantangan kontemporer yang muncul seiring dengan perubahan zaman. Studi ini menyoroti dinamika ijtihad dari masa Nabi Muhammad hingga era modern, dengan menekankan berbagai bentuk ijtihad, seperti ijtihad bayani, ta’lili, dan istishlahy. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ijtihad memiliki cakupan luas dalam hukum Islam, mencakup aspek yang tidak secara eksplisit diatur dalam Al-Qur'an dan Al-Sunnah. Perkembangan teknologi, globalisasi, dan isu-isu sosial modern menuntut metode ijtihad yang fleksibel dan adaptif untuk menjaga relevansi hukum Islam. Pendekatan maqashid syariah menjadi landasan utama dalam mengembangkan ijtihad yang mempertimbangkan maslahat umat. Dengan adanya lembaga fatwa modern, hukum Islam dapat terus berkembang tanpa meninggalkan prinsip-prinsip fundamentalnya. Kajian ini menegaskan bahwa ijtihad tetap menjadi sarana utama dalam menavigasi kompleksitas hukum Islam di era kontemporer.
Pengaruh Pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi Dan Pengalaman Mengajar Terhadap Kemampuan Guru Dalam Mendesain Media Pembelajaran di Sekolah Dasar Hasnawati Hasnawati; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan tidak terlepas dari teknologi informasi dan komunikasi. Bahkan perkembangan komputer dan internet dewasa ini adalah fakta dari penelitian dan penemuan yang dilakukan oleh kalangan akademisi. Saat ini pendidikan sekolah juga membutuhkan TIK yang sama pentingnya seperti kalangan dunia kerja. Pendidikan di era modern juga telah mengalami perkembangan pesat, termasuk di tingkat sekolah dasar. Faktanya di lapangan ditemukan bahwa guru masih nyaman menggunakan pembelajaran verbal sehingga guru jarang menggunakan TIK dalam proses pembelajaran dengan alasan bahwa proyektor yang tersedia di sekolah tidak dimanfaatkan karena repot, takut konslet, anak-anak ribut saat menggunakan proyektor, tidak memiliki bahan ajar digital untuk dipresentasikan, tidak bisa membuat media powerpoint, dan tidak bisa menghubungkan proyektor ke laptop. Di lain pihak ada sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang mendukung penggunaan TIK dalam proses pembelajaran di sekolah. Oleh sebab itu, salahsatu cara yang perlu dilakukan adalah memberi pelatihan TIK kepada guru-guru dengan harapan kemampuannya menggunakan TIK dapat meningkat.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Pada kasus ini, penelitian akan mencari korelasi antara pelatihan dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dan pengalaman guru (variabel X) terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (variabel Y). Adapun simpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pelatihan TIK dan pengalaman mengajar terhadap tingkat kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran di SDN 9 Alai. Variabel pelatihan TIK (X1) dan pengalaman mengajar (X2) berpengaruh terhadap kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran (PPt) sebesar 59,6% dan sisanya sebesar 40,4% persen dipengaruhi oleh factor lain. Dengan demikian secara keseluruhan hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini dapat diterima. Jika dilihat dari hasil pengamatan dari para peserta sebanyak 100% peserta sudah mampu mengoperasikan aplikasi PowerPoint tingkat dasar.
MAQASHID SYARIAH DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN Riswan Riswan; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Februari - Maret 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Maqashid Syariah dalam Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Pasca Perceraian Urgensi dalam penulisan ini terletak pada pentingnya pemahaman Maqashid Syariah dalam konteks Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Pasca Perceraian. Dengan menggunakan metode penelitian studi pustaka, Teknik pengumpulan data penulisan yaitu editing (pengeditan) sebagai periksa kembali data yang di dapat dan utamakan segi kelengkapan, kejelasan makna serta keselarasan makna yang satu dengan yang lainnya. Organizing (pengorganisasian) sebagai mengorganisir data yang di peroleh dengan kerangka yang sudah di perlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maqashid Syariah dalam Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Pasca Perceraian Konsep harta bersama dalam hukum Islam tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an atau Hadis, tetapi berkembang dalam masyarakat melalui adat dan praktik hukum Islam. Dalam kajian fikih, harta bersama dianalogikan dengan konsep syirkah (perkongsian), yang diklasifikasikan dalam berbagai bentuk oleh para ulama. Dalam konteks perceraian, pembagian harta bersama dapat dilakukan melalui kesepakatan (as-shulhu), dengan proporsi yang disesuaikan berdasarkan kontribusi masing-masing pihak selama pernikahan. Pendekatan Maqashid Syariah dalam penyelesaian sengketa harta bersama menekankan keadilan dan keseimbangan hak serta kewajiban suami istri. Prinsip keadilan (al-‘adl) mengacu pada pembagian harta berdasarkan kontribusi ekonomi dan non-ekonomi yang diberikan dalam rumah tangga. Selain itu, prinsip kemudahan (al-taysir) mendorong penyelesaian sengketa secara damai dan menghindari proses hukum yang berkepanjangan. Studi ini menyoroti bahwa dalam beberapa kasus, pembagian harta bersama tidak selalu harus dibagi rata (50:50). Sebagai contoh, jika istri memiliki kontribusi finansial lebih besar, pengadilan dapat memutuskan pembagian yang lebih proporsional, seperti 2/3 untuk istri dan 1/3 untuk suami. Hal ini sesuai dengan prinsip kemaslahatan dalam Maqashid Syariah yang bertujuan menjaga hak dan kesejahteraan masing-masing pihak setelah perceraian. Dengan demikian, penerapan hukum Islam dalam pembagian harta bersama tidak hanya mempertimbangkan aturan fikih tetapi juga aspek keadilan, maslahat, dan perlindungan hak individu, yang sejalan dengan prinsip Maqashid Syariah.