Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI NILAI KONSTANTA DAUN TANAMAN ALPUKAT DAN MANGGIS BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Mustopa, Zaen Ali; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Badrudin, Ubad
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 3 (2025): EDISI JULI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i3.114

Abstract

Leaves are essential organs in plant physiology as they store unique morphometric information for each variety. The leaf constant is an important parameter because it can be used to efficiently estimate leaf area. This study aimed to identify the leaf constant values of avocado variety Hass and mangosteen variety Kaligesing using digital image processing methods. The research was conducted at the Agrotechnology Laboratory, University of Pekalongan. Leaf images were calibrated and processed using ImageJ software to obtain leaf area values. The leaf constant was found to be 0.722 for avocado and 0.661 for mangosteen. These constants were then used to predict leaf area, which was validated against measured leaf area from digital image processing using statistical analysis. The results showed determination coefficients (R²) of 0,9984 for avocado and 0,9915 for mangosteen, with RMSE, NRMSE, NSE, and d values indicating a very high level of agreement. This study demonstrates that leaf constants obtained through digital image processing can be used to model leaf area accurately, quickly, and non-destructively.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pringsurat Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan: Training on the Production of Liquid Organic Fertilizer for the Forest Village Community Institution (LMDH) in Pringsurat Village, Kajen Subdistrict, Pekalongan Regency Supriyanto, Eka Adi; Afiatan, Arbina Satria; Badrudin, Ubad; Sajuri, Sajuri; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Silfiyani, Silfiyani; Arwanda, Muhammad; Sari, Diana Kartika
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 10 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i10.7849

Abstract

Organic farming has become increasingly essential to ensure environmental sustainability and public health. One approach to supporting this practice is using liquid organic fertilizers, which not only enhance soil fertility naturally but also aid in managing organic waste. However, limited knowledge and access to agricultural technology often pose challenges for the Pringsurat Village, Pekalongan Regency community, where most of the population works in the farming and plantation sectors. To address these challenges, a training program on liquid organic fertilizer production was conducted, involving 20 members of LMDH in Pringsurat Village—this community service aimed to enhance participants' knowledge and skills. The methods employed included the dissemination of information and hands-on training in the production of liquid organic fertilizer. The results showed a significant increase in participants' knowledge regarding liquid organic fertilizers in terms of benefits and production techniques. Before the training, most participants lacked sufficient understanding of liquid organic fertilizers; however, over 70% of participants demonstrated improved comprehension after the training. Participants' interest in developing liquid organic fertilizers increased significantly, from 55% before the training to 90% afterward. Despite these positive outcomes, challenges remain in applying this knowledge, particularly related to educational factors and individual perceptions. Therefore, a more intensive and sustained approach is required to ensure the successful adoption of sustainable agricultural technologies within the community.
Pemberdayaan Mitra Unit Usaha SEHATI Farm Untuk Mendukung Ketersediaan Pangan di Era Pandemi Covid-19 dengan Sistem Hidroponik di Pekalongan Supriyanto, Eka Adi; Handriatni, Ari; Afiatan, Arbina; Sajuri, Sajuri; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i1.82

Abstract

Kabupaten Pekalongan bagian utara memiliki ketinggian 1 mdpl yang mengakibatkan lahan-lahan di daerah tersebut mudah terkena rob air, hal ini mengakibatkan lahan-lahan di daerah pesisir pantai memiliki lahan yang salin dan sulit untuk diupayakan untuk proses budidaya pertanian. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan air sebagai media tanamnya. Keuntungan hidroponik adalah: (a). Tidak memerlukan lahan yang luas (b). Mudah dalam perawatan (c). Memiliki nilai jual yang tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah: (a). Memerlukan biaya yang mahal (b). Membutuhkan ketrampilan yang khusus. Disisi yang lain, pandemi virus Covid-19 yang telah menjalar keberbagai daerah telah mengakibatkan penurunan berbagai bidang termasuk ekonomi. Virus Covid-19 ini mengakibatkan terbatasnya aktivitas manusia yang sebagian besar harus dilakukan dari rumah, bahkan beberapa orang harus merasakan adanya pemutusan hubungan kerja akibat perusahaan tempatnya bekerja harus tutup. Kemandirian masyarakat dibidang pertanian akan membantu peran pemerintah dalam supply kebutuhan pangan disuatu daerah hingga negara. Tujuan dari pengabdian ini adalah : (1) Memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya kemandirian ekonomi serta ketersediaan pelengkap pangan di era Pandemi Covid-19, (2) Memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat tentang budidaya tanaman secara hidroponik, (3) Mengetahui potensi pasar dan melakukan kerjasama kemitraan pasca panen. Metode pengabdian yaitu diskusi dan pendampingan lapangan. Bentuk pendampingan yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unikal dilakukan secara offline dan online, offline dilakukan secara insidental dan online menggunakan fasilitas media sosial untuk berkomunikasi.
Pelatihan Pengukuran Luas Lahan Berbasis Geospasial Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v5i1.3479

Abstract

Kecamatan Karanganyar merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Mayoritas masyarakat Kecamatan Karanganyar bekerja sebagai petani. Untuk mendukung usaha pemantapan ketahanan dan kedaulatan pangan, pengadaan stok pangan nasional serta pertanian berkelanjutan, dituntut kecepatan dan ketepatan informasi terkait sumberdaya lahan yang tersedia. Sehingga dirasa perlu melangsungkan inventarisasi base existing sawah secara spasial dan terukur di setiap wilayah di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Sehingga perlu dilakukan pelatihan pengukuran luas lahan berbasis geospasial di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) melaksanakan diseminasi terkait pengukuran luas lahan berbasis geospasial; 2) meningkatkan pemahaman peserta kegiatan terkait pengukuran luas lahan berbasis geospasial; 3) mempraktekkan cara pengukuran luas lahan berbasis geospasial menggunakan smartphone. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu investigasi, persiapan, tindakan dan refleksi. Hasil dari kegiatan ini yaitu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diikuti dengan antusias dan semangat serta terjadi perubahan pemahaman peserta kegiatan dari yang belum tahu menjadi tahu dan akan dipraktekkan. Disamping itu, pada kegiatan ini diperoleh juga bahwa smartphone dapat digunakan untuk mengukur luas lahan berbasis geospasial.
Pengaruh Aplikasi Mikroba terhadap Fisiologis Beberapa Varietas Padi Fase Vegetatif pada Kondisi Salin Tergenang Badrudin, Ubad; Ghulamahdi, Munif; Purwoko, Bambang Sapta; Pratiwi, Etty
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1279

Abstract

Padi merupakan makanan pokok di Indonesia yang produksinya harus ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah penduduk. Lahan produktif beralih fungsi untuk kepentingan nonpertanian yang menyebabkan ketersediaan lahan untuk pertanian semakin sempit. Alternatif solusinya pemanfaatan lahan suboptimal (lahan salin menggenang). Tetapi, lahan ini dapat menghambat pertumbuhan dan produksi tanaman karena tingginya tekanan osmotik dan daya hantar listrik serta rendahnya ketersediaan oksigen yang dibutuhkan tanaman. Salah satu upayanya dengan aplikasi mikroba (pupuk hayati) dan varietas padi adaptif dan toleran. Pupuk hayati mampu memperbaiki kondisi salin menggenang dengan memfiksasi N, melarutkan fosfat dan kalium, memproduksi hormon pertumbuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mikroba terhadap aspek fisiologi beberapa varietas padi pada kondisi salin menggenang. Penelitian berlangsung mulai bulan September-Desember 2022. Perancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor, yaitu jenis konsorsium mikroba (tanpa mikroba/M0; konsorsium mikroba 1/M1; konsorsium mikroba 2/M2; konsorsium mikroba 3/M3), dan varietas padi (Pokkali/V1; Biosalin 2 Agritan/V2; IR 29/V3). Variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah anakan, klorofil (SPAD), jumlah stomata, klorofil a, klorofil b, prolin, enzim SOD, laju fotosintesis, konduktansi stomata, dan laju transpirasi. Data dianalisis dengan uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsorsium mikroba berpengaruh sangat nyata terhadap kadar prolin, klorofil a, dan klorofil b, sedangkan varietas padi pada tinggi tanaman, jumlah stomata, dan laju transpirasi berpengaruh sangat nyata,namun tidak terdapat interaksi pada semua variabel pengamatan.
PENGARUH KONSNETRASI ZPT DAN MACAM MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE GAJAH (Zingiber offinale rosc.) Handriatni, Ari; Muarif, Djohan; Badrudin, Ubad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2514

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pertumbuhan tanaman jahe gajah (Zingiber officinale rosc.) terhadap konsentrasi ZPT dan macam media tanam. Telah dilaksanakan di Desa Pajomblangan, Kec. Kedungwuni, Kab Pekalongan di ketinggian ± 10 mdpl pada bulan September-Desember 2022. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAK) dengan perlakuan konsentrasi ZPT GA3 (0 ppm, 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm), macam media tanam : Tanah : Pasir (1:1), Tanah : Pasir : Pupuk Kandang (1:1:1), Tanah : Pasir : Kompos (1:1:1). Data dianalisis dengan uji F jika beda nyata dilanjutkan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ZPT tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam media tanam berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah anakan per rimpang, dan bobot basah tanaman. Berbeda nyata terhadap bobot basah rimpang. Macam media tanam terbaik tanah : pasir : pupuk kandang (1:1:1)
PENINGKATAN KUALITAS TANAMAN BUAH DENGAN PERBANYAKAN VEGETATIF DI KELOMPOK WANITA TANI DESA PRINGSURAT KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Ubad Badrudin; Arbina Satria Afiatan; Eka Adi Supriyanto; Sajuri; Riski Vitrinova; Imam Arifin
Perwira Journal of Community Development Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v5i1.469

Abstract

Desa Pringsurat merupakan salah satu desa di kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan yang memiliki potensi bidang pertanian diantaranya adalah tanaman hortikultura yang meliputi tanaman buah seperti durian, rambutan dan mangga dan lain-lain yang selama ini ditanam berasal dari bibit yang tidak berkualitas karena berasal dari buah yang dipanen dan menghasilkan biji yang digunakan sebagai bibit / bahan tanam, sehingga kualitas buah yang dihasilkan berpotensi mengalami perubahan sifat yang belum tentu sama dengan sifat induknya oleh sebab itu peningkatan kualitas tanaman buah dengan pelatihan perbanyakan vegetatif sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Metode yang dilaksanakan adalah investigasi dan diseminasi tentang manfaat perbanyakan vegetatif tanaman buah serta praktik teknik perbanyakan tanaman buah secara vegetatif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, yang ditandai dengan keseriusan mereka dalam menyimak dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, kemudian Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perbanyakan vegetatif serta peningkatan ketrampilan Masyarakat mengenai perbanyakan vegetatif . Data ini diperoleh melalui instrumen penilaian berupa formulir pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta penyuluhan Kata Kunci : Pembibitan, perbanyakan vegetatif, tanaman buah
Pengaruh Konsentrasi dan Interval Aplikasi Bacillus subtilis Sebagai Pengendali Penyakit Layu Pada Tanaman Tomat (Lycopersium esculentum) Ningsih, Diah Ayu; Jazilah, Syakiroh; Badrudin, Ubad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 19 No. 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.4036

Abstract

Tanaman tomat merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penelitian bertujuan mengetahui konsentrasi optimum, interval aplikasi Bacillus subtilis yang tepat, dan interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi Bacillus subtilis sebagai pengendali penyakit layu pada tanaman tomat, telah dilakukan di Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang pada bulan Januari sampai Maret 2023. Rancangan percobaan yang digunakan split plot. Faktor pertama adalah konsentrasi Bacillus subtilis sebagai main plot yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml/l, 5 ml/l, 10 ml/l, dan 15 ml/l, faktor kedua adalah interval aplikasi Bacillus subtilis sebagai sub plot yang terdiri dari 3 taraf yaitu 1, 2, dan 3 minggu sekali, percobaan dilakukan 3 ulangan. Data dianalisis dengan Uji F apabila terdapat beda nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan uji BNT 5%. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman, bobot perbuah, bobot basah tanaman, bobot segar akar, panjang akar terpanjang, dan intensitas serangan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Bacillus subtilis berbeda nyata pada variabel jumlah daun, sedangkan pada variabel lain berbeda tidak nyata. Hasil terbaik pada konsentrasi 15 ml/l air. Interval aplikasi Bacillus subtilis berbeda tidak nyata pada semua variabel. Tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi Bacillus subtilis pada semua variabel. Kata kunci: Tanaman Tomat, Konsentrasi Bacillussubtilis, Interval Bacillus subtilis
Aplikasi Interval Pupuk Organik Cair pada Variasi Konsentrasi yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) di Dataran Rendah Supriyanto, Eka Adi; Maulana, Heni; Badrudin, Ubad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.4627

Abstract

Tanaman buncis merupakan tanaman yang memiliki protein nabati yang murah dan mudah untuk dikembangkan. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh interval dan konsentrasi pemberian POC urin kelinci serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan oktober-januari di Desa Cluwuk kec. Tulis kab. Batang dengan ketinggian tempat ± 10 mdpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok. Faktor pertama interval pemberian POC (1 Minggu Sekali/I1, 2 Minggu sekali/I2, 3 minggu sekali/I3), faktor kedua konsentrasi POC per liter (0 ml/P0, 10 ml/P1, 20 ml/P2, 30 ml/P3). Data dianalisi dengan uji F, apabila berbeda nyata antar perlakuan maka dilakukan uji lanjut dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan Interval pemberian POC berbeda sangat nyata terhadap semua variabel pengamatan kecuali variabel jumlah daun berbeda tidak nyata. Interval pemberian POC terbaik dua minggu sekali (I2).Perlakuan konsentrasi POC menunjukkan hasil berbeda sangat nyata terhadap semua variabel pengamatan. Konsentrasi POC terbaik 10 ml/l (P1). Terdapat interaksi antara interval dan Konsentrasi POC Urin kelinci berbeda sangat nyata pada variabel jumlah polong per tanaman, luas daun, bobot polong per tanaman, bobot basah berangkas per tanaman, bobot kering tanaman, volume akar dan berbeda tidak nyata pada variabel lainnya. Interaksi terbaik diperoleh pada interval pemberian POC urine kelinci dua minggu sekali dengan Konsentrasi POC 10 ml/l. Kata kunci: Tanaman Buncis,  Interval POC, Konsentrasi POC
Edukasi Budidaya Hidroponik Kepada Siswa SMK Diponegoro Kabupaten Pekalongan Sebagai Solusi Mengatasi Keterbatasan Lahan Afiatan, Arbina Satria; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Mufid, Ahsarul; Handriatni, Ari; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Wagiyana, Wagiyana; Cahyanita, Elvin; Ali Mudhor, Muhammad; Zahrah, Ninda Alza Nur
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/wt2np309

Abstract

This community service activity aims to increase students' knowledge and interest in hydroponic cultivation as a solution to overcome land limitations. The community service activity was carried out at Diponegoro Vocational School. The implementation method consists of four stages: investigation, preparation, action, and reflection with educational materials, practice, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in aspects of basic hydroponic knowledge, types of hydroponic systems, and hydroponic market opportunities, as indicated by changes in the percentage of students who understood the material before and after the activity. In addition, the level of student interest in hydroponic cultivation increased from 35.5% to 100% after participating in educational and practical activities. These findings prove that a practice-based learning approach can strengthen modern agricultural literacy and foster entrepreneurial motivation.
Co-Authors Abdul Rosid Abdullah Bin Arif Afiatan, Arbina Ahmad Solichin Ahsarul Mufid Alfarisy, Fariz Kustiawan Ali Mudhor, Muhammad Alya, Dinda Himatul Andreian Agus Prasetia Arbina Satria Afiatan Ari Handriatni ARI SETIAWAN Arwanda, Muhammad Astuti Kurnianingsih Bambang Sapta Purwoko Bambang Suryotomo Basa Aria Rizky Yonansha Budi Prakoso Cahyanita, Elvin Catur Ragil Sutrisno Cholauna Meilia Sumarantini Dani Sulistyo Nugroho Dermawan, Rahmansyah Diah Madusari, Benny Diana Kartika Sari, Diana Kartika Dimas Hari Sapto Dinar Aryani Eka Adi Supriyanto Elda Kristiani Paisey Elvin Cahyanita Enrico Syaefullah Etty Pratiwi, Etty Fakhur Rozi Farchan Mushaf Al Ramadhani Fariz Kustiawan Alfarisy Fauziah, Fifin Fauziyah, Fifin Fifin Fauziyah Firmansyah, Dwiki Fitriyani Fitriyani Hayati Soeprapto Heri Ariadi Imam Arifin Imam Sujarwadi Immanuel Nugroho Irpan Badrul Jamal Isna Tustiyani Joko Santoso Komala Ardiyani Marlin Sefrila Maulana, Heni Maulana, Heni Ma’arif, Samsul Miftakhul Bakhrir Rozaq Khamid Muarif, Djohan Mufid, Ahsarul muhammad asfindra saksono Muhammad Naoval Haris Muhammad Taqwa Munif Ghulamahdi Mustopa, Zaen Ali ningsih, Diah ayu Ningsih, Diah Ayu Nugraha, Deril Eka Dava Nugroho, Dimas Rizqi Nugroho, Immanuel Nur Lu’lu Fitriyani Petrus H.T Soedibya Ponendi Hidayat Pradana, Candra Dwi Rekta Gizarelli Riris Anggita Riski Vitrinova Rizqina , Sania Sajuri, Sajuri Samsul Ma’arif Silfiyani, Silfiyani Sri Kaniasmara Sunarto Sunarto Syakiroh Jazilah Tri Yusufi Mardiana Vitrinova, Riski Wagiyana Wagiyana Wagiyana Wagiyana, Wagiyana Wahidin . Wasis Wasis Zahrah, Ninda Alza Nur