Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MACAM NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KEDELAI YANG DIKEMBANGKAN SECARA WICK SYSTEM PADA LAHAN TERDAMPAK ROB: Kata kunci: hidroponik, nutrisi, kedelai, varietas, wick sistem. ubad badrudin; sajuri; syakiroh jazilah; Komala Ardiyani; muhammad asfindra saksono; Eka Adi Supriyanto
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v25i1.8925

Abstract

The research aims to determine the effect of various nutrients on the growth and production of several soybean varieties developed using the vertigation wick system method on land affected by tidal floods and their interactions. The research was conducted in Klidang Wetan Village, Batang Subdistrict, Batang Regency from March to June 2021 at an altitude of 5 meters above sea level. The experimental design used was Split Plot consisting of 2 factors with 3 replications. The first factor is the type of nutrients (N) as the main plot (N0 = Control, N1 = AB Mix, N2 = Phonska Fertilizer, N3 = NPK Mutiara) and the second factor is the variety (V) as a sub plot (V1 = Anjasmoro variety, V2 = Deja 1 variety, V3 = Dega 1 variety). Data were analyzed with the F test, if significantly different followed by LSD 5%. Variables observed were plant height, number of leaves, leaf area, longest root length, stem diameter, plant fresh weight, total volume of nutrients, number of active root nodules, pod weight per plant, number of pods per plant, and root volume. The results showed that the types of nutrients differed significantly on the number of leaves, leaf area, longest root length, plant fresh weight, and pod weight per plant. The best nutrition was achieved in the AB Mix treatment. Varieties differed significantly on the total volume of nutrients, the number of active root nodules and root volume. The best results were achieved in the Deja1 variety treatment. The interaction between nutrients and varieties was not significantly different on all observation variables.
The abundance of Microcystis sp. on intensive shrimp ponds Hayati Soeprapto; Heri Ariadi; Ubad Badrudin; Petrus H.T Soedibya
Depik Vol 12, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.899 KB) | DOI: 10.13170/depik.12.1.30433

Abstract

Microcytis sp is plankton species that is detrimental in shrimp pond ecosystems. The purpose of this study was to detect the abundance of plankton and the presence of Microcystis sp. in the waters of vaname shrimp (L. vannamei) aquaculture ponds. The research method used is descriptive quantitative and qualitative with added analysis of dynamic modeling systems. The results showed that pond water quality conditions were still good enough for shrimp farming activities with details of dissolved oxygen 4.01-6.17 mg/L, pH 7.7-7.9, salinity 20‰, temperature 27.050-28.250C, nitrate 0.01-0.15 mg/L, phosphate 0.05-0.20 mg/L, brightness 25-35 cm. For the classification of plankton found among them are from the Bacillariophyceae class, there are the genera Skeletonema sp., Cyclotella sp., Coscinodiscus sp., and Amphipora sp., from the Chlorophyceae class, there are the genera Chlorella sp., Oocystis sp., and Clamydomonas sp., from the Cyanophyceae class. the genus Oscillatoria sp., Microcystis sp., and Anabaenopsis sp. The plankton diversity index (H') was obtained between 0.01-0.33 and the uniformity index (E) was obtained between 0.10-0.50, meaning that the condition of the pond waters is still quite good and there are minimal indications of pollution. The abundance of Microcystis sp. obtained between 0.2x104-0.6x104 cell/ml. from the results of dynamic modeling analysis it is shown that the abundance of Microcystis sp. in pond waters is influenced by the value of the productivity level of the waters and the process of grazing organisms. The results of this study can be concluded that the plankton abundance rate found in ponds ranges from 0.4x104-1.9x104 cell/ml which consists of 10 genera and 3 classes of plankton. Then Microcystis sp. its presence was found in 3 ponds with abundance rate ranging from 0.2x104-0.6x104 cell/ml.Keywords:CultivationGenusGrazingModelWaters
TEKNOLOGI AMONIASI UNTUK MENGOLAH LIMBAH JERAMI PADI SEBAGAI SUMBER PAKAN TERNAK BERMUTUDI DESA PABUARAN KECAMATAN BANTARBOLANG KABUPATEN PEMALANG Ubad Badrudin
Jurnal Abdimas Vol 15, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v15i1.2875

Abstract

Hijauan merupakan sumber pakan utama ternak ruminansia yang harus disediakan dalam jumlah yang cukup. Hijauan yang umum diberikan adalah rumput-rumputan yang berasal dari padang penggembalaan, tegalan, pematang, serta pinggiran jalan yang semakin sulit didapat, terlebih saat musim kemarau panjang. Sumber pakan ternak yang belum dimanfaatkan secara optimal yaitu jerami. Jerami merupakan bagian dari batang tanaman padi tanpa akar. Karakteristik jerami padi adalah rendahnya kandungan nitrogen, kalsium, fosfor, serta kandungan serat kasarnya termasuk tinggi, sehingga daya cerna rendah dan konsumsinya menjadi terbatas. Jerami padi yang langsung diberikan kepada ternak, daya cernanya rendah dan proses pencernaannya lambat, sehingga total yang dimakan per satuan waktunya menjadi sedikit. Upaya untuk meningkatkan nutrient jerami padi salah satunya dengan teknik amoniasi menggunakan urea. Teknologi amoniasi dapat meningkatkan daya cerna dan kandungan protein. Jerami padi yang telah diamoniasi memiliki nilai energi yang lebih besar karena kandungan senyawa karbohidrat yang sederhana menjadi lebih besar serta sangat efektif untuk membebaskan dari kontaminasi mikroorganisme dan menghilangkan aflatoksin yang ada di dalam jerami.
PELATIHAN PENGELOLAAN USAHA TERNAK KAMBING DI DUSUN BLENDUNG Catur Ragil Sutrisno; Ubad Badrudin; Rekta Gizarelli; Riris Anggita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18287

Abstract

Usaha ternak kambing cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik. Namun, usaha ternak kambing oleh masyarakat pada umumnya dilakukan dan dikelola secara tradisional. Penyebabnya antara lain rendahnya kemampuan pengelolaan ternak termasuk permasalahan pakan. Pakan merupakan asupan yang harus diperhatikan agar ternak tumbuh dan berkembang dengan baik. Banyak peternak yang belum memahami pengolahan pakan ternak alternatif yang dapat dibuat sendiri untuk mengatasi persoalan pakan. Selain itu, pemanfaatan kotoran ternak (feses) untuk menambah nilai ekonomi bagi peternak penting dikuasai. Pengolahan feses kambing dapat dijadikan tambahan penghasilan peternak. Permasalahan tersebut yang dihadapi warga penerima hibah hewan ternak kambing serta peternak kambing lainnya di Dukuh Blendung Desa Purworejo Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Peternak perlu dibekali pengetahuan dan pemahaman usaha ternak kambing untuk meminimalkan kegagalan usaha. Kegiatan PkM Pengelolaan Usaha Ternak Kambing dilaksanakan di Dusun Blendung dan diikuti 23 peserta pemelihara/peternak kambing. Bentuk kegiatan berupa ceramah/tutorial pengelolaan usaha, diskusi dan praktik pembuatan pakan alternatif (silase). Berdasarkan pre dan post-test yang dilakukan, setelah mengikuti pelatihan peserta memiliki pembahaman yang meningkat dibanding sebelum pelatihan. Setelah sepekan, silase hasil praktik menunjukkan hasil sesuai harapan
Pengaruh Konsentrasi dan Interval Aplikasi Bacillus subtilis Sebagai Pengendali Penyakit Layu Pada Tanaman Tomat (Lycopersium esculentum) Ningsih, Diah Ayu; Jazilah, Syakiroh; Badrudin, Ubad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.4036

Abstract

Tanaman tomat merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penelitian bertujuan mengetahui konsentrasi optimum, interval aplikasi Bacillus subtilis yang tepat, dan interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi Bacillus subtilis sebagai pengendali penyakit layu pada tanaman tomat, telah dilakukan di Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang pada bulan Januari sampai Maret 2023. Rancangan percobaan yang digunakan split plot. Faktor pertama adalah konsentrasi Bacillus subtilis sebagai main plot yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml/l, 5 ml/l, 10 ml/l, dan 15 ml/l, faktor kedua adalah interval aplikasi Bacillus subtilis sebagai sub plot yang terdiri dari 3 taraf yaitu 1, 2, dan 3 minggu sekali, percobaan dilakukan 3 ulangan. Data dianalisis dengan Uji F apabila terdapat beda nyata, maka dilakukan uji lanjut dengan uji BNT 5%. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman, bobot perbuah, bobot basah tanaman, bobot segar akar, panjang akar terpanjang, dan intensitas serangan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Bacillus subtilis berbeda nyata pada variabel jumlah daun, sedangkan pada variabel lain berbeda tidak nyata. Hasil terbaik pada konsentrasi 15 ml/l air. Interval aplikasi Bacillus subtilis berbeda tidak nyata pada semua variabel. Tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan interval aplikasi Bacillus subtilis pada semua variabel. Kata kunci: Tanaman Tomat, Konsentrasi Bacillussubtilis, Interval Bacillus subtilis
Aplikasi Interval Pupuk Organik Cair pada Variasi Konsentrasi yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) di Dataran Rendah Supriyanto, Eka Adi; Maulana, Heni; Badrudin, Ubad
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 20, No 1 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i1.4627

Abstract

Tanaman buncis merupakan tanaman yang memiliki protein nabati yang murah dan mudah untuk dikembangkan. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh interval dan konsentrasi pemberian POC urin kelinci serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan oktober-januari di Desa Cluwuk kec. Tulis kab. Batang dengan ketinggian tempat ± 10 mdpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok. Faktor pertama interval pemberian POC (1 Minggu Sekali/I1, 2 Minggu sekali/I2, 3 minggu sekali/I3), faktor kedua konsentrasi POC per liter (0 ml/P0, 10 ml/P1, 20 ml/P2, 30 ml/P3). Data dianalisi dengan uji F, apabila berbeda nyata antar perlakuan maka dilakukan uji lanjut dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan Interval pemberian POC berbeda sangat nyata terhadap semua variabel pengamatan kecuali variabel jumlah daun berbeda tidak nyata. Interval pemberian POC terbaik dua minggu sekali (I2).Perlakuan konsentrasi POC menunjukkan hasil berbeda sangat nyata terhadap semua variabel pengamatan. Konsentrasi POC terbaik 10 ml/l (P1). Terdapat interaksi antara interval dan Konsentrasi POC Urin kelinci berbeda sangat nyata pada variabel jumlah polong per tanaman, luas daun, bobot polong per tanaman, bobot basah berangkas per tanaman, bobot kering tanaman, volume akar dan berbeda tidak nyata pada variabel lainnya. Interaksi terbaik diperoleh pada interval pemberian POC urine kelinci dua minggu sekali dengan Konsentrasi POC 10 ml/l. Kata kunci: Tanaman Buncis,  Interval POC, Konsentrasi POC
Pelatihan Pengukuran Luas Lahan Berbasis Geospasial Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v5i1.3479

Abstract

Kecamatan Karanganyar merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Mayoritas masyarakat Kecamatan Karanganyar bekerja sebagai petani. Untuk mendukung usaha pemantapan ketahanan dan kedaulatan pangan, pengadaan stok pangan nasional serta pertanian berkelanjutan, dituntut kecepatan dan ketepatan informasi terkait sumberdaya lahan yang tersedia. Sehingga dirasa perlu melangsungkan inventarisasi base existing sawah secara spasial dan terukur di setiap wilayah di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Sehingga perlu dilakukan pelatihan pengukuran luas lahan berbasis geospasial di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) melaksanakan diseminasi terkait pengukuran luas lahan berbasis geospasial; 2) meningkatkan pemahaman peserta kegiatan terkait pengukuran luas lahan berbasis geospasial; 3) mempraktekkan cara pengukuran luas lahan berbasis geospasial menggunakan smartphone. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu investigasi, persiapan, tindakan dan refleksi. Hasil dari kegiatan ini yaitu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diikuti dengan antusias dan semangat serta terjadi perubahan pemahaman peserta kegiatan dari yang belum tahu menjadi tahu dan akan dipraktekkan. Disamping itu, pada kegiatan ini diperoleh juga bahwa smartphone dapat digunakan untuk mengukur luas lahan berbasis geospasial.
Edukasi Dan Penanaman Mangrove Untuk Mendukung Ekoeduwisata di Desa Mulyorejo Kabupaten Pekalongan Supriyanto, Eka Adi; Badrudin, Ubad; Sajuri, Sajuri; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Vitrinova, Riski; Arifin, Imam
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i2.179

Abstract

Latar Belakang: Degradasi ekosistem mangrove di pesisir Kabupaten Pekalongan berdampak pada abrasi dan banjir rob yang mengancam keberlanjutan lingkungan. Tujuan: Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Desa Mulyorejo dalam pelestarian mangrove serta mendukung pengembangan ekoeduwisata berbasis lingkungan. Metode: Metode pengabdian meliputi investigasi, persiapan, tindakan berupa edukasi dan penanaman mangrove, serta refleksi melalui pre-test dan post-test. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 100% terkait potensi desa, konsep dan pengelolaan desa wisata, serta keuntungan desa wisata. Minat masyarakat untuk mengembangkan desa wisata juga meningkat dari 80% menjadi 100%. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan minat masyarakat dalam pelestarian lingkungan serta pengembangan desa wisata.
Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi Arabika Menggunakan Teknologi SIG di Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Mufid, Ahsarul; Afiatan, Arbina Satria; Supriyanto, Eka Adi; Handriatni, Ari; Jazilah, Syakiroh; Badrudin, Ubad; Sajuri, Sajuri; Firmansyah, Dwiki
Technologica Vol. 5 No. 1 (2026): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v5i1.328

Abstract

Kopi arabika merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi pengembangan yang luas di wilayah dataran tinggi, termasuk di Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk budidaya tanaman kopi arabika dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan melibatkan analisis spasial terhadap enam parameter utama, yaitu ketinggian, kelerengan, curah hujan tahunan, tekstur tanah, kadar nitrogen total, dan penggunaan lahan. Data diperoleh melalui survei lapangan, pengambilan sampel tanah, dan pengolahan data spasial dari berbagai sumber. Masing-masing parameter diklasifikasikan berdasarkan standar kesesuaian lahan dan dianalisis melalui pendekatan overlay berbobot menggunakan perangkat lunak SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Lebakbarang terdiri atas 1.086 ha (14,860%) kelas sangat sesuai (S1), 2.551,154 ha (34,909%) cukup sesuai (S2), dan 3.670,872 ha (50,231%) sesuai marjinal (S3), tanpa ditemukan lahan yang tidak sesuai (N). Faktor pembatas utama pada wilayah sesuai marjinal (S3) meliputi curah hujan tinggi, lereng curam, dan kadar nitrogen tanah yang rendah. Faktor pembatas tersebut dapat diatasi dengan strategi konservasi lahan dan manajemen kesuburan yang berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi SIG efektif dalam memetakan potensi lahan secara spasial
Aplikasi ZPT Air Kelapa dalam Percepatan Pembibitan Mangrove Api-Api di Desa Mulyorejo untuk Mendukung Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Supriyanto, Eka Adi; Badrudin, Ubad; Sajuri, Sajuri; Haris, Muhammad Naoval; Mufid, Ahsarul; Nugroho, Immanuel; Alya, Dinda Himatul; Fauziyah, Fifin; Nugroho, Dimas Rizqi; Rizqina , Sania
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.223

Abstract

Latar Belakang: Ekosistem mangrove penting untuk melindungi pesisir dari abrasi dan mendukung keanekaragaman hayati. Salah satu kendala rehabilitasi mangrove adalah lambatnya pertumbuhan bibit karena lingkungan yang kurang mendukung. Tujuan: Diharapkan, program ini dapat meningkatkan keberhasilan pembibitan mangrove, mempercepat rehabilitasi ekosistem pesisir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi lingkungan berbasis teknologi ramah lingkungan. Metode Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan pembuatan dan aplikasi ZPT air kelapa, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Kegiatan ini meningkatkan pemahaman peserta tentang ZPT alami, ditunjukkan oleh peningkatan skor post-test. Bibit mangrove yang diberi ZPT air kelapa tumbuh lebih cepat dibandingkan tanpa perlakuan. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan dan aplikasi ZPT secara mandiri. Kesimpulan: Dengan pendekatan ini, program pengabdian berkontribusi dalam upaya pelestarian mangrove secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Rosid Afiatan, Arbina Ahmad Solichin Al Ramadhani, Farchan Mushaf Alfarisy, Fariz Kustiawan Ali Mudhor, Muhammad Alya, Dinda Himatul Amin, Rohmatul Andreian Agus Prasetia Arbina Satria Afiatan Ari Handriatni ARI SETIAWAN Arwanda, Muhammad Bambang Sapta Purwoko Bambang Suryotomo Basa Aria Rizky Yonansha Benny Diah Madusari Budi Prakoso Cahyanita, Elvin Catur Ragil Sutrisno Cholauna Meilia Sumarantini Dani Sulistyo Nugroho Diana Kartika Sari, Diana Kartika Dinar Aryani Eka Adi Supriyanto Etty Pratiwi, Etty Fakhur Rozi Fauziah, Fifin Fauziyah, Fifin Faza, M. Akmal Firmansyah, Dwiki Fitriyani Fitriyani Hadiprasetya, Anandya Haris, Muhammad Naoval Hayati Soeprapto Heri Ariadi Heri Budiawan Imam Arifin Imam Sujarwadi Jazilah, Syakiroh Jazilah, Syakiroh Joko Santoso Kaniasmara, Sri Komala Ardiyani Lilis Lismayanti Ma'arif, Samsul Maulana, Heni Maulana, Heni Ma’arif, Samsul Meisyenur, Nabila Muarif, Djohan Mufid, Ahsarul muhammad asfindra saksono Muhammad Taqwa Munif Ghulamahdi Mustopa, Zaen Ali N, Ratni Neni Nuraeni, Neni ningsih, Diah ayu Ningsih, Diah Ayu Nugraha, Deril Eka Dava Nugroho, Dimas Rizqi Nugroho, Immanuel Nur Lu’lu Fitriyani nurmahmudah, endah Nuryuniarti, Rissa Petrus H.T Soedibya Ponendi Hidayat Pradana, Candra Dwi Putri, Ranty Arrasylia Rahmapratiwi, Puput Putri Ramadhani, Farchan Mushaf Al Ramadhani, Farchan Mushaf Al Ramadhani, Farchan Mushaf Al Ramadhani Rekta Gizarelli Riris Anggita Riski Vitrinova Rizqina , Sania Rosidawati, Ida Sajuri Sajuri, Sajuri Sajuri, Sajuri Silfiyani, Silfiyani Soedibya, Petrus H.T Sri Mulyanti Sunarto Sunarto Syakiroh Jazilah Syakiroh Jazilah Tri Yusufi Mardiana Vitrinova, Riski Wagiyana Wagiyana, Wagiyana Wahidin . Wasis Wasis Zahrah, Ninda Alza Nur