Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Penentuan Harga Pokok Pesanan Dengan Metode Full Costing Pada Umkm Di Karawang Ahmad Maulana; Andrian Fatur Rohman; Mahmud Ma’ruf
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 1 No. 05 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v1i05.70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penentuan harga pokok produk manufaktur (HPP) yang sesuai bila menggunakan metode full cost untuk mengalokasikan biaya pada UMKM Maju Furniture. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Maju Furniture yaitu harga jual produk yang tidak dapat bersaing di pasaran akibat metode penentuan HPP (tidak terkait dengan status UMKM). Penelitian ini mempertimbangkan semua elemen biaya produksi dalam menentukan biaya produksi, antara lain biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan overhead pabrik, termasuk biaya variabel dan biaya tetap, dan biaya non produksi (biaya pemasaran, biaya administrasi dan umum). Penelitian ini menggunakan alat penelitian wawancara dan penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan data penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah harga pokok penjualan melalui metode full cost lebih akurat karena setiap kategori biaya dialokasikan pada aktivitas sebelum dialokasikan ke objek biaya. Studi tersebut juga menyimpulkan bahwa semua pesanan dibuat sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan biaya produksi dibebankan berdasarkan pesanan yang diterima. Informasi biaya yang diperoleh melalui penggunaan alokasi biaya dapat digunakan untuk efisiensi biaya pekerjaan karena metode full costing memberikan informasi tentang sumber biaya yang dialokasikan ke objek biaya. Penggunaan metode ini juga dapat menghindari kesalahan dalam menghitung tarif biaya kegiatan.
Membangun Arsip yang Terintegrasi: Analisis Strategi Komunikasi, Modernisasi Sistem, dan Penyederhanaan Birokrasi di Kementerian Agama Ahmad Maulana; Maulana, Ahmad; Antariksa , Dimas Artha
MEDIOVA: Journal of Islamic Media Studies Vol. 5 No. 2 (2025): FIVE EDITION - NO 2
Publisher : Prodi Jurnalistik Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/m88x2m18

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between communication strategy, modernization of archival systems, bureaucratic simplification, and archival governance in the Ministry of Religious Affairs. This study uses a descriptive research method with quantitative and qualitative approaches. The results of regression analysis show that communication strategy (β = 0.35, p < 0.01), modernization of archival systems (β = 0.42, p < 0.01), and bureaucratic simplification (β = 0.23, p < 0.01) have a positive and significant influence on archival governance in the Ministry of Religious Affairs, with a coefficient of determination (R2) of 0.75. Thematic analysis shows that effective communication strategy, modernization of archival systems, and bureaucratic simplification are crucial aspects in improving archival governance in the Ministry of Religious Affairs. This study recommends that the Ministry of Religious Affairs improve effective communication strategies, implement digital archival systems, and simplify bureaucracy to improve the quality of archival governance. The results of this study can be used as a reference for the Ministry of Religious Affairs to improve the quality of archival management and organizational performance as a whole. Keywords: Communication Strategy, Archival Modernization, Archival Governance   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi komunikasi, modernisasi sistem kearsipan, penyederhanaan birokrasi, dan tata kelola kearsipan di Kementerian Agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa strategi komunikasi (β = 0,35, p < 0,01), modernisasi sistem kearsipan (β = 0,42, p < 0,01), dan penyederhanaan birokrasi (β = 0,23, p < 0,01) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tata kelola kearsipan di Kementerian Agama, dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,75. Analisis tematik menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif, modernisasi sistem kearsipan, dan penyederhanaan birokrasi merupakan aspek-aspek yang sangat penting dalam meningkatkan tata kelola kearsipan di Kementerian Agama. Penelitian ini merekomendasikan agar Kementerian Agama meningkatkan strategi komunikasi yang efektif, mengimplementasikan sistem kearsipan digital, dan menyederhanakan birokrasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Modernisasi Kearsipan, Tata Kelola Kearsipan
Bank Sampah Sebagai Ruang Publik Perempuan: Kajian Antropologi Tentang Interaksi Sosial Pada Masyarakat Kampung Nelayan Untia Andi Ima Kesuma; Ahmad Maulana; Abdul Rahman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.959

Abstract

Penelitian ini membahas peran Bank Sampah di Kampung Nelayan Untia sebagai ruang publik baru bagi perempuan nelayan. Dimana dulunya tempat ini hanya menjadi tempat transit sampah, sekarang telah berubah menjadi wadah untuk berkumpulnya perempuan nelayan. Perempuan bisa keluar dari rumah, pilah sampah bareng, berbicara satu sama lain, dan membantu menjaga lingkungan kampung menjadi bersih dan nyaman. Temuan utama menunjukkan Bank Sampah mengubah cara pandang perempuan mengenai ruang publik. Ibu Sukiyah, Jamilah, dan Hanirah cerita awalnya ragu, tapi lama-lama biasa dan nyaman ikut berkegiatan. Interaksi ini rutin dilakukan sehingga perempuan di Kampung Nelayan Untia menimbulkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan atas kampungnya yang bersih, dari menimbang sampah hingga menjadi kebiasaan dirumah untuk memilah sampah. Analisis pada tulisan ini memakai teori Habermas soal ruang publik egaliter tanpa adanya hierarki, interaksi Koentjaraningrat yang menghubungkan adanya hubungan timbal balik, antropologi femiis yang menekankan tentang akses publik terhadap lawan patriarki domestik, plus Wati dkk. (2025) soal pengelolaan komunitas tingkatkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif lewat wawancara dan observasi di TPS 3R Untia. Peneliti menyarankan untuk memperluas program bank sampah dipesisir dengan pendekatan gender agar perempuan makin berdaya. Kajian antropologi ini bukti inisifatif sampah bisa mengubah struktur sosial pada komunitas marginal.
Perancangan Kursi Antopometri Sebagai Peralatan Praktikum Ergonomi Dan Pengukuran Kerja Di Laboratorium Teknik Industri Universitas Bojonegoro Farahdiansari, Ardana Putri; Ahmad Maulana
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2025): November (2025)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v9i2.2743

Abstract

Dalam keilmuan Teknik Industri terdapat beberapa bidang keahlian antara lain bidang Ergonomi yang mempelajari tentang metode atau cara manusia dalam bekerja. Untuk mempelajari bidang Ergonomi ini diperlukan pengukuran dimensi tubuh manusia atau pengukuran Antopometri. Pengukuran dimensi tubuh ini dapat dilakukan secara manual ataupun menggunakan Kursi Antopometri. Penelitian ini memiliki tujuan supaya peneliti dan mahasiswa dapat menerapkan bidang keahlian Perancangan Produk serta Proses Manufaktur, dengan cara membuat Kursi Antopometri yang dapat digunakan untuk praktikum di Laboratourium Teknik Industri Unigoro. Proses pembuatan ini dilakukan mulai dari pengambilan data sampel untuk ukuran kursi, selanjutnya membuat rancangan produk secara visual serta perancangan material dan urutan manufaktur (assembly) material sampai produk jadi. Setelah produk Kursi Antopometri jadi, maka dilakukan Quality Control dan uji coba kepada praktikan sehingga produk siap dipakai untuk pealaksanaan praktikum. Dengan demikian tujuan penerapan ilmu Teknik Industri serta pengoptimalan proses praktikum Ergonomi dapat berjalan beriringan   Keywords: Ergonomi, Kursi Antopometri, Perancangan Produk, Assembly, Quality Control.